Articles

Found 5 Documents
Search
Journal : Journal of Mechaninal Engineering Education

KOMPETENSI MAHASISWA TEKNIK MESIN DIPLOMA 3 DAN RELEVANSI DENGAN DUNIA KERJA Sutrisno, Yohanes T.A.; Rohendi, Dedi; Permana, Tatang
Journal of Mechanical Engineering Education Vol 5, No 1 (2018): Juni
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (329.8 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kompetensi mahasiswa dan relevansi dunia kerja lulusan Program Studi Teknik Mesin D3 Konsentrasi Otomotif.  Kompetensi yang tertera pada Surat Keterangan Pendamping Ijazah adalah kompetensi mata kuliah dasar teknik mesin dan kompetensi mata kuliah dibidang otomotif yang minimal dimiliki oleh lulusan. Kompetensi ditinjau dari capaian pembelajaran mahasiswa dalam bidang dasar teknik mesin dan bidang otomotif dilihat dari beberapa mata kuliah yang tertera di SKPI. Relevansi  dunia kerja yang dimaksud adalah bidang kerja, dan jabatan lulusan di dunia kerja. Relevansi bidang kerja lulusan diukur dari deskripsi pekerjaan, jabatan dan bidang pekerjaan lulusan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survei deskriptif analitik dengan pendekatan kuantitatif. Penelitian ini dilakukan pada mahasiswa dan lulusan Program Studi Teknik Mesin D3 Konsentrasi Otomotif. Sampel diambil dengan teknik sampling purposive sebanyak 35 orang. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner dan dokumentasi.  Hasil penelitian ini diperoleh bahwa kompetensi mahasiswa sudah baik dengan persentase kompetensi mata kuliah dasar teknik mesin sebesar 72,2 % (baik), dan kompetensi mata kuliah bidang otomotif sebesar 82,7 % (baik). Sedangkan  relevansi dunia kerja lulusan di peroleh hasil 46% lulusan yang bekerja, 26% jabatan lulusan menjadi teknisi, dan relevansi bidang kerja dengan jurusan saat kuliah adalah sebesar 60,9 % sehingga bisa relevan dengan dunia kerja.
PENERAPAN INTEGRATED COURSE WARE KATUP PNEUMATIK UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MAHASISWA PADA MATA KULIAH PNEUMATIK DAN HIDROLIK D3 TEKNIK MESIN UPI Purnama, Gilang; Rohendi, Dedi; Purnawan, Purnawan
Journal of Mechanical Engineering Education Vol 2, No 2 (2015): Desember
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (439.24 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran peningkatan dan perbedaan peningkatan hasil belajar mahasiswa yang menggunakan integrated course ware (ICW) katup pneumatik  sebagai media interaktif maupun media tayang pada materi simbol dan cara kerja katup pneumatik dalam mata kuliah pneumatik dan hidrolik. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian  quasi experimental. Desain penelitian yang digunakan yaitu pre-test and post-test group design. Peningkatan hasil belajar dinyatakan dalam N-Gain yang dihitung berdasarkan hasil pre-test dan post-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan media pembelajaran animasi, yang menggunakan ICW katup pneumatik sebagai media interaktif maupun media tayang dapat meningkatkan hasil belajar pada materi simbol dan mekanisme katup pneumatik. Rata-rata peningkatan hasil belajar mahasiswa yang menggunakan ICW katup pneumatik sebagai media interaktif berkategori rendah, sedangkan rata-rata peningkatan hasil belajar mahasiswa yang menggunakan ICW katup pneumatik sebagai media tayang berkategori sedang. Jadi, dapat dinyatakan bahwa penggunaan ICW katup pneumatik sebagai media tayang memberikan peningkatan hasil belajar mahasiswa yang lebih baik dibandingkan dengan mahasiswa yang menggunakan ICW katup pneumatik sebagai media interaktif pada materi simbol dan cara kerja katup pneumatik.
PENERAPAN MEDIA PEMBELAJARAN MODUL ELEKTRONIK UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN TEKNOLOGI MEKANIK Hafsah, Nandya RJ; Rohendi, Dedi; Purnawan, Purnawan
Journal of Mechanical Engineering Education Vol 3, No 1 (2016): Juni
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (354.523 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa yang menggunakan e-modul dan modul cetak serta mengetahui terdapat atau tidaknya perbedaan peningkatan hasil belajar siswa antara kelompok yang menggunakan e-modul dengan kelompok yang menggunakan modul cetak. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode quasi eksperiment dengan desain penelitian nonequivalent control group design. Pada penelitian ini dilakukan pre-test dan post-test untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa. Peningkatan hasil belajar siswa tersebut dinyatakan dengan N-Gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua media pembelajaran yang digunakan dapat meningkatkan hasil belajar siswa, dimana nilai rata-rata N-Gain untuk kedua kelompok memiliki kriteria sedang. Tidak terdapat perbedaan peningkatan hasil belajar siswa antara kelompok yang menggunakan e-modul dengan kelompok yang menggunakan modul cetak.
PENGGUNAAN MEDIA ANIMASI UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA KOMPETENSI DASAR MENGGUNAKAN ALAT UKUR BERSKALA DI SMK Fauzi, Faris; Rohendi, Dedi; Yayat, Yayat
Journal of Mechaninal Engineering Education Vol 1, No 1 (2014): Juni
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (520.502 KB)

