Articles

Found 16 Documents
Search

PREPARASI RADIOFARMAKA 99mTc-DTPA-INH UNTUK DIAGNOSIS TUBERKULOSIS

Jurnal Radioisotop dan Radiofarmaka Vol 14, No 1 (2011): Jurnal PRR 2011
Publisher : Jurnal Radioisotop dan Radiofarmaka

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2560.886 KB)

Abstract

ABSTRAKPENYIAP AN DAN KARAKTERISASI SENY AWA KOMPLEKS RHENIUMMENGANDUNG LIGAN ASETILASETON.Kanker hati merupakan penyebab kematian terbesar. Nijsendkk telah berhasil menerapkan mikrosfer asam(L- poli laktat) atau PLLA yang mengandung 166Hountukterapi kallker hati. Sebelum digabungkan dengan PLLA, logam holmium dibentuk senyawa kompleksholmium tris-asetilasetonat (Ho(acac), ) terlebih dahulu sebagai prekursor. Mengacu pada percobaantersebut, ada kemungkinan yang cukup besar untuk menerapkan mikrosfer PLLA yang mengandung 186Redalam terapi kanker hati. Penelitian ini bertujuan untuk menyiapkan dan mengkarakterisasi senyawakompleks renium yang mengandung ligan asetilaseton. Tahap pertama adalah penyiapan senyawa kompleksdikloro( etoksiokso )bis(trifenilfosfin)renium(V) dan tahap berikutnya adalah penyiapan senyawa komplekskloroetoksi(pentana-2,4-dionato )bis(trifenilfosfin)renium(III). Karakterisasi senyawa tersebut dilakukanmenggunakan spektrofotometer UV-sinar tampak, spektrofotometer IR dan LCMS. Hasil karakterisasimenunjukkan bahwa terbentuk senyawa kompleks kloroetoksi(pentana-2,4dionato)bis(trifenilfosfin)renium(III) sebanyak 8,8% (44 mg) dengan Mr yang terlihat dari hasil spektrummassa (MS) sebesar 891 (C, 57,9%; P, 7%; 0, 5,4%; CI, 4%; H, 4,8%; Re, 20,9%). Hasil LCmemperlihatkan adanya tiga puncak, menunjukkan bahwa senyawa hasil tersebut tidak mumi. Uji kestabilansenyawa kompleks dengan spektrofotometer UV memperlihatkan senyawa kompleks masih stabil selamalima hari.Kata kunci: rhenium, asetilaseton, holmium-166.ABSTRACTPREPARATION AND CHARACTERIZATION OF RHENIUM COMPLEX COMPOUNDCONT AINING ACETILACETONE LIGAND. Liver cancer is the leading cause of death. Nijsen et.al.have been successfully applied poly (L-lactic acid) micro spheres or PLLA containing 166Hofor liver cancertherapy. Before combined with PLLA, holmium metal complex compounds fom1ed tris-asetilasetonatholmium (Ho(acac)3) first as a precursor. Referred to the experiment, there are considerable possibilities forimplementing the PLLA microspheres containing 186Rein liver cancer therapy. This research is being donein order to prepare and characterize rhenium complexes containing acetylacetone ligand. The first step is thepreparation of dichloro(etoksiokso)bis (triphenylphosphine)rhenium(V) compounds and the next step is thepreparati on of chloroetoksi(pentane-2,4-dionato )bis( tri phenylphosphine )rheni um(III) compounds.Characterization of these compounds was carried out using UV -visible spectrophotometer, IRspectrophotometer, and LCMS. The characterization results showed the formation of rhenium complexescontaining ligands chloroetoksi(pentane-2,4-dionato )bis(triphenylphosphine)rhenium(III) of 8.8% (44 mg)with Mr of 891 as observed in the mass spectrum (MS) (C, 57,9%; P, 7%; 0, 5,4%; CI, 4%; H, 4,8%; Re,20,9%). The Results of LC showed the presence of three peaks, showing that the compounds were not pure.The result of UV-visible showed that the complex compound was still stable for five days.Keywords: rhenium, acetylacetone, holmium-166

PRAKTEK PEMBAGIAN WARISAN ANTARA ANAK LAKI-LAKI DAN ANAK PEREMPUAN DI KECAMATAN MARITENGNGAE KABUPATEN SIDRAP

Kuriositas: Media Komunikasi Sosial dan Keagamaan Vol 7 No 1 (2014): Kuriositas: Media Komunikasi Sosial dan Keagamaan
Publisher : P3M STAIN Parepare

