Aida Rusmariana
Unknown Affiliation

Published : 6 Documents
Articles

Found 6 Documents
Search

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERILAKU PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF PADA IBU MENYUSUI DI KECAMATAN WONOPRINGGO KABUPATEN PEKALONGAN Zuhana, Nina; Izzah, Nur; Rusmariana, Aida
Jurnal Ilmiah Kesehatan (JIK) Vol 1, No 1 (2007): Jurnal Ilmiah Kesehatan (JIK)
Publisher : STIKES Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Breast milk have an important effect mother and baby, it also wide effect for status nutrion and baby healthy. Education, accupation, knowledge, mother acts have correlation with her habit support from family, healthy department also influence that behaviour. This research was to analyze the factors that influence in giving eksklusif breast milk. This research have a background with the decrease tendention of giving eksklusif breast milk. The design of the research was deskriptif analytic with cross sectional approach. Hipothesis indicided to know the influence of factors education, accupation,, knowledge, attitude, health department, family with giving eksklusif breast milk. The sample that used in this research was 50 respondents which was taken by cluster sampling. The result of this research with statistic chi square have correlation between knowledge with acts giving eksklusif breast milk with p value 0,035,thought another variables education, accupation, attitude, health department and family didn’t have correlation. That means was mother awareness to breast feeding eksklusif still low and the faint of their culture more surrounding in their environment. Recommendation for health department to giving education about eksklusif breast milk using the society approach that deepest so may be they more believe and sure with health department information.
PENGARUH KECEMASAN IBU HAMIL TRIMESTER I TERHADAP MUNCULNYA GANGGUAN MORNING SICKNESS DI WILAYAH KERJA PUSKESMA KUSUMA BANGSA KOTA PEKALONGAN TAHUN 2005 Izzah, Nur; Rusmariana, Aida; Retnawati, Teti
Jurnal Ilmiah Kesehatan (JIK) Vol 1, No 1 (2007): Jurnal Ilmiah Kesehatan (JIK)
Publisher : STIKES Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kehamilan merupakan proses alami dan normal dalam kehidupan wanita pada masa reproduksi. Selama 3 bulan pertama, wanita mengalami perubahan-perubahan fisik maupun psikis untuk mempersiapkan petumbuhan janin, masa persalinan dan menyusui. Keadaan perubahan yang terjadi dapat menimbulkan hambatan atau gangguan dalam kehamilan. Morning Sickness merupakan gangguan khas kehamilan yang umumnya sering terjadi pada awal kehamilan. Walaupun alasan timbulnya Morning Sickness belum pasti, namun para ahli meyakini gangguan ini terjadi karena perubahan hormon kehamilan. Selain itu reaksi psikologis seperti kecemasan juga diyakini dapat memicu munculnya Morning Sickness dalam kehamilan. Penelitian ini menganalisa pengaruh kecemasan ibu hamil trimester I terhadap munculnya gangguan Morning Sickness di Wilayah Kerja Puskesmas Kusuma Bangsa kota Pekalongan tahun 2005. Hal ini dilatar belakangi dengan hampir semua ibu hamil mengalami gangguan Morning Sickness pada awal kehamilannya (trimester I). Desain yang digunakan dalam penenlitian ini menggunakan metode deskripstif analitik dengan pendekatan cross sectional. Hipotesis ditetapkan untuk melihat apakah ada pengaruh kecemasan dengan gangguan Morning Sickness. Hasil uji statistik Chi Square menunjukkan tidak ada pengaruh yang bermakna antara kecemasan dengan gangguan Morning Sickness dengan P>a (0,5-0,1). Namun ada kecenderungan ibu hamil trimester I yang cemas berpeluang 3,2 kali mempengaruhi ibu hamil untuk mengalami Morning Sickness dibandingkan dengan ibu hamil yang tidak Morning Sickness. Saran kepada pihak puskesmas Kusuma Bangsa Kota Pekalongan untuk memberikan perhatian yang lebih kepada ibu hamil terutama dari aspek psikologis serta kecemasan, khususnya bagi ibu hamil yang mengalami gangguan ketidaknyamanan seperti Morning Sickness, agar komplikasi kehamilan yang ditimbulkan atau diperberat oleh factor psikis dapat diminimalkan. Kata kunci: Kecemasan, gangguan Morning Sickness, Kehamilan
