Articles

Found 18 Documents
Search

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BAS Nurhidayati, Aryanti; Agustin, Rima Sri; Adi S, Taufiq Lilo; Roemintoyo, Roemintoyo; Murtiono, Eko Supri
Jurnal Ilmiah Pendidikan Teknik dan Kejuruan (JIPTEK) Vol 6, No 1 (2013): Jurnal Pendidikan Teknik Kejuruan
Publisher : Jurnal Ilmiah Pendidikan Teknik dan Kejuruan (JIPTEK)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (11.089 KB)

Abstract

ABSTRAK Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi mempengaruhi hampir seluruh kehidupan manusia di berbagai bidang. Untuk dapat menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi, maka kualitas sumber daya manusia harus ditingkatkan melalui peningkatan mutu pembelajaran. Pendidikan tidak hanya bertujuan memberikan materi pelajaran tetapi lebih menekankan bagaimana mengajak mahasiswa untuk menemukan dan membangun pengetahuannya sendiri sehingga mahasiswa dapat mengembangkan kecakapan hidup (lifeskill) dan siap untuk memecahkan masalah yang dihadapi dalam kehidupan. Kurikulum  Berbasis  Kompetensi (KBK)  menghendaki situasi belajar yang alamiah, yaitu mahasiswa belajar dengan sungguh-sungguh dengan cara mengalami dan menemukan sendiri pengalaman belajarnya. Situasi pembelajaran sebaiknya dapat menyajikan aplikasi nyata,  masalah yang autentik dan  bermakna yang dapat menantang mahasiswa untuk memecahkannya. Salah satu model pembelajaran yang dapat diterapkan adalah pembelajaran berdasarkan masalah atau Problem Based Instruction (PBI). Oleh karena itu penelitian ini dilakukan untuk mengetahui seberapa jauh model pembelajaran PBI dapat meningkatkan keaktifan, kemandirian disamping ketuntasan belajar mahasiswa.Penelitian berlangsung di prodi Pendidikan Teknik Bangunan FKIP UNS Surakarta selama 6 bulan efektif. Subjek penelitian ini adalah mahasiswa prodi Pendidikan Teknik Bangunan Semester V yang mengikuti mata kuliah Teknik Pondasi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian tindakan kelas (PTK) atau lesson study. Data dikumpulkan melalui observasi objek, portofolio pengerjaan tugas dan angket.Berdasar hasil analisis penelitian penerapan pembelajaran Problem Based Instruction menunjukan bahwa model Problem Based Instruction dapat diterapkan pada Mata Kuliah Teknik Pondasi. Kegiatan pembelajaran Problem Based Instruction, telah berhasil meningkatkan kemandirian dalam mengkonstruksi pengetahuannya dalam rangka pencapaian kompetensi dasar, keaktifan mahasiswa mengalami peningkatan walaupun tidak signifikan, dan ketuntasan belajar mahasiswa tercapai yang ditunjukkan tidak hanya dari hasil belajar, tetapi juga proses pembelajaran sudah terpusat pada mahasiswa (student centered). Pembelajaran Problem Based Instruction yang dilaksanakan, menurunkan jumlah mahasiswa yang mempunyai score di bawah rata-rata kelas dari 63% menjadi hanya 47% yang mempunyai score di bawah rata-rata kelas dan meningkatkan nilai rerata hasil belajar dari 78,6 menjadi 78,85. Kata kunci: Problem Based Instruction, kemandirian, keaktifan 
MANAJEMEN KULTUR SEKOLAH (Konsep, Operasional, dan Temuan-Temuan Penelitian Roemintoyo, Roemintoyo
Jurnal Ilmiah Pendidikan Teknik dan Kejuruan (JIPTEK) Vol 6, No 2 (2013): Jurnal Pendidikan Teknik dan Kejuruan
Publisher : Jurnal Ilmiah Pendidikan Teknik dan Kejuruan (JIPTEK)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (11.089 KB)

