Ali Yunus Rohedi
Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Published : 12 Documents
Articles

Found 12 Documents
Search

Sensor Temperatur menggunakan Pandu Gelombang Slab Berbahan Polymethyl Methacrylate (PMMA) Sebagai Hasil Fabrikasi dengan Metode Spin Coating Hidayati, Yuni Nur; Yudoyono, Gatut; Rohedi, Ali Yunus
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 2, No 2 (2013)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (898.987 KB)

Abstract

Pandu gelombang slab difabrikasi dengan bahan pelapisnya menggunakan Polymethyl Methacrylate (PMMA) yang mempunyai indeks bias sebesar 1,4908. Substrat yang digunakan berupa akrilik dengan dimensi 9x12 mm2, dan memiliki indeks bias 1,49. Proses pembuatannya menggunakan metode Spin Coating dengan kecepatan putaran 1000 rpm dan 2000 rpm, waktu putarannya 60 detik serta dipanaskan pada temperatur 70 °C. Pengamatan ketebalan dilakukan dengan menyinari sampel dengan lampu Halogen sehingga didapatkan ketebalannya 9 µm dengan ketelitian hingga 2,27 µm/pixel. Selanjutnya pengamatan pengaruh pandu gelombang terhadap temperatur dilakukan dengan melewatkan sinar laser HeNe (panjang gelombang 0,6328 µm) pada lapisan melalui serat optik single-mode menuju lapisan tipis PMMA. Pengamatan dilakukan tiap kenaikan temperatur sebesar 0,5 °C. Hasil analisis didapatkan sensitivitas pengukuran temperatur dari sensor pandu gelombang slab sebesar 0,5 °C/pixel pada rentang yang optimal antara 32-37,5 °C.
Perambatan Pulsa Superluminal dalam Interaksi Four – Wave Mixing Pratama, Faisal Arisandi; Rohedi, Ali Yunus
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 2, No 1 (2013)
Publisher : Jurnal Sains dan Seni ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Analisa perambatan pulsa superluminal dalam Four-Wave Mixing telah dilakukan dengan tujuan mengetahui bagaimana bentuk pulsa Seed dan pulsa Conjugate berubah selama merambat dalam medium uap Rubidium, sehingga menjadikan pulsa tersebut superluminal atau kecepatannya melebihi cahaya. Membuktikan bahwa kondisi superluminal dari pulsa tersebut memiliki kebergantungan terhadap frekuensi. Mengetahui hubungan antara kondisi superluminal pulsa Seed dan Conjugate terhadap intensitas pulsa Seed yang digunakan. Analisa dan langkah perumusan untuk mendapatkan persamaan bentuk pulsa Seed dan Conjugate untuk proses tanpa FWM yaitu dengan menuliskan vektor gelombang bergantung frekuensi  yang berbentuk Lorentzian dalam deret Taylor, mensubtitusikannya kedalam persamaan gelombang medan listrik dari pulsa Seed dan Conjugate yang telah diubah dalam domain frekuensi melalui transformasi Fourier, dan mencari pemecahan  untuk proses tanpa FWM dan proses dengan FWM. Hasil perumusan dan perhitungan membuktikan bahwa pada proses tanpa FWM pulse peak advancement untuk pulsa Seed dan Conjugate terbukti bergantung pada frekuensi detuning yang menunjukkan seberapa superluminal pulsa tersebut, sedangkan pada proses dengan FWM, selain bersifat superluminal pulsa Seed dan Conjugate saling terkopel selama merambat dalam medium uap Rubidium.
Characterization of A Directional Coupler Waveguides Five Layers based on A Variation of The Electric Field in Two Border Area Wati, Farida; Rohedi, Ali Yunus; Pramono, Yono Hadi
IPTEK Journal of Proceedings Series Vol 1 (2014): International Seminar on Applied Technology, Science, and Arts (APTECS) 2013
Publisher : Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j20882033.v1i1.766