Efektifitas Terapi Bermain Menggambar Terhadap Kecemasan Anak Usia Pra Sekolah Akibat Hospitalisasi Rusmariana, Aida; Faridah, Nur; Ariyani, Rieza
Jurnal Ilmiah Kesehatan (JIK) Vol 5, No 2 (2013): Jurnal ILMIAH KESEHATAN (JIK)
Publisher : Jurnal Ilmiah Kesehatan (JIK)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak. Hospitalisasi pada anak merupakan suatu proses perawatan anak di rumah sakit dengan alasan yang berencana ataupun darurat untuk menjalani terapi dan perawatan sampai pemulangannya. Hospitalisasi sering menimbulkan kecemasan bagi anak-anak. Perawat dapat mengurangi kecemasan anak-anak tersebut dengan terapi bermain. Terapi bermain yang tidak banyak mengeluarkan energi seperti terapi bermain aktif menggambar bisa digunakan untuk memenuhi kebutuhan fisik dan psikososial anak selama hospitalisasi.  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektifan terapi bermain menggambar terhadap kecemasan anak usia pra sekolah akibat hospitalisasi. Penelitian ini dilakukan di ruang Flamboyan RSUD Batang Kabupaten Batang. Desain penelitian ini menggunakan descriptive cross-sectional study yaitu penelitian yang dilakukan secara cross-sectional (satu titik waktu tertentu pada populasi atau penelitian pada sampel yang merupakan bagian dari populasi. Jumlah sample pada penelitian ini 15 responden dan menggunakan teknik secara purposive sampling. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa setelah dilakukan terapi bermain aktif menggambar mengalami penurunan, yaitu skor kecemasan The OSBD sebelum diberikan terapi bermain aktif menggambar paling rendah 7 dan paling tinggi 16 dan setelah dilakukan terapi bermain aktif menggambar mengalami penurunan yaitu skor kecemasan The OSBD paling rendah 0 dan paling tinggi 9. Kata Kunci : Terapi Bermain Menggambar, Kecemasan, Hospitalisasi Active Therapeutic Play by Drawing   Effectiveness Active Therapeutic Play by Drawing Against Anxiety Preschooler Due to Hospitalization Abstract. Hospitalization in children is a child-care process in hospitals for reasons that are planning or emergency for therapy and treatment up repatriation. Hospitalization often cause anxiety for children. Nurses can reduce the anxiety of children with play therapy. Play therapy who do not spend a lot of energy such as active play therapy drawing can be used to meet the physical and psychosocial needs of children during hospitalization. This study aims to determine the effectiveness of therapy play draw against anxiety preschool children due to hospitalization. This research was conducted at the Flamboyan space Hospital Batang Batang. Design of this study using descriptive cross-sectional study is research done by cross-sectional (one point in time in the population or research on samples that are part of the population. The sample in this study of 15 respondents and using the technique with purposive sampling.. Results This research showed that after therapy is playing an active drawing to decline, anxiety scores The OSBD before therapy is given to active play to draw the most low 7 and the highest 16 and after therapy play an active drawing a decline that anxiety scores The OSBD lowest 0 and most 9 high. Kata Kunci : Terapi Bermain Menggambar, Kecemasan, Hospitalisasi
Frekuensi Kunjungan ANC (Antenatal Care) Pada Ibu Hamil Trimester III Aisyah, Risqi Dewi; Rusmariana, Aida; Mujiati, Dian
Jurnal Ilmiah Kesehatan (JIK) Vol 8, No 2 (2015): JURNAL ILMIAH KESEHATAN
Publisher : Jurnal Ilmiah Kesehatan (JIK)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak.Asuhan antenatal merupakan upaya preventif program pelayanan kesehatan obstetric untuk optimalisasi luaran maternal dan neonatal melalui serangkaian kegiatan pemantauan rutin selama kehamilan. Adapun faktor-faktor yang mempengaruhi kunjungan ANC (Antenatal Care) adalah tingkat pendidikan, umur dan paritas. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara dan paritas ibu hamil trimester III dengan frekuensi kunjungan ANC. Desain penelitian menggunakan metode deskriptif korelatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu hamil trimester III yang ada di Wilayah Kerja Puskesmas Paninggaran Kabupaten Pekalongan tahun 2014. Tekhnik pengambilan sampel dengan menggunakan cluster sampling, dengan jumlah responden sebanyak 41 responden. Alat pengumpulan data dengan menggunakan check list dengan metode wawancara terpimpin, peneliti juga melihat buku KIA responden untuk mengetahui kunjungan ANC. Analisa hasil penelitian menggunakan uji chi square (X2). Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan paritas dengan frekuensi kunjungan ANC dengan r value sebesar 0,043(<0,05). Saran bagi bidan sebaiknya meningkatkan program penyuluhan pada seluruh masyarakat, sehingga diperlukan pembentukan kader-kader untuk memberikan informasi pada ibu hamil tentang antenatal care. Kata kunci             : paritas, frekuensi kunjungan   Frequency of Visits ANC ( Antenatal Care) In Pregnancy Trimester III abztract. Antenatal care is preventive efforts obstetric health care program to optimize maternal and neonatal outcomes through a series of routine monitoring activities during pregnancy. The factors affecting ANC (Antenatal Care) is the level of education, age and parity. The purpose of this study was to determine the relationship between parity and third trimester pregnant women with the frequency of visits ANC. The study design using correlative descriptive method with cross sectional approach. The population in this study were all pregnant women in the third trimester Puskesmas Paninggaran Pekalongan 2014. Sampling Technique using cluster sampling, the number of respondents as many as 41 respondents. Data collection tools by using the check list with a guided interview method, researchers also saw a book KIA respondents to identify ANC. Analysis of the results using the chi square test (X2). The results showed no relationship with the frequency of visits ANC parity with the r value of 0.043 (<0.05). Suggestions for midwives should increase outreach program on the whole of society, so that the necessary formation of cadres to provide information to pregnant women about antenatal care. Keywords: parity, frequency of visits
Efektifitas Terapi Bermain Menggambar Terhadap Kecemasan Anak Usia Pra Sekolah Akibat Hospitalisasi Rusmariana, Aida; Faridah, Nur; Ariyani, Rieza
Jurnal Ilmiah Kesehatan (JIK) Vol 5, No 2 (2013): Jurnal ILMIAH KESEHATAN (JIK)
Publisher : Jurnal Ilmiah Kesehatan (JIK)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak. Hospitalisasi pada anak merupakan suatu proses perawatan anak di rumah sakit dengan alasan yang berencana ataupun darurat untuk menjalani terapi dan perawatan sampai pemulangannya. Hospitalisasi sering menimbulkan kecemasan bagi anak-anak. Perawat dapat mengurangi kecemasan anak-anak tersebut dengan terapi bermain. Terapi bermain yang tidak banyak mengeluarkan energi seperti terapi bermain aktif menggambar bisa digunakan untuk memenuhi kebutuhan fisik dan psikososial anak selama hospitalisasi.  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektifan terapi bermain menggambar terhadap kecemasan anak usia pra sekolah akibat hospitalisasi. Penelitian ini dilakukan di ruang Flamboyan RSUD Batang Kabupaten Batang. Desain penelitian ini menggunakan descriptive cross-sectional study yaitu penelitian yang dilakukan secara cross-sectional (satu titik waktu tertentu pada populasi atau penelitian pada sampel yang merupakan bagian dari populasi. Jumlah sample pada penelitian ini 15 responden dan menggunakan teknik secara purposive sampling. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa setelah dilakukan terapi bermain aktif menggambar mengalami penurunan, yaitu skor kecemasan The OSBD sebelum diberikan terapi bermain aktif menggambar paling rendah 7 dan paling tinggi 16 dan setelah dilakukan terapi bermain aktif menggambar mengalami penurunan yaitu skor kecemasan The OSBD paling rendah 0 dan paling tinggi 9. Kata Kunci : Terapi Bermain Menggambar, Kecemasan, Hospitalisasi Active Therapeutic Play by Drawing   Effectiveness Active Therapeutic Play by Drawing Against Anxiety Preschooler Due to Hospitalization Abstract. Hospitalization in children is a child-care process in hospitals for reasons that are planning or