Madu Ratna
Jurusan Statistika Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya

Published : 8 Documents
Articles

Found 8 Documents
Search

PEMODELAN REGRESI ZERO INFLATED POISSON (APLIKASI PADA DATA PEKERJA SEKS KOMERSIAL DI KLINIK REPRODUKSI PUTAT JAYA SURABAYA) Lestari, Alia; Purhadi, Purhadi; Ratna, Madu
PYTHAGORAS: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 5, No 2: Desember 2009
Publisher : Department of Mathematics Education, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, UNY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (71.575 KB)

Abstract

Dalam menganalisis hubungan antara beberapa variabel, terdapat sejumlah fenomena dimana variabel responsnya berbentuk biner ataupun berbentuk diskrit. Fenomena dimana variabel responsnya berbentuk diskrit tapi tidak biner, biasanya dianalisis dengan Regresi Poisson. Namun demikian dalam kasus tertentu sering dihadapi suatu peristiwa yang sangat jarang terjadi atau responsnya mempunyai data nol yang sangat banyak, sehingga analisis dengan pendekatan distribusi Poisson seringkali tidak lagi memberikan kesimpulan yang tepat. Pada penelitian ini akan dikaji suatu metode untuk mengatasi banyaknya respons bernilai nol yang telah dikembangkan oleh Lambert (1992) yaitu Regresi Zero-Inflated Poisson (ZIP). Estimasi parameter model ini menggunakan Algoritma EM dan pengujian hipotesisnya menggunakan Likelihood Ratio Test. Aplikasi pada data Pekerja Seks Komersial di Klinik Reproduksi Putat Jaya Surabaya menunjukkan bahwa variabel yang mempengaruhi zero state atau peluang yi bernilai nol sama dengan variabel yang mempengaruhi poisson state atau peluang yi berdistribusi Poisson, yaitu lamanya seorang PSK menjalani profesinya dan proporsi pemakaian kondom. Statistik Vuong yang dihasilkan menunjukkan bahwa Pemodelan Regresi ZIP menghasilkan model yang lebih baik daripada Regresi Poisson.Kata kunci :    Algoritma EM, Pekerja Seks Komersial (PSK), Penyakit Menular Seksual (PMS), Regresi Poisson, Zero Inflated Poisson (ZIP).
Analisis Regresi Logistik Ordinal terhadap Faktor-faktor yang Mempengaruhi Predikat Kelulusan Mahasiswa S1 di ITS Surabaya Imaslihkah, Sitti; Ratna, Madu; Ratnasari, Vita
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 2, No 2 (2013)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (895.023 KB)

Abstract

Abstrak—Setiap perguruan tinggi memilikikewajiban dalam mengontrol prestasi mahasiswanya untuk menghasilkan lulusanyang berkualitas. Ukuran prestasi mahasiswa diantaranya adalah indeks prestasidan lama studi yang menghasilkan predikat kelulusan. Predikat kelulusandipengaruhi oleh beberapa faktor tertentu. Dalam penelitian ini, variabelrespon adalah predikat kelulusan yang terdiri dari dengan pujian, sangatmemuaskan, dan memuaskan. Analisis regresi logistik ordinal merupakan salahsatu metode yang tepat karena variabel respon mempunyai skala ordinal(bertingkat). Terdapat beberapa variabel prediktor yang diduga berpengaruh padapredikat kelulusan antara lain fakultas, jenis kelamin, asal daerah, jalurmasuk ITS, status SMA, pekerjaan ayah, pekerjaan ibu, dan pendapatan orang tua.Data merupakan data sekunder dari Badan Akademik ITS. Mayoritas lulusanmahasiswa mempunyai predikat sangat memuaskan. Predikat kelulusan denganpujian telah menunjukkan angka sebesar 23%, hal ini berarti jumlah lulusan mahasiswadengan mudah mencapai predikat tersebut. Secara pengujian serentak, faktor yang berpengaruh adalahfakultas, jenis kelamin, jalur penerimaan, pekerjaan ayah, peker­jaan ibu danpendapatan.
Analisis Pemakaian Kemoterapi Pada Kasus Kanker Payudara Dengan Menggunakan Metode Regresi Logistik Multinomial (Studi Kasus Pasien Di Rumah Sakit “X” Surabaya) Yudissanta, Arief; Ratna, Madu
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 1, No 1 (2012): Jurnal Sains dan Seni ITS (ISSN 2301-928X)
Publisher : Jurnal Sains dan Seni ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kanker adalah suatu penyakit yang disebabkan oleh pertumbuhan sel-sel jaringan tubuh yang tidak normal. Di Indonesia,kanker payudara merupakan pembunuh nomor dua bagi wanita setelah kanker serviks. Ada beberapa jenis pengobatan pada pasien kanker payudara salah satunya yaitu kemoterapi. Kemoterapi sendiri ada beberapa jenis yang biasanya digunakan pada pasien kanker payudara yaitu Kemoterapi Neoajuvant, Kemoterapi Ajuvant, dan kemoterapi Paliatif. Adapun jenis kemoterapi yang dilakukan pasien kanker payudara di Rumah Sakit “X” Surabaya adalah Kemoterapi Ajuvant. Jenis Kemoterapi yang digunakan diduga dipengaruhi oleh usia, hormon ER, PR, HER2, Grade serta stadium. Dan untuk mengetahui hubungan antara jenis kemoterapi yang dilakukan oleh pasien kanker payudara dengan faktor-faktor dugaan yang berpengaruh dapat menggunakan metode regresi logistik multinomial. Pemodelan regresi logistik multinomial secara individu terhadap jenis kemoterapi didapatkan bahwa hanya variabel stadium yang berpengaruh secara signifikan. Begitu juga pada pemodelan regresi logistik multinomial secara serentak menunjukkan bahwa hanya variabel stadium yang berpengaruh terhadap jenis kemoterapi Ajuvant, sedangkan pada jenis kemoterapi Paliatif tidak ada satupun variabel penduga yang berpengaruh signifikan.
Regresi Nonparametrik Spline Truncated untuk Memodelkan Persentase Unmet Need di Kabupaten Gresik Sholicha, Camelia Nanda; Budiantara, I Nyoman; Ratna, Madu
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 7, No 2 (2018)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (446.106 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v7i2.35259

