Articles

Found 10 Documents
Search

PELATIHAN KETERAMPILAN LAS UNTUK MASYARAKAT USIA PRODUKTIF DI KELURAHAN SUKAJADI KEC. SUKAJADI KOTA PEKANBARU Sunaryo, Sunaryo; Ridwan, Abrar; Hakim, Legisnal; Nasution, Ahmad Kafrawi; Istana, Budi
Jurnal Pengabdian UntukMu NegeRI Vol 1 No 1 (2017): Pengabdian Untuk Mu negeRI
Publisher : LPPM UMRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (483.133 KB)

Abstract

Jumlah angkatan kerja di Riau pada Februari 2015 mencapai 2.974.014 orang, atau naik 172,849 orang (6,17 persen) dibandingkan jumlah angkatan kerja pada Februari 2014 sebesar 2.801.165 orang. Jumlah penduduk yang bekerja di Riau pada Februari 2015 sebesar 2,774,245 orang atau bertambah 112,918 orang (4,2 persen) dibandingkan dengan keadaan pada Februari 2014. Tingkat pengangguran terbuka pada Februari 2015 sebesar 6,72 persen, lebih tinggi dibandingkan keadaan pada Februari 2014 (4,99 persen). Sebagian besar para remaja putus sekolah usia produktif tidak memiliki keterampilan berwirausaha sehingga tidak bisa mendapatkan atau menciptakan lapangan kerja. Jumlah bengkel las di kecamatan Sukajadi khususnya kelurahan sukajadi relatif masih kurang dibandingkan dengan jumlah pengguna jasa las. Masih kurangnya pembinaan terhadap Sebagian besar Para remaja putus sekolah usia produktif untuk mendapatkan/menciptakan lapangan pekerjaan khususnya dibidang teknik pengelasan. Teknik mesin fakultas teknik UMRI,menyelenggarakan pengabdian dalam bentuk kegiatan pelatihan keterampilan las pada remaja putus sekolah usia produktif di kelurahan Sukajadi Kecamatan Sukajadi kota Pekanbaru , pelatihan dilaksanakan selama lima hari dengan jumlah peserta 10 orang. Para peserta secara langsung praktek dibawah bimbingan dan pengawasan pelaksana pelatihan yang bertindak sebagai instruktur. Metode demontrasi dan peragaan ini sangat efektif untuk pelatihan las , peserta pelatihan menerapkan modul yang telah didiskusikan dengan tim pelaksana, secara langsung pada peralatan las yang telah disiapkan oleh panitia.
PELATIHAN HEAT TREATMENT SEDERHANA UNTUK SISWA SMK SE-PEKANBARU Istana, Budi; Sunaryo, Sunaryo; Nasution, Ahmad Kafrawi; Ridwan, Abrar; Hakim, Legisnal; Utami, Lega Putri
Jurnal Pengabdian UntukMu NegeRI Vol 1 No 2 (2017): Pengabdian Untuk Mu negeRI
Publisher : LPPM UMRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (590.271 KB)

Abstract

Industri pengecoran logam umumnya menggunakan baja karbon sebagai bahan baku utama. Hal ini disebabkan oleh besarnya kebutuhan industri terutama industri pengolahan kelapa sawit, kertas dan industri lainnya terhadap komponen mesin yang diproduksi dengan teknik pengecoran logam. Banyak dipakainya baja karbon pada industri tersebut mengakibatkan bahan tersebut harus mengalami penyesuaian pada sifat mekanis yang diinginkan oleh pemakainya, salah satu langkah yang dapat diambil adalah dengan melakukan proses perlakuan panas, proses ini akan sangat bergantung pada komposisi kimia bahan, suhu pemanasan, waktu penahanan (hold time) dan kecepatan pendinginan (cooling rates). Kegiatan Pengabdian ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan kepada siswa SMK di lingkungan kampus tentang pengaruh proses pendinginan paska perlakuan panas terhadap sifat mekanik logam terutama nilai kekerasannya.  Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi siswa dalam mempelajari ilmu metalurgi.
OPTIMASI TUNGKU PELEBURAN LOGAM ALUMINIUM KAPASITAS 10 KG BERBAHAN BAKAR OLI BEKAS SKALA LABORATORIUM Istana, Budi; Ridwan, Abrar; Rilnanda, Ade
Sistem Informasi Vol 8 No 01 (2017): Jurnal Photon
Publisher : Fakultas MIPA dan Kesehatan Universitas Muhammadiyah Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1127.953 KB)

