Erni Rukmana
Unknown Affiliation

Published : 4 Documents
Articles

Found 4 Documents
Search

PENGARUH PEMBERIAN MINUMAN BERKARBOHIDRAT SEBELUM LATIHAN TERHADAP KADAR GLUKOSA DARAH ATLET Rukmana, Erni; Fitranti, Deny Yudi
Journal of Nutrition College Vol 2, No 4 (2013): Journal of Nutrition College
Publisher : Nutrition Science Department

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (257.357 KB)

Abstract

Latar Belakang: Ketersediaan glukosa darah selama latihan merupakan faktor yang berpengaruh terhadap peningkatan performa atlet. Pemberian minuman yang mengandung karbohidrat sebelum latihan dapat membantu mempertahankan kadar glukosa darah dan menunda kelelahan. Minuman berkarbohidrat dapat menyuplai energi selama latihan maupun pertandingan. Pemberian minuman dengan kandungan karbohidrat 6-8% selama latihan atau pertandingan dapat membantu meningkatkan performa atlet dengan menunda kelelahan.Tujuan: Penelitian ini bertujuan mengetahui  pengaruh pemberian minuman berkarbohidrat 15 menit sebelum latihan terhadap kadar glukosa darah atlet.Metode: Penelitian ini merupakan penelitian true eksperimental dengan rancangan pre-post randomized controlled gorup design. Jumlah subjek 18 atlet sepak bola usia 15-18 tahun di Pusat Pendidikan Pelatihan dan Latihan Pelajar (PPLP) Jawa Tengah yang berpartisipasi dalam penelitian. Subjek penelitian menerima intervensi pemberian minuman berkarbohidrat dan air (kontrol) sebanyak 250 ml. Minuman diberikan 15 menit sebelum latihan lari 10 menit.  Kadar glukosa darah diukur sebelum dan setelah lari 10 menit.Hasil: Terdapat perbedaan kadar glukosa darah sebelum dan setelah lari 10 menit baik pada kelompok minuman berkarbohidrat maupun  kontrol (p<0.05). Rata-rata penurunan kadar glukosa darah pada kelompok minuman berkarbohidrat lebih kecil daripada kelompok kontrol, akan tetapi  menurut statistik tidak ada perbedaan yang bermakna pada kadar glukosa darah antara kelompok minuman berkarbohidrat dan kelompok kontrol (p=0.264).Simpulan: Pemberian minuman minuman berkarbohidrat sebelum latihan pada atlet dapat memperkecil penurunan kadar glukosa darah selama latihan dibandingkan kelompok kontrol.
FAKTOR RISIKO STUNTING PADA ANAK USIA 6-24 BULAN DI KOTA BOGOR Rukmana, Erni; Briawan, Dodik; Ekayanti, Ikeu
Media Kesehatan Masyarakat Indonesia Vol 12, No 3 (2016): MKMI SEPTEMBER 2016
Publisher : Media Kesehatan Masyarakat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (243.229 KB)

Abstract

Pertumbuhan anak merupakan salah satu indikator status gizi dan kesehatan dalam populasi untuk mencerminkan kualitas sumber daya manusia. Stunting yaitu pertumbuhan linier yang terhambat dan merupakan hasil dari ketidakcukupan gizi dalam jangka waktu lama. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor risiko stunting pada anak usia 6-24 bulan di Kota Bogor. Penelitian ini merupakan desain crossectional dengan subjek 360 anak usia 6-24 bulan di Kota Bogor. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner yang terdiri dari keadaan sosial ekonomi orang tua, yaitu pendidikan, pekerjaan, dan pendapatan. Berat badan dan panjang badanlahir berdasarkan data yang diambil dari KMS dan buku KIA. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan uji chi square dan uji regresi logistik berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa stunting anak usia 6-24 bulan sebesar 18,60%, faktor risiko stunting, yaitu berat badan lahir rendah <2500 gram (p=0,000; OR=4,192;95%CI=1,900-9,247) dan pendidikan ayah rendah, yaitu ≤SMA (p=0,035; OR=1,807; 95%CI=1,042-3,133). Hal ini menunjukkan bahwa berat badan lahir rendah dan pendidikan ayah yang rendah merupakan faktor risiko yang berpengaruh terhadap stunting pada anak usia 6-24 bulan di Kota Bogor.Kata kunci : Stunting, faktor risiko, anak usia 6-24 bulan
FAKTOR RISIKO STUNTING PADA ANAK USIA 6-24 BULAN DI KOTA BOGOR Rukmana, Erni; Briawan, Dodik; Ekayanti, Ikeu
Media Kesehatan Masyarakat Indonesia Vol 12, No 3: SEPTEMBER 2016
Publisher : Faculty Of Public Health, Hasanuddin University, Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (243.229 KB) | DOI: 10.30597/mkmi.v12i3.1081

