Articles

Found 10 Documents
Search

Pengaruh Internal Marketing dan Kualitas Pelayanan BPJS Kesehatan Terhadap Kinerja Melalui Kepuasan Dokter di RSUD Ulin Banjarmasin) Rismayanti, Rismayanti; Kartasurya, Martha Irene; Kana, Nico L.
Jurnal Manajemen Kesehatan Indonesia Vol 4, No 1 (2016): April 2016
Publisher : S2 IKM FKM UNDIP

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Internal marketing dan kualitas pelayanan BPJS Kesehatan mempengaruhi kepuasan dokter yang selanjutnya menjadi faktor penentu kinerja dokter. Tujuan dari penelitian ini adalah mengalisis pengaruh internal marketing dan kualitas pelayanan BPJS Kesehatan terhadap kinerja dokter melalui kepuasan dokter di RSUD Ulin Banjarmasin. Jenis penelitian ini adalah analitik dengan desain cross sectional. Pengumpulan data dilakukan secara angket dengan menggunakan kuisioner terstruktur. Subjek penelitian adalah semua dokter spesialis penyakit anak, penyakit dalam,ilmu bedah serta kandungan dan kebidanan yang bertugas di RSUD Ulin Banjarmasin yang memenuhi kriteria inklusi sebanyak 52 orang. Analisis data dilakukan dengan korelasi Pearson dan regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan ada korelasi antara internal marketing dengan kepuasan dokter (r = 0,584, p = 0,000), antara kualitas pelayanan BPJS Kesehatan dan kepuasan dokter (r = 0,499, p = 0,001), antara kepuasan dokter dan kinerja dokter (r = 0,583, p = 0,0001). Hasil penelitian dengan analisis regresi linear berganda menunjukkan bahwa internal marketing dan kualitas pelayanan BPJS Kesehatan memiliki kontribusi pengaruh terhadap kepuasan dokter sebesar 44,6% sedangkan yang 55,4% dijelaskan faktor lain. Kepuasan dokter memiliki kontribusi pengaruh terhadap kinerja dokter sebesar 32,7% sedangkan yang 67,3% dijelaskan variabel lain diluar model. Disimpulkan bahwa internal marketing dan kualitas pelayanan berpengaruh terhadap kepuasan dokter yang selanjutnya berpengaruh terhadap kinerja dokter. Disarankan kepada BPJS Kesehatan untuk memperbaiki sistem pembiayaan INA-cbg’s dan melakukan sosialisasi peraturan dan perundangan dengan lebih baik.
DETERMINAN SOSIAL DAN KETERATURAN BEROBAT TERHADAP PERUBAHAN KONVERSI PASIEN TUBERKULOSIS PAR Supardi, Ummi Kalsum; M.Thaha, Ida Leida; Rismayanti, Rismayanti
Media Kesehatan Masyarakat Indonesia Vol 10, No 3 (2014): MKMI SEPTEMBER 2014
Publisher : Media Kesehatan Masyarakat Indonesia

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (217.527 KB)

Abstract

Tuberkulosis paru merupakan penyakit menular yang masih menjadi masalah sosial kesehatan masyarakat, khususnya di Indonesia. Tahun 2012 terdapat perubahan konversi (12%) dan meningkat (15%) tahun 2013 pasien di Rumah Sakit Umum Labuang Baji Makassar dan BBKPM Kota Makassar. Penelitian ini bertujuan mengetahui besar faktor risiko perubahan konversi pasien TB paru berdasarkan pengetahuan, pendidikan, kondisi ekonomi, dan keteraturan berobat. Jenis penelitian desain case control study. Responden pada penelitian ini adalah penderita TB yang BTA (+) yang menjalani masa pengobatan 2 bulan, sebanyak 111 responden dengan perbandingan kasus dan kontrol 1 : 2. Analisis bivariat menggunakan uji kemaknaan Odds Ratio 95% CI. Hasil penelitian ini berdasarkan analisis statistik, pengetahuan OR=1,723;95% CI=0,777-3,821, pendidikan OR=1,846;95% CI=0,818-4,168, dan sosial ekonomi OR=1,242;95% CI=0,563-2,739 adalah faktor risiko yang tidak bermakna terhadap perubahan konversi. Sedangkan keteraturan berobat OR=4,209;95% CI=1,341-13,214 adalah faktor risiko yang bermakna terhadap perubahan konversi. Penelitian ini disarankan untuk peningkatan penyuluhan pengetahuan mengenai Tuberkulosis paru oleh petugas kesehatan kepada penderita dan keluarganya, serta faktor lingkungan dan faktor status gizi terhadap perubahan konversi.Kata kunci  : Tuberkulosis paru, perubahan konversi, keteraturan berobat
DETERMINAN SOSIAL DAN KETERATURAN BEROBAT TERHADAP PERUBAHAN KONVERSI PASIEN TUBERKULOSIS PARU Supardi, Ummi Kalsum; M.Thaha, Ida Leida; Rismayanti, Rismayanti
Media Kesehatan Masyarakat Indonesia Vol 10, No 3: SEPTEMBER 2014
Publisher : Faculty Of Public Health, Hasanuddin University, Makassar