Abstract

ABSTRAKKultur (budaya) organisasi melekat pada oganisasi. Kultur merupakan pandangan hidup yang diakui bersama oleh suatu kelompok masyarakat yang mencakup cara berfikir, perilaku, sikap, nilai yang tercermin baik dalam ujud fisik maupun abstrak. Kultur sekolah dalam suatu lingkungan pendidikan sangat dipengaruhi oleh kepemimpinan kepala sekolah. Perwujudan kultur sekolah perlu diusahakan kondisi yang mendukungnya, yaitu: kepemimpinan/keteladanan, dan bimbing­an terhadap setiap anggota agar mampu meningkatkan semangat kerja dan rasa bangga akan korpnya. Nilai, moral, sikap dan perilaku siswa tumbuh berkembang selama waktu di sekolah, dan perkembangan me­reka tidak dapat dihindarkan dipengaruhi oleh struktur dan kultur se­kolah serta oleh interaksi mereka dengan aspek/komponen di sekolah. Kata kunci: manajemen, kultur sekolah, konsep dan operasional. 
SUPERVISI PENGAJARAN UNTUK MENINGKATKAN PROFESIONALISME GURU DI SEKOLAH DASAR (Studi Multikasus di SD Laboratorium Sumber Ilmu,SDN Sekar Arum I, SDK Sang Surya, San SON Madukoro VI, Malang) Roemintoyo, Roemintoyo
Jurnal Ilmiah Pendidikan Teknik dan Kejuruan (JIPTEK) Vol 6, No 1 (2013): Jurnal Pendidikan Teknik Kejuruan
Publisher : Jurnal Ilmiah Pendidikan Teknik dan Kejuruan (JIPTEK)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (11.089 KB)

Abstract

ABSTRAK Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan program supervisi pengajaran untuk meningkatkan profesionalisme guru di sekolah dasar. Temuan penelitian menunjukkan bahwa dalam rangka meningkatkan profesionalisme guru, Kepala Sekolah melalui supervisi pengajaran melaksanakan upaya-upaya sebagai berikut: melaksanakan kunjungan kelas, monitoring KBM, rapat dewan guru, pembinaan secara individu maupun kelompok, bacaan profesional, studi lanjut, mengikutkan guru dalam KKG, penataran/lokakarya/seminar, sharing dan diskusi antar guru, guru dengan kepala sekolah, guru dengan pengawas. Kata kunci: supervisi pengajaran, profesionalisme guru, kepala sekolah.
DESIGNING VIDEO LEARNING TO DRAW SIMPLE HOUSE DOOR IN CAD DUA DIMENSI SUBJECT OF PENDIDIKAN TEKNIK BANGUNAN SEBELAS MARET UNIVERSITY Rahmadi, Didik; Setiawan, Abdul Haris; Roemintoyo, Roemintoyo
Pendidikan Teknik Bangunan Vol 2, No 2 (2013): Jurnal Pendidikan Teknik Bangunan
Publisher : Pendidikan Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (220.756 KB)