Abstract

Kabupaten Gresik merupakan wilayah yang mengalami penurunan persentase unmet need sehingga pada tahun 2017 menjadi urutan terendah kedua di Provinsi Jawa Timur yaitu sebesar 15,6%. Faktor-faktor yang mempengaruhi seperti petugas penyuluh informasi, tempat pelayanan KB, persentase keluarga miskin dan persentase pendidikan terakhir lebih dari SMA yang ditamatakan kepala keluarga diduga cukup berpengaruh dalam capaian Kabupaten Gresik dalam menangani kejadian unmet need. Metode yang sesuai digunakan dalam penelitian yaitu analisis regresi nonparametrik Spline Truncated karena data tidak membentuk sebuah pola tertentu serta menggunakan titik knot optimum berdasarkan nilai Generalized Cross Validation (GCV) yang minimum. Dalam penelitian ini, karakteristik kecamatan dengan persentase unmet need di Kabupaten Gresik sangat tinggi dan tidak memenuhi SPM. Model regresi nonparametrik spline truncated terbaik dengan menggunakan kombinasi titik knot yaitu satu titik knot pada variabel cakupan PKB/PLKB (x1), satu titik knot pada variabel cakupan tempat pelayanan KB (x2), dua titik knot pada variabel persentase keluarga miskin (x3), serta dua titik knot pada variabel persentase pendidikan terakhir lebih dari SMA yang ditamatkan oleh KK (x4). Nilai koefisien determinasi yang dihasilkan dari model ini adalah sebesar 88,09%.
Pemodelan Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Angka Morbiditas di Jawa Timur Menggunakan Regresi Nonparametrik Spline Wulandari, Krisna; Budiantara, I Nyoman; Ratna, Madu
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 6, No 1 (2017)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (929.059 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v6i1.22477

Abstract

Morbiditas adalah kondisi seseorang dikatakan sakit apabila keluhan kesehatan yang dirasakan menyebabkan terganggunya aktivitas sehari-hari yaitu tidak dapat melakukan kegiatan bekerja, mengurus rumah tangga, dan kegiatan normal sebagaimana biasanya. Semakin tinggi morbiditas, menunjukkan derajat kesehatan penduduk yang semakin buruk. Berdasarkan hasil Survei Sosial Ekonomi Nasional (SUSENAS), pada tahun 2010 angka morbiditas Jawa Timur sebesar 28,4%, sedangkan pada tahun 2014 angka morbiditas Jawa Timur mencapai 30,21%. Adanya peningkatan angka morbiditas tersebut tentunya disebabkan oleh faktor-faktor baik gaya hidup maupun kondisi lingkungan di wilayah tersebut. Oleh karena itu, dilakukan sebuah penelitian berupa pemodelan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi morbiditas di Jawa Timur. Berdasarkan data yang diperoleh dari SUSENAS Jawa Timur tahun 2014, menunjukkan bahwa pola hubungan antara morbiditas penduduk dengan faktor-faktor yang mempengaruhinya tidak berpola tertentu, sehingga pada penelitian ini digunakan metode regresi nonparametrik spline. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa model regresi terbaik menggunakan 3 titik knot dengan 6 variabel yang signifikan yaitu kepadatan penduduk, rata-rata lama sekolah, persentase penduduk miskin, Upah Minimum Kabupaten, persentase rumah tangga Open Defecation (OD), dan persentase rumah tangga dengan jarak sumber air minum ke tempat penampungan kotoran lebih dari 10 meter. Nilai kebaikan model atau R2 yang diperoleh yaitu sebesar 89,72%.
Pemodelan PDRB Di Indonesia Menggunakan Pendekatan Regresi Nonparametrik Spline Khanela, Puspita; Ratna, Madu; Budiantara, I Nyoman
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 6, No 2 (2017)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (176.931 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v6i2.24985

