Articles

Found 13 Documents
Search

STUDI APLIKASI MARKETING BERBASIS WEBSITE DAN PENGARUHNYA TERHADAP PENINGKATAN JUMLAH PELANGGAN PADA USAHA HOTEL CHERRY MEDAN

Jurnal Keuangan & Bisnis Program Studi Magister Manajemen Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Harapan Vol 5, No 3 (2013): November
Publisher : Yayasan Pendidikan Harapan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The number of website visitors www.cherryhotelsmedan.com and since 2010 to 2012 has decreased. The average length of access that also tends to decrease. The purpose of this study is to determine how much the factors to build brand awareness and loyalty, direct response promotion, market education, as well as public relations services and support for the decision to use the website influence this. Also to find out the most dominant factor affecting consumers visiting the website www.cherryhotelsmedan.com.The population is Cherry visitors accessing the website www.cherryhotelsmedan.com ever. By using multiple regression analysis, it is concluded that 78.5% visited the website www.cherryhotelsmedan.com decision influenced by brand awareness and loyalty, direct response promotion, market education, as well as public relations services and support, while 21.5% influenced by other factors not examined in this study. Factors direct response promotion gives the most dominant influence on the decision to visit the website www.cherryhotelsmedan.com. Factor market education and public relations does not have a significant influence on the decision to visit the website www.cherryhotelsmedan.com, this suggests that the rise or fall of website visitors www.cherryhotelsmedan.com not influenced both factors.

DINAMIKA POPULASI KUTU TEMPURUNG (Coccus viridis) DAN KUTUDAUN (Aphis gossypii) PADA TIGA VARIETAS KOPI ARABIKA (Coffea Arabica)

853-8212
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (468.619 KB)

Abstract

ABSTRAKSalah satu kendala dalam pembibitan kopi arabika di rumah kaca adalahadanya serangan hama kutu tempurung (Coccus viridis) dan kutudaun(Aphis gossypii) yang dapat menghambat pertumbuhan dan perkembangantanaman. Persaingan dalam memanfaatkan unsur hara dan nutrisi yangberada pada jaringan tanaman kopi dapat menyebabkan tanaman yangterserang menjadi lebih parah bahkan tidak jarang menyebabkan kematiantanaman. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dinamika populasikutu tempurung dan kutudaun pada benih kopi arabika varietas SigararUtang, Kartika, dan S795. Penelitian dilakukan di rumah kaca PusatPenelitian dan Pengembangan Perkebunan (Puslitbangbun), sejak bulanAgustus 2011 sampai Januari 2012. Jumlah benih kopi arabika yangdiamati sebanyak 200 benih yang terdiri dari varietas S795, Sigarar utang,dan Kartika. Pengamatan dilakukan setiap dua minggu sekali sebanyaksepuluh kali pengamatan dengan menghitung populasi serangan hama danmembandingkan frekuensi populasi (perkembangan) kutu tempurung (C.viridis) dan kutudaun (A. gossypii) dengan metode regresi dan uji t. Darihasil pengamatan, ditemukan 2 jenis populasi hama yaitu populasi kututempurung (C. viridis) dan kutudaun (A. gossypii) yang menyerang benihkopi arabika di pembibitan dengan tingkat populasi kutu tempurung (C.viridis) lebih banyak dijumpai dibandingkan dengan populasi kutudaun (A.gossypii) yaitu sebanyak 81,23%. Pada kopi arabika varietas Kartikapaling banyak ditemukan populasi kutu tempurung (C. viridis) dan kutudaun (A. gossypii) dibandingkan dengan varietas Sigarar Utang dan S795.Kopi arabika varietas Kartika memiliki percabangan yang agak lentur danmemiliki ruas yang pendek sehingga kutu tempurung (C.viridis) dankutudaun (A. gossypii) lebih senang berinang pada varietas Kartikadibandingkan varietas Sigarar Utang dan S795, karena lebih mudah untukmemperoleh makanannya dengan mengisap cairan yang ada padapercabangannya. Perkembangan populasi C. viridis membentuk garis lurusselama 5 bulan dengan nilai r masing-masing 0,98 pada varietas SigararUtang; 0,98 pada varietas Kartika; dan 0,99 pada varietas S795.Perkembangan populasi A. gossypii membentuk dua buah garis yangbertemu di satu titik dan sebuah garis lurus dengan nilai r masing-masing0,99 pada Sigarar Utang; 0,98 pada varietas Kartika; dan 0,99 padavarietas S795.Kata kunci: Kopi arabika, dinamika populasi, Aphis gossypii, CoccusviridisABSTRACTOne of the main constraints on the growth of coffee seedlings in thegreenhouse is pests lice green scales (Coccus viridis) and Aphids (Aphidsgossypii) that can inhibit the growth of plants. Competition in utilizingnutrients can cause the attacked plants to become more severe, even someplants to be dead. This study aims to determine the population dynamics ofC. viridis and A. gossypii on arabica coffee seedlings of Sigarar Utang,Kartika, and S795 varieties. The study was conducted in the greenhouse ofIndonesian Center For Estate Crops Research and Development, fromAugust 2011 to January 2012. 200 seedlings of arabica coffee consisting ofS795, Sigarar Utang, and Kartika varieties were planted in polythene bagsin the greenhouse. Observations were made every two weeks for ten timesthe observations by calculating the pest populations and comparepopulation growth of C. viridis and A. gossypii by regression method and ttest. It was found that mite green scale (C. viridis) population were moredominant than the aphids (A. gossypii) population, with a total populationof green scales (C. viridis) as much as 81.23%. Green scales (C. viridis)and aphids (A. gossypii) were found more abundant in the Kartikaseedlings compared to Sigarar Utang and S795 varieties. It is easier for thepests to obtain their food by sucking the liquid inside in the branches. Thegrowth population of C. viridis forming a straight line for 5 months with rvalues respectively, Sigarar Utang is 0,98; Kartika is 0,98; and S795 is0,97. Growth population of A. gossypii forming straight lines with thevalue of r : Sigarar Utang is 0,99; Kartika is 0,98; and S795 is 0,99.Key words: Coffea arabica, population dynamics, Aphis gossypii, Coccusviridis

