Articles

Found 17 Documents
Search

PERENCANAAN PONDASI PILE RAFT MENGGUNAKAN PLAXIS DENGAN PEMODELAN MOHR-COULOMB Darmini, Darmini; Juniarso, Juniarso; Ridwan, Agus
Jurnal Ilmiah Desain dan Konstruksi Vol 9, No 2 (2010)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (68.459 KB)

Abstract

Pondasi rakit digunakan jika lapisan tanah pondasi mempunyai daya dukung rendah. Pondasirakit akan memberikan faktor keamanan yang memadai dalam menghadapi masalah kegagalandaya dukung ultimate. Bagian ini berfungsi meneruskan beban bangunan ke tanah di bawahnya.Pondasi rakit penuh masih memberikan penurunan yang berlebihan. Ketika bagian atas tanahmenunjukkan nilai yang sangat tinggi dari penurunan dan rendahnya daya dukung, permukaanraft diperkirakan akan mengalami penurunan yang besar, bahkan lebih besar dari penurunanyang diijinkan. Oleh karena itu perlu ditambahkan tiang-tiang pada pondasi rakit sehinggamenjadi pile-raft system. PLAXIS adalah program elemen hingga untuk aplikasi geoteknikdimana digunakan model-model tanah untuk melakukan simulasi terhadap perilaku dari tanah.Mohr-Coulomb adalah model yang sangat dikenal yang digunakan untuk pendekatan awalterhadap perilaku tanah secara umum. Model ini meliputi lima buah parameter yaitu modulusyoung, E, poisson ratio, kohesi, sudut geser, dan sudut dilatasi. Tujuan dibuatnya tugas akhir iniadalah merencanakan dimensi pondasi pile-raft menggunakan cara manual dan menggunakansoftware PLAXIS. Berdasarkan hasil perhitungan diperoleh dimensi pondasi rakit yangbervariasi dengan kedalaman 2 m, 5 m, dan 7 m. untuk mereduksi penurunan yang terjadi padapondasi rakit ditambahkan tiang-tiang (friction pile). Dimensi yang digunakan adalah D300untuk panjang 3 m dan D500 untuk panjang 5 m. dengan penambahan tiang tersebut diperolehpenurunan antara 0,01969 m sampai dengan 0,05739 m. tulangan yang digunakan pada pondasirakit adalah D 32 – 200 sedangkan untuk pondasi tiang digunakan 13D25 dan 10D10 untuktulangan longitudinal dan D22-130 dan D22-100 untuk tulangan geser.
HASIL BELAJAR MENULIS KALIMAT BAHASA JERMAN SISWA KELAS X MIA 5 SMA NEGERI 1 TAMAN DENGAN MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE MAKE A MATCH D Y BORE, FERDINANDUS; RIDWAN, AGUS
LATERNE Vol 4, No 2 (2015): Laterne-VOL IV No 2-Juni 2015
Publisher : LATERNE

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini akan mengkaji hasil belajar menulis kalimat bahasa jerman siswa kelas x mia 5 SMAN 1 Taman dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe make a match. Judul ini dipilih atas dasar pada masalah yang dihadapi siswa pada saat belajar menulis. Model pembelajaran kooperatif tipe make a match merupakan pembelajaran yang menggunakan teknik mencari pasangan yaitu siswa mencari pasangan dengan bantuan kartu sambal belajar tentang konsep atau tema tertentu. Berkaitan dengan hasil belajar menulis kalimat sederhana, rumusan masalah yang digunakan dalam penelitian ini adalah berikut: “Bagaimana hasil belajar menulis kalimat sederhana siswa kelas X MIA 5 SMAN 1 Taman menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Make a match?”.  Berdasar pada rumusan masalah di atas, tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan hasil belajar menulis kalimat sederhana siswa kelas X MIA 5 SMAN 1 Taman dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe make a match. Berkaitan dengan penggunaan model pembelajaran kooperatif tipe make a match nilai rerata tes tulis siswa pada pertemuan pertama adalah 99.26, pada pertemuan kedua adalah 97.35, pertemuan ketiga 98.13, dan pertemuan ke empat adalah 91.21. Kata kunci : Keterampilan Menulis, Model pembelajaran Kooperatif tipe make a match.
HOMOIOTELEUTON DALAM ANTOLOGI PUISI NUR EIN DUFT UND WINDESWEHEN KARYA HERMANN HESSE ALBILASE, ALDO; RIDWAN, AGUS
IDENTITAET Vol 8, No 1 (2019)
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI SURABAYA