Abstract

Pertumbuhan ekonomi pada tahun 2015 mengalami perlambatan dibandingkan dengan tahun sebelumnya, penyebab perlambatan ekonomi terlihat dari berbagai sisi yaitu sisi pengeluaran pada konsumsi rumah tangga dan konsumsi pemerintah. Pertumbuhan ekonomi adalah suatu kondisi dimana terjadi peningkatan suatu produk domestik bruto, pertumbuhan ekonomi suatu daerah dikatakan meningkat apabila terjadi kenaikan Produk Domestik Regional Bruto. Faktor yang diduga mempengaruhi PDRB sebagai indikator laju pertumbuhan ekonomi yaitu TPAK, Penanaman Modal Asing, Realisasi Belanja Modal dan Realisasi Belanja Pegawai. Faktor yang berpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi di Indonesia diindikasikan tidak adanya jaminan yang menunjukan adanya pengaruh salah satu faktor dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi ataupun sebaliknya sehingga penelitian ini dapat dilakukan menggunakan analisis pendekatan Regresi Nonparametrik Spline. Setelah dilakukan analisis didapatkan bahwa model terbaik menggunakan kombinasi knot 2-3-2-3 memenuhi asumsi IIDN dan diapatkan R2 sebesar 99,207%.
Pemodelan Faktor-Faktor yang Memengaruhi Persentase Peserta Aktif KB Suntik di Jawa Timur Menggunakan Regresi Nonparametrik Spline Truncated Sitanggang, Octavianta Romauli; Ratna, Madu; Budiantara, I Nyoman
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 7, No 2 (2018)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (221.064 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v7i2.35265

Abstract

Penggunaan metode kontrasepsi suntik di Jawa Timur pada akhir tahun 2015 mencapai angka 58,7%. Metode kontrasepsi suntik sering dipakai karena tingkat efektifitasnya yang tinggi. Maka dari itu dilakukan penelitian untuk mengetahui faktor-faktor apa yang mempengaruhi presentasepeserta KB aktif di Provinsi Jawa Timur tahun 2016 memilih memakai metode kontrasepsi suntik. Penelitian ini menggunakan analisis regresi nonparametrik spline truncated karena sifatnya yang fleksibel untuk memodelkan data yang tidak memiliki pola. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah persentase peserta KB aktif dari alat KB suntik pada tahun 2016 di Jawa Timur sebagai variabel respon dan variable prediktor yang diduga memengaruhi adalah persentase perempuan berstatus kawin usia 15-49 tahun, jumlah anak lahir hidup dari setiap wanita usia 15-49 tahun lebih dari atau sama dengan 2, tingkat pendidikan dari setiap wanita usia 15-49 tahun minimal SLTA/sederajat dan usia kawin pertama lebih dari 19 tahun. Hasil dari penelitian ini adalah model terbaik yang didapatkan dari memilih titik knot optimum adalah regresi nonparametrik spline truncated dengan kombinasi knot (1-3-3-3).Keempat variabel prediktor dugaan, berpengaruh signifikan terhadap persentase peserta aktif alat KB suntik dengan R-Square dari model adalah sebesar 85,87%.
Pengelompokkan Kelurahan di Kota Surabaya Berdasarkan Kriteria Pembentukan Kampung Keluarga Berencana Khotimah, Khusnul; Ratnasari, Vita; Ratna, Madu
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 7, No 2 (2018)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (403.96 KB) | DOI: 10.12962/j23373520.v7i2.35272

Abstract

Salah satu upaya yang dilakukan BKKBN untuk membumikan kembali program KKBPK adalah dengan terus membangun Kampung KB di seluruh wilayah Indonesia. Kampung KB merupakan satuan wilayah setingkat RW, dusun atau setara, yang memiliki kriteria tertentu, dimana terdapat keterpaduan program kependudukan, keluarga berencana, dan pembangunan keluarga dan pembangunan sektor terkait. Penelitian ini bertujuan untuk mengelompokkan kelurahan di Kota Surabaya berdasarkan kriteria pembentukan Kampung KB menggunakan analisis klaster sehingga diharapkan dapat membantu untuk menentukan wilayah yang akan dijadikan Kampung KB. Pengelompokkan yang dihasilkan, selanjutnya akan dilakukan analisis One Way MANOVA untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan antar kelompok yang terbentuk berdasarkan kriteria pembentukan Kampung KB. Hasil analisis klaster menunjukkan bahwa terbentuk lima kelompok kelurahan di Kota Surabaya berdasarkan kriteria pembentukan Kampung KB serta metode pengelompokkan yang terbaik adalah metode ward’s. One Way MANOVA memberikan hasil bahwa terdapat perbedaan rata-rata antar kelompok kelurahan yang terbentuk berdasarkan kriteria pembentukan Kampung KB.