Articles

Found 34 Documents
Search

Penerapan Algoritma Squeezer untuk Memberikan Rekomendasi Pilihan Lagu Berdasarkan Daftar Lagu yang Dimainkan pada Pemutar Mp3 Android

Jurnal Teknik ITS Vol 2, No 1 (2013)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (147.33 KB)

Abstract

Pada tulisan ini dibuat sebuah aplikasi pemutar mp3 pada perangkat Android dan juga layanan web yang terintegrasi menjadi sebuah sistem yang dapat memberikan rekomendasi lagu kepada penggunanya. Rekomendasi yang diberikan akan didasarkan pada  riwayat lagu yang sering didengarkan oleh pengguna. Untuk menghasilkan rekomendasi digunakan algoritma Squeezer. Algoritma Squeezer membantu dalam mengelompokkan riwayat lagu pengguna dan memberikan rekomendasi lagu baru yang mirip dengan kelompok riwayat lagu yang paling besar. Berdasarkan hasil pengujian yang dilakukan tingkat akurasi rekomendasi yang diberikan mencapai 80% serta mendapat respon yang baik dari pengguna.

MEMBANGUN HUBUNGAN ANTARA METRIK CHIDAMBER DAN KEMERER DENGAN KARAKTERISTIK EFISIENSI PADA ISO/IEC 9126-2 UNTUK APLIKASI SUMBER TERBUKA

JUTI: Jurnal Ilmiah Teknologi Informasi Vol 11, No 1, Januari 2013
Publisher : Teknik Informatika, ITS Surabaya

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Chidamber dan Kemerer menemukan metrik untuk mengukur kualitas sebuah perangkat lunak. Karakteristik efisiensi pada ISO/IEC 9126-2 merupakan karakteristik yang mudah diukur dengan angka. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya hubungan antara metrik Chidamber dan Kemerer dengan ISO/IEC 9126-2. Hal ini dilakukan dengan cara melakukan pengukuran metrik Chidamber dan Kemerer dan metrik ISO/IEC 9126-2 karakteristik efisiensi pada kode sumber dari aplikasi sumber terbuka yang berbasis Java SE. Hasil pengujian menunjukkan bahwa ada kaitan erat baik berbanding lurus maupun berbanding terbalik antara metrik Chimdamber dan Kemerer dengan metrik karakteristik efisiensi pada ISO/IEC 9126-2.

FACEBOOK APPS "IBUKREATIF" SEBAGAI WAHANA PEMBELAJARAN JARAK JAUH UNTUK IBU RUMAH TANGGA

JUTI: Jurnal Ilmiah Teknologi Informasi Vol 12, No 1, Januari 2014
Publisher : Teknik Informatika, ITS

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Facebook Apps IbuKreatif adalah sebuah aplikasi yang berjalan di atas Facebook, yang digunakan oleh para ibu rumah tangga untuk berbagi ilmu. Artikel ini memfokuskan pada pengembangan modul penggunaan data yang disimpan dalam basis data Moodle. Modul penggunaan data dari basis data Moodle digunakan untuk mempermudah aplikasi dalam melakukan kategorisasi dan pengaturan konten. Metode yang digunakan dalam pembuatan modul ini adalah dengan menyimpan data-data dari video detil dan foto detil yang diunggah oleh pengguna ke dalam basis data Moodle. Sedangkan data fisik video disimpan di dalam basis data Facebook. Hal ini dilakukan untuk mempermudah pengguna lain yang ingin mempelajari dan mengunduh video yang tersimpan pada basis data aplikasi. Modul penggunaan data dari basis data pada Moodle telah berhasil diimplementasikan dan diuji kebenaran fungsionalitasnya, dengan melakukan pengujian terhadap pengunduhan data dan kepuasan pengguna terhadap konten dari Facebook Apps IbuKreatif. Dari pengujian unduh video, jenis peramban yang digunakan tidak mempengaruhi kecepatan dari aplikasi untuk mengirimkan data kepada pengguna. Nilai kepuasan pengguna didapatkan dari hasil penyebaran formulir, didapatkan nilai 72% untuk rancangan antarmuka Facebook Apps IbuKreatif, dan 76% untuk kemudahan pengguna dalam mendapatkan informasi dari Facebook Apps IbuKreatif.

