Articles

EFEKTIVITAS MODEL LEARNING CYCLE 6E DALAM MENINGKATKAN KETERAMPILAN INFERENSI DAN PENGUASAAN KONSEP KOLOID Jusnely, Rika; Kadaritna, Nina; Rudibyani, Ratu Betta
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia Vol 2, No 3 (2013): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia
Publisher : Program Studi Pendidikan Kimia FKIP Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research aims to describe the effectiveness of Learning Cycle 6E model to improve inferring skill and koloid concept mastery. This reseach uses Quasi Experimental Method and Nonequivalent Control Group Design. The population of this research was students of XI science SMA YP Unila Bandar Lampung, with XI science 2 class and XI science 4 as samples. The effectiveness of Learning Cycle 6E model was measured based on the difference of a significant N-gain and t test. The results showed that average value of N-gain of concept mastery in experiment and control class were 0.73 and 0.58 respectively; and average value of N-gain for inferring skill in experiment and control class were 0.75 and 0.56 respectively.  Based on t test, it was concluded that learning cycle 6E model could increase inferring skill and koloid concept mastery.Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan efektivitas model Learning Cycle 6E dalam meningkatkan keterampilan inferensi dan penguasaan konsep koloid. Penelitian ini menggunakan metode kuasi eksperimen dengan Non equivalent Control Group Design. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI IPA SMA YP Unila Bandar Lampung, dengan kelas XI IPA2 dan kelas XI IPA4 sebagai sampel. Efektivitas model Learning Cycle 6E diukur berdasarkan perbedaan N-gain yang signifikan dan uji t. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata N-gain penguasaan konsep untuk kelas eksperimen yaitu 0,73 dan kelas kontrol yaitu 0,58; serta rata-rata N-gain keterampilan inferensi untuk kelas eksperimen yaitu 0,75 dan kelas kontrol yaitu 0,56. Berdasarkan uji-t, didapat kesimpulan bahwa model Learning Cycle 6E dapat meningkatkan keterampilan inferensi dan penguasaan konsep koloid.Kata kunci : keterampilan inferensi, learning cycle 6E, penguasaan konsep
PENINGKATAN KETERAMPILAN MENGINDUKSI DAN MEMPERTIMBANGKAN HASIL INDUKSI DENGAN PROBLEM SOLVING Hermawan, I Gede; Diawati, Chansyanah; Rudibyani, Ratu Betta
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia Vol 2, No 2 (2013): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia
Publisher : Program Studi Pendidikan Kimia FKIP Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this research is to describe the effectiveness of the problem solving  learning model on the reaction rate concept in improving induces skill and consider the results of induction which includes  conclude accordance with the facts skill and conclude the results of investigate. The effectiveness of problem solving is measured on the difference n-Gain that significantly between experiment class and control classes.This Research using  a quasi experiment method with a nonequivalent control group design. The sampling technique used purposive sampling. The population in this research is all of the  students class XI IPA of SMAN 7 Bandar Lampungin odd semester in the year of 2012-2013. The results showed that the problem solving model learning is effective increases conclude according the facts skill and conclude from the results investigate in the reaction rate concept.Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan efektivitas model pembelajaran problem solving pada materi laju reaksi dalam meningkatkan keterampilan menginduksi dan mempertimbangkan hasil induksi yang meliputi keterampilan menarik kesimpulan sesuai fakta dan menarik kesimpulan dari hasil menyelidiki.  Efektivitas model pembelajaran problem solving diukur dengan per-bedaan n-Gain yang signifikan antara kelas eksperimen dengan kelas kontrol. Penelitian ini menggunakan metode kuasi eksperimen dengan  nonequivalent control group design. Teknik pemilihan sampel yang digunakan yaitu teknik purposive sampling. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI IPA SMAN 7 Bandar Lampung semester ganjil tahun ajaran 2012-2013. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model problem solvingefektif dalam meningkatkan keterampilan menginduksi dan mempertimbangkan hasil induksi yang meliputi keterampilan menarik kesimpulan sesuai fakta dan menarik kesimpulan dari hasil menyelidiki pada materi laju reaksi.Kata kunci : keterampilan menginduksi, laju reaksi, model pembelajaran problem  solving