emergency for therapy and treatment up repatriation. Hospitalization often cause anxiety for children. Nurses can reduce the anxiety of children with play therapy. Play therapy who do not spend a lot of energy such as active play therapy drawing can be used to meet the physical and psychosocial needs of children during hospitalization. This study aims to determine the effectiveness of therapy play draw against anxiety preschool children due to hospitalization. This research was conducted at the Flamboyan space Hospital Batang Batang. Design of this study using descriptive cross-sectional study is research done by cross-sectional (one point in time in the population or research on samples that are part of the population. The sample in this study of 15 respondents and using the technique with purposive sampling.. Results This research showed that after therapy is playing an active drawing to decline, anxiety scores The OSBD before therapy is given to active play to draw the most low 7 and the highest 16 and after therapy play an active drawing a decline that anxiety scores The OSBD lowest 0 and most 9 high. Kata Kunci : Terapi Bermain Menggambar, Kecemasan, Hospitalisasi
Frekuensi Kunjungan ANC (Antenatal Care) Pada Ibu Hamil Trimester III Aisyah, Risqi Dewi; Rusmariana, Aida; Mujiati, Dian
Jurnal Ilmiah Kesehatan (JIK) Vol 8, No 2 (2015): JURNAL ILMIAH KESEHATAN
Publisher : Jurnal Ilmiah Kesehatan (JIK)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak.Asuhan antenatal merupakan upaya preventif program pelayanan kesehatan obstetric untuk optimalisasi luaran maternal dan neonatal melalui serangkaian kegiatan pemantauan rutin selama kehamilan. Adapun faktor-faktor yang mempengaruhi kunjungan ANC (Antenatal Care) adalah tingkat pendidikan, umur dan paritas. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara dan paritas ibu hamil trimester III dengan frekuensi kunjungan ANC. Desain penelitian menggunakan metode deskriptif korelatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu hamil trimester III yang ada di Wilayah Kerja Puskesmas Paninggaran Kabupaten Pekalongan tahun 2014. Tekhnik pengambilan sampel dengan menggunakan cluster sampling, dengan jumlah responden sebanyak 41 responden. Alat pengumpulan data dengan menggunakan check list dengan metode wawancara terpimpin, peneliti juga melihat buku KIA responden untuk mengetahui kunjungan ANC. Analisa hasil penelitian menggunakan uji chi square (X2). Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan paritas dengan frekuensi kunjungan ANC dengan r value sebesar 0,043(<0,05). Saran bagi bidan sebaiknya meningkatkan program penyuluhan pada seluruh masyarakat, sehingga diperlukan pembentukan kader-kader untuk memberikan informasi pada ibu hamil tentang antenatal care. Kata kunci             : paritas, frekuensi kunjungan   Frequency of Visits ANC ( Antenatal Care) In Pregnancy Trimester III abztract. Antenatal care is preventive efforts obstetric health care program to optimize maternal and neonatal outcomes through a series of routine monitoring activities during pregnancy. The factors affecting ANC (Antenatal Care) is the level of education, age and parity. The purpose of this study was to determine the relationship between parity and third trimester pregnant women with the frequency of visits ANC. The study design using correlative descriptive method with cross sectional approach. The population in this study were all pregnant women in the third trimester Puskesmas Paninggaran Pekalongan 2014. Sampling Technique using cluster sampling, the number of respondents as many as 41 respondents. Data collection tools by using the check list with a guided interview method, researchers also saw a book KIA respondents to identify ANC. Analysis of the results using the chi square test (X2). The results showed no relationship with the frequency of visits ANC parity with the r value of 0.043 (<0.05). Suggestions for midwives should increase outreach program on the whole of society, so that the necessary formation of cadres to provide information to pregnant women about antenatal care. Keywords: parity, frequency of visits