Abstract

ABSTRACTThis research aims to ascertain how to make appropriate learning video as an instrument in CAD Dua Dimensi, including how to make that video and to ascertain the influence towards student’s grades in CAD Dua Dimensi subject of Pendidikan Teknik Bangunan Sebelas Maret University.This research was considered as a research and development (R & D) that was done at Pendidikan Teknik Bangunan Sebelas Maret University. The research’s steps consist of three steps, namely preliminary study, developing design models, and validity of models. 1) Preliminary study was done with descriptive qualitative approach for analyzing necessities of media; 2) Developing design models were done with descriptive approach, namely: a) Making video that consists of three steps, pre-production, production, and post-production. Camtasia Studio 7 was used for making video, then used Adobe Flash CS5 for combining video; b) Trial processing, video was validated by a media expert, a contents expert, and a instructive expert to measured in ratting scale that used for examining appropriateness of media before testing users (alpha testing). Adequate video was tested with experimental method, limited tested and field tested in this method (beta testing) to ascertain the advantage media for users. The data was taken by ratting scale; 3) Summatif testing was used for known the effectiveness of using video towards student’s grades. This step was did by purposive sampling in this experiment, with pre test and post test. The data was analyzed by t-test.The conclution of this research that the video was appropriate for learning according three aspects, 1) Contents, 83% (very good); 2) Instructive, 81% (very good); 3) Media, 81% (very good); 4) The advantage of video, in pre-test 72.58%, in post-test 85.71%; 5) The student’s score especially for drawing simple house door get -5.66 using t-test, the average for pre-test 68.2 and post-test 75.67, the improvement of learning that use video is recomended as an innovation in learning process. This research had some weakness, 1) the process of making media needed long time, the subject only in one odd semester; 2) making perfect of media that used. This research as a motivation to develop learning media in education and as a reference for next researching in institute or other subject. This research must be focus in duration, so the the subtances of subject can reach  comprehensively and the learning motivation increase well. Keyword: Learning Media, Learning Video, Simple House Door, CAD 2 Dimensi, Camtasia Studio 7, Adobe Flash CS5
PENERAPAN METODE DEMONSTRATION DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PADA PEMBELAJARAN PRAKTEK PASANGAN BATUBATA KELAS X TKBB SMK NEGERI 2 SURAKARTA Nugroho, Trie Aji; Roemintoyo, Roemintoyo; Agustin, Rima Sri
Pendidikan Teknik Bangunan Vol 5, No 5 (2014): Jurnal Pendidikan Teknik Bangunan
Publisher : Pendidikan Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACT AJI TRIE NUGROHO. K1506053. APPLICATION THE METHOD OFDEMONSTRATION TO IMPROVE LEARNING OUTCOMES IN BRICKINSTALLATION PRACTICE IN GRADE X TKBB SMK 2 Surakarta. Paper, Surakarta: School of Teacher Training and Education, Sebelas Maret University of Surakarta, November 2013. The purpose of this study are: (1) To improve learning outcomes and mastery learning grade X TKBB SMK Negeri 2 Surakarta by applying the method of demonstration in teaching of PDKB subjects particularly in bricks practice. This study is classroom action researches, which are conducted in two cycles, the first cycle begins with the identification of existing problems in the classroom, the planning such as preparation steps learning through the application the method of demonstration, action, observation, evaluation, and reflection to act on the second cycle. The subjects were students of grade X TKBB Building Skills Program SMK Negeri 2 Surakarta academic year 2012/2013. Data obtained through the cognitive observation, affective and psychomotor learners, interviews, observation learners, first cycle and second cycle cognitive tests. The data analysis used qualitative descriptive analysis techniques. Based on the results of the study, showed that the application the method of demonstration can improve learning outcomes of students of grade X TKBB SMK Negeri 2 Surakarta academic year 2012/2013 in the learning of Building Construction Basic Works (PDKB). It can be seen from the results of research. In this classroom action research resultsof cognitive learning percentage is 61.8%, and 91.4% in the second action; For affective and psychomotor outcomes in the readiness of learners in subjects receiving the first cycle (67.64%) and second cycle 80.14%), active learners in subjects following the first cycle (63.32%) and second cycle (80.14%); participation of learners in subjects receiving the first cycle (66.17%) and second cycle (78.67%); mastery learning first cycle (69.85%) and second cycle (79.41 %); ability to conduct demonstration first cycle (70.58%) and second cycle (80.88%); activity in the first cycle of interaction and discussion (67.64%) and second cycle(80.14%); communicating observations and experiments first cycle (67.64%) and second cycle (79.41%); clarity in expressing ideas/concept of the first cycle (69.85%) and second cycle (77.20%); ability learners in comparing learning with real life first cycle (69.11%) and second cycle (81.61%); ability to solve problems first cycle (69.58%) and second cycle (80.14%); comparing the results of discussion first cycle (65.44%) and second cycle (80.88%). The conclusion of this research is the application method of demonstration on learning bricks installation practice can improve learning outcomes of students of grade X TKBB Building Skills Program SMK N 2 Surakarta academic year 2012/2013.
IMPLEMENTASI ISO 9001:2000 PADA SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN Roemintoyo, Roemintoyo
Paedagogia, Jurnal Penelitian Pendidikan Vol 15, No 1 (2012)
Publisher : Paedagogia, Jurnal Penelitian Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research aims to describe: (1) background implemented quality management system ISO 9001: 2000 in SMK, (2) the process of implementing a quality management system implementation in vocational school, (3) SMK’s efforts to maintain the certificate, (4) the impact of the arise after the implementation of quality management system of institutions (5) conditions after the implementation of quality culture. This study uses a phenomenological qualitative approach with multi-case study design. Katus used in this study is SMKN 2 Surakarta, SMK Pangudi Luhur Leonardo Klaten, and SMK Muhammadiyah I Sukoharjo. Conclusions of this study is the background of the third implementation of ISO 9001:2000 SMK studied had variation, several reasons have similarities and differences. These reasons is a form of desire or top management ideals. Equation of the implementation process has the steps of the same subject. The main difference in the different policy on sertificator institution (third party). SMK implementation process is an attempt to implement a plan that has been the focus of the discipline established with the help of institutions by implementing PDCA sertificator (Plant Do Chek Act). This is the third that SMK implement the ISO quality management system can implement sustainable development (continuous improvement). The third effort in maintaining a studied SMK ISO 9001:2000 certification that has been gained has much in common. Basically an attempt to maintain the ISO certificate in vocational school is to always try to keep his “promise” SMK in ISO quality documents, carry out continuous improvement and implementation of surveillance activities of the institution periodically sertificator ISO. Impacts arising from the implementation of ISO 9001:2000 to the three SMK has positive and negative impacts. While developing a quality culture in all three studied SMK is still in a state of being.
PENERAPAN MODEL KOOPERATIF TIPE STAD DENGAN BANTUAN MEDIA KOMPONEN BANGUNAN PADA MATA PELAJARAN RAB DALAM UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS X TGB B SMK NEGERI 2 SUKOHARJO (Menggunakan Desain Dick and Carey) Ermayanti, Dewi; Roemintoyo, Roemintoyo; Sunarsih, Ernawati Sri
Pendidikan Teknik Bangunan Vol 6, No 6 (2015): Jurnal Pendidikan Teknik Bangunan
Publisher : Pendidikan Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (78.083 KB)

