Articles

Found 29 Documents
Search

THE EFFECT OF USING ERRQ (ESTIMATE, READ, RESPOND AND QUESTION) STRATEGY TOWARD STUDENTS’ READING COMPREHENSION AT JUNIOR HIGH SCHOOL ACADEMIC YEAR 2013/2014 A Study at Eighth Grade Students of SMP N 9 Air Camar, Padang NurAfni, NurAfni; Riza, Armilia; Yani, Titik Hardewi
Pendidikan Bahasa Inggris Vol 2, No 2 (2013): Jurnal Mahasiswa Bahasa Inggris Genap 2012-2013
Publisher : Pendidikan Bahasa Inggris

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh strategy ERRQ (Estimate, Read, Respond and Question ) dalam pengajaran Bahasa Inggris khususnya reading. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen, dengan menggunakan dua kualifikasi, yaitu kelas eksperimen dan kelas kontrol. Pada kelas eksperimen diberikan perlakuan oleh peneliti dengan menggunakan strategi ERRQ (Estimate, Read, Respond and Question). Sedangkan pada kelas kontrol, peneliti menggunakan strategi partner reading. Populasi dari penelitian ini adalah siswa kelas 2 SMP Negeri 9 Air Camar Padang tahun ajaran 2013/2014 yang berjumlah 184 dan dari populasi diperoleh sampel dari 3 kelas yang berjumlah 78 orang yang terdiri dari 3 kelas yaitu VIII/2, VIII/3, dan VIII/5. Kelas sampel ditentukan dengan uji homogeneity dan normality. Pemilihan kelas, peneliti menggunakan lotting paper dimana sebagai kelas try-out adalah kelas VIII/2, sebagai kelas eksperimen adalah kelas VIII/3 dan kelas VIII/5 sebagai kelas kontrol. Instrumen penelitian ini adalah reading test berbentuk descriptive and recount texts.Hasil analisis pada penelitian ini diklasifikasikan dalam 2 bentuk; descriptive and recount teks. Berdasarkan hasil analisis tes, di dapat hasil rata-rata hasil pre-tes dan post-test pada kelas eksperimen 67,46 – 76,92 dengan standar deviasi 99,05 – 28,23. Sedangkan rata-rata kelas kontrol 63,15 – 72,46 dengan standar deviasi 46,13 – 33,69. Pengujian hipotesis ini dilakukan dengan uji t, setelah dilakukan pengujian diperoleh t-calculated pada pre-test 2,11 lebih besar dari t-table 2,01 dengan derajat kebebasan 0,05. Sedangkan t-calculated pada post-test 3,35 lebih besar dari t-table yaitu 2,01 dengan derajat kebebasan 0,05.Maka hipotesis pada penelitian ini diterima, sehingga disimpulkan bahwa strategi ERRQ (Estimate, Read, Respond and Question) dapat memberikan efek yang baik terhadap hasil belajar Bahasa Inggris khususnya reading (membaca) pada siswa kelas 2 (dua) SMP Negeri 9 Air Camar Padang. 
AN ANALYSIS OF STUDENTS’ WRITING COHESION IN COMPOSING ESSAY A Study at the Third Year of English Department Students of STKIP PGRI West Sumatra In 2012/2013 Academic Year Elawita, Elawita; Riza, Armilia; Alicia, Dona
Pendidikan Bahasa Inggris Vol 2, No 2 (2013): Jurnal Mahasiswa Bahasa Inggris Genap 2012-2013
Publisher : Pendidikan Bahasa Inggris

