Articles
42
Documents
Pendeteksian Dokumen Plagiarisme dengan Menggunakan Metode Weight Tree

Telematika Vol 12, No 1: Februari (2019)
Publisher : STMIK Amikom Purwokerto

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (694.81 KB)

Abstract

Sistem pengelolaan dokumen plagiarisme masih ada yang dilakukan secara manual yaitu dengan mengecek satu persatu sehingga membutuhkan waktu yang lama dan kurang efektif. Salah satu algoritma yang dapat digunakan untuk pendeteksian dokumen plagiarisme adalah algoritma Weight Tree yaitu sebuah metode untuk melakukan klasifikasi kemiripan dokumen berdasarkan bobot dari dokumen. Tujuan penelitian ini adalah untuk membangun sebuah sistem pendeteksian kemiripan dari dua dokumen teks yang berbeda untuk jenis dokumen teks berbahasa indonesia dengan format file dokumen yaitu: doc, docx, pdf, rtf. Tahapan yang dilakukan pada penelitian ini terdiri dari pengumpulan data, perancangan sistem, pembuatan aplikasi dan pengujian terhadap aplikasi. Hasil pengujian sistem dapat dikategorikan sebagai sistem pendeteksian atau pengetesan kemiripan dokumen. Pada pengujian sistem ini, penulis yang mengkategorikan dokumen tersebut sebagai dokumen plagiat berdasarkan persentase kemiripan. Nilai rata-rata persentase kemiripan dalam pengujian sistem ini adalah 71,60%. Sistem yang di bangun ini berhasil dengan tingkat keakuratan mencapai 90%. Algoritma Weight Tree yang diterapkan pada sistem ini terbukti mampu mengidentifikasi dengan baik kemiripan dokumen plagiarisme.

Evaluasi Sekolah Lapangan Pengendalian Hama Terpadu (SLPHT) Padi di Kabupaten Jember

Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 9, No 1 (2007)
Publisher : Graduate School, Yogyakarta State University

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kualitas pelaksanaan program SLPHT, mengevaluasi pengaruh variabel proses program SLPHT terhadap tingkat pemakaian pestisida dan produktivitas usahatani, dan gambaran tentang keadaan usahatani, proses adopsi, proses inovasi, dan perubahan pengetahuan dan keterampilan peserta setelah mengikuti SLPHT. Populasi penelitian ini adalah 150 penyuluh/PHP dan 22.240 petani yang tergabung dalam 556 kelompok tani yang telah mengikuti SLPHT di Kabupaten Jember. Sampel penelitian adalah 110 penyuluh/PHP dan 400 petani yang telah mengikuti SLPHT ditentukan dengan tehnik area random sampling. Data dianalisis secara deskriptif untuk komponen konteks, input, proses, dan hasil, serta inferensial (struktural model) untuk mengetahui pengaruh variabel proses terhadap tingkat produksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel yang mempunyai pengaruh signifikan terhadap tingkat produksi adalah: (1) penggunaan pestisida, (2) penyuluhan yang partisipatif, (3) pemberian motivasi, (4) pemberian wawasan, (5) kesiapan peserta, (6) keaktifan peserta, (7) perencanaan, dan (8) koordinasi. Variabel yang berpengaruh siginifikan terhadap perubahan pemakaian pestisida yaitu: (1) penyuluhan yang partisipatif, (2) pemberian remedial, (3) pemberian motivasi, (4) pemberian wawasan, (5) kesiapan peserta, (6) keaktifan peserta, dan (7) pencanaan. Kata kunci: evaluasi sekolah slpht

Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Pada Materi Menghitung Luas Bangun Datar Melalui Metode Penemuan Terbimbing di Kelas IV SD Negeri 3 Marowo

Jurnal Kreatif Tadulako Online Vol 5, No 2 (2017): Jurnal Kreatif Tadulako Online
Publisher : Jurnal Kreatif Tadulako Online

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (332.064 KB)

Abstract

Tujuan penelitian untuk mengetahui peningkatan hasil belajar pada materi menghitung luas bangun datar siswa kelas IV di SDN 3 Marowo. Masalah utama adalah rendahnya hasil belajar siswa dalam menghitung luas bangun datar khususnya persegi panjang dan segitiga. Jenis Penelitian ini Penelitian Tindakan Kelas (PTK) bertujuan memperoleh deskripsi penggunaan metode penemuan terbimbing pada langkah orientasi siswa pada pembelajaran, mengorganisasikan siswa, membimbing penemuan, dan mempresentasikan hasil. Rancangan penelitian dilakukan dalam dua siklus, mengacu pada model Kemmis dan Mc. Taggart yaitu perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi. Subyek penelitian adalah siswa kelas IV SDN 3 Marowo berjumlah 25 orang tahun ajaran 2013/2014. Persentase ketuntasan belajar klasikal siklus I 60% dan siklus II 100%. Persentase observasi aktivitas siswa  siklus I 58,75% (sangat kurang) dan siklus II 82,14% (baik), sedangkan observasi aktivitas guru siklus I 76,25% (cukup) dan siklus II 95,24% (sangat baik). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan metode penemuan terbimbing dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas IV SD Negeri 3 Marowo pada materi menghitung bangun datar. Kata Kunci: hasil belajar,  penemuan terbimbing, luas bangun datar

Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Melalui Pembelajaran Kooperatif Berbantuan Media Gambar di Kelas IV SD Inpres 15 Wara Pantoloan

Jurnal Kreatif Tadulako Online Vol 5, No 5 (2017): Jurnal Kreatif Tadulako Online
Publisher : Jurnal Kreatif Tadulako Online

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini yaitu apakah hasil belajar siswa di kelas IV SD Inpres 15 Wara Pantoloan  dapat ditingkatkan melalui pembelajaran kooperatif Berbantuan media gambar? Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan bahwa penggunaan pembelajaran kooperatif berbantuan  media gambar dapat meningkatkan hasil belajar siswa di kelas IV SD Inpres 15 Wara Pantoloan. Penelitian ini dilaksanakan  di SD Inpres 15 Wara Pantoloan, melibatkan 23 orang siswa terdiri atas 12 orang laki-laki dan 11 orang perempuan yang terdaftar pada tahun ajaran 2013/2014. Penelitian ini menggunakan desain penelitian model Kemmis dan Taggar yang terdiri atas dua siklus. Di mana pada setiap siklus dilaksanakan dua kali pertemuan di kelas dan setiap siklus terdiri empat tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada tindakan siklus I diperoleh ketuntasan klasikal 73,91% dan daya serap klasikal 67,39%. Pada tindakan siklus II diperoleh ketuntasan klasikal 86,95% dan daya serap klasikal 82,60%. Hal ini berarti pembelajaran pada siklus II telah memenuhi indikator keberhasilan dengan nilai daya serap klasikal minimal 65% dan ketuntasan belajar klasikal minimal 80%. Berdasarkan nilai rata-rata daya serap klasikal dan ketuntasan belajar klasikal pada kegiatan pembelajaran siklus II. Maka dapat disimpulkan bahwa pembelajaran kooperatif dengan berbantuan media gambar dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas IV SD Inpres 15 Wara Pantoloan. Kata Kunci: Hasil Belajar, Kooperatif Media Gambar

Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran IPS Melalui Penggunaan Peta Konsep di Kelas V SD Inpres 15 Wara Pantoloan

Jurnal Kreatif Tadulako Online Vol 5, No 5 (2017): Jurnal Kreatif Tadulako Online
Publisher : Jurnal Kreatif Tadulako Online

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. Terdiri beberapa aspek perlakuan dan pengamatan utama yaitu  peningkatan hasil belajar siswa dengan menggunakanpeta konsep. Permasalahan dalam  penelitian  ini  adalah  apakah dengan penerapan peta konsep dapat meningkatkan hasil belajar siswa  kelas V SD Inpres 15 Wara  ?,  Penelitian dilaksanakan  di SD Inpres 15 Wara, melibatkan 20 orang siswa terdiri atas 12 siswa laki-laki dan 8 siswa  perempuan yang terdaftar pada tahun ajaran 2013/2014. Penelitian ini menggunakan desain penelitian Kemmis dan Mc. Taggart yang terdiri atas dua siklus. Di mana pada setiap siklus dilaksanakan dua kali pertemuan di kelas dan setiap siklus terdiri empat tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Berdasarkan hasil analisis siklus I diperoleh diperoleh 12 orang siswa tuntas dari 20 jumlah siswa dengan persentase ketuntasan klasikal mencapai 60% dan daya serap klasikal adalah 67,75%, serta rata-rata hasil belajar adalah 67,75. Hasil tersebut bila dibandingkan dengan nilai rata-rata sebelum tindakan yaitu sebesar 56,97%,terdapat peningkatan setelah menerapkan pembelajaran dengan pemfaatan media peta, meskipun ketuntasan klasikal belum mencapai 70% sehingga peneliti perlu melanjutkan ke siklus II. Sementara hasil yang diperoleh pada siklus II jauh lebih baik daripada hasil yang diperoleh pada siklus I. Dari analisis hasil belajar siklus II, diketahui bahwa semua siswa tuntas dengan persentase ketuntasan klasikal mencapai 100% dan daya serap klasikal mencapai 85,00p%. Hal ini menunjukkan pencapaian tujuan pembelajaran dan hasil belajar sudah memenuhi indikator kinerja yang ditentukan. SEhingga dapat disimpulkan bahwa dengan penerapan Peta konsep dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPS di kelas V Sd Inpres 15 wara. Kata Kunci: Hasil Belajar Peta Konsep