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (217.527 KB)

Abstract

Tuberkulosis paru merupakan penyakit menular yang masih menjadi masalah sosial kesehatan masyarakat, khususnya di Indonesia. Tahun 2012 terdapat perubahan konversi (12%) dan meningkat (15%) tahun 2013 pasien di Rumah Sakit Umum Labuang Baji Makassar dan BBKPM Kota Makassar. Penelitian ini bertujuan mengetahui besar faktor risiko perubahan konversi pasien TB paru berdasarkan pengetahuan, pendidikan, kondisi ekonomi, dan keteraturan berobat. Jenis penelitian desain case control study. Responden pada penelitian ini adalah penderita TB yang BTA (+) yang menjalani masa pengobatan 2 bulan, sebanyak 111 responden dengan perbandingan kasus dan kontrol 1 : 2. Analisis bivariat menggunakan uji kemaknaan Odds Ratio 95% CI. Hasil penelitian ini berdasarkan analisis statistik, pengetahuan OR=1,723;95% CI=0,777-3,821, pendidikan OR=1,846;95% CI=0,818-4,168, dan sosial ekonomi OR=1,242;95% CI=0,563 2,739 adalah faktor risiko yang tidak bermakna terhadap perubahan konversi. Sedangkan keteraturan berobat OR=4,209;95% CI=1,341-13,214 adalah faktor risiko yang bermakna terhadap perubahan konversi. Penelitian ini disarankan untuk peningkatan penyuluhan pengetahuan mengenai Tuberkulosis paru oleh petugas kesehatan kepada penderita dan keluarganya, serta faktor lingkungan dan faktor status gizi terhadap perubahan konversi.
FAKTOR RISIKO KEJADIAN KECACATAN TINGKAT 2 PADA PENDERITA KUSTA Rismayanti, Rismayanti; Tandirerung, Jayanti; Dwinata, Indra; Ansar, Jumariani
Media Kesehatan Masyarakat Indonesia Vol 13, No 1: MARET 2017
Publisher : Faculty Of Public Health, Hasanuddin University, Makassar

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (216.997 KB)

Abstract

Angka penemuan kasus baru kusta di dunia yang terlapor di data World Health Organization (WHO) pada awal tahun 2012 sekitar 219.057 atau sebesar 4,06 (prevalence rate per 10.000 penduduk). Menurut data tahun 2015 di Kabupaten Gowa ditemukan Case Detection Rate (CDR) sebesar 17/100.000 penduduk dengan penderita kusta pada tahun 2014- 2015 sebanyak 224 sedangkan cacat tingkat 2 sebesar 36 kasus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor risiko kejadian kecacatan tingkat 2 pada penderita kusta di Kabupaten Gowa tahun 2014- 2015. Desain penelitian yang digunakan adalah observational analitik dengan pendekatan studi kasus kontrol. Pengambilan sampel untuk kelompok kasus metode exhaustive sampling dan kelompok kontrol metode simple random sampling. Hasil penelitian menunjukkan variabel yang merupakan faktor risiko kejadian kecacatan tingkat 2 bahwa jenis kelamin (OR=1,188;95%;CI=1,523-2,694), pekerjaan (OR=2,541;95%;CI=1,163-5,551), Alat Pelindung Diri (APD) (OR=5,200;95%;CI=2,316-11,678) dan perawatan diri (OR=4,103;95%;CI=0,181-4,985) sedangkan status gizi (OR=0,188;95%;CI=1,523-2,694) merupakan faktor protektif kejadian kecacatan tingkat 2 pada penderita kusta. Kesimpulan penelitian ini adalah terdapat hubungan antara jenis kelamin, pekerjaan, alat pelindung diri dan perawatan diri dengan kejadian kecacatan kusta tingkat 2 di Kabupaten Gowa tahun 2014-2015.
Penerapan Media Audio Visual (Vidio Animasi Kartun) Materi Wudhu Pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam Di Kelas I dan II SD IT Al-Mawaddah Warrahmah Kolaka Annisa, Annisa; Fatmawati, Fatmawati; Hikmawati, Hikmawati; Hikmayanti, Hikmayanti; Rismayanti, Rismayanti; Aras, Muh; Sahaka, Amir; Meldawati, Titi; Umajjah, Nur Thahirah
Jurnal Teknologi Pendidikan Madrasah Vol 1 No 2 (2018): Jurnal Teknologi Pendidikan Madrasah
Publisher : IAI Al-Mawaddah Warrahmah Kolaka

