Felizia Arni Rudiawarni
Universitas Surabaya

Published : 20 Documents
Articles

Found 20 Documents
Search

HUBUNGAN ANTARA TINGKAT EFEKTIVITAS KOMITE AUDIT DENGAN TIMELINESS LAPORAN KEUANGAN PADA BADAN USAHA GO PUBLIC YANG TERDAFTAR DI BEI TAHUN 2011 Yaputro, Jeffry Winarto; Rudiawarni, Felizia Arni
CALYPTRA : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya Vol 1, No 1 (2012): CALYPTRA : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya
Publisher : University of Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggali lebih dalam mengenai hubungan antara efektivitas Komite Audit dan timeliness dari suatu laporan keuangan. Timeliness laporan keuangan diproksikan dengan Financial Reporting Lead Time (FRLT) yaitu jumlah hari antara akhir tahun akuntansi badan usaha sampai laporan keuangan tersebut dikumpulkan ke Bursa Efek Indonesia. Dalam penelitian ini, populasi yang digunakan adalah seluruh badan usaha untuk semua sektor yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2011 dan menerbitkan laporan keuangan yang telah diaudit oleh auditor independen, kecuali kecuali sektor perbankan dan keuangan. Jumlah sampel yang digunakan adalah sebanyak 228 perusahaan selama tahun penelitian. Variabel independen yang digunakan adalah efektivitas Komite Audit yang merupakan dummy variable yang menunjukkan tingkat independensi, expertise, tanggung jawab dan diligence dari anggota Komite Audit tersebut. Variabel dependen yang digunakan adalah Financial Reporting Lead Time (FRLT) sebagai proxy dari timeliness laporan keuangan. Penelitian ini menemukan bahwa hipotesis mengenai efektivitas Komite Audit diterima karena terdapat hubungan negatif yang signifikan antara tingkat efektivitas Komite Audit dengan Financial Reporting Lead Time. Kesimpulan yang didapat adalah semakin efektif peran dari Komite Audit maka waktu tunda penyampaian laporan keuangan menjadi semakin singkat.
PENGARUH KUALITAS AUDIT TERHADAP EARNINGS MANAGEMENT PADA PERUSAHAAN SEKTOR MANUFAKTUR YANG GO PUBLIC DI BEI PERIODE 2008-2010 Pradhana, Stephanus Wisnu; Rudiawarni, Felizia Arni
CALYPTRA : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya Vol 2, No 1 (2013): CALYPTRA : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya
Publisher : University of Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah kualitas audit berpengaruh signifikan negatif terhadap earning management yang diukur menggunakan nilai Discrtionary Accrual (DA) pada perusahaan sektor manufaktur yang telah go public di Bursa Efek Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, menggunakan metode probability sampling, maka didapatkan 330 sampel dari total 483 sampel selama periode 2008-2010. Discretionary accrual (DA) diukur dengan menggunakan Modified Jones model dari nilai error. Kemudian auditor quality diukur menggunakan auditor spesialisasi industri dan ukuran auditor. Penelitian ini di fokuskan pada perusahaan sektor manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2008-2010. Pengujian hipotesis dalam penelitian ini menggunakan regresi linear berganda. Temuan penelitian menunjukan bahwa ukuran auditor yang merupakan proksi dari audit quality berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap earnings management. Temuan yang kedua menunjukkan bahwa auditor spesialisasi industri berpengaruh positif signifikan terhadap earnings management.
HUBUNGAN EARNINGS, CASH FLOW, BANK RISK FACTORS DAN SIZE TERHADAP STOCK RETURNS PADA PERUSAHAAN PERBANKAN YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE 2010-2012 Setjoadi, Evelyn; Rudiawarni, Felizia Arni
CALYPTRA : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya Vol 2, No 2 (2013): CALYPTRA : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya
Publisher : University of Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh mengenai hubungan earnings, cash flow, bank risk factors dan size terhadap stock return. Objek penelitian adalah badan usaha yang bergerak di sektor industri perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2010-2012. Sektor industri perbankan dipilih karena memiliki market capital paling tinggi dan ada bank risk factors. Variabel dependen yang digunakan adalah stock returns sebagai proxy dari kinerja perusahan.Variabel independen adalah earnings, cash flow, bank risk factors yang terdiri dari interest rate risk factor (INTR), credit risk factor (CRR), liquidity risk factor (LIQR) dan solvency risk factor (SOLR) yang semuanya harus mempunyai nilai eigenvalues lebih dari 1,0. Selanjutnya sifat earnings dan size. Penelitian dilakukan dengan menggunakan regresi linier berganda. Hasil dari penelitian ini menunjukkan (1) baik earnings maupun cash flow tidak mempunyai hubungan yang signifikan terhadap perubahan stock returns; (2) bank risk factors juga tidak mempunyai hubungan yang signifikan dengan perubahan stock returns; (3) pada saat earnings bersifat transitory, cash flow tetap tidak mempunyai hubungan yang signifikan dengan perubahan stock returns; (4) size tidak mempunyai dampak pada hubungan earnings dan cash flow terhadap stock returns.