PENGARUH MOTIVASI, KEPEMIMPINAN, BUDAYA ORGANISASI TERHADAP KINERJA DENGAN KEPUASAN SEBAGAI VARIABEL INTERVENING DI PTPN X JEMBER

Jurnal Teknologi Pertanian Vol 16, No 2 (2015)
Publisher : Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sebuah organisasi yang kompetitif memerlukan dukungan dari semua sumber daya yang ada untuk meningkatkan kinerja dengan baik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji dan menganalisis adanya pengaruh motivasi, kepemimpinan, dan budaya organisasi terhadap kinerja karyawan PTPN X Kebun Ajong Gayasan Jember melalui kepuasan kerja. Sebagai objek penelitian ini adalah karyawan tetap dan sementara PTPN X Kebun Ajong Gayasan Jember, dengan sampel 154 karyawan yang menjadi responden. Berdasarkan analisis menggunakan SEM, menunjukkan bahwa motivasi dan budaya organisasi memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kepuasan di PTPN X Kebun Ajong Gayasan Jember sementara kepemimpinan tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kepuasan di PTPN X Kebun Ajong Gayasan Jember. Motivasi tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja di PTPN X Kebun Ajong Gayasan Jember sedangkan kepemimpinan dan budaya organisasi berpengaruh signifikan. Kepuasan berpengaruh signifikan terhadap kinerja di PTPN X Kebun Ajong Gayasan Jember.

Perancangan E-Commerce IKM Produk Industri Kreatif Kota Serang

Jurnal Teknik Industri Untirta Vol. 1 No. 4 Oktober 2013
Publisher : Jurnal Teknik Industri Untirta

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (723.711 KB)

Abstract

IKM Banten Art adalah IKM yang bergerak dalam industri kreatif dalam bidang kerajinan di kota Serang. IKM ini memproduksi berbagai jenis kerajinan handycraft gypsum berupa miniatur bangunan, hewan atau ciri khas Kota Serang. Latar belakang penelitian ini yang juga menjadi hambatan bagi IKM Banten Art adalah kurangnya sarana promosi, sehingga mempersulit pengenalan produk kerajinan ke masyarakat. Sarana promosi yang dilakukan IKM “Banten Art”  saat ini hanya melalui media konvensional seperti brosur, pamflet dan lainnya. Salah satu sarana promosi yang efektif adalah melalui media internet. Tujuan penelitian ini adalah membuat suatu perancangan sistem pemasaran e-commerce berbasis website agar IKM “Banten Art” dapat menata manajemen pemasaran secara efektif yang dapat mendukung pengenalan produk industri kreatif kota Serang kepada masyarakat di seluruh Nusantara maupun luar negeri. Dengan dibuatnya sistem pemasaran e-commerce berbasis website ini maka diharapkan omzet penjualan dapat meningkat sebesar 30%.  Website ini dibuat dengan menggunakan software joomla dengan component virtuemart. Metode penelitian yang dilakukan untuk merancang website ini adalah dengan membuat analisis kebutuhan sistem yang terdiri atas kebutuhan fungsional dan non fungsional, perancangan desain sistem yang terdiri dari Data flow diagram, entity relationsip diagram, dan kamus data, perancangan database dan terakhir adalah merancang aplikasi e-commerce. Hasil dari penelitian ini adalah berupa website e-commerce IKM Banten Ar. Menu yang terdapat pada website ini adalah menu home, company profile, product category, contact us, maps, how to order, dan FAQ.

RESPONS PADI SAWAH TERHADAP WAKTU PENGOLAHAN TANAH DAN JARAK TANAM BERBEDA DALAM SISTEM TANAM LEGOWO

JSTT Vol 5, No 2 (2016)
Publisher : JSTT

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (210.506 KB)