KUANTIFIKASI PENGARUH KLONING DAN KOMPLEKSITAS KODE TERHADAP CACAT PADA EVOLUSI PERANGKAT LUNAK

JUTI: Jurnal Ilmiah Teknologi Informasi Vol 11, No 2, Juli 2013
Publisher : Teknik Informatika, ITS Surabaya

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kloning adalah hal yang biasa dilakukan oleh seorang pengembang dalam mengembangkan sebuah perangkat lunak. Kloning dapat menyebabkan menurunnya tingkat perawatan (maintainability) sebuah perangkat lunak. Kloning membutuhkan perhatian yang besar, karena kurangnya perhatian terhadap kloning kode akan menimbulkan sebuah kondisi yang tidak konsisten. Kondisi tidak konsisten dapat menimbulkan cacat perangkat lunak. Selain itu, cacat perangkat lunak dapat ditimbulkan oleh atribut-atribut kode, antara lain adalah kompleksitas kode. Tujuan penelitian ini adalah mencari tahu nilai keterkaitan antara kloning kode, kompleksitas kode, dan LOC (Line of Code) terhadap kemungkinan terjadinya cacat (defect) perangkat lunak. Pencarian hubungan antara kloning, kompleksitas kode, dan LOC dengan cacat dilakukan dengan pendekatan statistika. Regresi dan korelasi adalah metode yang digunakan untuk mencari keterkaitan antara beberapa hal. Penelitian ini menyimpulkan bahwa ketiga atribut kode (kloning, kompleksitas dan LOC) mempengaruhi terjadinya cacat pada perangkat lunak dengan nilai yang besar, yaitu 95%. Masing-masing atribut kode (kloning, kompleksitas dan LOC) memiliki pengaruh yang berbeda -beda. Kloning tidak selalu menjadi pencetus terjadinya cacat yang paling besar.

IMPLEMENTASI EDITOR MODEL DATA KONSEPTUAL DAN MODEL DATA FISIK DENGAN ROUND-TRIP ENGINEERING

JUTI: Jurnal Ilmiah Teknologi Informasi Vol 10, No 1, Januari 2012
Publisher : Teknik Informatika, ITS Surabaya

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Desain model basis data merupakan sebuah fase penting dalam pengembangan sebuah Aplikasi Sistem Informasi. Editor Model Data yang digunakan untuk melakukan desain basis data sangat diperlukan dalam dunia IT. Sebagian Editor yang ada saat ini belum menerapkan konsep round-trip engineering secara real time, sehingga perubahan yang terjadi pada satu data model membutuhkan event update untuk melakukan pembaharuan pada model data yang lainnya. Editor model data ini merupakan editor dengan round-trip engineering. Konversi bolak-balik dilakukan antara data model konseptual dan data model fisik. Editor ini dikembangkan dengan menggunakan C# .NET Framework dan implementasi desain pola pada Object Oriented. Dalam implementasi sebuah editor, yang merupakan bagian terpenting selain berjalannya seluruh fitur yang ada adalah tentang performa dan kenyamanan user ketika menggunakannya. Performa dan kenyamanan user menjadi penilaian tersendiri pada sebuah editor model data. Aplikasi yang dihasilkan diharapkan dapat digunakan untuk melakukan desain basis data dengan menerapkan metode konversi bolak-balik, sehingga tidak diperlukan proses perbaruan dari model data yang satu ke model data yang lain secara manual. Diharapkan dapat mengurangi satu proses update dan sinkronisasi dokumen perangkat lunak. Satu tahap mengurangi proses dalam pengembangan perangkat lunak, dan mempercepat dalam pengembangan.

MENGGALI METRIK YANG PENTING DALAM RANGKAIAN AKTIVITAS PERUBAHAN PERANGKAT LUNAK UNTUK MEMPREDIKSI BUG DENGAN ATURAN ASOSIASI

JUTI: Jurnal Ilmiah Teknologi Informasi Vol 12, No 1, Januari 2014
Publisher : Teknik Informatika, ITS

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam evolusi perangkat lunak terdapat rangkaian aktivitas proses perubahan yang kemudian oleh Nachiapan diformulasikan menjadi metrik-metrik yang mampu memprediksi bug secara presisi. Akan tetapi secara spesifik belum ditemukan seberapa besar pengaruh masing-masing metrik tersebut terhadap hasil prediksi sebuah bug. Penelitian ini mengusulkan pengukuran jumlah kemunculan metrik dengan kemunculan bug pada proyek eclipse. Sehingga dengan penelitian ini dapat diketahui metrik -metrik mana yang penting dalam prediksi kemunculan bug. Aturan asosiasi dalam penggalian data telah dipergunakan secara luas untuk menggali variabel-variabel saling terkait dalam sampel data. Metrik-metrik dalam proyek eclipse kemudian digali dengan aturan asosiasi untuk mendapatkan metrik yang muncul bersama bug. Hasil pengujian menunjukkan bahwa metrik Numberofchangeslate rata-rata kemunculannya sebesar 46,9%, sedangkan metrik Peopletotal muncul bersama bug rata-rata sebesar 43,57% dan metrik Numberofchangesearly memiliki kemunculan rata-rata 14% sehingga ketiga metrik tersebut merupakan metrik yang penting dalam memprediksi bug.

