Articles

Found 15 Documents
Search

ANALISIS KEPUTUSAN PERSEDIAAN IKAN ASIN DI PASAR TRADISIONAL KOTA MANADO PROVINSI SULAWESI UTARA Lagarense, Marvel S.R.; Andaki, Jardie A.; Rantung, Steelma V.
AKULTURASI (JURNAL ILMIAH AGROBISNIS PERIKANAN) Vol 1, No 2 (2013): Oktober 2013
Publisher : AKULTURASI (JURNAL ILMIAH AGROBISNIS PERIKANAN)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (71.575 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apa tujuan dari pengambilan keputusan persediaan ikan asin di pasar tradisional Kota Manado dan mengetahui bagaimana pengambilan keputusan persediaan ikan asin oleh pedagang di pasar tradisional Kota Manado. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survei. Variabel-variabel yang diukur dalam penelitian ini adalah persediaan (kg), permintaan (kg/tahun), luas lapak (m2).  dan biaya pemesanan (Rp).Untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi keputusan persediaan ikan asin digunakan analisis regresi berganda Y= a + b1X1 + b2X2 + b3X3.Pengambilan keputusan persediaan ikan asin dilakukan oleh para pedagang agar persediaan ikan asin asin terus terjaga sehingga dapat terus memenuhi permintaan pasar. Persamaan regresi linear untuk keputusan persediaan ikan asin di Pasar tradisional di Kota Manado Provinsi Sulawesi Utara yaitu Y= 0,016 + 0,393X1 + 0,185X2 + 0,397X3 dengan keeratan hubungan R2 0,887. Variabel jumlah permintaan (X1), biaya pemesanan (X2), dan luas lapak (X3) secara bersama-sama mempengaruhi variabel jumlah persediaan ikan asin (Y). Variabel yang berpengaruh signifikan terhadap keputusan persediaan ialah jumlah permintaan (X1), luas lapak (X2), dan biaya pemesanan (X3). Kata Kunci: Analisis Keputusan, Persediaan, Ikan Asin, Pasar Tradisional
ANALISIS FINANSIAL USAHA PEMBENIHAN IKAN MAS (Cyprinus carpio L) DI DESA WARUKAPAS KECAMATAN DIMEMBE KABUPATEN MINAHASA UTARA Kowarin, Emeritus; Tambani, Grace O.; Rantung, Steelma V.
AKULTURASI (JURNAL ILMIAH AGROBISNIS PERIKANAN) Vol 2, No 1 (2014): April
Publisher : AKULTURASI (JURNAL ILMIAH AGROBISNIS PERIKANAN)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (71.575 KB)

Abstract

Penelitian ini mengkaji tentang analisis finansial usaha pembenihan ikan mas didesa Warukapas Kecamatan Dimembe Kabupaten Minahasa Utara. Metode pengumpulan data dilakukan dengan cara sensus terhadap obyek yang menjadi tujuan penelitian, yaitu semua petani pemilik usaha bubidaya pembenihan ikan mas yang berjumlah 3 orang. Rata –rata umur pembudidaya ikan mas 30-45 tahun. Berdasarkan hasil penelitian menunjukan bahwa aspek finansial pada usaha bubidaya pembenihan ikan mas di desa Warukapas meliputi perhitungan nilai OP yang di peroleh Rp. 188.230.000, nilai Net Profit Rp. 160.946.700, nilai Profit rate 143,585%, Rentabilitas 116,367%, BCR 2,475, BEP Penjualan Rp. 90.103.368,6, BEP satuan Rp. 90.103,3686, serta jangka waktu pengembalian investasi 0.8593 tahun, ini berarti usaha pembenihan ikan mas di desa Warukapas layak untuk di jalankan.   Kata Kunci: analisis finansial, pembenihan ikan mas, kelayakan usaha
ANALISIS FINANSIAL USAHA BUDIDAYA IKAN KUWE (Caranx sp) KERAMBA JARING TANCAP DI KELURAHAN BATULUBANG KOTA BITUNG Bawia, Jeilina; Rantung, Steelma V.; Andaki, Jardie A.
AKULTURASI (JURNAL ILMIAH AGROBISNIS PERIKANAN) Vol 3, No 6 (2015): Oktober 2015
Publisher : AKULTURASI (JURNAL ILMIAH AGROBISNIS PERIKANAN)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (71.575 KB)