Abstract

ABSTRAKTujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa yang menggunakan media animasi dan respon siswa mengenai penggunaan media animasi pada proses pembelajaran. Metode penelitian yang digunakan yaitu kuasi eksperimen, dengan subjek penelitian 30 orang siswa dari dua kelas berbeda yaitu kelas X-A dan kelas X-B yang diambil secara purposive sampling. Instrumen yang digunakan yaitu pretest, posttest, angket, dan lembar judgement. Hasil uji prasyarat untuk pretest, posttest menunjukkan kedua kelas homogen, dan berdistribusi normal. Hasil pengujian hipotesis pada kelas kontrol didapat rata-rata N-Gain= 0,19 yang berada pada kategori rendah, sedangkan pada kelas eksperimen rata-rata N-Gain= 0,58 yang berada pada ketegori sedang. Uji hipotesis dengan menggunakan uji-t diperoleh pembelajaran dengan media animasi lebih baik daripada pembelajaran dengan handout, sedangkan untuk respon siswa didapat skor sebesar 87% yang berada pada kriteria tinggi.
PENGARUH PENGGUNAAN MULTIMEDIA ANIMASI PADA PEMBELAJARAN KOMPETENSI DASAR MEMPERBAIKI SISTEM STARTER TERHADAP PENINGKATAN HASIL BELAJAR SISWA SMK Maksudi, Heri; Wiharna, Ono; Rohendi, Dedi
Journal of Mechanical Engineering Education Vol 3, No 2 (2016): Desember
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (244.861 KB)

Abstract

ujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hasil belajar siswa pada kompetensi dasar memperbaiki sistem starter dengan menggunakan multimedia animasi, mengetahui hasil belajar siswa pada kompetensi dasar memperbaiki sistem starter dengan menggunakan media visual gambar diam dan mengetahui peningkatan hasil belajar siswa yang menggunakan multimedia animasi dengan siswa yang menggunakan media visual gambar diam. Penelitian ini dilakukan menggunakan metode quasi experiment dengan desain penelitian non-equivalent control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI TKR yang berjumlah 7 kelas dengan jumlah siswa 216 orang. Sampel penelitian ini diambil sebanyak dua kelas, yaitu kelas yang menggunakan multimedia animasi dan kelas yang menggunakan media visual gambar diam. Instrumen yang digunakan pada penelitian ini berupa soal pre test dan soal post test. Hasil pengolahan data penelitian ini diperoleh rata-rata hasil belajar siswa pada skor post test setelah menggunakan pembelajaran dengan multimedia animasi sebesar 83,54 dan rata-rata hasil belajar siswa pada skor post test setelah menggunakan pembelajaran dengan media visual gambar diam sebesar 72,80. Peningkatan hasil belajar siswa (N-Gain) yang menggunakan pembelajaran dengan multimedia animasi sebesar 0,67, sedangkan peningkatan hasil belajar siswa (N-Gain) yang menggunakan pembelajaran dengan media visual gambar diam sebesar 0,41. Kesimpulan penelitian ini bahwa peningkatan hasil belajar siswa yang menggunakan multimedia animasi lebih baik dari pada siswa yang menggunakan media visual gambar diam.