Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Candi

Modernisasi Kota Surakarta Awal Abad XX

Candi Vol 6, No 2 (2013)
Publisher : Candi

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (421.645 KB)

Abstract

Dimulai dari Desa Sala, yakni identitas yang muncul jauh sebelum berdirinya Keraton Kasunanan, desa ini tumbuh sebagai dampak dari aktivitas perdagangan yang melewati Sungai Bengawan Sala pada masa kekuasaan Kasultanan Pajang. Pada periode berikutnya, Desa Sala berganti nama menjadi Surakarta Hadiningrat, pada masa ini wilayah tersebut tidak lagi sebagai desa namun berubah menjadi Ibu Kota Kerajaan Mataram. Setelah masuknya VOC yang diikuti Pemerintah Kolonial Belanda, Surakarta menjadi Kota Residen yang membawahi beberapa wilayah di sekitarnya. Pada masa inilah Surakarta mengalami modernisasi yang luar biasa, sehingga jati diri Surakarta tidak hanya sebagai Ibu Kota Kerajaan namun sudah menjadi kota yang multikultural. Masa kota ini membangun modernitas tidak dapat dilepaskan dari peran kolonialisme serta intrekasi multietnis pada masa itu. Aktivitas interaksi masyarakat masa kolonial seakan-akan melukis rewlief yang sekarang dapat bercerita tentang masa lalau kota ini.    Keywords: Surakarta, modernisasai, kolonialisme

Dari Toleransi Kuliner Hingga Politis: Proses Inkulturasi Tionghoa Menjadi Jawa Masyarakat Tionghoa Balong Surakarta Paruh Kedua Abad XX

Candi Vol 7, No 1 (2014)
Publisher : Candi

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (147.916 KB)

Abstract

This article is an attempt to explore the social history of Chinese community in Kampong Balong Surakarta in the social interaction with Javanese in the second half of twentieth century. This article is based on that the history of lower-class Chinese community is generally entrapped in two things: generalization of majority Chinese or forgotten in the history. The problem of research is that there is a series of natural processes to become Javanese proceeding among the Chinese, as well as there is always harmony relationship between those two ethnics along the history.Social change is caused by the mixed marriage with the Javanese or other ethnics as well as the acceptance of assimilation policy during New Order time. This series of changes show the process “of becoming Javanese”, despite the Chinese culture revival in the twentieth century, along with the governmental policy at that time. Keywords: Chinese ethnic, Social Life, Kampong Balong Surakarta

Co-Authors Abdul Aziz Hidayat Abdul Razak Abi Fadila Adeyanto, Rizki Ahmad Ahmad Aji Permana Putra Alhabsyi, Fadhel Abdullah Ali Fakhrudin, Ali Anasiru, R.H. Andriawan Nurcahyo, Andriawan Anita Dewi Utami, Anita Dewi Anna Setyowati Ardiantoro, Gigih Ardiyani, Shila Majid Ari Suningsih Arief, Sigit S. Arifa Apriliana, Arifa Arinta Rara Kirana Ariska Yuliana Putri Armansyah, Yanuar Arsa’ad Kurniadi Arum Dwi Rahmawati Dwi Rahmawati, Arum Dwi Rahmawati Dwi Arum Dwi Rahmawati, Arum Dwi Asih Miatun, Asih Asy’ari Asy’ari Atmojo, I.R. Widianto Aulia Musla Mustika Budi Usodo Budiyono Budiyono Burhan Mustaqim Devi Larasati Dewantara, Rizky Yudhi Dewi Kurniasari, Dewi Dewi Retno Sari Saputro Dewi, Lenny Puspita Dewi, Yasinta Putri Djumaliningsih, Nosa Putri Dwi Yuni Pramugarini Dwiani Listya Kartika, Dwiani Listya E.P.U, Moertiningsih Edi Irawan Eka Nur Azizah Endah Asmarawati, Endah Endah Wulantina, Endah Endang Siti Astuti Endang Sri Handayani Ersam Mahendrawan Farah Heniati Santosa, Farah Heniati Farouk, Umar Firmansyah, I.U. Fitri Andika Nurussafa’at, Fitri Andika Fitriani, Nur Syarifah Gatut Iswahyudi Gunarhadi Gunarhadi, Gunarhadi Guritno Ari Wibowo Hadi Mulyono Hanafiah, Anis Hartono Hartono Hasan Mahfud Hasyim, Fatchun Herlambang, Mustika Hidayat Bahktiar, Hidayat Hidayat, Edisut Taufik Hidayatulloh Hidayatulloh Imam Sujadi Irma Ayuwanti, Irma Irnistisia, Firna Isnaeni Umi Machromah, Isnaeni Umi Iwan Hermawan Jeany Maria Fatima, Jeany Maria Juitaning Mustika, Juitaning Kertahadi Kertahadi Kuncara, Adi Wahyu Latif, Ikhsan Abdul Lina Utami, Lina Luthfiana Mirati, Luthfiana Maghfiroh Yanuarti Mania Roswitha Mardiyana Mardiyana Mariyati, Yuni Miftachudin Miftachudin, Miftachudin Muhammad Aqil Muhammad Gazali Mulyadi Mulyadi Mulyaningrum Lestari, Mulyaningrum Nina Nurmasari Nok Yeni Heryaningsih, Nok Yeni Noor Hidayati Nuraini Muhassanah Nurul Amalia K W Nyoto Nyoto, Nyoto Panglipur Yekti, Sherly Mayfana Patrisius Afrisno Udil, Patrisius Afrisno Permatasari, Berti Dyah Priatmoko, Digky Bima Puji Ayuni Putra, Wahyu Dwi Rachmanti, Aulia Rany Widyastuti Rima Aksen Cahdriyana Rina Kurniawati Sajidan Sajidan Sigit Pamungkas Sigit Rimbatmojo, Sigit Siti Komsatun Siti Mutmainah Sofia Hapsari, Alfonsa Maria Sri Hartati Ningsih Sri Marmoah Sri Subanti Sri, Yamtinah Sugihardjo Sugihardjo Suharmanto Suharmanto, Suharmanto Sulaiman Sulaiman Sumanah Sumanah Susilawati, Dyah T A Kusmayadi, T A Tanti Listiani, Tanti Tarmo, Tarmo Titik Yuniarti Tri Atmojo Kusmayadi Tri Silaningsih Triyanto Triyanto Tunggu Biyarti Twiningsih, Anik Ulfa Masamah, Ulfa Ummi Rosyidah, Ummi V Kartikaningtyas, V Via Yustitia, Via Vivi Fenty Anggraeny Wahyu Prihatiningrum Wahyumiarti Wahyumiarti, Wahyumiarti Wardi, Musfiatul Widodo Widodo Yekti Putri Kusumaningtyas Yulianti Yulianti Zara Mertiana RZ