MODEL PROBLEM SOLVING UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR ORISINIL PADA MATERI LARUTAN ELEKTROLIT-NONELEKTROLIT Dwi Untari, Galuh Ayuningtyas; Rudibyani, Ratu Betta; Efkar, Tasviri
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia Vol 3, No 2 (2014): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia
Publisher : Program Studi Pendidikan Kimia FKIP Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The research was aimed to describe the effectiveness of problem solving model to increase student’s originality thinking skills on the electrolyte and non-electrolyte material.  The population of this research was all students in X class of SMA Negeri 4 Metro whose sit in odd semester of Academy Year 2013-2014 and the samples were X2 and X5 class.  The samples were taken by purposive sampling technique.  The method of this research was quasi-experiment with Non Equivalent Control Group Design.  The effectiveness of problem solving model was measured based on the significant difference of n-Gain score between control class and experiment class.  The result showed that the average n-Gain score of student’s originality thinking skills of control class was 0,4359 and 0,6283 for experiment class.  Based on the hypothesis testing, it was known that problem solvingmodel was effective to increase student’s originality thinking skills on the electrolyte and non-electrolyte material. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan efektivitas model problem solving dalam meningkatkan kemampuan berpikir orisinil siswa pada materi larutan elektrolit dan non-elektrolit.  Populasi dalam penelitian ini adalah semua siswa kelas X SMA Negeri 4 Metro semester ganjil Tahun Pelajaran 2013-2014 dan sampel dalam penelitian ini adalah kelas X2 dan X5.  Sampel diambil dengan teknik purposive sampling.  Metode penelitian ini adalah kuasi eksperimen dengan Non Equivalent Control Group Design.  Efektivitas model problem solving diukur berdasarkan perbedaan n-Gain yang signifikan antara kelas kontrol dan kelas eksperimen.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata n-Gain kemampuan berpikir orisinil siswa pada kelas kontrol dan kelas eksperimen sebesar 0,4359 dan 0,6283.  Berdasarkan pengujian hipotesis diketahui bahwa pembelajaran menggunakan model problem solvingefektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir orisinil siswa pada materi larutan elektrolit dan non-elektrolit. Kata kunci:  kemampuan berpikir orisinil, larutan elektrolit dan non-elektrolit, model problem solving
THE IMPROVEMENT OF STUDY MOTIVATION AND MASTERY OF CONCEPT IN THE BASIC LAWS OF CHEMISTRY MATERY BY THE LEARNING CYCLE 5E (LC5E) LEARNING MODEL victorya, tazkia tirta; rudibyani, ratu betta; efkar, tasviri
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia Vol 1, No 2 (2012): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia
Publisher : Program Studi Pendidikan Kimia FKIP Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The objective of this research is to know the effectiveness of Learning Cycle 5E (LC5E) model in basic laws of chemistry material in improving student’s study motivation and concepts mastery.  The research class was 23 students of X2 classroom that have an equal academic abilities. This was a pre experiment research using one group pretest-posttest design. Effectiveness of learning with LC5E model was measured based on significant gain improvements. The results showed that average value of N-gainof student’s study motivation in research class were 0,42 respectively; and average value of N-gain for concept mastery in research class was 0,5750 respectively. The hypothesis result test showed that classroom that used LC5E model had higher student’s study motivation and concept mastery than before. This indicated that LC5E model was more effective to improve student’s study motivation and student’s concept mastery at SMA Muhammadiyah I Way Jepara. Keywords: Learning Cycle 5E (LC5E), study motivation, and mastery of concept
EFEKTIVITAS MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM SOLVING UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR ORISINIL Sari, Yuwanti Eka; Rudibyani, Ratu Betta; Rosilawati, Ila
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia Vol 3, No 3 (2014): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia
Publisher : Program Studi Pendidikan Kimia FKIP Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The aim of this research was to describe the effectivity of problem solving learning to increase students’ originality thinking ability on the reactions rate of chemistry subject. This research used Non Equivalent Control Group Design and the sample was choosen using purposive sampling. Population of the research, was tenth grade student’s of SMA Negeri 1 Gedong Tataan at first semester in the 2013/2014 year and the sample were, XI science 1 and XI science 3. The effectivity of problem solving learning was analyzed based on the differences of significant n-Gain between experiment and control classes.  The results showed that the average n-Gain score in experimental and control were 0,67 and 0,38.  Based on hyphothesis testing (t-test), it can be concluded that problem solving learning is effective to increase students’ originality thinking ability on the reactions rate of chemistry subject.Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan efektivitas model pembelajaran problem solving dalam meningkatkan kemampuan berpikir orisinil siswa pada materi laju reaksi.  Metode penelitian ini adalah kuasi eksperimen dengan Non Equivalent Control Group Design. Sampel penelitian dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Populasi dalam penelitian ini adalah semua siswa kelas XI IPA SMA Negeri 1 Gedong Tataan semester ganjil Tahun Pelajaran 2013/2014 dan sampel penelitian adalah kelas XI IPA1 dan XI IPA3. Efektivitas pembelajaran problem solving diukur berdasarkan perbedaan n-Gain yang signifikan antara kelas eksperimen dan kelas kontrol. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata n-Gain kemampuan siswa dalam berpikir orisinil pada kelas eksperimen dan kelas kontrol sebesar 0,67 dan 0,38. Berdasarkan pengujian hipotesis (uji-t), diketahui bahwa model pembelajaran problem solving efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir orisinil siswa pada materi laju reaksi.Kata kunci: kemampuan berpikir orisinil, laju reaksi, model problem solving   
MODEL DISCOVERY LEARNING DALAM MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERPIKIR FLEKSIBEL PADA MATERI ASAM-BASA Putri, Tiya Permana; Fadiawati, Noor; Rudibyani, Ratu Betta
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia Vol 3, No 2 (2014): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia
Publisher : Program Studi Pendidikan Kimia FKIP Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research was aimed to describe the discovery learning model to increase students’ flexibility thinking skills on acid-base matery. The method of the research was quasi-experimental with Non Equivalent Control Group Design. The population of this research was all students grade XI in science class of SMA Negeri 1 Pagelaran whose sit in second semester academic in year 2013/2014. The samples were taken by purposive sampling technique then obtained XI IPA1 and XI IPA2 classes as sample of reseach. The effectiveness of discovery learning model was showed by the significant difference of n-Gain between control and experiment classes. The results showed that the average n-Gain in control and experiment classes respectively 0,34 and 0,63. Proving the hyphothesis (t-test) showed that discovery learning model is effective to increase students flexibility thinking skills on acid-base matery.Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan model discovery learning dalam meningkatkan keterampilan berpikir fleksibel siswa pada materi asam-basa. Metode dalam penelitian ini adalah kuasi eksperimen dengan Non Equivalent Control Group Design. Populasi dalam penelitian ini adalah semua siswa kelas XI IPA SMA Negeri 1 Pagelaran semester genap Tahun Pelajaran 2013/2014. Sampel diambil dengan teknik purposive sampling sehingga diperoleh kelas XI IPA1 dan XI IPA2 sebangai sampel penelitian. Efektivitas model discovery learning diukur berdasarkan perbedaan n-Gain yang signifikan antara kelas kontrol dan kelas eksperimen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata n-Gain pada kelas kontrol dan kelas eksperimen sebesar 0,34 dan 0,63. Pengujian hipotesis (uji-t) menunjukkan bahwa model pembelajaran discovery learning efektif dalam meningkatkan keterampilan berpikir fleksibel siswa pada materi asam-basa.Kata kunci: keterampilan berpikir fleksibel, materi asam-basa, model discovery learning
PEMBELAJARAN PROBLEM SOLVING UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR ELABORASI PADA LARUTAN ELEKTROLIT NON-ELEKTROLIT Setyo Wibowo, Arif Irman; Rudibyani, Ratu Betta; Efkar, Tasviri