Abstract

This research conducted in the area of paddy fields Maranatha village, Sigi Sigi Biromaru Sub-district of Central Sulawesi. Held from December 2011 to March 2012. Research objectives get the right soil processing time towards growth and yield of rice plant, get the right planting distance in improving growth and yield of rice plant and get the right planting distance at any time of soil processing. This research is conducted in the form of a field experiment in rows with two separate Grid Design factors. As the main plot a time processing soil (P), which consists of two equal i.e. processing the soil 6 days before the planting (P1), and processing  the soil of the 12 days before the planting (P2). As the son of harvesting is the distance (J) consisting of six equal i.e. 20 cm x 10 cm legowo 40 cm (J1), 20 cm x 15 cm legowo 40 cm (J2), 20 cm x 20 cm legowo 40 cm (J3), 20 cm x 15 cm legowo 30 cm (J4), 20 cm x 20 cm legowo 30 cm (J5) and 20 cm x 20 cm. The research results show the processing soil of the 12 days before planting accelerate planting flowering (73.90, off the day after a plant), produce of rice each more (147,46  panicle seeds-1), and dry milled of rice yield per hectare was higher (6,065 ton ha-1). The implementation of planting distance pattern 20 cm x 15 cm legowo 30 cm produce of rice dry grind higher (6,568 ton ha-1). The implementation of planting distance pattern 20 cm x 20 cm legowo 40 cm with   12 day processing soil before planting produces tillers (25,90 panicle clump-1), longer panicle (27,06 cm), more productive tiller (14,63 panicle grove-1) and less percentage empty of rice (9,48%).

MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA MELALUI METODE TANYA JAWAB DALAM BIDANG STUDI SAINS DI KELAS III SDN 4 DALAKA KECAMATAN SINDUE

Elementary School of Education Vol 2, No 3 (2014): ELEMENTARY SCHOOL OF EDUCATION E-JOURNAL
Publisher : Elementary School of Education

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalah pokok dalam penelitian ini adalah Apakah dengan metode Tanya Jawab dalam bidang studi Sains dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas III SDN No 4 Dalaka Kecamatan Sindue. Tujuan penelitian ini untuk meningkatkan hasil belajar siswa dalam bidang studi Sains di kelas III SDN no 4 Dalaka Kecaman Sindue. Seting penelitian dilaaksanakan di SDN No 4 Dalaka Kecamatan Sindue, yang berjumlah 16 orang anak yang terdiri dari 11 orang anak laki-laki dan 5 orang anak perempuan. Rancangan yang digunakan adalah model penelitian tindakan yang didesain oleh Kemmis dan Mc Taggart yang terdiri dari empat komponen yaitu :  perencanaan, pelaksanaan tindakan, pengamatan dan refleksi. Dari hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa melalui Metode tanya jawab pada bidang studi Sains  dapat meningkatkan hasil belajar siswakelas III SDN No 4 Dalaka Kecamatan Sindue. Hal ini ditandai dengan lebih meningkatnya hasil belajar siswa di kelas. Penelitian ini dilakukan dalam dua siklus dengan tema pembelajaran Lingkungan. Hasil dari pelaksanaan tindakan menunjukan bahwa metode tanya jawab baik digunakan dalam pembelajaran Sains. Hal ini dapat dilihat dari hasil observasiaktifitas siswa dan guru dalam kegiatan pembelajaran siklus I berada dalam kategori cukup, berdasarkan hasil tes siklus I siswa yang tuntas 9 orang dari 16 orang siswa dengan persentase ketuntasan klasikal 56,25% dan persentase daya serap klasikal 68,125%. Sedangkan pada siklus II berada dalam kategori sangat baik, dengan jumlah siswa yang tuntas 15 orang dari 16 orang siswa diperoleh persentase ketuntasan klasikal 93,75% dan persentase daya serap klasikal 84,75%. Berdasarkan persentase ketuntasan klasikal, dan persentase daya serap klasikal pada kegiatan pembelajaran siklus II, maka dapat disimpulkan bahwa dengan metode tanya jawab bidang studi Sains dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas III SDN No 4 Dalaka Kecamatan Sindue.

MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN PKn MELALUI METODE DISKUSI KELAS IV SDN NO. 2 WOMBO

Elementary School of Education Vol 3, No 3 (2015): ELEMENTARY SCHOOL OF EDUCATION E-JOURNAL
Publisher : Elementary School of Education

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa pada Mata Pelajaran PKn melalui Metode Diskusi Kelas IV SDN No. 2 Wombo.  Penelitian tindakan ini mengacu pada model Kemmis dan Mc.Taggart meliputi perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas guru siklus I dari pertemuan I diperoleh presentase 69,23%, pada siklus II 92,30% presentase peningkatan aktivitas guru yaitu 23,07%. Untuk aktivitas siswa siklus I dari pertemuan I diperoleh presentase 65,83% dan meningkat menjadi 88,46% pada siklus II sehingga presentase peningkatan aktivitas siswa 22,63%. Ini menunjukan bahwa pada aktivitas guru dan siswa pada siklus 1 masuk kategori cukup sedangkan pada siklus II aktivitas guru dan siswa berada dalam kategori sangat baik. Selanjutnya penggunaan metode diskusi juga dapat meningkat hasil belajar PKn siswa, pada tindakan siklus II diperoleh presentase tes akhir KBK sebesar 95%. Hal-hal diatas sudah memenuhi indikator keberhasilan yang ditetapkan.