Implementasi Manajemen Sistem Informasi Siaran Pada Radio Venus FM Makassar

Proceedings Konferensi Nasional Sistem dan Informatika (KNS&I) 2015
Publisher : Proceedings Konferensi Nasional Sistem dan Informatika (KNS&I)

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (753.949 KB)

Abstract

Radio Venus FM Makassar sebagai lembaga penyiaran public denganmenggunakan frekuensi 97.6 yang di pancarkan melalui modulasi frekuensi (FM) merupakan media komunikasi massa yang mempunyai peranan penting dalam kehidupan sosial, budaya, politik dan ekonomi. Penyiaran Radio adalah media komunikasi massa dengar, yang menyalurkan gagasan dan informasi dalam bentuk suara secara umum dan terbuka, berupa program yang teratur dan berkesinambungan. Adapun permasalahan pada penelitian ini adalah manajemen sistem informasi yang digunakan sebelumnya belum ditunjang dengan database siaran dan pengaturan durasi iklan yang tidak sesuai dengan yang diharapkan, sehingga siaran yang sedang berlangsung belum sepenuhnya terkontrol dengan baik. Metode perancangan yang digunakan adalah metode DFD ( Data Flow Diagram). DFD (Data Flow Diagram) adalah alat pembuatan model yang memungkinkan profesional sistem untuk menggambarkan sistem sebagai suatu jaringan proses fungsional yang dihubungkan satu sama lain dengan alur data, baik secara manual maupun komputerisasi. Dengan adanya sistem ini maka manajemen sistem informasi pada radio venus fm dapat ditunjang dengan database siaran dan pengaturan acara serta durasi iklan terkontrol sesuai dengan yang diharapkan.