Abstract

Abstrak Penelitian ini mengkaji potensi pengembangan proyek usaha budidaya ikan kuwe dalam keramba jaring tancap dilihat dari aspek finansial di kelurahan Batulubang Kota Bitung. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan usaha budidaya ikan kuwe keramba jaring tancap di Kelurahan Batulubang Kota Bitung dengan menggunakan analisis finansial. Hasil perhitungan aspek finansial meliputi perhitungan nilai operating profit (OP) sebesar Rp.60.435.500, dapat digunakan untuk biaya produksi berikutnya, net profit sebesar Rp.51.435.833, sehingga dapat dijamin keberlangsungannya karena keuntungan bersifat positif, profit rate sebesar 103,72% sehingga usaha yang dijalankan cukup menguntungkan, rentabilitas sebesar 260,63% menunjukkan kemampuan pembudidaya dengan investasi yang tersedia untuk menghasilkan keuntungan sangat baik, Benefit Cost Ratio (B/C Ratio) lebih dari satu yaitu 2,04 maka usaha ini layak dilaksanakan, Break Even Point (BEP) penjualan sebesar Rp.15.043.994 atau BEP satuan sebesar 334,31 Kg untuk usaha budidaya keramba jaring tancap relatif dapat dicapai, jangka waktu pengembalian investasi atau Return Of Investment (ROI) adalah 0,38 tahun atau 4,6 bulan. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa usaha budidaya ikan Kuwe dengan menggunakan Keramba Jaring Tancap di kelurahan Batulubang Kota Bitung secara finansial layak dijalankan.   Kata Kunci : Analisis Finansial, Ikan Kuwe, Keramba Jaring Tancap, Kelurahan Batulubang
KARAKTERISTIK DISTRIBUSI KOMODITAS BENIH IKAN NILA (Oreochromis niloticus) DI BALAI PERIKANAN BUDIDAYA AIR TAWAR TATELU KECAMATAN DIMEMBE KABUPATEN MINAHASA UTARA Tudus, Chyntia Christila; Andaki, Jardie A.; Rantung, Steelma V.
AKULTURASI (JURNAL ILMIAH AGROBISNIS PERIKANAN) Vol 3, No 6 (2015): Oktober 2015
Publisher : AKULTURASI (JURNAL ILMIAH AGROBISNIS PERIKANAN)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (71.575 KB)

Abstract

Abstrak Tujuan penelitian ini, yaitu : mengetahui produksi benih ikan nila dan mengidentifikasi pola distribusi komoditas selama 4 tahun terakhir (tahun 2011 - 2014) di Balai Perikanan Budidaya Air Tawar Tatelu. Penelitian ini bersifat deskriptif, yaitu menggambarkan karakteristik dan pola distribusi pemasaran yang diperoleh setiap pelaku tata niaga komoditas ikan nila hasil budidaya Dalam suatu penelitian terdapat beberapa variabel yang harus ditetapkan dengan jelas sebelum pengumpulan data. Variabel merupakan segala sesuatu yang berbentuk apa saja yang ditetapkan peneliti untuk dipelajari sehingga diperoleh informasi tentang hal tersebut. Variabel dalam penelitian ini, yaitu jumlah produksi dan Distribusi benih ikan nila tahun 2011 – 2014. Data-data ini akan digunakan sebagai gambaran pola distribusi benih ikan nila yang diproduksi oleh Balai Perikanan Budidaya Air Tawar Tatelu Kecamatan Dimembe Kabupaten Minahasa Utara. Karakteristik distribusi ikan nila di BPBAT, yaitu pembeli bertransaksi langsung dengan pihak BPBAT dengan cara datang langsung ke lokasi ataupun lewat media komunikasi dalam hal ini media telpon. Benih ikan nila didistribusikan kepada masyarakat pembudidaya dan istansi pemerintah. Lokasi pendistribusian benih ikan nila berada di 5 provinsi, yaitu Sulawesi Utara, Sulawesi selatan, Gorontalo, Maluku Utara, dan Papua yang terbagi atas kabupaten dan kota, yaitu Kabupaten Minahasa Utara, Minahasa selatan, Minahasa Tenggara, Minahasa Induk, Kota Manado, Kota Tomohon, Kota Bitung, Kotamobagu, Ternate, dan Sitaro. Kata Kunci : ikan nila, budidaya air tawar, pola distribusi
KARAKTERISTIK DISTRIBUSI KOMODITAS BENIH IKAN NILA (Oreochromis niloticus) DI BALAI PERIKANAN BUDIDAYA AIR TAWAR TATELU KECAMATAN DIMEMBE KABUPATEN MINAHASA UTARA Tudus, Chyntia Christila; Andaki, Jardie A.; Rantung, Steelma V.
AKULTURASI (JURNAL ILMIAH AGROBISNIS PERIKANAN) Vol 1, No 1 (2013): (April 2013)
Publisher : AKULTURASI (JURNAL ILMIAH AGROBISNIS PERIKANAN)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (71.575 KB)