ANTARA: TESAURUS MULTIBAHASA BERBASIS KOMPONEN

JUTI: Jurnal Ilmiah Teknologi Informasi Vol 3, No 2 Juli 2004
Publisher : Teknik Informatika, ITS Surabaya

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tesaurus merupakan kosakata yang terkontrol yang telah banyak dipakai untuk pengindeksan dan pemahaman kata-kata. Pemakaian tesaurus memerlukan kelengkapan dan kecepatan oleh karena itu banyak dibuat program tesaurus versi offline dan online. Tugas akhir ini bertujuan membangun program tesaurus multibahasa manual yang lengkap terutama dalam hal pemasukan elemen-elemen tesaurus yang telah menjadi standard dalam pembangunan tesaurus yang bernama AntarA. Pembangunan tesaurus akan difokuskan pada arsitektur agar dapat dibuat pemisahan antara komponen utama dan bagian antar muka. Hal lain yang ikut diperhitungkan adalah menyangkut kegunaan ulang (reusability) dari komponen yang dibuat dan kecepatan akses pengguna dalam berbagai proses yang dilakukan program. Metodologi yang dipakai dalam penelitian ini adalah dengan mempelajari dan merancang basis data yang mendukung elemen-elemen tesaurus yaitu term, relasi, definisi dan presentasi. Selanjutnya dikembangkan tiga modul utama yaitu modul pencarian, modul editor dan modul manajer basis data. Modul pencarian berfungsi untuk mempresentasikan tesaurus dengan bermacam-macam tipe tampilan, modul editor berfungsi untuk modifikasi term, relasi dan definisi, sedangkan modul manajer basis data dibuat dalam bentuk komponen. Untuk pengisian data awal, dipakai data dari tesaurus UNESCO. Secara keseluruhan AntarA diimplementasikan dalam lingkungan Visual Studio .NET dengan sistem operasi Windows XP. Aplikasi telah diuji coba pada sistem sesuai dengan spesifikasi dan kebutuhan berdasarkan skenario yang dirancang sendiri untuk setiap modul AntarA. Hasil uji coba menunjukkan bahwa AntarA dapat diimplementasikan dengan baik, dengan demikian AntarA dapat dipakai sebagai tesaurus multibahasa digital. Kata Kunci: tesaurus, tesaurus multibahasa, tesaurus digital, presentasi tesaurus, komponen, relasi kata, relasi term, bahasa, kamus

QuickASP: PEMBANGKIT KODE PROGRAM ASP UNTUK APLIKASI BASIS DATA BERBASIS WEB

JUTI: Jurnal Ilmiah Teknologi Informasi Vol 6, No 1 Januari 2007
Publisher : Teknik Informatika, ITS

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam pembuatan sistem aplikasi basis data berbasis web, perancangan antarmuka pengguna (presentation layer) dan lapisan bisnis (bussiness layer) merupakan tahap yang dilalui setelah pemahaman terhadap kebutuhan pengguna sistem. Adanya pola atau keteraturan dalam implementasi tahap ini menyebabkan pengembangan sistem akan lebih efisien jika menggunakan suatu aplikasi yang dapat menghasilkan kerangka dasar aplikasi web dengan cepat untuk kedua lapisan tersebut dan bahkan beserta kode programnya. Pada penelitian ini telah diimplementasikan suatu perangkat lunak yang selanjutnya disebut QuickASP. QuickASP membangkitkan kode ASP untuk membangun  homepage otomatis. Untuk membangkitkan kode ASP, QuickASP membutuhkan komponen berupa basis data dan file Cascading Style Sheets (CSS). Proses awal yang dilakukan QuickASP dalam membangkitkan kode program ASP adalah membaca informasi basis data berupa tabel-tabel, nama field dan tipe data. Setelah itu QuickASP akan membangkitkan file-file ASP beserta file-file pendukungnya berdasarkan hasil pengaturan tampilan halaman web yang dilakukan oleh pengguna.Uji coba QuickASP dilakukan pada tiga jenis basis data yaitu Microsoft Access, Microsoft SQL Server, dan Oracle. Dari hasil uji coba tersebut, QuickASP terbukti dapat membangkitkan homepage otomatis beserta fungsi–fungsi yang disediakan untuk modifikasi record dan fungsi navigasi.Kata kunci: QuickASP, file cascading style sheets, kode program ASP.