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (683.041 KB)

Abstract

The use of media in classroom teaching is a necessity that cannot be ignored. The purpose of this study is: 1). Knowing the response of class I and II students of Elementary School Islamic Integrated (SD IT) Al Mawaddah Warrahmah Kolaka Against Audio Visual (video animation animation) in ablution material as a learning medium on subjects of Islamic religious education in terms of student learning motivation. 2) Knowing the application of audio visual media (cartoon animation video) in ablution material on subjects how Islamic religious education. 3) Knowing the teachers response to audio-visual media (video animation video) in ablution material on subjects of Islamic religious in terms of learning motivation. The subjects of the trial were students who were respondents in a study, in this study the subject of the trial was students totaling 13 people. This research is located at Pondok Pesantren Street,  Kolaka Regency. Research variables are component focal points in a study. In this study there are two research variables, namely: (1) Audio visual media (animated cartoon videos) and (2) student learning motivation. The conclusions that can be taken after conducting this research are as follows: 1). The response of students to audio visual learning media (cartoon animation video) in terms of learning motivation 100% very good. This means that around 100% of students can be motivated in using audio visual media (cartoon animation videos) on Islamic religious education subjects. 2) The application of this cartoon audio visual media, the first step is to prepare video procedures for ablution, prepare supporting tools. After the media is ready to be used, the researcher conducts the teaching and learning process by playing videos on the procedure of ablution while practicing it. 3) In the application of audio visual media (cartoon animation video) on Islamic religious education lessons in class I and II SD IT Al Mawaddah Warrahmah kolaka, the teacher responded well to this because this audio-visual media (cartoon animation video) is very suitable for use in class I students. and II, because they are very happy to play and watch.  
IMPLEMENTASI ALGORITMA C4.5 UNTUK MENENTUKAN PENERIMA BEASISWA DI STT HARAPAN MEDAN Rismayanti, Rismayanti
Jurnal Media Infotama Vol 12 No 2 (2016)
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer Universitas Dehasen Bengkulu

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (458.062 KB)

Abstract

Dalam lembaga pendidikan khususnya universitas dan sekolah tinggi banyak sekali beasiswa yang ditawarkan kepada mahasiswa yang berprestasi dan bagi mahasiswa yang kurang mampu. Pemberian bantuan belajar berupa beasiswa juga diberikan kepada mahasiswa di STT-Harapan Medan, salah satu beasiswa yang diberikan adalah Beasiswa Peningkatan Prestasi Akademik (PPA) yang diberikan kepada mahasiswa berprestasi, di mana IPK menjadi kriteria utama dalam pemberian beasiswa tersebut. Algoritma C4.5 dapat membantu dalam menentukan mahasiswa yang layak dan tidak layak menerima beasiswa dari STTH Medan. Algoritma C4.5 memiliki kelebihan utama yaitu dapat menghasilkan model berupa decision tree yang mudah diinterpretasikan untuk menghasilkan aturan keputusan. Dalam melakukan analisa dan perancangan untuk menentukan penerima beasiswa, maka ada 4 atribut prediktor yang digunakan yaitu IPK, Semester, Penghasilan Orang Tua dan Jumlah Tanggungan Orang Tua, sedangkan untuk atribut prediksi ada dua yaitu Diterima dan Ditolak. Hasil implementasi dilakukan dengan menggunakan software Data Mining Rapid Miner, di mana hasil nantinya akan membuktikan bahwa hasil analisa yang dilakukan dengan menerapkan algoritma C4.5 sesuai dengan hasil implementasi. Hasil yang diharapkan adalah sebuah decision tree dan rules untuk menentukan penerima beasiswa pada Mahasiswa di STT Harapan Medan.Kata Kunci: Algoritma C4.5, Decision Tree.
ANALISIS KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIS DAN MINAT BELAJAR SISWA SMP BERDASARKAN GENDER Rismayanti, Rismayanti; Octafianti, Mira; Sartika, Sartika
Journal on Education Vol 1 No 3 (2019): Journal On Education, Vol 1, No 3, April, 2019
Publisher : Departement of Mathematics Education