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini mengkaji keindahan yang dihasilkan ragam bunyi dalam antologi puisi nur ein Duft und Windeswehen. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan ragam bunyi apa saja yang terdapat pada antologi puisi tersebut. Untuk meneliti ragam bunyi pada antologi puisi tersebut digunakan teori gaya bahasa homoioteleuton. Teori tersebut digunakan karena berkaitan dengan bunyi suku kata terakhir yang berulang pada suatu baris atau kalimat dan memberikan unsur keindahan pada puisi. Analisis pada penelitian ini dipertajam dengan fitur distingtif Bahasa Jerman, sehingga dapat diketahui keragaman bunyi pada penelitian ini adalah manifestasi dari cara artikulasi yang berbeda-beda setiap fonemnya. Berbasis pada teori Ridwan (2017) dapat disimpulkan bahwa terdapat 27 ragam bunyi repetisi homoioteleuton antara lain: [tə], [ŋən], [lən], [lɪç], [gən], [də], [tət], [zən], [mən], [dən] , [rʊm] , [za:m ], [dɐn], [bən], [bɐ], [ən], [rən], [kən], [nən], [lə], [fən], [tən], [kə], [zə], [ba:r], [təst], [nə]. Bentuk [ən] menjadi satu-satunya bentuk suku kata nackten Silbe. Sedangkan beberapa bentuk suku kata seperti: [tə], [də], [lə], [kə], [zə], [nə] merupakan suku kata berjenis suku kata terbuka. Dari sisi keindahan puisi, ragam bunyi tersebut membentuk rima akhir dan rima awal. Kata kunci : Homoioteleuton, Fitur Distingtif
MAKSIM KESOPANAN LEECH (1983) DALAM FILM „GOETHE!“ KARYA STÖLZL SUSTIAN WULANDARI, ANIAR; Ridwan, Agus
IDENTITAET Vol 4, No 3 (2015): Identitaet-VOL IV No 3-Oktober 2015
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI SURABAYA

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Maksim kesopanan adalah kaidah kebahasaan dalam interaksi lingual yang digunakan untuk mempermudah hubungan dengan meminimalisir potensi konflik dan perlawanan dalam kegiatan manusia. Seperti dalam fim “Goethe!” karya Stölzl yang tuturan-tuturannya bisa saja menggunakan maksim kesopanan.  Penelitian ini menggunakan maksim kesopanan yang dikemukakan oleh Leech (1983) untuk menganalisis tuturan-tuturan yang ada dalam film “Goethe!” karya Stölzl. Pada maksim kesopanan tersebut Leech menuangkannya dalam 6 maksim; (1) Maksim kearifan, (2) Maksim kedermawanan, (3) Maksim pujian, (4) Maksim kerendahan hati, (5) Maksim kesepakatan, (6) Maksim simpati. Adapun rumusan masalah dalam penelitian ini yaitu; (1) Tuturan-tuturan tindak ilokusi mana sajakah dalam Film “Goethe!” yang mengandung maksim kesopanan?, (2) Bagaimana jenis-jenis tuturan tindak ilokusi  dalam maksim kesopanan film “Goethe!”? Tujuan penelitian ini adalah (1) Mendeskripsikan jenis-jenis tuturan tindak ilokusi yang ada dalam film “Goethe!”, (2) Mendeskripsikan tuturan tindak ilokusi yang mengandung maksim kesopanan. Sumber data penelitian ini adalah tuturan-tuturan yang ada dalam film “Goethe!” karya Stözlz. Pendekatan penelitian yang digunakan oleh penulis ialah pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik simak bebas libat cakap dan teknik catat. Kemudian teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan teknik dasar daya pilah pragmatis dan teknik hubung banding memperbedakan hal pokok. Berdasarkan analisis dapat disimpulkan bahwa terdapat 27 tuturan yang menaati maksim kesopanan yang dikemukakakn oleh Leech dan terdapat 6 maksim dalam tuturan-tuturan yang menaati maksim kesopanan ada dalam film “Goethe!”. Terdapat 8 tuturan yang menaati maksim kearifan, terdapat 2 tuturan yang menaati maksim kedermawanan, terdapat 5 tuturan yang menaati maksim pujian, terdapat 2 tuturan yang menaati maksim kerendahan hati, terdapat 7 tuturan yang menaati maksim kesepakatan dan terdapat 3 tuturan yang menaati maksim simpati. Tuturan yang menaati maksim kesopanan lebih sering menggunakan maksim kesepakatan. Kata Kunci: Maksim Kesopanan, film
SPRACHSTIL AUF RAUCHVERBOTSPLAKAT IN DEUTSCHLAND AGUS INDRAYANI, SULIS; Ridwan, Agus
IDENTITAET Vol 4, No 3 (2015): Identitaet-VOL IV No 3-Oktober 2015
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI SURABAYA