DINAMIKA POPULASI KUTU TEMPURUNG (Coccus viridis) DAN KUTUDAUN (Aphis gossypii) PADA TIGA VARIETAS KOPI ARABIKA (Coffea Arabica)

Jurnal Penelitian Tanaman Industri Vol 19, No 4 (2013): Desember 2013
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (468.619 KB)

Abstract

ABSTRAKSalah satu kendala dalam pembibitan kopi arabika di rumah kaca adalahadanya serangan hama kutu tempurung (Coccus viridis) dan kutudaun(Aphis gossypii) yang dapat menghambat pertumbuhan dan perkembangantanaman. Persaingan dalam memanfaatkan unsur hara dan nutrisi yangberada pada jaringan tanaman kopi dapat menyebabkan tanaman yangterserang menjadi lebih parah bahkan tidak jarang menyebabkan kematiantanaman. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dinamika populasikutu tempurung dan kutudaun pada benih kopi arabika varietas SigararUtang, Kartika, dan S795. Penelitian dilakukan di rumah kaca PusatPenelitian dan Pengembangan Perkebunan (Puslitbangbun), sejak bulanAgustus 2011 sampai Januari 2012. Jumlah benih kopi arabika yangdiamati sebanyak 200 benih yang terdiri dari varietas S795, Sigarar utang,dan Kartika. Pengamatan dilakukan setiap dua minggu sekali sebanyaksepuluh kali pengamatan dengan menghitung populasi serangan hama danmembandingkan frekuensi populasi (perkembangan) kutu tempurung (C.viridis) dan kutudaun (A. gossypii) dengan metode regresi dan uji t. Darihasil pengamatan, ditemukan 2 jenis populasi hama yaitu populasi kututempurung (C. viridis) dan kutudaun (A. gossypii) yang menyerang benihkopi arabika di pembibitan dengan tingkat populasi kutu tempurung (C.viridis) lebih banyak dijumpai dibandingkan dengan populasi kutudaun (A.gossypii) yaitu sebanyak 81,23%. Pada kopi arabika varietas Kartikapaling banyak ditemukan populasi kutu tempurung (C. viridis) dan kutudaun (A. gossypii) dibandingkan dengan varietas Sigarar Utang dan S795.Kopi arabika varietas Kartika memiliki percabangan yang agak lentur danmemiliki ruas yang pendek sehingga kutu tempurung (C.viridis) dankutudaun (A. gossypii) lebih senang berinang pada varietas Kartikadibandingkan varietas Sigarar Utang dan S795, karena lebih mudah untukmemperoleh makanannya dengan mengisap cairan yang ada padapercabangannya. Perkembangan populasi C. viridis membentuk garis lurusselama 5 bulan dengan nilai r masing-masing 0,98 pada varietas SigararUtang; 0,98 pada varietas Kartika; dan 0,99 pada varietas S795.Perkembangan populasi A. gossypii membentuk dua buah garis yangbertemu di satu titik dan sebuah garis lurus dengan nilai r masing-masing0,99 pada Sigarar Utang; 0,98 pada varietas Kartika; dan 0,99 padavarietas S795.Kata kunci: Kopi arabika, dinamika populasi, Aphis gossypii, CoccusviridisABSTRACTOne of the main constraints on the growth of coffee seedlings in thegreenhouse is pests lice green scales (Coccus viridis) and Aphids (Aphidsgossypii) that can inhibit the growth of plants. Competition in utilizingnutrients can cause the attacked plants to become more severe, even someplants to be dead. This study aims to determine the population dynamics ofC. viridis and A. gossypii on arabica coffee seedlings of Sigarar Utang,Kartika, and S795 varieties. The study was conducted in the greenhouse ofIndonesian Center For Estate Crops Research and Development, fromAugust 2011 to January 2012. 200 seedlings of arabica coffee consisting ofS795, Sigarar Utang, and Kartika varieties were planted in polythene bagsin the greenhouse. Observations were made every two weeks for ten timesthe observations by calculating the pest populations and comparepopulation growth of C. viridis and A. gossypii by regression method and ttest. It was found that mite green scale (C. viridis) population were moredominant than the aphids (A. gossypii) population, with a total populationof green scales (C. viridis) as much as 81.23%. Green scales (C. viridis)and aphids (A. gossypii) were found more abundant in the Kartikaseedlings compared to Sigarar Utang and S795 varieties. It is easier for thepests to obtain their food by sucking the liquid inside in the branches. Thegrowth population of C. viridis forming a straight line for 5 months with rvalues respectively, Sigarar Utang is 0,98; Kartika is 0,98; and S795 is0,97. Growth population of A. gossypii forming straight lines with thevalue of r : Sigarar Utang is 0,99; Kartika is 0,98; and S795 is 0,99.Key words: Coffea arabica, population dynamics, Aphis gossypii, Coccusviridis