Abstract

Metal melting furnace is a device used to fuse a metal. In the world of metal furnace industry is still dominated by liquid fuel in the form of diesel or solid fuel in the form of coal. In this research the source of fuel used is waste of used oil. Used oil is a waste that is promising when in the process of becoming fuel. The purpose of this study for the optimization clicking or enhance an aluminum melting furnace and get better efficiency in terms of the manufacturing process, design, raw materials, fuel consumption, time, procedures for use. This study was conducted using an experimental method to build the furnace and burner that will be used for smelting logam.isolator used is refractory cement (TNC 16) and Glass Wool. The capacity created in this study is 10 kg of aluminum. In designing the software use ANSYS 12.1 to simulate the state when in operation. The furnace was tested with variable weight of aluminum to be melted: 0.5 kg, 1 kg, 0.5kg. Later tempratur on the furnace in measuring on the inside, the outside, cover, and fuel consumption. From the results of tests and calculations get the amount of time required for the melt of 0.5 kg, 1 kg and 1.5 kg of solid aluminum is ± 29-34 minutes. The time required until the 660 oC temprature is ± 24 minutes. The pouring temperature of this test reaches 887 oC. Q losses are 19,48197 kw and the resulting heat is 128854,91 kj.
ANALISIS HELICAL HEAT EXCHANGER SEBAGAI KONDENSER DAN WATER HEATER UNTUK MEMANFAATKAN PANAS BUANG PADA PERANGKAT PENGKONDISIAN UDARA Ridwan, Abrar; -, Mintarto
Sistem Informasi Vol 3 No 2 (2013): Jurnal Photon
Publisher : Fakultas MIPA dan Kesehatan Universitas Muhammadiyah Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (476.926 KB)

Abstract

Studi ini menganalisis perangkat pengkondisian udara, dengan memanfaatkan panas buang pada Helical Heat Exchanger sebagai kondenser dan water heater sebagai pemanfaatan energi yang terbuang. Mengansumsikan perangkat pengkondisian udara bekerja secara normal dengan kapasitas kompresor sebesar 1 PK, temperatur kondensasi sebesar 50 oC dan evaporasi sebesar 5 oC
RANCANG BANGUN TUNGKU GASIFIKASI BIOMASA HEMAT ENERGI DAN RAMAH LINGKUNGAN PENGHASIL LISTRIK Ridwan, Abrar; Istana, Budi
Sistem Informasi Vol 4 No 2 (2014): Jurnal Photon
Publisher : Fakultas MIPA dan Kesehatan Universitas Muhammadiyah Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (788.807 KB)

Abstract

Provinsi Riau merupakan daerah yang kaya akan sumber daya biomasa salah satunya adalah kabupaten Bengkalis, dimana hampir 80% penduduknya masih menggunakan tungku berbahan bakar kayu untuk memasak, sementara untuk mendapatakan bahan bakar fosil dan gas elpiji sangat sulit. Telah dilakukan penelitian dan uji eksperimental perancangan dan pembuatan tungku gasifikasi biomasa penghasil listrik dengan memanfaatkan panas buang sekelilingnya. Diameter dalam tungku 14,8 cm dan diameter luar luar 21,4 cm dengan diameter ruang annulus 66 cm, tinggi tungku 50 cm. Alat ukur temperatur menggunakan termokopel tipe K dan dengan data akuisisi Advantech DAQ 4718. Tungku dapat menghasilkan listrik dengan pemanfaatan panas buang pada temperatur sisi panas T = 100 0 C dengan temperatur sisi dingin 32 0 C dimana tegangan termoelektrik ±1,2 V dan arus ±60 mA. Tungku dapat membakar ulang hasil pembakaran melalui lobang di sekeliling tabung dalam sehingga terjadi gasifikasi. Efisiensi termal tungku adalah 10,7 % yaitu dapat mendidihkan 1 kg air pada menit ke-10 dengan berat bahan bakar kayu 1 kg.
DESIGN, MANUFACTURING AND TESTING KINETIC ADSORPTION TEST RIG Ridwan, Abrar; -, Nasruddin; Martin, Awaludin; Firmansyah, Arfie I.
Sistem Informasi Vol 2 No 1 (2011): Jurnal Photon
Publisher : Fakultas MIPA dan Kesehatan Universitas Muhammadiyah Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1043.929 KB)

Abstract

Adsorption on a solid adsorbent is the fundamental processes in the field of separation processes, purification of gases, adsorption cooling, advanced adsorption cooling, and extensive work on hydrogen storage. The understanding of the thermodynamic properties of adsorbent plus adsorbate system is important to analyze. Information concerning the relevant adsorption equilibrium and characterized of adsorbent is generally an essential requirement for the analysis and design of an adsorption separation process. For practical application, theadsorption equilibrium must be known over a broad range of operation temperatures. Also, the isotherms of pure species are fundamental information for dynamic simulation of adsorbers. The main objective of this research is to design kinetic adsorption test rig to investigate the capacity and rate of adsorption on adsorbent and adsorbate pair’s. The result of design kinetic adsorption test rig including dimensions of vapor vessel (pressure vessel) and measuring cell. The volume of vapour vessel is 1000 ml and measuring cell is 100 ml. Kinetic adsorption test rig was manufactured to investigate capacity and rate of adsorption up to 40 bar.
RANCANG BANGUN TUNGKU BIOMASSA HEMAT ENERGI DAN RAMAH LINGKUNGAN PADA TUNGKU TRADISIONAL MASYARAKAT BERBAHAN BAKAR KAYU Ridwan, Abrar
Sistem Informasi Vol 3 No 1 (2012): Jurnal Photon
Publisher : Fakultas MIPA dan Kesehatan Universitas Muhammadiyah Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (750.76 KB)