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this research is to know the mathematical communication ability and interest in learning of students based on gender by using predetermined indicators. The population in this research is the Junior High School students in West Bandung Regency and the samples examined is one of a class of 32 students in class VIII Junior High School in West Bandung Regency. The methods used in this research is qualitative descriptive method using the likert scale with the awarding of the instrument in the form of reserved test description to analyze mathematical communication ability and the granting of the now to analyze interest in learning students. Analysis of the results obtained in this study suggest that mathematical communication skills male students and the female is still classified as low. But students male or female students already have an interest in learning mathematics.
PENGARUH MUTU PELAYANAN TERHADAP KEPUASAN PASIEN DI UPTD KESEHATAN PUSKESMAS BOJO BARU KABUPATEN BARRU Rismayanti, Rismayanti; Bata Ilyas, Gunawan; Kadir, Ikhsan
YUME : Journal of Management Vol 1, No 3 (2018)
Publisher : Pascasrjana STIE Amkop Makassar

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui dan menganalisis pengaruh reliability terhadap kepuasan pasien di UPTD Kesehatan Bojo Baru Kabupaten Barru, (2) mengetahui dan menganalisis pengaruh assurance terhadap kepuasan pasien di UPTD Kesehatan Bojo Baru Kabupaten Barru, (3) mengetahui dan menganalisis pengaruh tangible terhadap kepuuasan pasien di UPTD Kesehatan Bojo Baru Kabupaten Barru, (4) mengetahui dan menganalisis pengaruh empathy terhadap kepuasan pasien di UPTD Kesehatan Bojo Baru Kabupaten Barru, (5) mengetahui dan menganalisis pengaruh responsiveness terhadap kepuasan pasien di UPTD Kesehatan Bojo Baru Kabupaten Barru, (6) mengetahui dan menganalisis pengaruh mutu pelayanan secara simultan terhadap kepuasan pasien di UPTD Kesehatan Bojo Baru Kabupaten Barru. Penelitian ini dilaksanakan pada UPTD Kesehatan Bojo Baru Kabupaten Barru. Sampel menggunakan metode accidental sampling, yaitu dilakukan dengan mengambil responden pasien yang kebetulan ada saat pengumpulan data dilakukan. Sampel berjumlah 89 responden pada UPTD Kesehatan Bojo Baru Kabupaten Barru. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara langsung kepada pihak-pihak yang terlibat dengan masalah yang sedang dibahas serta memberikan kuesioner kepada pegawai yang sesuai dengan penelitian yang dilakukan. Analisis data dilakukan dengan menggunakan analisa regresi linear berganda, Uji T-test, Uji F serta Uji Koefisien Determinasi (R2). Hasil analisis menunjukan bahwa (1) reliability berpengaruh terhadap kepuasan pasien di UPTD Kesehatan Bojo Baru Kabupaten Barru, (2) assurance berpengaruh terhadap kepuasan pasien di UPTD Kesehatan Bojo Baru Kabupaten Barru, (3) tangible berpengaruh terhadap kepuasan pasien di UPTD Kesehatan Bojo Baru Kabupaten Barru, (4) empathy berpengaruh terhadap kepuasan pasien di UPTD Kesehatan Bojo Baru Kabupaten Barru, (5) responsiveness berpengaruh terhadap kepuasan pasien di UPTD Kesehatan Bojo Baru Kabupaten Barru, (6) pelayanan simultan berpengaruh terhadap kepuasan pasien di UPTD Kesehatan Bojo Baru Kabupaten Barru.Kata Kunci : Reliability, Tangible, Assurance, Empathy, dan Responsiveness  ABSTRACTThis research aims to (1) determine and analyze the effect of reliability on patient satisfaction in the New Bojo Health UPTD in Barru Regency, (2) determine and analyze the effect of assurance on patient satisfaction in the New Bojo Health UPTD in Barru Regency,(3) determine and analyze the effect of tangible on patient satisfaction in the New Bojo Health UPTD in Barru Regency, (4) determine and analyze the effect of empathy on patient satisfaction in the New Bojo Health UPTD in Barru Regency,(5) determine and analyze the effect of responsiveness on patient satisfaction in the New Bojo Health UPTD in Barru Regency,(6) determine and analyze the effect of service quality simultaneously on patient satisfaction in the New Bojo Health UPTD in Barru Regency. This research was carried out at the New Bojo Health UPTD in Barru Regency. The sample uses accidental sampling method, which is done by taking patient respondents who were there when the data collection was done. Samples were 89 respondents in the New Bojo Health UPTD in Barru Regency. Data collection methods used were direct interviews with parties involved with the research conducted.Data analysis was performed using multiple linear regression analysis, T-test, F test and Determination Coefficient Test (R2). The results of the analysis show that (1) reliability influences patient satisfaction in the New Bojo Health UPTD in Barru Regency, (2) assurance influences patient satisfaction in the New Bojo Health UPTD in Barru Regency,(3) tangible influences patient satisfaction in the New Bojo Health UPTD in Barru Regency,(4) empathy influences patient satisfaction in the New Bojo Health UPTD in Barru Regency,(5) responsiveness influences patient satisfaction in the New Bojo Health UPTD in Barru Regency,(6) simultan service influences patient satisfaction in the New Bojo Health UPTD in Barru Regency.Keywords : Reliability, Tangible, Assurance, Empathy, and Responsiveness
ANALISIS IDENTIFIKASI WAJAH MENGGUNAKAN GABOR FILTER DAN SKIN MODEL Khairunnisa, Khairunnisa; Rismayanti, Rismayanti; Alhari, Rully
JURNAL TEKNOLOGI INFORMASI Vol 2, No 2 (2018): Desember 2018
Publisher : JURNAL TEKNOLOGI INFORMASI