Abstract

Will be Analized the Effective Refractive Indeks with Electric Field Variations In Two Border Areas Layers To Design Vaweguide five layers, where the dispersion relation equation is getting through from the field equations in waveguides five layers. Wave guide five layer nonlinear structure is one of wave guide structure usually used model on design medium laser MQM and system path on device integrated optic. The composition consist of five layer usually used was L-NL-L-NL-L when L and LN as linear and non linear respectively. Will specifically examined the role of the Jacobian elliptic function Cn and Sn in the formulation of the dispersion relation to determine the type of guided modes in a nonlinear waveguide structure of five layers, which are based on the effective refractive index relation to the variation of the electric field at the boundary of two media waveguide region. There are 3 types of guided modes, namely mode symmetry, asymmetry, and antisimentri. The greater the effective refractive index is given, allowing more conditions for the value of the electric field . The dispersion equation shows a very flexible and general expression because it can be applied to the waveguides multilayer having symmetric or asymmetric structures
Fabrikasi Directional Coupler Serat Optik Multimode Samian, Samian; Pramono, Yono Hadi; Rohedi, Ali Yunus; Yudoyono, Gatut
Jurnal Fisika dan Aplikasinya Vol 4, No 2 (2008)
Publisher : Jurnal Fisika dan Aplikasinya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (131.568 KB) | DOI: 10.12962/j24604682.v4i2.955

Abstract

Telah dilakukan fabrikasi directional coupler simetri 2x2 dari bahan serat optik plastik (POF) step-index multimode dengan metode fused. Bahan untuk fabrikasi directional coupler adalah serat optik plastik multimode tipe FD-620-10 dengan diameter serat 1 mm. Fabrikasi dilakukan dengan cara memoles sepasang serat optik dengan panjang daerah interaksi kopling bervariasi dan lebar gap konstan, pasangan serat optik yang telah dipoles kemudian digabungkan. Fabrikasi menghasilkan empat buah directional coupler, salah satu directional coupler hasil fabrikasi parameternya memenuhi standar fabrikasi yaitu nilai ratio coupling 0,245 dengan toleransi dibawah 10% serta nilai excess loss lebih kecil dari 2 dB.
Penerapan Skema Modulasi Stabil Pada Penyelesaian Persamaan Diferensial Bernoulli Rohedi, Ali Yunus
Jurnal Fisika dan Aplikasinya Vol 3, No 1 (2007)
Publisher : Jurnal Fisika dan Aplikasinya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (203.398 KB) | DOI: 10.12962/j24604682.v3i1.960

Abstract

Penyelesaian persamaan diferensial Bernoulli (PD Bernoulli) secara tradisi selalu dilakukan melalui prosedur linierisasi dengan menggunakan fungsi transformasi Bernoulli. Pada makalah ini diperkenalkan teknik baru penyelesaian PD Bernoulli tanpa melibatkan prosedur linierisasi, yang didasarkan pada penerapan skema modulasi stabil. Penerapan metode yang dinamakan SMT (Stable Modulation Technique) atau teknik modulasi stabil tersebut dimulai dengan memecah PD Bernoulli atas bagian linier dan taklinier, kemudian menuliskan solusi bagian takliniernya dalam bentuk fungsi termodulasi yang nilai awalnya disamping diperankan sebagai suku amplitudo (A) juga dimodulasikan di dalam fungsi fasa F(A). Solusi eksak PD Bernoulli diberikan dalam formula AF(A), yang diperoleh setelah menggantikan solusi bagian linier ke dalam nilai awal fungsi termodulasi solusi bagian takliniernya. Pada paper ini dicontohkan penggunaan SMT pada penyelesaian PD Bernoulli untuk model penyimpanan energi magnet di dalam induktor.
Aplikasi Directional Coupler Serat Optik sebagai Sensor Pergeseran Pramono, Yono Hadi; Rohedi, Ali Yunus; samian, samian
Jurnal Fisika dan Aplikasinya Vol 4, No 2 (2008)
Publisher : Jurnal Fisika dan Aplikasinya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (232.712 KB) | DOI: 10.12962/j24604682.v4i2.956