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia Vol 3, No 3 (2014): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia
Publisher : Program Studi Pendidikan Kimia FKIP Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research was aimed to describe the effectiveness of problem solving to increase student’s elaboration thinking skills on electrolyte non-electrolyte.  The method of the research was quasi-experimental with Non Equivalent Control Group Design. The samples were taken by purposive sampling technique.  The population of this research was all students in X class of SMA Negeri 4 Metro whose sit in odd semester of academic year 2013-2014 and the samples were X7 and X2 of science class.  The effectiveness of scientific approach was measured based on the significant difference of n-Gain score between control class and experiment class.  The result of research showed that the average n-Gainscore of student’s elaboration thinking skills for experiment class was 0,66 and 0,51 for control class.  Based on the hypothesis testing, it was known that scientific approach learning was effective to increase student’s elaboration thinking skills on chemical equilibrium material. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan efektivitas model pembelajaran problem solving dalam meningkatkan kemampuan berpikir elaborasi siswa pada materi larutan elektrolit non-elektrolit .  Metode penelitian ini adalah kuasi eksperimen dengan Non Equivalent Control Group Design.  Sampel dalam penelitian ini dipilih menggunakan teknik purposive sampling.  Populasi dalam penelitian ini adalah semua siswa kelas X SMA Negeri 4 Metro semester genap Tahun Pelajaran 2013/2014 dan sampel dalam penelitian ini adalah kelas X7dan X2.  Efektivitas model pembelajaran problem solving diukur berdasarkan perbedaan n-Gain yang signifikan antara kelas eksperimen dan kelas kontrol.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata n-Gain kemampuan berpikir elaborasi siswa pada kelas eksperimen dan kelas kontrol sebesar 0,66 dan 0,51.  Berdasarkan pengujian hipotesis, diketahui bahwa pembelajaran menggunakan model problem solvingefektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir elaborasi siswa pada materi larutan elektrolit non-elektrolit . Kata kunci: kemampuan berpikir elaborasi, larutan elektrolit non-elektrolit, model problem solving
PEMBELAJARAN PROBLEM SOLVING DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR EVALUATIF PADA MATERI ASAM-BASA Husin, Ali Umar; Rudibyani, Ratu Betta; Tania, Lisa
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia Vol 3, No 2 (2014): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia
Publisher : Program Studi Pendidikan Kimia FKIP Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research aimed to describe the effectiveness of problem solving learning to increase student’s evaluative thinking ability on acid-base subject matter. The method of the research was quasi-experimental with Non Equivalent Control Group Design.  The population of this research were students in XI science class of SMA Negeri 16 Bandar Lampung in odd semester of academic year 2013-2014.  Technique sampling was purposive sampling technique and obtained XI 1 and XI 2 of science class as the samples.  The result showed that the average n-Gain value of student’s evaluative thinking ability for control class  and experiment class were 0,22 and 0,53 respectively.  Based on the hypothesis testing, it was concluded that  problem solving learning was effective to increase student’s evaluative thinking ability on acid-base subject matter . Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan efektivitas pembelajaran problem solving dalam meningkatkan kemampuan berpikir evaluatif siswa pada materi asam-basa.  Metode penelitian ini adalah kuasi eksperimen dengan Non equivalent Control Group Design.  Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI IPA SMA Negeri 16 Bandar Lampung semester genap Tahun ajaran 2013-2014.  Teknik Pengambilan sampel yang dilakukan adalah teknik purposive sampling dan diperoleh kelas XI IPA 1 dan XI IPA 2 sebagai sampel. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata nilai n-Gain  kemampuan berpikir evaluatif  untuk kelas kontrol dan eksperimen masing-masing 0,22 dan 0,53.  Berdasarkan pengujian hipotesis, disimpulkan bahwa pembelajaran problem solving efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir evaluatif siswa pada materi asam-basa. Kata kunci:  asam-basa, kemampuan berpikir evaluatif, pembelajaran problemsolving.