MATAKULIAH "PROJEK PERANGKAT LUNAK" UNTUK MENGATASI KESENJANGAN TEORI DAN PRAKTIK PEMBANGUNAN PERANGKAT LUNAK

JUTI: Jurnal Ilmiah Teknologi Informasi Vol 2, No 2 Juli 2003
Publisher : Teknik Informatika, ITS Surabaya

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemajuan teknologi pada dekade kini menunjukkan bahwa pemanfaatan peralatan elektronika seperti personal komputer, pembangkit kontrol manufaktur, dan peralatan otomatisasi lainnya menjadi semakin penting dan dominan. Perangkat lunak sebagai komponen inti pada peralatan-peralatan tersebut menjadi semakin dominan posisinya di dalam mekanisme sistemnya. Kegiatan Rekayasa Perangkat Lunak (RPL) yang terstruktur dan terencana dengan baik dalam rangka membangun suatu sistem perangkat lunak mutlak diperlukan untuk menghasilkan produk perangkat lunak yang berkualitas tinggi. Kurikulum Nasional untuk Pendidikan Tinggi bidang Informatika telah mencantumkan matakuliah Rekayasa Perangkat Lunak sebagai salah satu matakuliah wajib yang harus diambil oleh mahasiswa tingkat sarjana. Untuk itu, mulai tahun ketiga, mahasiswa telah diperkenalkan secara teoritis tentang ilmu-ilmu RPL. Akan tetapi sampai saat ini kesenjangan antara teori yang didapatkan dengan aplikasinya di dunia nyata masih cukup besar. Untuk memperkecil kesenjangan antara teori dan praktik terhadap ilmu-ilmu RPL tersebut diperlukan satu tahap pemahaman lagi yaitu pengetahuan praktis untuk membangun suatu perangkat lunak. Tahap pemahaman tersebut dapat diperoleh melalui pemberian matakuliah ‘Projek Perangkat Lunak yang berisi praktik-praktik pembangunan perangkat lunak dengan kasus nyata yang dihadapi oleh para pelaku di lapangan (baca: industri). Matakuliah tersebut bertujuan untuk menghilangkan kesenjangan antara teori di kuliah dengan aplikasinya di lapangan. Hal ini dapat dicapai dengan memberikan modus pengajaran yang baru, yaitu adanya interaksi antara mahasiswa, pengajar, dan pihak industri secara langsung dalam memecahkan persoalan-persoalan dari pihak industri. Disamping itu, diperlukan sarana pokok berupa standard dokumentasi yang baku, mudah, dan cocok digunakan baik oleh mahasiswa di kuliah, maupun oleh pihak industri yang memerlukannya. Dengan adanya standard dokumen tersebut, pihak pengembang dapat melaksanakan kegiatan RPL dengan lebih mudah, dan pada akhirnya budaya untuk menerapkan praktik RPL yang benar dalam pengembangan perangkat lunak akan terwujud. Tulisan ini berisi gambaran umum penyelenggaraan kuliah berarah projek (dalam hal ini kuliah Projek Perangkat Lunak) berdasarkan pengalaman penulis yang pernah terlibat selama empat tahun pertama penyelenggaraan kuliah ini pada Departemen Teknik Informatika ITB yang mulai diselenggarakan sejak tahun ajaran 1998. Kata kunci : Rekayasa Perangkat Lunak, Projek Perangkat Lunak.

PERANGKAT LUNAK ANTAR MUKA GRAFIS SCHEMA DAN CUBE EDITOR MS ANALYSIS SERVICE BERBASIS WEB

JUTI: Jurnal Ilmiah Teknologi Informasi Vol 6, No 1 Januari 2007
Publisher : Teknik Informatika, ITS

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Aplikasi Web telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan lagi dalam kehidupan sehari-hari. Seiring dengan meningkatnya teknologi internet membuat seorang administrator tidak perlu berada didepan komputer server untuk dapat melakukan pekerjaan administratif seperti membuat analisis proses secara online dari sebuah schema database untuk dibuat schema cube (data warehousing) dan melakukan perubahan pada schema yang sudah dibuat.Untuk dapat melakukan hal tersebut SQL Server 7.0 maupun SQL Server 2000 telah menyediakan fasilitas pengaksesan tabel dimensi, cube, relasi dan koneksi database dalam Analysis Manager menggunakan DSO (Decision Support Object) library component MS OLAP. Dengan adanya DSO connection, seorang administrator dapat memanipulasi schema, tabel, cube, dimension, relasi suatu schema cube dari database SQL Server secara langsung dengan menggunakan bahasa pemrograman yang mendukung, seperti MS Visual Basic, VBScript, MS Visual C++, MS.Net. Dalam penelitian ini dibuat aplikasi berbasis web yang merupakan tahap awal dari OLAP (Online Analytical Processing) suatu schema database dengan menggunakan SQL Analysis Service, Analysis Manager yang memungkinkan seorang administrator database untuk dapat melakukan pekerjaan administratif khususnya membuat schema dan cube (fact table) dari database yang dianalisis, membuat dan mengedit dimensi, dimana saja tanpa harus berada di komputer server. Kata Kunci : DSO, Cube, Measure,GUI, dimensi, fact table, ADO MD, SQL DMO, OLAP.