Abstract

Telah dilakukan eksperimen directional coupler serat optik multimode hasil fabrikasi sendiri sebagai sensor pergeseran mikro berbasis teknik modulasi intensitas dengan teknik yang sederhana. Analisis performansi sensor menggunakan pendekatan berkas Gaussian. Eksperimen menggunakan sumber laser He-Ne (632,8 nm; 1 mW), detektor OPT-101 (Burr Brown) untuk mendeteksi perubahan daya optik akibat pergeseran obyek (cermin front silvered) serta mikrovoltmeter (Leybold) untuk membaca tegangan keluaran detektor. Pergeseran obyek dilakukan dengan resolusi 5 μm. Hasil eksperimen menunjukkan performansi sensor yang cukup baik, mampu mendeteksi pergeseran obyek sampai rentang 3,1 mm, daerah kerja sensor 0 - 1,3 mm dan sensitivitas sebesar 19,3 μW/mm.
Pembuatan dan Karakterisasi Antena Mikrostrip dengan Struktur Satu Feed Line Dipole Co-PlanarWaveguide dan dua patch untuk Repeater WIFI Dua Arah Susiloningsih, Esti; Pramono, Yono Hadi; Rohedi, Ali Yunus
Jurnal Fisika dan Aplikasinya Vol 5, No 2 (2009)
Publisher : Jurnal Fisika dan Aplikasinya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (88.506 KB) | DOI: 10.12962/j24604682.v5i2.952

Abstract

Antena Mikrostrip dengan struktur satu feed line dipole Co-Planar Waveguide dan dua patch untuk repeater wifi dua arah telah difabrikasi dan karakterisasi. Parameter-parameter fisis yang dikarakterisasi meliputi VSWR (Voltage Standing Wave Ratio), Return Loss, dan pola radiasi. Substrat yang digunakan untuk fabrikasi antena adalah FR4 dengan permitivitas relatif 4,47. Ukuran antena yang digunakan adalah 70 mm × 50 mm × 3 mm, dengan lebar feed line 3 mm, CPW 2 mm × 20 mm, dipole 4 mm × 30 mm, patch 20 mm × 70 mm. Hasil karakterisasi Network Analyzer tipe HP 8753ES pada frekuensi kerja 2,460 GHz adalah return loss -23,68 dB,dan VSWR 1,140. Nilai VSWR yang mendekati 1 pada frekuensi kerja tersebut menunjukkan bahwa daya masukan ditransmisikan hampir keseluruhan ke udara dengan porsi kecil yang di refleksikan balik ke dalam osilator/generator pulsa. Sedangkan return loss yang dihasilkan antena < -15 dB berada rentang nilai yang dapat diterima untuk komunikasi dua arah.
Fabrikasi dan Karakterisasi Antena Mikrostrip Loop Co-Planar Waveguide dua Lapis Substrat untuk Komunikasi C-Band dan Ku-Band Rahayu, Erni Maryati; Pramono, Yono Hadi; Rohedi, Ali Yunus
Jurnal Fisika dan Aplikasinya Vol 5, No 2 (2009)
Publisher : Jurnal Fisika dan Aplikasinya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (218.031 KB) | DOI: 10.12962/j24604682.v5i2.939