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui informasi tentang bagaimana ketepatan dan kemampuan siswa menggunakan pemarkah dalam menulis essay. Lebih lanjut, penelitian ini merupakan penelitian deskriptif. Populasi dari penelitian ini adalah mahasiswa tahun ke-tiga jurusan bahasa Inggris di STKIP PGRI Sumbar tahun akademik 2012/2013 yang berjumlah 390 siswa. Dalam pengambilan sampel, peneliti menggunakan dua tahap yaitu cluster sampling and stratified sampling. Dan jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 33 siswa. Sumber data yang digunakan dalam peneliti ini berupa dokumen. Dalam mengumpulkan data, peneliti mengumpulkan dokumen dari tugas akhir mahasiswa pada mata kuliah Wtiting III. Peneliti meminta data tersebut kepada dosen-dosen yang mengajar Writing III. Pengumpulan data dimulai dari hari senin tanggal 26 Agustus sampai hari sabtu 14 september. Setelah data terkumpul, kemudian peneliti menganalisa hasil tulisan mahasiswa berdasarkan pemarkah(cohesion) yang telah ditentukan. Dalam menggunakan pemarkah yang tepat, peneliti menyesuaikan pemarkah apa saja yang harus digunakan oleh siswa dalam menulis essay, dan pemarkah tersebut harus disesuaikan dengan jenis essay yang dibuat oleh siswa. Peneliti menemukan dua jenis essay yang digunakan siswa yaitu argumentative essay dan discussion essay. Hasil dari penelitian ini, peneliti menemukan beberapa dari mahasiswa tahun ke-tiga jurusan bahasa inggris tahun akademik 2012/2013 masih mengalami kesulitan dan tidak mampu menggunakan pemarkah secara tepat dalam menulis essay. Hal tersebut diperkuat dengan hasil penelitian ini yaitu hanya 36% siswa yang mampu menggunakan pemarkah dengan tepat, dan 64% siswa masih mengalami kesulitan dalam menggunakan pemarkah secara tepat.  
TEACHING READING NARRATIVE TEXT BY COMBINING DIALOGICAL THINKING AND HIGHLIGHTING STRATEGIES FOR XI GRADE STUDENTS OF SENIOR HIGH SCHOOL Edisawati, Erin; Riza, Armilia
Pendidikan Bahasa Inggris Vol 2, No 1 (2013): Jurnal Mahasiswa Prodi Pendidikan Bahasa Inggris
Publisher : Pendidikan Bahasa Inggris

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Makalah ini ditulis bertujuan untuk membantu mengatasi salah satu dari sekian banyak permasalahan yang ada dalam pengajaran membaca (reading) pada sekolah menengah atas (SMA). Selain itu makalah ini juga dimaksudkan sebagai masukan bagi guru-guru bahasa inggris dalam melaksanakan pelajaran reading sehingga siswa tertarik dan termotivasi untuk belajar membaca khususnya narrative text.Dalam makalah ini penulis membahas bagaimana pengajaran reading melalui penggabungan strategi dialogical thinking dan strategi highlighting. Dengan strategi ini mempermudah guru untuk meningkatkan keinginan siswa dalam membaca dan mempermudah siswa dalam memahami isi bacaan. Ada beberapa langkah yang digunakan dalam penggabungan dua strategi ini secara garis besar strategi dialogical thinking membuat siswa agar berpikir kritis terhadap text yang dipelajari sehingga satu text memiliki sudut pandang yang berbeda dari setiap anak.  Dan ada dua langkah yang dilakukan siswa dalam strategi highlighting. Langkah pertama guru menjelaskan cara memgidentifikasi informasi penting dalam text. Langkah ke dua adalah menandai point-point penting text dengan menggunakan stabilo atau pensil warna. Tujuan dari penggabungan dua strategi ini agar siswa menjadi lebih aktif, efektif dan efisien dalam membaca. Penulis mengharapkan agar penggabungan strategi-strategi ini bisa menjadi panduan bagi guru dalam mengajar membaca.
ENRICHING STUDENTS’ VOCABULARY THROUGH DOTS (DETERMINE, OBSERVE, TALK, SUMMARIZE) CHART STRATEGY OF THE THIRD GRADE AT ELEMENTARY SCHOOL Nursyamsi, Riri; Riza, Armilia
Pendidikan Bahasa Inggris Vol 2, No 1 (2013): Jurnal Mahasiswa Prodi Pendidikan Bahasa Inggris
Publisher : Pendidikan Bahasa Inggris

