Articles

PERGESERAN GAYA PADA DESAIN FURNITUR INDONESIA ABAD KE-20 Studi Mengenai Pemberdayaan Nilai Estetis Menghadapi Sachari, Agus
Dimensi Interior Vol 4, No 1 (2006): JUNI 2006
Publisher : Institute of Research and Community Outreach - Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The symptom of cultural openness is generally marked by the presence of a freedom of cultural cross in various countries and this symptom has been observed for centuries. One of the influences of this cultural openness is the transition from the traditional society towards the modern society. The furniture is one of the daily artefacts that results during this transition process. Through the observation of cultural transformation, the furniture design works can be considered as the main variables to detect the synergic relationship between the aesthetic values in the design and the other aspects that acts as the key elements of the process of modernization, such as the change in the way of thinking, lifestyle, economic wisdom and the development of technology that occurred in Indonesia during the 20th century. This phenomenon in Indonesia is seen in the form of a cultural ´synthesis´ that, as a whole, has been a part of the process of cultural transformation in the form of an aesthetic work that has been a significant mark in the modern design worldview, as well as the conceptual thinking that in context bases various design activities. Through observation of the movement of style in furniture design at the 20th century, the aesthetic value can, in future, act as a model for the development of aesthetic values in design works in Indonesia, especially in facing wider aspects of cultural openness. Abstract in Bahasa Indonesia : Gejala keterbukaan budaya secara umum ditandai oleh adanya kebebasan pelintasan antar budaya di berbagai negara dan hal itu telah berlangsung berabad-abad. Salah satu dampak keterbukaan yang terjadi adalah perubahan dari masyarakat tradisional ke arah masyarakat modern. Furnitur merupakan salah satu artifak sehari-hari yang dihasilkan selama proses perubahan itu berlangsung. Melalui pengkajian transformasi budaya, karya desain furnitur dapat dijadikan variabel utama untuk menditeksi hubungan sinergis antara nilai-nilai estetis pada karya desain dengan aspek lain yang menjadi unsur-unsur kunci proses modernisasi, seperti perubahan pola pikir, gaya hidup, kebijakan ekonomi dan perkembangan teknologi yang terjadi di Indonesia di abad ke-20. Fenomena tersebut di Indonesia teraga dalam bentuk ´sintesis´ budaya yang telah menjadi bagian dari proses transformasi budaya bangsa secara keseluruhan, baik dalam bentuk karya estetis yang menjadi tanda penting dalam wacana desain modern, maupun pemikiran konseptual yang melandasi berbagai kegiatan desain secara kontekstual. Berdasar pengamatan terhadap pergeseran gaya desain furnitur diabad ke-20, nilai estetis dapat dijadikan model bagi pengembangan nilai-nilai estetis pada karya desain di Indonesia untuk masa yang akan datang, terutama dalam menghadapi aspek keterbukaan budaya yang lebih luas. Kata kunci: pergeseran gaya, furnitur Indonesia, nilai estetis.
Pengembangan Desain Informasi dan Pembelajaran Aksara Jawa melalui Media Website Fakhruddin, Dimas; Sachari, Agus; Haswanto, Naomi
ANDHARUPA: Jurnal Desain Komunikasi Visual & Multimedia Vol 5, No 01 (2019): February 2019
Publisher : Dian Nuswantoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33633/andharupa.v5i01.1990