Abstract

Antena Mikrostrip Loop Co-Planar Waveguide dua lapis substrat untuk aplikasi komunikasi C-Band dan Ku-Band telah difabrikasi dan karakterisasi. Parameter-parameter fisis yang dikarakterisasi meliputi VSWR (Voltage StandingWave Ratio), return loss, dan impedansi. Substrat yang digunakan untuk fabrikasi antena pada penelitian ini adalah FR4 dengan permitivitas relatif 4,47. Penentuan dimensi antena dilakukan menggunakan fasilitas Tool Box perancangan Antena yang tersedia di Laboratorium Opto-Elektronika Jurusan Fisika FMIPAITS. Ukuran antena yang difabrikasi adalah 42 mm × 49 mm × 3 mm, dengan feed line 5 mm × 13 mm, CPW 3 mm × 13 mm, loop 11 mm × 19 mm, patch 7 mm × 12 mm, dan slot 20 mm × lebar 7 mm. Hasil karakterisasi Network Analyzer tipe HP 8753ES pada frekuensi kerja 3,698 GHz adalah return loss -34,021 dB, VSWR 1,041, dan impedansi 52,031, sedangkan untuk pada frekuensi kerja 5,585 GHz adalah return loss -24,893 dB, VSWR 1,121, dan impedansi 56,037. Nilai VSWR yang mendekati 1 pada kedua frekuensi kerja tersebut menunjukkan bahwa daya masukan ditransmisikan hampir keseluruhan ke udara dengan porsi kecil yang direfleksikan balik ke dalam osilator/generator pulsa. Sedangkan return loss yang dihasilkan antena <-15 dB berada pada rentang nilai yang dapat diterima untuk aplikasi komunikasi C-Band dan Ku-Band, hal ini didukung dengan nilai impedansinya yang mendekati impedansi karakteristik ideal 50.
Formulasi Analitis Tetapan Propagasi Efektif Modus TE untuk Directional Coupler Linier Diturunkan dengan Metode Matrik Karakteristik Lapis Jamak Rohedi, Ali Yunus; Yudoyono, Gatut; Suryadi, Suryadi; Rubiyanto, Agus
Jurnal Fisika dan Aplikasinya Vol 1, No 2 (2005)
Publisher : Jurnal Fisika dan Aplikasinya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (479.605 KB) | DOI: 10.12962/j24604682.v1i2.1005

Abstract

Parameter terpenting untuk menentukan panjang kopling dan formula propagasi medan directional coupler adalah nilai tetapan propagasi efektif medan moda simetri dan moda asimetri. Pada makalah ini dilaporkan formulasi tetapan propagasi efektif dimaksud untuk cahaya modus TE (transverse electric) yang terpandu dalam directional coupler linier dalam bentuk analitis. Formulasi analitis diturunkan dengan menggunakan metode matrik karakteristik pandu gelombang berlapis jamak, dan berlaku untuk kedua moda simetri dan asimetri, baik untuk struktur directional coupler simetri maupun asimetri.
Analisis Directional Coupler Sebagai Pembagi Daya untuk Mode TE Rubiyanto, Agus; Waluyo, Agus; Prajitno, Gontjang; Rohedi, Ali Yunus
Jurnal Fisika dan Aplikasinya Vol 2, No 1 (2006)
Publisher : Jurnal Fisika dan Aplikasinya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (578.166 KB) | DOI: 10.12962/j24604682.v2i1.983

Abstract

Directional coupler merupakan piranti optik yang tersusun atas dua pandu gelombang sejajar dengan salah satu fungsinya sebagai pembagi daya. Parameter utama pembagian daya ini adalah panjang kopling (Lc), yang diselesaikan menggunakan persamaan matrik karakteristik lapis jamak. Jenis film yang digunakan adalah planar graded index berprofil sech2 dengan peningkatan indeks bias 0,07, untuk panjang gelombang 1,33 μm. Pembagian daya optik antar kanal bisa terjadi dengan memvariasi panjang kopling. Untuk jarak gab 1,5 μm pada Z=232 μm semua daya dipindah ke kanal kedua, sedangkan pada Z=174 μm, perbandingan daya antara kanal satu dan kanal dua adalah 25 berbanding 75. Untuk pembagi daya dengan keluaran yang sama antar kanal, dibutuhkan panjang interaksi sebesar 116 μm. Pada panjang interaksi sebesar 58 μm, daya pada kanal pertama tiga perempat dari daya masukan, seperempat sisa dayanya ditransmisikan ke kanal kedua.