0.252
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Kedokteran Maranatha
Hanna Ratnawati
Universitas Kristen Maranatha
Articles
2
Documents
‚Äč
Hubungan antara Kadar Karbon Monoksida (CO) Udara dan Tingkat Kewaspadaan Petugas Parkir di Tiga Jenis Tempat Parkir

Jurnal Kedokteran Maranatha Vol 10, No 1 (2010)
Publisher : Universitas Kristen Maranatha

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tingkat polusi udara di Indonesia semakin meningkat, salah satu sebabnya adalah bertambahnya jumlah kendaraan bermotor yang meningkatkan jumlah emisi gas buang. Salah satu senyawa di dalam emisi gas buang adalah karbon monoksida (CO). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kadar CO udara di 3 jenis tempat parkir dan pengaruhnya terhadap tingkat kewaspadaan petugas parkir. Desain penelitian ini adalah observasional analitik yang bersifat komparatif. Data yang diukur adalah kadar CO udara di tempat parkir terbuka (TPB), semi terbuka (TPSB), dan tertutup (TPT). Subjek penelitian adalah 18 orang petugas parkir yang bekerja di 3 jenis tempat parkir. Kadar CO udara diukur menggunakan alat CO–CO2 meter SIBATA, sedangkan tingkat kewaspadaan diukur dengan Jhonson Pascal Test. Data dianalisis menggunakan ANOVA satu arah, uji lanjut Duncan’s Post Hoc Test dengan α = 0,05 dan uji regresi korelasi linier. Hasil pengukuran menunjukkan bahwa kadar CO udara di TPT (13,86 ppm) lebih tinggi daripada di TPB (1,96 ppm) dan TPSB (2,32 ppm) dan tingkat kewaspadaan petugas parkir tidak dipengaruhi oleh kadar CO udara baik di TPB (r = 0,35), TPSB (r = 0,001), maupun di TPT (r = 0,044). Simpulannya, terdapat perbedaan kadar CO udara di 3 jenis tempat parkir, akan tetapi tidak ada hubungan antara kadar CO udara dan tingkat kewaspadaan petugas parkir.Kata kunci: CO, tingkat kewaspadaan, tempat parkir terbuka, tempat parkir semi terbuka, tempat parkir tertutup.

Enzim Telomerase dan Karsinogenesis

Jurnal Kedokteran Maranatha Vol 2, No 1 (2002)
Publisher : Universitas Kristen Maranatha

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kromosom yang merupakan lilitan DNA pembawa sifat genetis, dulu diduga statis tapi ternyata selalu berubah, yaitu pada ujung lilitan DNA selalu memendek atau memanjang. Adanya perubahan pada segmen terminal DNA inilah yang oleh para peneliti dikatakan berhubungan dengan proses perkembangan sel kanker dan proses penuaan (aging) . Gen terdapat pada molekul DNA pada kromosom dalam inti sel. Segmen DNA pada ujung kromosom inilah yang dikenal sebagai telomer dan merupakan salah satu faktor dalam terjadinya kanker.