Abstract

Pertumbuhan anak merupakan salah satu indikator status gizi dan kesehatan dalam populasi untuk mencerminkan kualitas sumber daya manusia. Stunting yaitu pertumbuhan linier yang terhambat dan merupakan hasil dari ketidakcukupan gizi dalam jangka waktu lama. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor risiko stuntingpada anak usia 6-24 bulan di Kota Bogor. Penelitian ini merupakan desaincrossectional dengan subjek 360 anak usia 6-24 bulan di Kota Bogor. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner yang terdiri dari keadaan sosial ekonomi orang tua, yaitu pendidikan, pekerjaan, dan pendapatan. Berat badan dan panjang badan lahir berdasarkan data yang diambil dari KMS dan buku KIA. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan uji chi square dan uji regresi logistik berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa stunting anak usia 6-24 bulan sebesar 18,60%, faktor risiko stunting, yaitu berat badan lahir rendah <2500 gram (p=0,000; OR=4,192;95% CI=1,900-9,247) dan pendidikan ayah rendah, yaitu ≤SMA (p=0,035; OR=1,807; 95%CI=1,042-3,133). Hal inimenunjukkan bahwa berat badan lahir rendah dan pendidikan ayah yang rendah merupakan faktor risiko yang berpengaruh terhadap stunting pada anak usia 6-24 bulan di Kota Bogor.
PENGARUH PEMBERIAN MINUMAN BERKARBOHIDRAT SEBELUM LATIHAN TERHADAP KADAR GLUKOSA DARAH ATLET Rukmana, Erni; Fitranti, Deny Yudi
Journal of Nutrition College Vol 2, No 4 (2013): Oktober 2013
Publisher : Departemen Ilmu Gizi, Fakultas Kedokteran, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (257.357 KB)

Abstract

Latar Belakang: Ketersediaan glukosa darah selama latihan merupakan faktor yang berpengaruh terhadap peningkatan performa atlet. Pemberian minuman yang mengandung karbohidrat sebelum latihan dapat membantu mempertahankan kadar glukosa darah dan menunda kelelahan. Minuman berkarbohidrat dapat menyuplai energi selama latihan maupun pertandingan. Pemberian minuman dengan kandungan karbohidrat 6-8% selama latihan atau pertandingan dapat membantu meningkatkan performa atlet dengan menunda kelelahan.Tujuan: Penelitian ini bertujuan mengetahui  pengaruh pemberian minuman berkarbohidrat 15 menit sebelum latihan terhadap kadar glukosa darah atlet.Metode: Penelitian ini merupakan penelitian true eksperimental dengan rancangan pre-post randomized controlled gorup design. Jumlah subjek 18 atlet sepak bola usia 15-18 tahun di Pusat Pendidikan Pelatihan dan Latihan Pelajar (PPLP) Jawa Tengah yang berpartisipasi dalam penelitian. Subjek penelitian menerima intervensi pemberian minuman berkarbohidrat dan air (kontrol) sebanyak 250 ml. Minuman diberikan 15 menit sebelum latihan lari 10 menit.  Kadar glukosa darah diukur sebelum dan setelah lari 10 menit.Hasil: Terdapat perbedaan kadar glukosa darah sebelum dan setelah lari 10 menit baik pada kelompok minuman berkarbohidrat maupun  kontrol (p<0.05). Rata-rata penurunan kadar glukosa darah pada kelompok minuman berkarbohidrat lebih kecil daripada kelompok kontrol, akan tetapi  menurut statistik tidak ada perbedaan yang bermakna pada kadar glukosa darah antara kelompok minuman berkarbohidrat dan kelompok kontrol (p=0.264).Simpulan: Pemberian minuman minuman berkarbohidrat sebelum latihan pada atlet dapat memperkecil penurunan kadar glukosa darah selama latihan dibandingkan kelompok kontrol.