HUBUNGAN EARNINGS MANAGEMENT DENGAN OPINI AUDIT PADA PERUSAHAAN SEKTOR DAGANG, JASA DAN INVESTASI YANG GO PUBLIC DI BEI PERIODE 2010-2012 Wijaya, Pricillia Stefani; Rudiawarni, Felizia Arni
CALYPTRA : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya Vol 3, No 1 (2014): CALYPTRA : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya
Publisher : University of Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah opini auditberhubungan dengan earnings management, yang diproksikan dengan absoluteabnormal accrual (ABDA). Selain itu, penelitian ini juga melihat bagaimanaketerkaitan antara opini audit, earnings management dengan penggunaan jasaKAP Big 4 atau jasa auditor spesialis industri. Hasil penelitian menunjukkanbahwa tingkat absolute abnormal accrual tidak mempengaruhi kecenderunganopini audit yang diberikan oleh auditor terhadap suatu perusahaan, baik auditortersebut adalah KAP Big 4 atau non-Big 4 maupun KAP dengan spesialisasiindustri atau tanpa spesialisasi industri. Perusahaan dengan tingkat ABDA yangtinggi belum tentu menerima opini audit qualified dan begitu pula sebaliknya.Pengetahuan ini diharapkan dapat dijadikan salah satu pertimbangan investor,pemegang saham dan kreditur bahwa auditor memberikan opini audit tidakberdasarkan seberapa besar earnings management yang dilakukan perusahaan,melainkan melihat seberapa wajar laporan keuangan disajikan. Melihat haltersebut, maka para pengguna laporan keuangan diharapkan untuk lebih intensifdalam mengumpulkan informasi dan lebih teliti dalam menganalisa perusahaan,tidak hanya sekadar memakai laporan keuangan sebagai dasar penilaian.
HUBUNGAN ANTARA FINANCIAL DISTRESS DENGAN EARNINGS MANAGEMENT PADA BADAN USAHA SEKTOR MANUFAKTUR YANG TERDAFTAR DI BEI PERIODE 2010-2012 Gunawan, Fransisca Fortunata; Rudiawarni, Felizia Arni; Sutanto, Aurelia C.C.
CALYPTRA : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya Vol 3, No 1 (2014): CALYPTRA : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya
Publisher : University of Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana hubungansignifikan antara financial distress dengan earnings management yang diukurmenggunakan nilai Discretionary Accrual (DA). Penelitian ini menggunakanpendekatan kuantitatif dan objek penelitian berupa badan usaha yang bergerak disektor manufaktur yang terdaftar di PT Bursa Efek Indonesia periode 2010-2012.Penelitian dilakukan dengan menggunakan regresi linear berganda. Hasil daripenelitian ini menunjukkan (1) ada hubungan negatif signifikan antara financialdistress pada kategori distress1 yang ditandai dengan net income negatif selamatahun berjalan dengan earnings management; (2) tidak ada hubungan signifikanantara financial distress pada kategori distress2 yang ditandai dengan workingcapital negatif selama tahun berjalan dengan earnings management; (3) adahubungan positif signifikan antara financial distress pada kategori distress3 yangditandai dengan net income dan working capital negatif selama tahun berjalandengan earnings management.
PENGARUH AUDIT TENURE DAN UKURAN AUDIT FIRM TERHADAP KUALITAS AUDIT PADA BADAN USAHA YANG GO PUBLIC DI BEI PERIODE 2010-2012 Melya, .; Rudiawarni, Felizia Arni
CALYPTRA : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya Vol 3, No 1 (2014): CALYPTRA : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya
Publisher : University of Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh dariaudit tenure dan ukuran audit firm terhadap kualitas audit. Kualitas auditdiproksikan dengan Discretionary Accruals (DAs). Penelitian ini menggunakanpendekatan kuantitatif dan analisis regresi linier berganda yang diuji denganprogram SPSS 18. Objek penelitian yang digunakan yaitu semua badan usahayang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2010-2012 yang bergerak disemua sektor (kecuali sektor keuangan) dan telah memenuhi serangkaian kriteria.Jumlah objek penelitian yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 625 tahunobservasi. Dalam penelitian ini, juga dilakukan uji asumsi klasik untukmemastikan permodelan regresi linier berganda bebas dari masalah regresi. Hasilpenelitian ini menunjukkan bahwa semakin panjang audit tenure suatu badanusaha maka kualitas auditnya akan semakin tinggi. Selain itu, hasil penelitian inijuga menunjukkan bahwa badan usaha yang diaudit oleh KAP BIG 4 akanmenghasilkan kualitas audit yang rendah.
MEMAHAMI PERILAKU STAKEHOLDERS INDONESIA DALAM ADOPSI IFRS: TINJAUAN ASPEK KEPENTINGAN, BAHASA, DAN BUDAYA Efferin, Sujoko; Rudiawarni, Felizia Arni
Jurnal Akuntansi dan Keuangan Indonesia Vol 11, No 2 (2014)
Publisher : Departemen Akuntansi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (702.568 KB) | DOI: 10.21002/jaki.2014.08