Abstract

Teknologi tungku pembakaran telah lama berkembang pesat dimasyarakat dan masih digunakan khususnya propinsi Riau yang kaya akan sumber daya biomassa. Telah dilakukan perancangan dan pembuatan tungku hemat energi dan ramah lingkungan dengan sistem downdraft-gasification, tungku berdimensi 1 x 1 x 1,2 m dengan tabung 13 lobang udara primer dan 21 lobang udara sekunder dengan tinggi 40 cm dan diameter 35 cm. Pengujian dilakukan dengan 6 liter air yang mendidih pada menit ke-18,73 pada temperatur 99 0C untuk tungku modifikasi dan temperatur air tertinggi 83,75 0C pada menit 45,83 untuk tungku tradisional masyarakat dengan menggunakan 3 kg kayu bakar, kecepatan aliran udara primer 0,59 (g/s) dan 0,0034 (m3/s) udara sekunder . Efisiensi termal pada tungku modifikasi 14,7 % dan efisiensi termal pada tungku tradisional masayarakat 4,2 %. Proses semi-gasification pada pembakaran memberi dampak berkurangnya asap hasil pembakaran dan isolator dengan serbuk gergaji memberi akumulasi panas yang bersifat adiabatis.
Solar Drying Technology in Indonesia: an Overview Fudholi, Ahmad; Ridwan, Abrar; Yendra, Rado; Pani Desvina, Ari; Hartono, Hartono; Khan Bin Majahar Ali, Majid; Suyono, Tri; Sopian, Kamaruzzaman
International Journal of Power Electronics and Drive Systems (IJPEDS) Vol 9, No 4: December 2018
Publisher : Institute of Advanced Engineering and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (71.575 KB) | DOI: 10.11591/ijpeds.v9.i4.pp1804-1813

Abstract

The most important benefit of solar energy is renewable and low pollutant source of energy (clean energy). Solar energy technology and research are developing fast and much of the technology needed for these applications in industry and agricultures is already available. Solar drying technology (SDT) is one of the most attractive and promising applications of solar energy technology. In this paper, the various performances of SDTs in Indonesia are summarized with details. Generally, the cabinet-type and tunnel-type SDTs are remarkably well suited to drying small quantities of vegetables and fruit on the household scale. Greenhouse and hybrid SDTs are suitable for use on a large scale by industries.
Overview of Photovoltaic Thermal (PVT) Water Collector Fudholi, Ahmad; Farhana Mohd Razali, Nur; Ridwan, Abrar; Yendra, Rado; Hartono, Hartono; Pani Desvina, Ari; Khan Bin Majahar Ali, Majid; Sopian, Kamaruzzaman
International Journal of Power Electronics and Drive Systems (IJPEDS) Vol 9, No 4: December 2018
Publisher : Institute of Advanced Engineering and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (71.575 KB) | DOI: 10.11591/ijpeds.v9.i4.pp1891-1898

Abstract

The popular solar technology is the integration of solar thermal technology and photovoltaic (PV), called photovoltaic thermal (PVT) technology. This technology converts solar energy to electrical and thermal energy. The efficiency of solar energy conversion via PVT is higher than photovoltaic and solar systems. PV cell efficiency decreases if system operating temperature is higher. Therefore, solar systems attached to PV cells act to cool PV cells and increase the overall efficiency of the PVT system. PVT construction that saves space, is suitable for domestic consumption, and long-term saving costs makes PVT current research by researchers in the latest energy technology. This review presents descriptions and previous works conducted on performances analysis of PVT water collector. Results on the performances of PVT water collectors are summarized. The energy and exergy efficiency of PVT water collector ranges from 28.5% to 85% and 6.8% to 14%, respectively.
PELATIHAN PENELITIAN TINDAKAN KELAS (PTK) BAGI GURU SMKN 1 KECAMATAN MEMPURA KABUPATEN SIAK Utami, Lega Putri; Hakim, Legisnal; Nasution, Ahmad Kafrawi; Sunaryo, Sunaryo; Ridwan, Abrar; Istana, Budi; Afdhal, Afdhal; Abdurahman, Ridwan
Jurnal Pengabdian UntukMu NegeRI Vol 3 No 1 (2019): Pengabdian Untuk Mu negeRI
Publisher : LPPM UMRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (143.392 KB)

Abstract

Classroom Action Research (CAR) is research conducted by teachers in their own class by planning, implementing and reflecting actions collaboratively and participatively with the aim of improving performance as a teacher so that student learning outcomes can improve. Thus PTK can facilitate teachers to develop an understanding of pedagogy in order to improve their learning. This training also invites teacher friends to step into various records that after being processed can manifest into a quality study. Carry out research on what is done daily by a teacher who can finally produce a work called PTK. This can happen if a general sequence of procedures, which starts from the identification of research problems encountered until the final report is recorded. So, it is very important that this procedure is understood and adhered to by the teacher who is researching. The overall service activities are quite good in terms of the target number of participants and enthusiasm in receiving the material provided.