PERBEDAAN PENGUASAAN KONSEP IKATAN KIMIA ANTARA PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD DENGAN NHT Misria, Lista; Efkar, Tasviri; Rudibyani, Ratu Betta
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia Vol 2, No 2 (2013): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia
Publisher : Program Studi Pendidikan Kimia FKIP Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Research purposes to determine how differences in the average value concept mastery of chemical bonds between the students who were given STAD cooperative learning (Student Team Achevment devision) with a given type of cooperative learning NHT (Numbered Head Together). The sample in this study were students of class X Gajah Mada Bandar Lampung High School Academic Year 2012-2013. This research method and Quasi-Experimental design The Matching-Only Group Posttest-Only Design. The results obtained by the average value concept mastery of chemical bonds are given STAD cooperative learning is higher than that applied classroom cooperative learning model NHT. This shows the application of cooperative learning model STAD better in improving the mastery of the concept of chemical bonding.Tujuan penelitian menentukan bagaimana perbedaan rata-rata nilai penguasaan konsep ikatan kimia antara siswa yang diberi pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Team Achevment Devision)  dengan yang diberi pembelajaran kooperatif tipe NHT  (Numbered Head Together).  Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas XSMA Gajah Mada Bandar Lampung Tahun Pelajaran 2012-2013.  Penelitian ini menggunakan metode Quasi-Eksperimen dan desain  The Matching-Only Posttest-Only Group Desain.  Hasil penelitian diperoleh rata-rata nilai penguasaan konsep ikatan kimia yang diberi pembelajaran kooperatif tipe STAD lebih tinggi dibandingkan kelas yang diterapkan model pembelajaran kooperatif tipe NHT. Hal ini menunjukkan  penerapan model pembelajaran kooperatif tipe STAD lebih baik dalam meningkatkan penguasaan konsep ikatan kimia.Kata kunci : pembelajaran kooperatif tipe STAD, pembelajaran kooperatif tipe NHT, penguasaan konsep.
PEMBELAJARAN PROBLEM SOLVING UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR LANCAR SISWA PADA REAKSI REDOKS Franstya, Yudha; Rudibyani, Ratu Betta; Efkar, Tasviri
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia Vol 3, No 1 (2014): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia
Publisher : Program Studi Pendidikan Kimia FKIP Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The aim of this research was to describe the effectiveness of problem solving learning to increase students’ fluency thinking ability through redox reactions material.  This research used Non Equivalent Control Group Design. The sampling technique was using purposive sampling.  Population of the research was tenth grade student’s of SMA Negeri 3 Bandar Lampung at second semester in the 2013/ 2014 year, the sample were, X science 1 and X science 2.  The effectiveness of problem solving learning analyzed based on the differences of significant n-Gain  between experiment and control classes.  The results showed that the average n-Gain score in experimental and control were 0,70 and 0,45. Based on hyphothesis testing, it can be concluded that problem solving learning is effective to increase students’ fluency thinking ability through redox reactions material. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan efektivitas model pembelajaran problem solving dalam meningkatkan kemampuan berpikir lancar siswa pada materi reaksi redoks.  