Abstract

This study examines the dynamics of the implementation of IFRS in Indonesia and challenges faced by its stakeholders by using interpretive-qualitative research paradigm. In-depth interviews, observations, and documentary analysis were used during data collection processes. The results were then cross-examined through triangulation. More specifically, this study attempts to identify problems arised during the implementation and the responses of the stakeholders. The authors hope that the findings can enrich the literatures about the interconnectedness among accounting, culture, language, and stakeholders’ interests in the context of developing countries, especially Indonesia. Our results indicate that there is an interdependence among the stakeholders (regulator, auditor, user, preparer, and higher education institutions) in which there is no party that can individually ensure the successfulness of the IFRS implementation. Synergistic, long-term oriented collective efforts among those parties are required since they all have internal constraints that can inhibit the implementation. In addition, culture (including language) exacerbates the problems and, hence, require long-term, strategic responses in macro level. Finally, this study suggests seven propositions conditioning the effectiveness of IFRS implementation in a national context.Keywords: IFRS, PSAK, language, culture, Indonesia---Studi ini mengkaji dinamika implementasi IFRS di Indonesia beserta tantangan-tantangan yang dihadapi oleh para pihak yang berkepentingan (stakeholders) dengan menggunakan paradigma penelitian interpretif-kualitatif. Wawancara mendalam, observasi, dan analisis dokumen digunakan selama proses pengumpulan data untuk kemudian hasilnya ditinjau silang melalui proses triangulasi. Secara lebih khusus, studi ini berusaha mengidentifikasi problematika yang muncul dalam implementasi tersebut dan bagaimana respons para stakeholders selama ini. Penulis berharap temuan yang diperoleh dapat memperkaya literatur tentang keterkaitan antara akuntansi, budaya, bahasa, dan kepentingan pihak-pihak yang terlibat di dalamnya dalam konteks negara berkembang, khususnya Indonesia. Temuan yang ada mengindikasikan hubungan saling tergantung di antara para stakeholders (regulator, auditor, pengguna, preparer, dan perguruan tinggi) di mana tidak ada satu pihak pun yang secara sendirian mampu menjamin keberhasilan implementasi tersebut. Upaya kolektif yang sinergis dan berorientasi jangka panjang diperlukan karena masing-masing pihak memiliki kendala internal yang dapat menghambat implementasi IFRS tersebut. Selain itu, faktor budaya (termasuk bahasa) juga memperumit masalah. Hal ini membutuhkan solusi jangka panjang yang bersifat strategis dalam tataran makro. Studi ini mengajukan tujuh proposisi yang mengondisikan efektivitas implementasi IFRS dalam sebuah konteks nasional.Kata kunci: IFRS, PSAK, bahasa, budaya, Indonesia
PENGARUH PREMANAGED EARNINGS DAN DIVIDEN YANG DIHARAPKAN TERHADAP PRAKTIK MANAJEMEN LABA Wibiksono, Rosalia Anita; Rudiawarni, Felizia Arni
Jurnal Akuntansi dan Keuangan Indonesia Vol 12, No 1 (2015)
Publisher : Departemen Akuntansi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (403.676 KB) | DOI: 10.21002/jaki.2015.01