Abstract

AbstrakAksara Jawa merupakan salah satu warisan budaya Indonesia, khususnya budaya masyarakat Jawa. Seiring dengan digunakannya huruf Latin sebagai sistem penulisan resmi, aksara Jawa perlahan mulai dilupakan oleh masyarakat, khususnya generasi muda. Upaya pelestarian dalam bidang pendidikan melalui mata pelajaran muatan lokal bahasa daerah pada jenjang sekolah, khususnya SMA dan sederajat, dirasa kurang dari segi alokasi waktu serta cara pembelajaran yang cenderung masih monoton. Untuk menanggulangi hal itu, dibutuhkan sebuah desain informasi yang bisa dimanfaatkan sebagai sarana pembelajaran aksara Jawa. Untuk mencapai hal tersebut, terlebih dahulu dilakukan proses penelitian dengan menggunakan pendekatan etnografi yang berangkat dari fenomena aksara Jawa yang ada di masyarakat. Proses pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, studi literatur, dan wawancara etnografi. Kemudian dilakukan analisa anatomi aksara Jawa untuk mendeskripsikan elemen-elemen aksara Jawa sesuai dengan terminologi yang relevan dengan konteks tipografi yang berlaku di Indonesia. Data tersebut menjadi dasar dalam perancangan desain informasi aksara Jawa yang berisi informasi tentang sejarah, ragam bentuk aksara, dan cara penulisannya yang ditampilkan melalui media website dengan nama “Hanacara”. Hasil uji coba yang telah dilakukan menunjukkan bahwa dari aspek visual, komunikasi, pembelajaran, dan apresiasi, website “Hanacara” merupakan solusi yang efektif sebagai media alternatif untuk mengenal dan mempelajari aksara Jawa. Kata kunci: aksara Jawa, desain informasi, website AbstractJavanese script is considered as one of many of Indonesia’s cultural heritage, especially Javanese culture. Due to the application of Latin script as the official writing of the country, Javanese Script slowly began to be forgotten by people, especially the younger generations. The effort to preserve through educational system by establishing the lesson of Local Content includes the Local-Vernacular Language in school, especially High school and equivalent, is considered lack in terms of time-framing and the monotonous method of teaching. To aim the goal, the writer started with conducting research using ethnography approach taken from the phenomenon of Javanese Script in the community. Observation, literature studies and ethnographic interviews were carried out as the process of gathering the data. Furthermore, the anatomical analysis of the Javanese Script’s typography is applied to describe the element of Javanese Script based on the relevancy of its terminology and typography context that prevails in Indonesia. This data becomes the basis in creating the information design of Javanese Script that would be able to give information regarding history, the variety of script forms, and how to write the letters displayed through the website with the name “Hanacara”. The test process was once held, and the result shows that by the aspect of visual, communication, learning, and appreciation, the website “Hanacara” is considered as the effective solution so as the alternative media to know and to learn Javanese Script.Keywords: information design, Javanese script, website
SIMULASI TELEGRAF SEBAGAI SARANA INTERAKTIF PADA MUSEUM POS INDONESIA Lutfia, Annisa; Sachari, Agus
Product Design Vol 1, No 1 (2012)
Publisher : Product Design

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakMuseum Pos Indonesia adalah salah satu museum di Kota Bandung dimana di dalamnya tersimpan berbagai macam benda artefak yang berhubungan dengan dunia pos, khususnya perkembangan pos di Indonesia. Pesatnya sistem informasi dan teknologi, serta banyaknya ruang publik yang lebih menarik di Kota Bandung membuat kurangnya antusiasme masyarakat untuk mengunjungi museum pos.Telegraf merupakan salah satu alat komunikasi yang sangat berpengaruh dalam sejarah perkembangan sistem pengiriman pesan. Pada sekitar tahun 1900-an hampir semua perusahaan jasa pengiriman, terutama Pos dan Giro menggunakan telegraf untuk mengirim pesan dan populer pada saat itu.Untuk meningkatkan antusiasme masyarakat mengunjungi museum, diperlukan alat simulasi telegraf, yaitu sarana interaktif yang berbasis simulasi dengan mengadaptasi sistem pada telegraf dan mensinergikannya dengan teknologi yang sedang berkembang pada saat ini, sehingga dapat memberikan pengalaman dan nilai-nilai tersendiri bagi pengunjung.Kata Kunci : interaktif, museum, simulasi, telegraf AbstractMuseum Pos Indonesia (Indonesian Postal Museum) is one of the museums located in Bandung in which there are various artifacts related to the postal service, particularly those related to the development of postal service in Indonesia. The rapid developments of information system and technology, as well as the existence of more interesting public spaces in Bandung have been dampened down the public’s enthusiasm for visiting postal museum.Telegraph is one of the highly influential communication devices in the history of message delivery system development. In 1990’s, almost all of delivery service companies, particularly Postal Service and Money Transfer Service used telegraph to send message and it was a well-known device during that time.In order to generate the public’s enthusiasm for visiting the museum, a telegraph simulation tool is required, a simulation-based interactive facility by adapting the telegraph system and combining it with the currently developing technology, so that it can provide particular experience and values for the visitors.
DESAIN PERALATAN MASAK DARURAT UNTUK KORBAN BENCANA BANJIR DI JAKARTA Ranandi, Daffi; Sachari, Agus
Product Design Vol 1, No 1 (2012)
Publisher : Product Design