Penelitian ini menggunakan metode kuasi eksperimen Non Equivalent Control Group Design.  Teknik pemilihan sampel yang digunakan adalah teknik purposive sampling.  Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa SMA Negeri 3 Bandar Lampung semester genap tahun ajaran 2013/2014 dengan sampel penelitian adalah kelas X IPA1 dan kelas X IPA2.  Efektivitas model pembelajaran problem solving diukur berdasarkan perbedaan rata-rata nilai n-Gain yang signifikan antara kelas eksperimen dan kelas kontrol.  Hasil penelitian menunjukkan rata-rata nilai n-Gain kemampuan berpikir lancar siswa pada kelas eksperimen dan kelas kontrol yaitu 0,70 dan 0,45.  Berdasarkan hasil pengujian hipotesis dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran problem solving efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir lancar siswa pada materi reaksi redoks. Kata kunci: kemampuan berpikir lancar, pembelajaran problem solving, reaksi redoks
Co-Authors Agita Viola Putri agnes triharwanti Ahmad Fuady ahmad tohir Aldes Penkin Putriani Ali Sugandi Ali Umar Husin Ama Nur Anna Amelia, Anita Anisa, Ewid Nur Anna Musmita Sari Aria Aditia Jaya Arif Irman Setyo Wibowo Army Ardhi Andini ayu karunia lestari Ayu Rismalinda chansyanah diawati Citra Nika Dianita Della Amelia Deny Nico Vrasley Desi Permata Sari dewi natas haning tias tuti Dewi, Aerli Nurfita Dian Eka Sari Diantini Diantini, Diantini Diena, Annisha Noor Dita Apriani, Dita Dwi Citra Pertiwi, Dwi Citra Eka Fitriana Eka Novita Sari, Eka Novita Eka Yunita Zuliana Elfia Rozana Eli Noviasari Emanuella Ayu Pratisa, Emanuella Ayu Emmawaty Sofia, Emmawaty Emmawaty Sofya Esti Nunggal Sari Eva Margaretha purba Febriani Febriani Febriyanti, Fitri Fidiana, Erlita Fitri Ardiani Fitri Indriani Fitria Yuliza Galuh Ayuningtyas Dwi Untari Gamilia Nuri Utami Habiby, Iqbal Halimah, Siti Nur Hasanah, Marfuatun Helmayati Helmayati, Helmayati Herpratiwi Herpratiwi Heru Agung Saputra I Gede Hermawan Iin Fadilah, Iin Ika Eni Fadlin Ika Yuniarti Ila Rosilawati Indri Femiceyanti Ira Mutia Sari Irmayta, Eka Kartika, Elya Rosa Laili, Izu Khoirina Faiszatul Laurence Mart Sihaloho Lina Astutik Lisa Tania Lista Misria Maisaroh, Dwi Malida Aprilliza Mardiana Juwita Pasaribu Maryati Putri Utami, Maryati Putri Mawarni, Dewi Meli Astuti Musfiroh Musfiroh, Musfiroh Mutawakkilah, Qudwah Nainggolan, Yanna Kristina Ni Wayan Chacha Novia Nikmah, Alfiatun Nina Kadaritna Nisa, Ana Zuhriatun Nomi Suryani Noor Fadiawati Nova Armania Twoiningtiyas, Nova Armania Oktharia, Ekha Olan Ascorepta Pertiwi, Nindya Indah Pramesti, Elsie Tiara Pujiantari, Elsa Septigiani Puspita, Aprilia Dwi Putri Ayu Wulan Sari Putri, Dhes Retno Putri, Diah Ekawati Napsiah Putri, Lisa Rahma rahmanudin rahmanudin Ratih Puji Astuti Reliyana Reliyana Rendi Saputra Retno Dianti Rezki, Oktavia Nur Rika Jusnely rizky dewi nursanty Rosaria, Anadia Rosmawati Rosmawati Ruwaida Putri Isnaini, Ruwaida Putri Safitri, Meli Santika, Ade Dwi Sari, Anggun Purnama Sari, Ni Wayan Novita Septianingrum, Wanda Sri Mulyani Sufidin, Ujang Sunyono Sunyono Susanti, Revisia Suwarni, Resi Indah Ning Tasviri Efkar tazkia tirta victorya Titi Nurbaiti, Titi Tiya Permana Putri tri aulia mutia Tri Jalmo Ulya, Haritsah Utami, Esti Wibowo, Tri Hastuti Wijaya Rani, Putu Endriyana Windawati Windawati, Windawati wirda ningsih turnip Yeni Deva Pratika, Yeni Deva Yosi Ermalinda Yuca Aryanti Yudha Franstya Yuwanti Eka Sari Zulkifli, Muhammad Iqbal