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) Peningkatan hasil belajar siswasetelah menggunakan model kooperatif tipe STAD dengan bantuan media komponenbangunan. 2) Efektivitas belajar siswa setelah menggunakan model kooperatif tipe STADdengan bantuan media komponen bangunan. Penelitian ini merupakan penelitian tindakankelas (Action Research) model siklus. Penelitian ini dilaksanakan dalam 2 siklus. Subyekpenelitian adalah siswa kelas X TGB B SMK Negeri 2 Sukoharjo Tahun Ajaran 2013/2014.Sumber data diperoleh melalui tes, observasi, wawancara dan dokumentasi. Triangulasidata digunakan untuk menjaga validitas data, sedangkan untuk teknik analisis datadigunakan teknik analisis interaktif. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan: 1) Hasil belajar siswa mengalami peningkatan setelah mengikuti pembelajaran menggunakanmodel kooperatif tipe STAD dengan bantuan media komponen bangunan. 2) Efektivitasbelajar siswa pada saat pembelajaran berjalan dengan efektif.Kata Kunci : media komponen bangunan, kooperatif, stad, hasil belajar 
IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN BERBASIS KURIKULUM 2013 PADA PROGRAM KEAHLIAN TEKNIK BANGUNAN (Studi Kasus di SMK Negeri 2 Surakarta untuk Mata Pelajaran Gambar Teknik) Anggoro, Giri; Roemintoyo, Roemintoyo; Thamrin, AG
Pendidikan Teknik Bangunan Vol 6, No 6 (2015): Jurnal Pendidikan Teknik Bangunan
Publisher : Pendidikan Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (290.443 KB)

Abstract

Implementasi Pembelajaran Berbasis Kurikulum 2013 Pada Program Keahlian Teknik Bangunan. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui (1) Kondisi implementasi Kurikulum 2013 (2) Tingkat pemahaman guru mata diklat dalam implementasikan Kurikulum 2013, (3) Faktor pendukung dan penghambat dalam implementasi Kurikulum 2013, (4) Upaya yang dilakukan program keahlian dalam implementasi Kurikulum2013 pada mata diklat Gambar Teknik SMK N 2 Surakarta. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, dengan metode penelitian kualitatif deskriptif. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah snowball, Teknik analisis data mengunakan Miles and Huberman. Dan validitas data yang digunakan adalah triangulasi sumber dan triangulasi data. Hasil penelitin ini adalah: (1) Kondisi implementasi kurikulum 2013 secara informasi, sosialisasi, kondisi, dan supervisi belum dikategorikan baik dan perlu adanya perbaikan dan pengembangan (2) Tingkat pemahaman terdiri dari tiga fungsi manajerial diantaranya adalah perencanaan, pelaksanaa, dan penilaian pembalajaran dilihat dari ketercapaian indikator dapat dikategorikan baik dan sesuai dengan Permendikbud (3) Faktor pendukung diperoleh lewat pendampigan kurikulum 2013 kelompok C Direktorat Pembinaan SMK, Faktor penghambat berasal kedisiplinan guru, pembagian jam pembelajaran yang belum evektif, serta penyusunan administrasi yang terlalu banyak. (4) Upaya apa yang dilakukan dalam mengimplementasikan pembelajaran kurikulum 2013 adalah memaksimalkan prasarana pembelajaran, penyiapan dan pembinaan guru, serta penyediaan buku mata pelajaran.Kata Kunci : Implementasi, Pembelajaran, Kurikulum 2013.  
HUBUNGAN MEDIA PEMBELAJARAN, PERAN ORANG TUA DAN LINGKUNGAN BELAJAR DENGAN PRESTASI BELAJAR PADA SISWA KELAS X RUMPUN BANGUNAN SMK NEGERI 1 BENDO MAGETAN TAHUN PELAJARAN 2012/2013 Pranadi, Antok D; Roemintoyo, Roemintoyo; Budhi, Bambang S
Pendidikan Teknik Bangunan Vol 6, No 6 (2015): Jurnal Pendidikan Teknik Bangunan
Publisher : Pendidikan Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (163.646 KB)