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakBanjir telah menjadi bencana yang sangat umum di Indonesia. Saat terjadi banjir, banyak terjadi kesulitan sumber air bersih untuk minum dan memasak. Berdasarkan permasalahan tersebut, diadakanlah penelitian mengenai teknik teknik menghasilkan air bersih dari bahan baku air banjir. Hasil penelitian tersebut diwujudkan dalam desain sebuah peralatan masak berupa panci distilasi. Panci distilasi memaksimalkan teknik distilasi air yang dilengkapi dengan sistem filter untuk menghasilkan air bersih dari bahan baku air kotor. Prinsip kerja Panci Distilasi ini serupa dengan alat masak bertekanan yang digabungkan dengan mesin pembuat espresso yang dimodifikasi.Kata Kunci : air bersih, banjir, distilasi, peralatan masak daruratAbstractFlood is a very common disaster in Indonesia. At the event of floods, a problem arise in form of insufficient supply of clean water for drinking and cooking. Based on the issues, a research is held to study techniques to produce clean water from flood’s dirty water. The result of this research take form on a Distillation Pot design, a cookingware with ability to maximize distillation technique, aided with filtration system, to produce a clean and drinkable water from flood’s dirty water. Distillation Pot working principle is basically a modifiedpressure cooker combined with espresso maker maker.
TINJAUAN DESAIN PRODUK INDONESIA YANG BERWAWASAN LINGKUNGAN : MAGNO, STUDIOHIJI, DAN CEHAIDEATORIUM Faizul, Kemala Montesa; Sachari, Agus
Product Design Vol 2, No 1 (2013)
Publisher : Product Design

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fenomena munculnya berbagai produk dengan label ramah lingkungan diakibatkan munculnya kesadaran manusia akan keterbatasan yang dimiliki oleh alam pada akhirnya memunculkan banyak pergerakan pembangunan berkelanjutan. Pembangunan berkelanjutan ditunjang dari tiga aspek, yaitu aspek ekonomi, aspek ekologi, dan aspek sosial. Untuk memberikan kontribusi yang nyata terhadap pembangunan berkelanjutan para pelaku desain membutuhkan suatu standar untuk menentukan apakah suatu produk memiliki konsep keberlanjutan atau tidak. Dengan melakukan penelitian teoritis terhadap beberapa literatur serta komparasi terhadap sampel diharapkan hasil akhinya akan tercipta sebuah parameter pengukuran berupa variabel ideal keberlanjutan untuk kemudian diperbandingkan pada tiap-tiap sampel. Pada akhirnya, hasil analisa berupa nilai-nilai keberlanjutan dirumuskan dari hasil masing-masing kekuatan sampel dan disimpulkan sebagai rekomendasi pembuatan produk berkelanjutan yang disesuaikan dengan situasi dan kondisi di Indonesia.
PERANCANGAN PRODUK REAKTOR MIKROALGA PENGHASIL BIOFUEL UNTUK KAWASAN PESISIR Amy, Ardhyaska; Sachari, Agus
Product Design Vol 3, No 1 (2014)
Publisher : Product Design