Aplikasi Berbasis Mobile untuk Pencarian Rute Angkutan Umum Kota Makassar Menggunakan Algoritma Depth First Search

Jurnal Pekommas Vol 18, No 3 (2015): Desember 2015
Publisher : BBPSDMP KOMINFO MAKASSAR

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kawasan kota Makassar merupakan tempat kegiatan penduduk dengan segala aktivitasnya. Sarana dan prasarana diperlukan untuk mendukung aktivitas kota. Ditinjau dari aspek pergerakan penduduk, kecenderungan bertambahnya penduduk perkotaan yang tinggi menyebabkan makin banyak jumlah pergerakan baik dari dalam maupun luar kota dan pemberian fasilitas pencarian kode angkutan umum menuju ke suatu tempat yang di inginkan oleh para penumpang angkutan umum. Nantinya akan ditampilkan kode angkutan umum, informasi jalur yang dilalui angkutan umum dan memperlihatkan jalur rute angkutan melalui Google Maps. Adapun metode yang akan digunakan untuk menentukan jarak terdekat dari posisi pengguna aplikasi dengan beberapa pilihan rute adalah algoritma depth first search. Depth first search (DFS) adalah algoritma untuk melintasi, struktur pohon atau grafik yang dimulai pada akar (memilih beberapa node sebagai root dalam kasus grafik) dan mengeksplorasi sejauh mungkin sepanjang masing-masing cabang sebelum mundur. Diharapkan dengan adanya aplikasi tersebut dapat membantu para calon penumpang untuk memilih rute angkutan umum yang ingin ditumpanginya, pencarian kode rute-rute angkutan umum yang di hasilkan dari aplikasi menggunakan algoritma depth first search.

PENINGKATAN DAYASAING LADA(Piper nigrum L.) MELALUI BUDIDAYA ORGANIK Enhancement of Pepper (Piper nigrum L.) Competitiveness Through Organic Cultivation

Perspektif Vol 17, No 1 (2018): Juni 2018
Publisher : Puslitbang Perkebunan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (678.356 KB)