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak   Gaya bahasa memiliki peran yang sangat penting pada sebuah wacana tulis maupun lisan. Penggunaan gaya bahasa tidak hanya terbatas pada karya sastra melainkan juga dijumpai dalam teks tulis berupa plakat. Dalam kehidupan sehari-hari sering kita jumpai teks-teks pada plakat dengan konstruksi yang tidak lengkap. Hal ini dapat menimbulkan berbagai persepsi pembaca terhadap plakat. Oleh karena itu peneliti tertarik untuk mengkaji gaya bahasa dalam plakat. Rumusan masalah pada penelitian ini yaitu : (1) Bagaimanakah jenis-jenis gaya bahasa pada plakat larangan merokok di Jerman berdasar pada struktur kalimat; (2) Bagaimanakah makna dari jenis-jenis gaya bahasa pada plakat larangan merokok di Jerman. Tujuan penelitian ini adalah: (1) Mendeskripsikan jenis-jenis gaya bahasa pada plakat larangan merokok di Jerman berdasar pada struktur kalimat; (2) Mendeskripsikan makna dari jenis-jenis gaya bahasa pada plakat larangan merokok di Jerman. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah kalimat. Sumber data penelitian ini diperoleh dari plakat larangan merokok di Jerman yang diunduh dari situs www.waehlerisch.net mulai tahun 2011 sampai tahun 2013. Metode pengumpulan data menggunakan teknik dokumenter. Pada analisis datanya menggunakan teknik bagi unsur langsung. Berdasarkan penggunaan teori gaya bahasa dapat disimpulkan bawa terdapat tuturan yang memuat jenis gaya bahasa berdasarkan makna. Selain itu juga terdapat tuturan yang memuat jenis gaya bahasa yang berkaitan dengan struktur kalimat beserta maknanya. Kata kunci   : gaya bahasa, plakat
The Way For Maintaning Customer Loyalty and Using of E-Commerce in Developing Company Such as Small and Medium Entreprises Ridwan, Agus
ESENSI vol. 5, No. 1, April 2015
Publisher : Faculty of Economic and Business

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (750.358 KB)