Abstract

Antok Dian Pranadi. HUBUNGAN MEDIA PEMBELAJARAN, PERAN ORANG TUA DAN LINGKUNGAN BELAJAR DENGANPRESTASI BELAJAR PADA SISWA KELAS X RUMPUN BANGUNAN SMK NEGERI 1 BENDO MAGETAN TAHUN PELAJARAN 2012/2013. Skripsi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sebelas Maret Surakarta. Maret 2014.Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui ada tidaknya hubungan positif yang signifikan antara : (1) Media pembelajaran dengan prestasi belajar, (2) Peran orang tua dengan prestasi belajar, (3) Lingkungan belajar dengan prestasi belajar, (4) Media pembelajaran, peran orang tua dan lingkungan belajar dengan prestasi belajar.Penelitian ini mengambil lokasi di SMK N 1 Bendo, Kabupaten Magetan.Metode yang digunakan adalah metode deskriptif kuantitatif dengan populasi siswa kelas X tahun ajaran 2012/2013 rumpun bangunan yang berjumlah 68 siswa. Sampel yang digunakan sebanyak 50% dari keseluruhan populasi yaitu 34 siswa yang terbagi dalam dua kelas. Teknik sampling yang digunakan adalah Simple Random Sampling. Metode pengumpulan data dengan angket dan dokumentasi. Teknik analisis data yang dipakai menggunakan analisis statistik dengan Product Moment Pearson Correlation untuk uji validitas, untuk uji reliabilitas menggunakan metode Alpha Cronbach’s, sedangkan teknik analisis data dengan menggunakan regresi ganda.Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa : (1) Ada hubungan yang positif signifikan antara media pembelajaran dengan prestasi belajar dapat diterima. Hal ini terbukti dari hasil pengujian hipotesis diperoleh nilai fhitung 1,820pada taraf signifikansi (p) sebesar 0,079 kurang dari ftabel  0,10. (2) Ada hubunganyang positif signifikan antara peran orang tua dengan prestasi belajar dapat diterima. Hal ini terbukti dari hasil pengujian hipotesis diperoleh nilai fhitung  2,090pada taraf signifikansi (p) sebesar 0,045 kurang dari ftabel  0,10. (3) Ada hubungan yang positif signifikan antara lingkungan belajar dengan prestasi belajar dapat diterima. Hal ini terbukti dari hasil pengujian hipotesis diperoleh nilai fhitung 2,397pada taraf signifikansi (p) sebesar 0,029 kurang dari ftabel  0,10. (4) Ada hubungan yang positif signifikan antara media pembelajaran, peran orang tua dan lingkungan belajar dengan prestasi belajar dapat diterima. Hal ini terbukti dari hasil pengujian hipotesis diperoleh nilai fhitung  13,573pada taraf signifikansi (p) sebesar 0,000 kurang dari ftabel  0,10.Kesimpulan penelitian ini adalah ada hubungan positif signifikan antara media pembelajaran, peran orang tua dan lingkungan belajar dengan prestasi belajar dapat diterima pada siswa Kelas X Rumpun Bangunan SMKN 1 Bendo Tahun Ajaran 2012/2013. Kata Kunci : Media Pembelajaran, Peran Orang Tua, Lingkungan Belajar, Prestasi Belajar
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN ARCS (ATTENTION, RELEVANCE, CONFIDENCE, SATISFACTION) DAN ALAT PERAGA KOMPONEN BANGUNAN UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS X TGB A SMK NEGERI 2 SUKOHARJO Zeyn, Conietta Vyonella; Roemintoyo, Roemintoyo; Nurhidayati, Aryanti
Pendidikan Teknik Bangunan Vol 7, No 7 (2015): Jurnal Pendidikan Teknik Bangunan
Publisher : Pendidikan Teknik Bangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (10.972 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa pada mata pelajaran RAB dengan menerapkan model pembelajaran ARCS (Attention, Relevance, Confidence, Satisfaction) dan media komponen bangunan. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (Action Research) model siklus. Penelitian ini dilaksanakan dalam tiga siklus. Subjek penelitian adalah siswa kelas X TGB A SMK Negeri 2 Sukoharjo Tahun Ajaran 2013/2014. Sumber data diperoleh melalui identifikasi permasalahan yang ada dalam kelas dengan melakukan tindak pra siklus. Tahap siklus I dimulai dengan perencanaan berupa penyusunan langkah-langkah pembelajaran melalui penerapan model pembelajaran ARCS dan media komponen bangunan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi untuk tindakan siklus II dan siklus III. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan model pembelajaran ARCS dan media komponen bangunan mampu meningkatkan hasil belajar siswa.Kata kunci : media komponen bangunan, ARCS, hasil belajar.