Abstract

ABSTRAKLada (Piper nigrum L.) merupakan tanaman rempah yang memiliki nilai ekonomi tinggi, dan penghasil devisa terbesar ketujuh pada kelompok tanaman perkebunan. Daerah pengembangan lada di Indonesia sebagian besar berada di Lampung, Bangka, Kalimantan dan Sulawesi. Indonesia bukanlah Negara terbesar pemasok kebutuhan lada di tingkat dunia, namun Indonesia merupakan negara pemasok lada nomor tiga di dunia. Negara pemasok kebutuhan lada terbesar di dunia adalah Vietnam, disusul oleh Brazil. Salah satu kunci keberhasilan Vietnam adalah diterapkannya budidaya lada yang baik didukung oleh pemerintah dan swasta, sedangkan di Indonesia sebagian besar perkebunan lada adalah milik petani dengan teknik budidaya yang beragam seringkali tidak sesuai dengan SOP budidaya lada yang dianjurkan. Bersaing secara kuantitas dirasa berat untuk Indonesia, karena sampai saat ini produktivitas lada di Indonesia masih relatif rendah. Banyak permasalahan yang dihadapi oleh petani lada di Indonesia di antaranya mutu dari produk lada yang masih rendah. Untuk meningkatkan daya saing lada salah satunya adalah dengan meningkatkan kualitas produk lada, melalui budidaya organik. Di tingkat internasional, produk organik mendapatkan harga premium, dihargai lebih mahal, karena selain produknya dianggap sehat juga konsumen rela memberikan harga lebih sebagai bentuk apresiasi bagi produsen organik yang telah berbudidaya ramah lingkungan, sehingga dianggap pahlawan lingkungan. Makalah ini menguraikan tentang budidaya tanaman lada secara organik dengan harapan dapat ikut memberikan kontribusi dalam rangka peningkatan dayasaing lada Indonesia di Pasar dunia, sekaligus mendukung program pemerintah mewujudkan “Seribu Desa Organik”. ABSTRACTPepper (Piper nigrum L.) is a spice crop that has a high economic value, the seventh largest income earner in the plantation crop. The pepper development areas in Indonesia are mostly in Lampung, Bangka, Kalimantan and Sulawesi. Indonesia is not the bigest Country to supply international market, however Indonesia is number three to supply international market. The largest supplier of pepper needs in the words is Vietnam, followed by Brazil. One of the keys factor of Vietnam's success is the application of good pepper cultivation practice supported by both the government and the private sector, while in Indonesia most of the pepper plantations belong to farmers with diverse cultivation techniques that are often not following the recommended Standard Operation Procedure of pepper cultivation.To compete with other countries quantitatively is not easy for Indonesia, since the productivity of pepper in Indonesia is still low. One effort to anticipate this is by increasing pepper competitiveness through organic cultivation (Qualitatively). Internationally, organic produce/ product will have premium price, since the organic product is more healthy and as an appreciation from the consumers to the producer that the producers have implemented ecofriendly farming and  also consumers assume that the producer  is as an environmental hero. This paper describes organic pepper cultivation in the hope of contributing to improve the competitiveness of Indonesian pepper in the world market and also on supporting the successfull of Goverment of Indonesia program on actualizing of  “Thousands of Organic Village Program”  

SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS PENYEBARAN SEKOLAH DASAR DI KOTA MAKASSAR BERBASIS MOBILE MAPPING MENGGUNAKAN TEKNOLOGI GOOGLE MAPS API

Masyarakat Telematika Dan Informasi : Jurnal Penelitian Teknologi Informasi dan Komunikasi Vol 8, No 1 (2017): Masyarakat Telematika Dan Informasi : Jurnal Penelitian Teknologi Informasi dan
Publisher : Kementerian Komunikasi dan Informatika R.I.

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (322.16 KB)

Abstract

Sekolah Dasar (disingkat SD) adalah jenjang paling dasar pada pendidikan formal di Indonesia. Kebutuhan akan informasi mengenai Sekolah Dasar pada kota Makassar sangatlah tinggi utamanya ketika memasuki tahun ajaran baru, karena banyak orang tua yang ingin mendaftarkan anak mereka ke jenjang Sekolah Dasar. Namun, informasi mengenai keberadaan Sekolah Dasar yang ada di Makassar masih kurang dan sulit diakses, baik itu informasi mengenai lokasi sekolah maupun informasi lainnya terkait sekolah tersebut. Oleh karena itu, adanya sistem informasi geografis penyebaran Sekolah Dasar di kota Makassar menjadi penting. Metode atau teknologi yang digunakan dalam sistem informasi ini adalah Google Maps API, berupa piranti tambahan yang dapat terintegrasikan pada perangkat mobile. Diharapkan dengan adanya sistem yang terintegrasi pada perangkat mobile mapping menggunakan teknologi google maps API dapat membantu dan memudahkan para orang tua calon siswa Sekolah Dasar untuk mendapatkan informasi lokasi serta informasi lainnya terkait Sekolah Dasar yang ada di kota Makassar.