Abstract

The Way for Maintaining Customer Loyality and Using of E-Commece in Developing Company Such as Small And Medium Enterproses. This paper aims to analyze the way of maintaining customer loyalty of company in developing their business. One of the way is providing of customer loyalty program with the reward point given to their customer. Beside that, this study analyze also the usefulness of e-commerce in developing Small and Medium Enterprises. Definitely ,the use of e-commerce able to drive business of small and Medium Enterprises quickly and promptly. Involving e-commerce in developing small and medium enterprises (SMEs)is very crucial and important. There are some potential benefits derived from the strategic use of e-commerce provide: i) Enhanced customer services, ii) Reduced transaction costs, iii) Increased business efficiencies, iv) Improved operational flexibility, v). Obtaining competitive advantages and vi). Improved product and service delivery. . This study use Descriptive Qualitative Analysis Method based on the observation of the current situation of e-commerce usefulness in developing company such as small and medium enterprises and the way of maintaining customer loyalty in business development This study shows that both low customer awareness about point-based reward programs and, not surprisingly, low redemption rates. More specifically, lack of awareness about the reward points programs and the redemption procedure was shown. The important conditions positively affecting redemption of reward points were found to include awareness of the reward point program, a positive attitude about the incentives, and average frequency of credit card usage. Also, redemption rates were higher for cards that had been issued more recently. This study find also that e-commerce has big part role in developing Small and Medium Enterprises. In this, e-commerce can develop promotion and selling volume of Small and Medium Enterprises by the smart electronic mechanism.DOI: 10.15408/ess.v5i1.2331
PENGARUH PELARUT TERHADAP KARAKTERISTIK NANO TiO2-SiO2 SEBAGAI PENAMBAH SELF-CLEANING CAT AKRILIK Ridwan, Agus; Wahyuni, Sri
Indonesian Journal of Chemical Science Vol 4 No 2 (2015)
Publisher : Indonesian Journal of Chemical Science

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang pengaruh jenis pelarut (metanol, 1-propanol, 2-propanol) terhadap karakteristik material nano TiO2-SiO2. Material nano TiO2-SiO2 diaplikasikan sebagai additif dalam cat akrilik untuk memberikan sifat self-cleaning.  Metode sol-gel digunakan dalam sintesis partikel TiO2-SiO2 dengan variasi jenis pelarut menggunakan perbandingan mol prekursor TEOS:TiIPP yaitu 5:1. Teknik pengujian self-cleaning menggunakan metode pengukuran sudut kontak dan waktu alir air pada permukaan padatan yang telah dilapisi cat akrilik termodifikasi TiO2-SiO2. Hasil sintesis TiO2-SiO2 dikarakterisasi dengan FTIR untuk mengetahui struktur ikatan, XRD untuk mengetahui struktur kristal, DR-UV untuk mengetahui celah pita energi (Eg), dan TEM untuk mengetahui morfologi dan ukuran partikel. Hasil XRD dan TEM menunjukkan bahwa sifat padatan adalah amorf. Hasil FTIR menunjukkan ikatan Si-O, O-H dan Ti-O dominan dalam padatan. Hasil DR-UV menunjukkan partikel TiO2-SiO2 dengan pelarut metanol (A1) memiliki celah pita energi (Eg) terkecil 3,76 eV. Hasil pengujian  sudut kontak terkecil dan waktu alir paling lama pada variasi konsentrasi 15%.
KOMPONEN MAKNA DALAM VERBA BERENDONIM AUGEN PADA BUKU Studio D A1 GUSTYANI PUTRI, VENA; RIDWAN, AGUS
IDENTITAET Vol 8, No 1 (2019)
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI SURABAYA