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam proses balajar mengajar, banyak strategi pengajaran yang dapat digunakan untuk membantu siswa dalam memahami pelajaran dan memudahkan proses belajar mengajar. Akan tetapi penulis menemukan banyak siswa yang kesulitan dalam menguasai kosakata bahasa Inggris, padahal kosakata itu merupakan elemen dari bahasa atau dasar untuk mempelajari bahasa itu sendiri. Dalam makalah ini, penulis membahasa tentang sebuah strategi pembelajaran kosakata bahasa inggris dengan menggunakan sebuah strategi pembelajaran yaitu strategi Dots cart. Strategi Dots Cart adalah sebuah strategi yang digunakan untuk menentukan atau untuk mempelajari sebuah kosakata dengan menggunakan sebuah chart yang mana didalam chart tersebut dituliskan huruf atau alpabet yang dimulai dari huruf A sampai Z dengan  mengaplikasikan chart tersebut siswa akan menentukan sebuah vocabulari sesuai dengan pemahaman mereka. Dalam makalah ini juga diuraikan tentang kegiatan yang dilakukan dengan menggunakan strategi Dots cart untuk mengembangkan kosakata siswa dalam beberapa prosedur yang terdiri dari; Explorasi, Elaborasi, dan Konfirmasi
TEACHING READING OF NARRATIVE TEXT BY COMBINING PREDICT-O GRAM AND QUESTION-ANSWER RELATIONSHIP STRATEGIES FOR SENIOR HIGH SCHOOL STUDENTS AT ELEVENTH GRADE RAHMAWATI, EVI PEBRIYANI; Riza, Armilia
Pendidikan Bahasa Inggris Vol 2, No 2 (2013): Jurnal Mahasiswa Bahasa Inggris Genap 2012-2013
Publisher : Pendidikan Bahasa Inggris

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Evi Pebriyani Rahmawati. 2013. Teaching Reading of Narrative Text by Combining Predict-O Gram and Question Answer Strategies for Senior High School Students at Eleventh Grade. Makalah. Program Sarjana. STKIP PGRI  Padang Sumatera Barat. Pengajaran Reading merupakan salah satu komponen penting dalam belajar bahasa inggris yang harus diajarkan oleh seorang guru kepada siswa. Sejalan dengan pentingnya pengajaran Reading maka, seorang guru harus kreatif untuk membuat pembelajaran Reading menjadi lebih menyenangkan. Salah satunya dengan menerapkan strategi yang menarik dan tepat dalam pembelajaran Reading. Sehingga, siswa tertarik dan termotivasi untuk mempelajarinya.Penulisan makalah ini bertujuan membantu guru dalam menemukan strategi yang digunakan dalam pengajaran Reading. Penulis membahas tentang bagaimana mengajarkan Reading melalui gabungan dua strategi yaitu Predict-O Gram dengan Question Answer Relationship Strategies. Predict-O Gram Strategy adalah strategi membaca dengan memprediksi  isi cerita teks narrative, yang mana terdiri  dari kosa kata dan struktur cerita. Question Answer Relationship adalah strategi dalam memahami pertanyaan, yang mana pertanyaannya berdasarkan informasi yang didapat dan membutuhkan jawaban setiap pertanyaan tersebut. Dalam aplikasi dua strategi ini, lebih mengedepankan kepada aktivitas siswa dalam memahami text. Dan model pembelajaran ini selalu diawali dengan membagi kelas menjadi beberapa kelompok. Setiap kelompok terdiri empat  orang atau lima orang. Dapat disimpulkan bahwa secara garis besar dengan menggabungkan dua strategi ini sebagai strategi pengajaran dalam memahami teks bahasa inggris dapat meningkatkan dan memotivasi siswa dalam menyampaikan ide dan pendapat.  
TEACHING SPEAKING BY USING INSTRUCTIONAL CONVERSATION STRATEGY FOR TENTH GRADE STUDENTS OF SENIOR HIGH SCHOOL Ramadhanti, Ayu; Riza, Armilia
Pendidikan Bahasa Inggris Vol 2, No 2 (2013): Jurnal Mahasiswa Bahasa Inggris Genap 2012-2013
Publisher : Pendidikan Bahasa Inggris