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (776.252 KB)

Abstract

Abstract - Identification of faces in digital images is a complex process and requires a combination of various methods. The complexity of facial identification is increasing along with the increasing need for high accuracy of facial images. This research analyzes the combination of Skin Color Model and Gabor Filters in the process of identifying facial identities in digital images. The Skin Color Model method is used to separate the face area from facial images based on skin color values on facial images. The face area is then extracted using Gabor Filter. This research resulted in the highest accuracy was 93.6349%. and the lowest accuracy is around 82.45%. The implementation of a combination of Skin Color Models and Gabor Filters can be an alternative method of identifying faces in digital images. Keywords - Digital Image, Face Identification, Skin Color Model, Gabor Filter. 
Kepribadian Locus Of Control Kecerdasan Emosional Dan Iklim Kerja Terhadap Organization Citizenship Behavior Pegawai rismayanti, rismayanti
Gorontalo Management Research Vol 2, No.1 ( 2019 ) Gorontalo Management Research
Publisher : Universitas Gorontalo

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rismayanti. 2018, Peranan Kepribadian Locus Of Control, Terhadap Organization Citizenship Behavior Pegawai pada Dinas Pendidikan Kebudayaan Pemuda dan Olahraga Provinsi Gorontalo.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Peranan Kepribadian Locus Of Control, Kecerdasan Emosional dan Iklim Kerja Terhadap Organization Citizenship Behavior pada Dinas Pendidikan Kebudayaan Pemuda dan Olahraga Provinsi Gorontalo. baik secara simultan maupun parsial. Pengumpulan data pokok yaitu melalui daftar pernyataan/pertanyaan yang diuji melalui uji validitas dan reabilitas. Metode analisis yang digunakan adalah analisis jalur (Path Analisis) dengan terlebih dahulu memgkonversi data dari skala ordinal ke skala interval. Objek dalam penelitian ini adalah Kepribadian Locus Of Control, Kecerdasan Emosional dan Iklim Kerja Terhadap Organization Citizenship Behavior.Hasil hipotesis pertama menunjukan bahwa Kepribadian Locus Of Control (X1), Kecerdasan Emosional (X2) dan Iklim Kerja (X3) Terhadap Organization Citizenship Behavior secara simultan berpengaruh positif dan Signifikan terhadap Organization Citizenship Behavior pada Dinas Pendidikan Kebudayaan Pemuda dan Olahraga Provinsi Gorontalo sebasar 66,0%. Sedangkan 34,% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti dalam model penelitian ini.Hasil pengujian hipotesis kedua menunjukan bahwa Kepribadian Locus Of Control (X1) secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap Organization Citizenship Behavior (Y) sebesar 31,6%. Kecerdasan Emosional (X2) secara parsial berpengaruh positif dan signifikan Organization Citizenship Behavior (Y) sebesar 36,8% dan Variabel Iklim Kerja (X3) secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap Organization Citizenship Behavior sebesar 32,3%.