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Krisis bahan bakar menjadi perdebatan karena jumlahnya yang menipis. Hal ini disebabkan karena bahan bakar yang umum dipakai sekarang bersumber dari bahan yang tidak terbarukan. Fenomena ini memunculkan ide penciptaan energi alternatif pengganti bahan bakar fosil. Gagasan ini menjadi peluang bagi negara-negara yang memiliki SDA untuk menciptakan sumber energi baru tersebut. Dengan 2/3 wilayah perairan, Indonesia berpeluang untuk memaksimalkan potensi lautnya. Salah satu potensi yang paling menjanjikan adalah mikroalga. Mikroalga dapat diekstrak menjadi biodiesel dengan teknologi fotobioreaktor. Berdasarkan fakta di atas, proyek ini bertujuan mengembangkan desain fotobioreaktor tersebut. Diharapkan produk yang didesain dapat menjadi solusi permasalahan energi khususnya di Indonesia.// //
DESAIN ALAT BANTU PENGAYAAN PENDIDIKAN BACA TULIS ANAK JALANAN Hapsari, Triana; Sachari, Agus
Product Design Vol 3, No 1 (2014)
Publisher : Product Design

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan anak jalanan pada dasarnya berpusat pada taraf kehidupan mereka yang dapat dikatakan rendah. Hal ini terjadi karena keluarga merekatidak memiliki pendapatan yang cukup untuk menghidupi keluarganya. Untuk mencari pekerjaan yang layak pun akan sulit karena mereka tidakmemiliki pendidikan yang cukup memadai. Dari permasalahan tersebut dapat dilihat bahwa pendidikan lah yang menjadi bekal dasar seseorang yangpada akhirnya akan digunakan untuk mencari penghasilan dengan cara bekerja. Berdasarkan fakta tersebut, dibuatlah suatu alat bantu pendidikanyang terfokus pada karakteristik anak-anak jalanan sehingga dapat membantu proses mereka belajar baca tulis dan hitung karena ketiga materi inimerupakan materi paling mendasar yang pada akhirnya akan membantu mereka mempelajari ilmu-ilmu lainnya.
Jurnal Tingkat Sarjana Senirupa dan Desain No.1 | 1 AKUARIUM LAUT COMPACT UNTUK PEMBELAJARAN EKOSISTEM PERAIRAN BAGI ANAK-ANAK Rama, Aldy Rizqi Kasatia; Sachari, Agus
Product Design Vol 3, No 1 (2014)
Publisher : Product Design

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia merupakan negara maritim yang memiliki banyak potensi. Namun pengembangan potensi kelautan di Indonesia masih kurang. Hal ini dikarenakan kurangnya porsi pendidikan akan kelautan. Pemerintah sudah mengupayakan penambahan porsi materi kelautan pada Sekolah Dasar agar menanamkan ketertarikan kepada kelautan sejak dini. Untuk anak, produk penunjang dan pengalaman langsung amat penting karena anak belajar sesuatu yang nyata(Piaget,1958), disisi tempat tersebut terlalu luas karena anak belajar dari sesuatu yang umum lal yang khusus . Karena itu dibutuhkan produk yang memberikan pengalaman lewat sebuah pengembangan produk ekosistem buatan yang merangkum bagian ekosistem laut dan memberikan pengalaman interaksi langsung kepada elemen didalamnya.
PENGARUH TAMPILAN VISUAL WEBSITE BANK BNP TERHADAP KEPERCAYAAN VISITOR Agustianto, Merdy; Sachari, Agus; Budiwaspada, Agung Eko
ANDHARUPA: Jurnal Desain Komunikasi Visual & Multimedia Vol 5, No 02 (2019): August 2019
Publisher : Dian Nuswantoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33633/andharupa.v5i2.2228