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK             Bahasa Inggris adalah merupakan subjek yang harus dipelajari di Indonesia sejak sekolah dasar sampai perguruan tinggi. Walaupun bahasa Inggris telah dipelajari bertahun-tahun, tapi  siswa masih memiliki kesulitan khususnya speaking. Hal ini disebabkan karena siswa kekurangan kosa kata, kurang praktek dalam kelas, dan kurangnya percaya diri. Tujuan pembelajaran speaking adalah menjadikan siswa mampu mengekspresikan ide-ide mereka secara lisan dan supaya mereka mampu untuk berkomunikasi dengan baik. Dalam makalah ini penulis membahas bagaimana mengajarkan speaking dengan menggunakan strategy yaitu instructional conversation strategy. Instructional conversation strategy adalah salah satu strategi untuk mengembangkan kemampuan speaking. Strategi ini merupakan strategi yang tepat untuk membantu para siswa mengungkapkan ide dan pemikiranya serta bagaimana mereka memberikan opini tentang topik tersebut. semua siswa harus terlibat aktif untuk berbicara di dalam berbentuk diskusi selama proses pembelajaran berlangsung. Dalam mengunakan instructional conversation strategy, siswa akan lebih termotivasi untuk berbicara dan senang dalam pembelajaran, kemudian dari proses tersebut diharapkan siswa dapat meningkatkan kemampuan bicara siswa.
THE EFFECT OF SAVE INTERACTIVE NOTATION SYSTEM FOR EFFECTIVE READING AND THINKING STRATEGY TOWARD STUDENTS’ READING ACHIEVEMENT A Study at Grade XI of SMA N 12 Padang Wahyudi, Pino; Riza, Armilia; Sevrika, Hevriani
Pendidikan Bahasa Inggris Vol 2, No 1 (2013): Jurnal Mahasiswa Prodi Pendidikan Bahasa Inggris
Publisher : Pendidikan Bahasa Inggris

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh dari penggunaan strategi INSERT terhadap reading siswa (kemampuan membaca) di Sekolah Menengah Atas (SMA) dalam pembelajaran bahasa Inggris. Jenis penelitian ini adalah eksperimen. Populasi dari penelitian ini adalah siswa kelas XI IPA SMA N 12 Padang. Dalam menentukan sampel peneliti menggunakan Software Minitab. Data yang diambil untuk menentukan sampel adalah nilai semester 2 kelas X. Sampel yang digunakan adalah kelas XI IPA 2 sebagai kelas ekperimen, XI IPA 4 sebagai kelas kontrol dan XI IPA 1 sebagai try out kelas. Dalam meneliti, peneliti menggunakan strategi INSERT pada kelas ekperimen dan strategy Question-Answer Relationship pada kelas kontrol. Perlakuan yang diberikan sebanyak 8 kali pertemuan. Setelah melakukan treatment sebanyak dua pertemuan, peneliti melakukan  tes uji coba di kelas try out yaitu XI IPA 1,. Setelah diberikan perlakuan sebanyak 8 kali, peneliti melakukan posttest. Setelah mendapatkan data tersebut, peneliti menganalisa dengan menggunakan rumus Sudjana (2005). Peneliti memperoleh nilai posttest siswa dikelas ekperimen lebih tinggi dari nilai kelas kontrol. Dikelas experiment diperoleh nilai rata-rata siswa adalah 79,58 dan dikelas kontrol adalah 72,67. Hal ini membuktikan bahwa ada pengaruh yang significant dari penggunaan strategi INSERT terhadap pencapain nilai reading siswa. Hasil yang didapat menunjukkan bahwa adanya peningkatan nilai setelah diberi perlakuan dikelas experiment (XI IPA2), diperoleh t-hitung yaitu 2,48 lebih besar dari pada t-table 1,99. Dengan demikian strategi INSERT mampu meningkatkan nilai siswa dalam pembelajaran reading.
THE EFFECT OF USING LEVELED QUESTIONS STRATEGY TOWARD STUDENTS’ READING COMPREHENSION AT JUNIOR HIGH SCHOOL IN ACADEMIC YEAR 2012/2013 A Study at Eighth Grade Students of SMP Pertiwi 2 Padang Ilham, Ramadatul; Riza, Armilia; Sevrika, Hevriani
Pendidikan Bahasa Inggris Vol 2, No 2 (2013): Jurnal Mahasiswa Bahasa Inggris Genap 2012-2013
Publisher : Pendidikan Bahasa Inggris

