Articles

Found 1 Documents
Search
Journal : Jurnal Tashwir

Peta Kajian Hadis Ulama Banjar Saifuddin, Saifuddin; Nirwana, Dzikri; Bashori, Bashori
Jurnal Tashwir Vol 1, No 2 (2013)
Publisher : Jurnal Tashwir

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

A study on the development map of hadiths study of Banjar Islamic scholar becomes important to see the extent to which typology of hadiths study that have been developed, either the pattern or its tendency. Using descriptive method and historical approach, it is identified that the hadiths study of Banjar Islamic scholars is plotted in two forms—al-riwayah and al-dirayah. Such typology of hadith study seems to refer to the major classification of the science of hadiths which has been pioneered by the classical scholars—‘ilm al-hadiths riwayah and ‘ilm al-hadiths dirayah. The hadiths study of Banjar scholars in the form of al-riwayah dominates almost all their works of hadiths and is classified into some tendency, such as: syarh study, ta’liq and takhrij study, arba’in hadiths study, thematic study of hadiths with fiqh fragments, the primacy of the noble, and faith, and hadiths study of encyclopedic-referents. Moreover, in the form of al-dirayah, the works of Banjar scholars is tracked relatively fewer, and which can be classified  into two tendency, ie: mushthalah study of general hadiths formatted in the form of dialogue and special mushthalah study (thematic) which specifically highlights the musalsal hadiths theoretically and practically.  Key words: Study map, Hadiths works, Banjar Islamic scholars.  Penelitian terhadap peta perkembangan kajian hadis ulama Banjar, menjadi penting dilakukan, untuk melihat sejauh mana tipologi kajian hadis yang telah dikembangkan, baik bentuk [pola] ataupun kecenderungannya. Dengan menggunakan metode deskriptif dan pendekatan sejarah, diperoleh temuan bahwa kajian hadis ulama Banjar terpola dalam dua bentuk; al-riwāyah dan al-dirāyah. Tipologi studi hadis ini nampaknya memang mengacu klasifikasi mayor ilmu hadis yang dicetuskan oleh para ulama klasik; ‘ilm al-hadīts riwāyah dan ‘ilm al-hadīts dirāyah. Untuk kajian hadis ulama Banjar dalam bentuk al-riwāyah, yang mendominasi hampir seluruh karya-karya hadis mereka, diklasifikasikan dalam beberapa kecenderungan yaitu; kajian syarh, kajian ta’līq dan takhrīj, kajian hadis arba’īn, kajian hadis tematis dengan fragmen fikih, keutamaan orang-orang yang mulia, dan keimanan, dan kajian hadis ensiklopedis-referen . Kemudian untuk bentuk al-dirāyah ini, karya-karya ulama Banjar yang terlacak relatif sangat minim, yang dapat diklasifikasikan dalam dua kecenderungan, yaitu; kajian mushthalah hadis umum, yang diformat dalam bentuk dialogis [tanya-jawab]dan kajian mushthalah khusus [tematis], yang secara khusus menyoroti tentang hadis-hadis musalsal secara teoritis dan praktis. Kata kunci; Peta Kajian, Karya Hadis, Ulama Banjar