This Author published in this journals
All Journal Hemera Zoa
Nurhidayat Said
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents
Articles

Found 2 Documents
Search

Beberapa Aspek Makro dan Mikroanatomi otak tikus (Rattus sp.) yang mengalami hipotiroid

Hemera Zoa Vol 77, No 1 (1995): Jurnal Hemera Zoa
Publisher : Hemera Zoa

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (541.713 KB)

Abstract

Perlakuan hipotiroidosme maternal dan fetal pada tikus sampai berurnur 10 minggu, memberikan dampak pada perkembangan somatis dan otak. Secara kuantitatif, hasil penelitian ini menunjukkan penurunan bobot tubuh dan otak, volume otak. Berdasarkan berat relatif otak terhadap bobot tubuh, pertumbuhan otak tetap menjadi prioritas dalam keadaan hipotiroidisme. Beberapa parameter mikroskopik, menunjukkan penurunan tebal korteks, kepadatan serabut syaraf subkortikal, dia metersel syaraf korteks dan hipokampus juga jumlah sel syaraf dan penunjang pada korteks serebri.

Aktifitas dan pola makan, minum dan memamah biak kancil (Tragulus javanicus) di kebun binatang Ragunan Jakarta dan Surabaya

Hemera Zoa Vol 77, No 1 (1995): Jurnal Hemera Zoa
Publisher : Hemera Zoa

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (492.711 KB)

Abstract

Telah dilakukan penelitian pada kancil (Tmgulus javanicus) di Kebun Binatang Ragunan - Jakarta dan Kebun Binatang Wonocolo - Surabaya untuk mendapatkan jenis makanan yang disukai, dan aktifitas makan, minum dan ruminasi dari kancil yang dikandangkan.Pada penelitian ini, disediakan 10 jenis makanan dan empat jenis diantaranya yaitu pisang, kacang panjang, kangkung dan pepaya lebih disukai. Aktifitas makan dilakukan pada siang dan malam hari, dan pada saat istirahat kancil melakukan aktifitas ruminasi. Perilaku makan dan ruminasi ini berbeda dengan perilakunya di habitas asalnya. Sedangkan aktifitas minum, jarang dilakukan, hal ini mungkin disebabkan oleh tingginya kadar air di dalam makanan yang disediakan. Aktifitas makan dari kancil yang dikandangkan telah berubah menjadi diurnal dan nokturnal.