MASYARAKAT DESA BERBASIS INTEGRATED FARMING SYSTEM: ASURANSI SYARIAH PADA BIDANG PERTANIAN

Syariah Vol 5, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Islam Indragiri

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (600.197 KB)

Abstract

Impact of green house gases is damage to environment, one result of that has been felt with increasing temperature of the earth surface that could eventually lead to extreme climate change. Climate change is expected to have an impact on agriculture production throughout the world. Government have to serve program to assure agriculture production. Shariah assurance of agriculture as social care movement without uncertainly, debt, gambling, and bank interest. Ministry of agriculture has released regulation Nomor 40 Tahun 2015, on this regulation was arranged types and facility agriculture assurance will protect farmers from losses profit because failed in harvesting because disaster act of god, diseases, and climate extreme change. In these regulation, any word containing shariah point, we do hope agriculture assurance can be operated in form shariah skim.

ANALISIS DAN EVALUASI STRATEGI BERSAING DALAM UPAYA PENINGKATAN VOLUME PENJUALAN SEPEDA MOTOR HONDA DI WILAYAH SUMATERA UTARA (STUDI KASUS : MAIN DEALER SEPEDA MOTOR HONDAWILAYAH SUMATERA UTARA CV. INDAKO TRADING CO. JL. PEMUDA NO. 18 DEFGH, MEDAN)

Al-Irsyad Vol 6, No 2 (2016): JURNAL AL-IRSYAD
Publisher : Al-Irsyad

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (214.667 KB)

Abstract

Strategies are being made to increase the volume of sales of Hondamotorcycles in 2013 of raising consumer awardness to Honda through an ad campaign. Viewed from the strategy that has been implemented in 2013, the sales unit has not reached the predetermined targets, but seen from the market share has increased (seize the market share of competitors). Realized sales from the year 2009-2011 increased volume sales of Honda motorcycles, while from 2011- 2013 year decline in sales volume Honda motorcycles. The purpose of this study was to determine the effect of variable brands, design, features, quality, price, sale, resale value, and after-sales service to variable interest of consumers simultaneously and partially and competitive strategy that is effective to increase the volume of sales of the Honda Motorcycle in North Sumatra.Keywords: Minat Konsumen, Strategi Bersaing, Volume Penjualan.

ANALISIS PERSEPSI, SIKAP DAN MOTIVASI KONSUMEN TERHADAP MINAT PENGGUNAAN PRODUK KARTU KREDIT AFFINITY XXXX-USU PADA DAERAH PEMASARAN WILAYAH MEDAN

Al-Irsyad Vol 6, No 2 (2016): JURNAL AL-IRSYAD
Publisher : Al-Irsyad

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (295.91 KB)

Abstract

Affinity Card can be used as an identification card associations, alumniassociations and others. At this year PT. XXXX bank is targeting a credit card cobranding and affinity contribute 15% to the target of credit card transactions from 2:08 Million credit card of the total target credit card PT. Bank XXXX 2013. Acquisition of affinity credit card marketing on the month September 2014 the marketing area Terrain area amounts to 886 cards from all three universities that cooperate with the details of Affinity USU 236 cards, 305 cards from Affinity UNIMED and 345 of Affinity UNSYAH. XXXX Bank has undertaken various strategies in marketing their credit card but has yet to get maximum results, it is not certain what the cause. For the sake of getting the most-needed improvements in credit card marketing strategy is to understand what the perceptions, attitudes and motivation of potential customers. The results of writing that has been done, after going through the stage of data collection, data processing, data analysis and the final interpretation of the results of the analysis of the influence of Perception, Attitudes and Motivation Consumers Against Interests Product Use Credit Cards Affinity Bank XXXX-USU On Regional Marketing Regional Medan, the conclusions to be drawn together (simultaneously) variable Perceptions, Attitudes and Motivation significant effect on the dependent variable interest. The significant value of the three independent variables is <0.05, indicating that the variable perception, attitude, motivation has a significant influence ter-facing Minat.Arah regression coefficient is positive, it means that any increase in Perceptions, Attitudes and Motivation clients will Interest-kan increased use of affinity credit cards Bank XXXX-USU.Keywords: Konsumen Bank, Minat, Sikap, Motivasi.