Abstract

AbstrakDalam industri jasa keuangan, termasuk perbankan, kepercayaan merupakan faktor yang paling berpengaruh terutama untuk mengambil keputusan dalam menetapkan pilihannya kepada salah satu perusahaan. Kepercayaan juga menjadi penting di dalam ranah internet, terutama ketika berbicara mengenai sebuah website. Melalui tampilan visual website, visitor akan membentuk persepsi terhadap website yang dikunjunginya. Ketika persepsi positif terbentuk di dalam diri visitor, maka ia tidak ragu untuk melakukan tindakan nyata kepada penyedia layanan website seperti membagikan data pribadi atau melakukan transaksi. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh tampilan visual website PT Bank Nusantara Parahyangan Tbk. (Bank BNP) menggunakan alat ukur VisAWI (simplicity, diversity, colorfulness, dan craftmanship) terhadap kepercayaan visitor. Penelitian ini menggunakan sequential explanatory mixed method. Metode pengumpulan data kuantitatif yang digunakan pada penelitian ini adalah survei dengan menggunakan alat bantu kuesioner yang disebar ke 135 responden yang memiliki usia 23-38 tahun. Sedangkan metode pengumpulan data kualitatif yang digunakan adalah wawancara terstruktur. Hasil analisa data menunjukkan bahwa tampilan visual website Bank BNP berpengaruh 42,1% terhadap kepercayaan visitor. Selain itu, tampilan visual Bank BNP juga membentuk persepsi visitor akan kinerja bank tersebut dalam dunia nyata. Dari hasil penelitian diketahui bahwa hanya craftmanship saja yang mempunyai pengaruh yang positif dan signifikan terhadap kepercayaan visitor dibandingkan dengan elemen lainnya. Kata kunci: tampilan visual, website, kepercayaan, perbankan, VisAWI AbstractIn the financial service industry, including banking, trust is the most influential factor for making decisions in choosing a company to cooperate with. Trust also becomes significant to the use of the internet, specifically websites. Through the visual appearances of a website, a visitor will form perceptions of the website. When positive perceptions are formed, a visitor will not hesitate to take action, such as sharing personal data or making transactions with the website providers. This research was conducted to determine the influence of visual appearances of the Bank BNP website on visitor trust using VisAWI (simplicity, diversity, colorfulness, and craftsmanship). The method used in this study is a sequential explanatory mixed method. The quantitative data were collected through a survey using a questionnaire tool distributed to 135 respondents who were 23-38 years old, while the qualitative data were collected through structured interviews. The data analysis showed that the visual appearances of the website had an effect of 42.1% on visitors' trust. Visual appearances of the Bank BNP website also form visitors’ perceptions of bank performance in the real world. It also can be concluded that only website craftsmanship that has a positive and significant influence on visitors’ trust. Keywords: visual appearance, website, trust, banking, VisAWI
PERANGKAT PENDUKUNG PEMBAYARAN ANGKUTAN UMUM KOTA BANDUNG DENGAN SISTEM INTEGRASI PERANGKAT PENDUKUNG PEMBAYARAN ANGKUTAN KOTA BANDUNG Fauzi, Muhammad; Sachari, Agus
Product Design Vol 4, No 1 (2015)
Publisher : Product Design

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Transportasi umum di kota Bandung semakin hari semakin ditinggalkan oleh masyarakat. Hal ini disebabkan oleh semakin mudahnya masyarakat mendapatkan kendaraan pribadi. Selain itu, pertimbangan lain seperti kemudahan, kecepatan, dan biaya transportasi menjadi faktor penting bagi masyarakat untuk lebih memilih kendaraan pribadi. Dengan begitu, transportasi umum – salah satunya angkot – semakin sulit memperoleh penumpang sehingga banyak angkot yang mengabaikan keamanan, kenyamanan, dan tarif perjalanan, serta waktu yang dimiliki penumpang karena iuran wajib pada pemilik angkot untuk membayar cicilan kendaraan angkot tetap harus terpenuhi. Jika dilihat secara umum dan khusus, masalah utamanya adalah pada biaya transportasi umum khususnya angkot yang mahal karena manajemen perputaran uang pada angkot yang kurang baik sehingga harga tersebut dirasa tidak sesuai dengan pelayanan yang didapatkan. Perpaduan perangkat pendukung angkutan umum dengan sistem integrasi yang memperhatikan aspek ergonomi yang sesuai dengan antropometri masyarakat kota Bandung menjadi alternatif pemecah masalah agar sistem pembayaran angkutan umum lebih efektif dan efisien.