Abstract

This study aims to determine whether the companies paying dividend in the previous year (payers) are more likely to perform earnings management than companies that do not (non-payers) in order to meet the expected dividend. The study also examines the impact of premanaged earnings and expected dividend on earnings management practices. Sample used in this research are manufacturing companies listed in Indonesia Stock Exchange in 2010-2012. The findings suggest that there is a significant negative relationship between premanaged earnings and discretionary accruals, and a significant positive relationship between the expected dividends and discretionary accruals. This study concludes that dividend is important determinant of earnings thresholds. However, dividend is not a unique motivation to perform earnings management.Keywords: earnings management, expected dividend, premanaged earnings, dividend thresholds---Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah perusahaan yang membayarkan dividen di tahun sebelumnya (payers) lebih cenderung melakukan manajemen laba daripada perusahaan yang tidak membayarkan dividen di tahun sebelumnya (non-payers) agar dapat memenuhi dividen yang diharapkan. Penelitian menguji bagaimana pengaruh premanaged earnings dan dividen yang diharapkan dengan praktik manajemen laba. Penelitian ini menggunakan sampel badan usaha manufaktur yang terdaftar di BEI periode 2010-2012 dengan menggunakan teknik purposive/judgement sampling. Temuan menunjukkan premanaged earnings berpengaruh negatif signifikan terhadap akrual diskresioner yang merupakan proksi dari manajemen laba. Penelitian ini menyimpulkan meskipun dividen yang diharapkan adalah salah satu penentu earnings threshold, namun dividen bukan menjadi unique motivation untuk melakukan manajemen laba.Kata kunci: manajemen laba, expected dividend, premanaged earnings, dividend thresholds
PENGARUH EARNINGS MANAGEMENT TERHADAP FUTURE PROFITABILITY TERKAIT DENGAN OWNERSHIP STRUCTURE, FIRM SIZE DAN CORPORATE GOVERNANCE PRACTICES Asmara, Ikhsan Yudha; Rudiawarni, Felizia Arni
Media Riset Akuntansi, Auditing & Informasi Vol 12, No 2 (2012): Agustus
Publisher : LEMBAGA PENERBIT FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS UNIVERSITAS TRISAKTI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (272.324 KB) | DOI: 10.25105/mraai.v12i2.604

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh earningsmanagement terhadap future profitability badan usaha yang bergerak di sektor manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia, dan bagaimana efek dari struktur kepemilikan, ukuran perusahaan, dan praktik corporate governance (yang diproksikan oleh audit quality, independent board member, dan audit committee) terkait dampak earnings management terhadap future profitability badan usaha sektor manufaktur yang terdaftar di BEI. Penelitian ini menggunakan sampel berupa perusahaan sektor manufaktur yang terdaftar di PT Bursa Efek Indonesia pada periode 2008-2010. Jumlah sampel yang digunakan pada penelitian ini adalah sebanyak 262 observasi. Metode pengambilan sampel yang digunakan adalah probability sampling – judgment/purposive sampling. Variabel independen yang digunakan pada penelitian ini adalah earnings management (diproksikan oleh CFO, NDAC, dan DAC), ownership structure (diproksikan oleh DFAM dan INST), firmsize, dan corporate governance practice (diproksikan oleh AUDIT, BOD, dan AUDCOM). Variabel dependen pada penelitian ini adalah future profitability yang diproksikan oleh variabel “EARNt+1 dan CFOt+1. Hasil dari penelitian ini adalah (1) earnings management terbukti memiliki pengaruh yang signifikan terhadap future profitability badan usaha sektor manufaktur. Pengaruh yang muncul berbeda tergantung pada proksi yang digunakan; (2) ownership structure ternyata tidak memiliki pengaruh terhadap perilaku earnings management terkait future profitability badan usaha sektor manufaktur; (3) firmsize tidak mempengaruhi perilaku earnings management terkait future profitability badan usaha sektor manufaktur; corporate governance practice secara keseluruhan tidak efektif dalam mempengaruhi perilaku earnings management terkait future profitability badan usaha sektor manufaktur.
HUBUNGAN EARNINGS , CASH FLOW, BANK RISK FACTORS DAN SIZE TERHADAP STOCK RETURNS PADA PERUSAHAAN PERBANKAN YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE 2010-2012 Setjoadi, Evelyn; Rudiawarni, Felizia Arni
CALYPTRA Vol 2 No 2 (2013): Calyptra : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya
Publisher : Perpustakaan Universitas Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh mengenai hubungan earnings, cash flow, bank risk factors dan size terhadap stock return. Objek penelitian adalah badan usaha yang bergerak di sektor industri perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2010-2012. Sektor industri perbankan dipilih karena memiliki market capital paling tinggi dan ada bank risk factors. Variabel dependen yang digunakan adalah stock returns sebagai proxy dari kinerja perusahan.Variabel independen adalah earnings, cash flow, bank risk factors yang terdiri dari interest rate risk factor (INTR), credit risk factor (CRR), liquidity risk factor (LIQR) dan solvency risk factor (SOLR) yang semuanya harus mempunyai nilai eigenvalues lebih dari 1,0. Selanjutnya sifat earnings dan size. Penelitian dilakukan dengan menggunakan regresi linier berganda. Hasil dari penelitian ini menunjukkan (1) baik earnings maupun cash flow tidak mempunyai hubungan yang signifikan terhadap perubahan stock returns; (2) bank risk factors juga tidak mempunyai hubungan yang signifikan dengan perubahan stock returns; (3) pada saat earnings bersifat transitory, cash flow tetap tidak mempunyai hubungan yang signifikan dengan perubahan stock returns; (4) size tidak mempunyai dampak pada hubungan earnings dan cash flow terhadap stock returns.