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membahas tentang analisis komponen Makna verba yang berendonim Augen yang terdapat di buku Studio d A1. Komponen makna ini berhubungan dengan medan makna, yang mana pada medan makna ada beberapa kata yang maknanya sama atau saling berdekatan. Dengan adanya beberapa kata yang sama atau saling berdekatan ini, menimbulkan pertanyaan yang lahir dari penggunanya. Karena itulah analisa komponen makna dibutuhkan untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan yang memiliki kemiripan atau pun persamaan yang belum terjawab. Kemiripan atau persamaan itulah yang disebut dengan pembeda makna. Setelah itu, dapat lebih memahami perbedaan kata-kata yang maknanya berdekatan atau sama. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan komponen makna dalam verba berendonim Augen pada buku berendonim Studio d A1. Jenis penelitian ini, menggunakan penelitian kualitatif. Dan data yang digunakan adalah teks kalimat verba berendonim Augen, dan data ini menggunakan metode catat. Sumber data yang digunakan adalah buku Studio d A1, yang mana buku tersebut buku tersebut digunakan oleh pelajar bahasa Jerman dan oleh pengajar maupun murid di Goethe Institut dan Wisma Jerman. Pada penelitian ini ditemukan sembilan verba berendonim Augen ‘Mata’ pada buku Studio d A1, dari sembilan verba berendonim Augen ‘Mata’, ditemukan lima verba yang mempunyai medan makna yang sama. Dimana lima verba tersebut di bagi menjadi dua, yaitu medan makna “melihat” dan “mencari sesuatu”. Kemudian kelima verba ini dianalisa menggunakan teori komponen makna, agar ciri-ciri dan pembeda makna yang terkandung diketahui. Kata kunci: Verba Berendonim, Makna, Komponen Makna.
PENERAPAN QUANTUM LEARNING PADA PEMBELAJARAN BUSANA PRIA DI SMKN 3 KEDIRI Ridwan, Agus
Jurnal Buana Pendidikan Vol 7 No 13 (2011): Jurnal Buana Pendidikan
Publisher : Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (292.943 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengakaji apakah prestasi belajar siswa yang belajar menggunakan Metode Quantum Learning (QL) lebih baik dari pada prestasi belajar siswa yang belajar menggunakan Metode Konvensional pada pembelajaran busana pria, untuk mengetahui apakah ada perbedaan prestasi belajar siswa SMKN 3 Kediri dalam pembelajaran busana pria yang belajar menggunakan metode Quantum Learning dan Konvensional antara yang diberi pre-test dan tanpa pre-test, dan untuk membuktikan apakah ada interaksi antara pemberian metode Quantum Learning dan Konvensional dengan pemberian  pre-test  dan tanpa pre-test pada pembelajaran busana pria terhadap pretasi belajar siswa SMKN 3 Kediri. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas 2 Program Studi Tata Busana SMK Negeri 3 Kediri dengan 104 siswa. Sampel sejumlah 32 siswa dari kelas 2 Busana2 sebagai kelas Konvensional dan 30 siswa dari kelas 2 Busana3 sebagai kelas QL ditentukan secara acak. Sampel pada kelompok eksperimen dan kelompok kontrol dipilih secara random sehingga diperoleh 4 kelompok penelitian, dengan menggunakan Solomon-for group design. Data dikumpulkan menggunakan tes dan dianalisis statistik dengan diskriptif disajikan dalam bentuk tabel dan diagram. Pembuktian/ pengujian  dengan menggunakan analisis ANAVA dua jalur.    Hasil perhitungan dengan ANAVA dua jalur menunjukkan bahwa: (1) prestasi belajar siswa  yang belajar dengan metode QL  lebih baik dari pada prestasi belajar siswa yang belajar dengan menggunakan Metode Konvensional secara signifikan, dengan nilai (Fh 51,89 dan ρ=0,00,  Ï= 95%.); (2) prestasi belajar siswa yang diberi pretest dan siswa yang tanpa  pretest tidak menunjukkan perbedaan yang signifikan (Fh 0,00 dan ρ=0,95); (3) tidak ada interaksi metode mengajar dan pemberian pretest terhadap prestasi belajar siswa SMK Negeri 3 Kediri (Fh 0,04 dan ρ=0,85).  
MANFAAT OLAHAN TOGA UNTUK PENGOBATAN DI DESA DELIKSUMBER KECAMATAN BENJENG KABUPATEN GRESIK Ridwan, Agus
Jurnal Penamas Adi Buana Vol 1 No 1 (2017): Juli
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (81.613 KB)

Abstract

Health care are sought by everyone. one way to keep your body in good health is a stylish way of life that is clean, healthy, and able to maintain physical fitness. In addition, people can take advantage of traditional crops that can be used for example medicines that can address health issues. Traditional medicine has good benefits to health and does not give a fatal side effects for health. Plants that are around us can be useful for healing or prevention of disease in the suffering. This research is a qualitative research. This research method is observation. This research was conducted in the village MetatuBenjeng District of Gresik on February 1, 2017 - March 1, 2017. To be used by residents and surrounding communities metatu us as researchers hold TOGA processing in village districts Metatu Benjeng Gresik regency. The results of this study indicate that there is enough of the citizens Metatu can process and utilize plant TOGA. It can be concluded that the community has been eager to apply this in everyday life. Researchers hope the people of the village Metatu will be able to add their insight on TOGA crop plants so that they can take advantage of toga over again and they are also able to process them