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This paper discusses about the system of division of inheritance in District Maritengngae Sidrap, implementation inheritance division between boys and girls in the District Maritengngae Sidrap, and the perspective of Islamic jurisprudence against the practice of inheritance in District Maritengngae Sidrap. Systems division of inheritance between boys and girls in the District Maritengngae Sidrap similar to that described in the Qur’an, which is 2: 1. Implementation inheritance division between boys and girls in the District Maritengngae Sidrap mostly do 1: 1 (the same versus).Islamic jurisprudence perspective to the practice of inheritance in District Maritengngae Sidrap listed in the Compilation of Islamic Law, which explained that the inheritance law has to be defnitive, ie 2: 1. three methods in diligence, namely: (1) Al-’Adah (habit). Guided from Abu Yusuf i.e. when a custom texts derived from the custom then turned and came new, then the law fall within the texts. During the traditions and texts are not in conflict as a whole, so that the recognition of the tradition is seen as left and ignore texts. (2) Naskh. Nasakh is shifting or cancellation of laws or instructions contained in the verses received by the Prophet, In earlier times. Because nasakh indispensable for the beneft of the people then Munawir using this method. (3) Maslahah

STUDI ANALISIS GENDER TERHADAP MATERI FIQH PEREMPUAN PADA PENGAJIAN MAJELIS TAKLIM SE-KOTA PAREPARE

Kuriositas: Media Komunikasi Sosial dan Keagamaan Vol 9 No 2 (2016): Kuriositas: Media Komunikasi Sosial dan Keagamaan
Publisher : P3M STAIN Parepare

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (238.391 KB)

Abstract

Contextualization fiqh women are more dominant on fiqh issues including family muamalah. Therefore, knowledge and experience possessed religious different then the understanding is quite varied and patterned into a semi - contextual, contextual and contextual moderate liberal. When viewed from a gender committee analysis of the understanding of women in the teaching of fiqh in the town of Parepare yet or no impact on the birth manipestasi gender inequality. Eventhoughthere is a difference between the law of men and women in the areas of worship mahdah and can not be understood contextually but it does not potentially give injustice.Implementation of the study fiqh women basically do not lead to the birth of a gender gap. However manipestasi gender inequality is mainly a culture or tradition of women who have been accustomed charged domestic roles. As a result , the role of dual or double burden always looked at relationships between men and women in the family. Such as the role of domestic and child education played a more dominant women/mothers.

PENYELESAIAN SENGKETA DALAM KEWARISAN ADAT DALAM PERSPEKTIF HUKUM ISLAM

DIKTUM: Jurnal Syariah dan Hukum Vol 9 No 2 (2011): DIKTUM : JURNAL SYARIAH DAN HUKUM
Publisher : Jurusan Syariah dan Ekonomi Islam STAIN Parepare

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (456.161 KB)

Abstract

This paper describes the customary inheritance dispute resolution in the perspective of Islamic law. The analytical method used is descriptive qualitative analysis, which include: 1) inductive method, 2) Method deductive, and 3) The comparative method. Discussion of the results obtained by the understanding that: Based on the results of data analysis and discussion of results of qualitative descriptive research for one month, then it can be summed up as follows; System inheritance garden in the District Maiwa Enrekang is basically deliberation, in consultation division two, the system of inheritance heir died before and after heir dies. The process of inheritance to the heir was still alive at the time Maiwa society can be implemented in a way instructed or intestate. Inheritance Heir Dies After implemented in two ways such a calculation fiqhi Islamic inheritance, which in this division of the boys doubles and girls the same way mabage mana’ (flat share), where the boys and womens equal and balanced. This is done because according to the District Maiwa Enrekang that this system is a way to get justice among all heirs. In the perspective of Islamic law such a way that does not conflict with the nature and objectives of Islamic law which is to create peace and tranquility, as described in the verses of the Quran and the Hadith of the Prophet.