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh strategi pertanyaan bertingkat dalam pengajaran Bahasa Inggris khususnya reading. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen, dengan menggunakan dua kualifikasi, yaitu kelas eksperimen dan kelas kontrol. Pada kelas eksperimen diberikan perlakuan oleh peneliti dengan menggunakan strategi pertanyaan bertingkat dan kelas kontrol tanpa menggunakan strategi pertanyaan bertingkat tetapi diberikan strategi tanya jawab. Populasi dari penelitian ini adalah siswa kelas 2 SMP Pertiwi 2 Padang tahun ajaran 2012/2013 yang berjumlah 84 orang yang terdiri dari 3 kelas yaitu VIII.1, VIII.2, dan VIII.3. Kelas sampel ditentukan dengan uji homogeneity dan normality. Yang terpilih sebagai kelas eksperimen adalah kelas VIII.3 dan kelas VIII.1 sebagai kelas kontrol. Instrumen penelitian ini adalah reading test berbentuk narrative and recount texts. Hasil analisis pada penelitian ini diklasifikasikan dalam 2 bentuk; narrative and recount teks. Berdasarkan hasil analisis tes, diperoleh hasil rata-rata hasil tes pada kelas eksperimen 79,53 dan standar deviasi 91,22. Sedangkan rata-rata kelas kontrol 73,20 dan standar deviasi 51,67. Pengujian hipotesis ini dilakukan dengan uji T, setelah dilakukan pengujian diperoleh t-calculated 2,74 lebih besar dari t-table 2,02 dengan derajat kebebasan 0,05, maka hipotesis pada penelitian ini diterima, sehingga disimpulkan bahwa strategi pertanyaan bertingkat dapat memberikan efek yang baik terhadap hasil belajar Bahasa Inggris khususnya reading (membaca) pada siswa kelas 2 (dua) SMP Pertiwi 2 Padang.  
TEACHING SPEAKING BY USING INSTANT ASSESSMENT STRATEGY FOR GRADE VIII OF JUNIOR HIGH SCHOOL STUDENTS Wahyuni, Sri; Riza, Armilia
Pendidikan Bahasa Inggris Vol 2, No 2 (2013): Jurnal Mahasiswa Bahasa Inggris Genap 2012-2013
Publisher : Pendidikan Bahasa Inggris

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKSpeaking adalah salah satu keterampilan dasar yang harus dikuasai oleh siswa disamping keterampilan dasar lainnya. Namun, pada kenyataannya masih banyak siswa yang mengalami kesulitan dalam berbicara. Faktanya dalam pengajaran speaking siswa sulit untuk mengekspresikan ide-ide mereka ke dalam bentuk percakapan atau dialog, Hal tersebut juga dipengaruhi oleh kurangnya kosakata dan ketertarikan siswa dalam berbicara terutama dalam bahasa Inggris. Instant Assessment adalah strategi dalam pembelajaran bahasa Inggris khususnya dalam mengajar speaking. Dalam strategi ini, siswa diminta mampu menjawab pertanyaan dari guru dengan menunjukkan kartu yang ada pada mereka. Cara ini dilakukan untuk membantu siswa aktif dalam berbicara bahasa Inggris. Diharapkan dengan menggunakan strategi ini, pengajaran speaking dapat berjalan efektif dan siswa lebih termotivasi untuk berbicara menggunakan bahasa Inggris.
TEACHING SPEAKING BY COMBINING CRITICAL INCIDENT AND STORYTELLING TECHNIQUES AT EIGHT GRADE OF JUNIOR HIGH SCHOOL STUDENTS Wenti, Gusni; Riza, Armilia
Pendidikan Bahasa Inggris Vol 2, No 2 (2013): Jurnal Mahasiswa Bahasa Inggris Genap 2012-2013
Publisher : Pendidikan Bahasa Inggris

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Speaking adalah salah satu kemampuan seseorang untuk menyampaikan perasaan, pendapat, pesan dan idenya kepada orang lain. Akan tetapi kebanyakan siswa beranggapan bahwa Bahasa Inggris khususnya Speaking adalah pelajaran yang sulit. Masih banyak siswa yang kurang mampu untuk berbicara dalam bahasa Inggris dalam kelas. Dalam makalah ini penulis menggabungkan Critical Incident dan Storytelling teknik yang bertujuan untuk meningkatkan motivasi siswa dalam belajar bahasa Inggris terutama dalam Speaking. Pada Critical Incident teknik, siswa diminta untuk mewawancarai teman kelompoknya tentang suatu pengalaman yang tak terlupakan. Sedangkan dalam Storytelling teknik siswa diminta menceritakan kembali hasil wawancara mereka berupa sebuah cerita pendek secara bergantian di depan kelas.