ANALISIS PUTUSAN HAKIM NOMOR: 284/Pdt.G/2015/PA.Prg TENTANG AHLI WARIS PENGGANTI

DIKTUM: Jurnal Syariah dan Hukum Vol 15 No 2 (2017): Diktum : Jurnal Syariah dan Hukum
Publisher : Jurusan Syariah dan Ekonomi Islam Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Parepare

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (412.565 KB)

Abstract

Abstrak: Ahli waris pengganti atau biasa disebut mawali adalah ahli waris yang meninggal terlebih dahulu dari pewaris maka kedudukannya dapat digantikan oleh anaknya. Hal ini sebagaimana diatur dalam Pasal 185 Kompilasi Hukum Islam (KHI). Pokok masalah dalam tulisan ini adalah bagaimana putusan hakim Nomor: 284/Pdt.G/2015/PA.Prg dalam menetapkan bagian masing-masing ahli waris pengganti. Temuan penelitian menunjukkan bahwa (1) Kedudukan ahli waris pengganti dalam sistem kewarisan Islam dan sistem kewarisan adat di Kabupaten Pinrang, ialah tidak dikenal adanya sistem pergantian bagi ahli waris yang meninggal terlebih dahulu dari pewaris. (2) Kedudukan ahli waris pengganti dalam sistem kewarisan menurut Kompilasi Hukum Islam yaitu ahli waris yang meninggal terlebih dahulu dari si pewaris, kedudukannya hanya dapat di gantikan oleh anaknya atau cucu dari si pewaris berdasarkan pasal 185 ayat (1) Kompilasi Hukum Islam (KHI) pergantian tempat dalam kewarisan hanya berlaku pada garis keturunan lencang ke bawah dan seterusnya. (3) Terdapat kekeliruan majelis hakim dalam memutuskan bagian ahli waris dan ahli waris pengganti dalam perkara Nomor: 284/Pdt.G/2015/PA.Prg.

AKTIVASI ARANG SEKAM PADI DENGAN LARUTAN NATRIUM KARBONAT DAN KARAKTERISASINYA

Chimica et Natura Acta Vol 3, No 1 (2015)
Publisher : Departemen Kimia

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (609.59 KB)

Abstract

Sekam padi merupakan limbah pertanian yang cukup melimpah di daerah penghasil beras sepeti Jawa Barat, sangat potensial untuk dimanfaatkan sebagai sumber karbon karbon aktif yang dapat digunakan untuk adsorben, pendukung katalis dan elektrode. Sampai saat ini telah banyak penelitian pembuatan karbon aktif dari sekam padi namun masih menggunakan metode dan bahan kimia yang kurang ramah lingkungan serta biaya tinggi. Pada penelitian ini aktivasi arang sekam padi dilakukan dengan metode refluks menggunakan larutan natrium karbonat untuk melarutkan silikanya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh rasio mol silika dalam arang sekam padi dengan natrium karbonat, waktu refluks, dan suhu kalsinasi terhadap karakteristik karbon aktif yang dihasilkan. Metode yang digunakan adalah pelarutan silika oleh natrium karbonat dengan cara refluks kemudian dikalsinasi. Hasil aktivasi karbon tersebut dikarakterisasi dengan uji kadar abu, XRD, SEM-EDS, dan FTIR. Dari hasil penelitian ini didapatkan kondisi optimum aktivasi arang sekam padi yaitu rasio mol natrium karbonat dengan silika yaitu 1:3, waktu refluks selama 3 jam, dan suhu kalsinasi 900oC serta karbon yang didapatkan berupa amorf.

KALSIUM OKSIDA MIKROPARTIKEL DARI CANGKANG TELUR SEBAGAI KATALIS PADA SINTESIS BIODIESEL DARI MINYAK GORENG BEKAS

Jurnal Material dan Energi Indonesia Vol 8, No 01 (2018): Jurnal Material dan Energi Indonesia
Publisher : Departemen Fisika Fakultas MIPA Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (740.35 KB)

Abstract

Biodiesel telah berhasil disintesis dari minyak goreng bekas dengan katalis kalsium oksida mikropartikel yang dikalsinasi dari cangkang telur. Cangkang telur sebagai sumber kalsium karbonat disiapkan melalui tahap pencucian, pengeringan, pengecilan ukuran, dan pengayakan untuk diperoleh ukuran lolos 100 mesh. Serbuk cangkang telur kemudian dikalsinasi pada suhu 900oC selama 8 jam. Setelah didinginkan, hasil kalsinasi selanjutnya diperkecil ukurannya kembali dengan menggunakan planetary ball mill. CaO hasil pengecilan lanjut, kemudian dikarakterisasi dengan particle size analyzer, XRD, dan adsorpsi BET untuk menentukan ukuran partikel, derajat kristalinitas, luas permukaan spesifik, dan distribusi ukuran porinya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristik CaO dari hasil kalsinasi dengan perlakuan pengecilan ukuran lanjut lebih baik dibandingkan dengan tanpa perlakuan pengecilan lanjut. Ukuran partikel rata-rata, luas permukaan spesifik, diameter rata-rata pori, dan volume spesifik rata-rata pori dari CaO dengan pengecilan lanjut berturut-turut adalah 4,128 m, 16,244 m2/g, 42,282 Å, dan 410,0 x 10-3 cc/g. Biodiesel dengan katalis CaO tanpa pengecilan lanjut sebanyak 10% diperoleh sebanyak 71,91%. Sedangkan penggunaan CaO mikropartikel yang hanya 3% mampu menghasilkan biodiesel dari minyak goreng dengan yield 77,76%.

SISTEM MUNASAKHAH DALAM KEWARISAN

DIKTUM: Jurnal Syariah dan Hukum Vol 12 No 2 (2014): Diktum : Jurnal Syariah dan Hukum
Publisher : Jurusan Syariah dan Ekonomi Islam Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Parepare

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (284.362 KB)

Abstract

This article describes the problem Munasakhah system in the division of property in the Islamic inheritance. Discussion of the results obtained by the understanding that the settlement system munasakhah in inheritance cases should have the elements and forms munasakhah. The occurrence of cases munasakhah due to the death twice in the heirs will receive an inheritance from the heir before the property was divided on the first death of the testator. The advantage of this system is the part munasakhah second heir, the original heir blocked (Mahjub hirman).

BAURAN PEMASARAN JASA DALAM MEMPENGARUHI KEPUASAN PENGGUNA JASA HOTEL DI DEPOK

Jurnal Pengembangan Wiraswasta Vol 20, No 2 (2018): JPW Edisi Agustus 2018
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi IPWI Jakarta

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh bauran pemasaran jasa yang terdiri dari produk, harga, promosi, lokasi, orang, proses dan bukti fisik terhadap kepuasan pengguna jasa hotel di Depok.Pengumpulan data dilakukan langsung dengan mengajukan kuesioner kepada para tamu hotel di kota Depok. Santika Premiere Jakarta. Sample yang dipilih adalah sebanyak 100 tamu hotel sebagai responden yang diambil secara acak.Hasil penelitian menghasilkan model yang layak untuk menjelaskan pengaruh bauran pemasaran jasa terhadap kepuasan. Model penelitian menunjukkan bahwa produk, harga, promosi, lokasi, orang, proses, dan bukti fisik mampu menjelaskan 65,5% variasi kepuasan. Hanya variable Produk dan Promosi yang berpengaruh terhadap kepuasan sementara Harga, Lokasi, Orang, Proses, dan Bukti Fisik tidak berpengaruh terhadap Kepuasan. Kata kunci:Bauran pemasaran jasa, Produk, Harga, Promosi, Lokasi, Orang, Proses, Bukti fisik, Kepuasan

PENINGKATAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR SISWA DENGAN MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD PADA MATA PELAJARAN IPS DI KELAS VII.7 SMP NEGERI 22 PEKANBARU

JURNAL MANAJEMEN PENDIDIKAN PENELITIAN KUALITATIF Vol 2, No 1 (2017)
Publisher : JURNAL MANAJEMEN PENDIDIKAN PENELITIAN KUALITATIF

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The student’s activity and the students achievments in Grade VII.7 of SMPN22 Pekanbaru are far from satisfaction. This Research was aimed to increase the activitiesand the students achieviement by using Cooperative Learning of STAD Type in learning IPS.The data of of the activities was analized by finding out the percentage of the students involvedin every meeting. The increase of the achieviement was from the number of students whoachieved throroughness score and the average score gained at the end of the cycle. However,this is because the cooperative learning model of STAD type is more focusing on the studentsas the subject of learning and giving the students more chance to construct there knowledgefinally, in general it can be concluded that the use of cooperative learning model of STAD typeis able significantly to increase the students activities and the learning achieviement on IPS bystudents of grade VII.7 of SMPN 22 Pekanbaru.