Abstract

Abstract The purpose of this study, namely: knowing the production of tilapia fish and identifying patterns of distribution of commodities for the last 4 years (years 2011-2014) at the Institute of Freshwater Aquaculture Tatelu. This is a descriptive study, which describes the characteristics and patterns of marketing distribution obtained by each offender commodity trade system tilapia farmed In a study, there are several variables that must be clearly defined before data collection. Variable is everything that shaped what researchers set out to learn in order to obtain information about it. The variables in this study, the amount of production and distribution of tilapia fish in 2011 - 2014. These data will be used as an illustration of the tilapia fish seed distribution pattern produced by Institute of Freshwater Aquaculture Tatelu Dimembe District of North Minahasa Regency. Distribution characteristics of tilapia in BPBAT, the purchaser transact directly with the BPBAT by way of coming directly to the site or through the communications media in this media phone. Tilapia fish farmers distributed to the public and government istansi. Location distribution of tilapia fish were in 5 provinces, namely North Sulawesi, south Sulawesi, gorontalo, north Maluku, and Papua, which is divided into districts and municipalities, namely North Minahasa Regency, Minahasa South, southeast Minahasa, Minahasa, Manado, tomohon , Bitung, Kotamobagu, Ternate, and Siau Tagulandang Biaro. Keywords: tilapia, freshwater aquaculture, the distribution pattern Abstrak Tujuan penelitian ini, yaitu : mengetahui produksi benih ikan nila dan mengidentifikasi pola distribusi komoditas selama 4 tahun terakhir (tahun 2011 - 2014) di Balai Perikanan Budidaya Air Tawar Tatelu. Penelitian ini bersifat deskriptif, yaitu menggambarkan karakteristik dan pola distribusi pemasaran yang diperoleh setiap pelaku tata niaga komoditas ikan nila hasil budidaya. Dalam suatu penelitian terdapat beberapa variabel yang harus ditetapkan dengan jelas sebelum pengumpulan data. Variabel merupakan segala sesuatu yang berbentuk apa saja yang ditetapkan peneliti untuk dipelajari sehingga diperoleh informasi tentang hal tersebut. Variabel dalam penelitian ini, yaitu jumlah produksi dan Distribusi benih ikan nila tahun 2011 – 2014. Data-data ini akan digunakan sebagai gambaran pola distribusi benih ikan nila yang diproduksi oleh Balai Perikanan Budidaya Air Tawar Tatelu Kecamatan Dimembe Kabupaten Minahasa Utara. Karakteristik distribusi ikan nila di BPBAT, yaitu pembeli bertransaksi langsung dengan pihak BPBAT dengan cara datang langsung ke lokasi ataupun lewat media komunikasi dalam hal ini media telpon. Benih ikan nila didistribusikan kepada masyarakat pembudidaya dan istansi pemerintah.Lokasi pendistribusian benih ikan nila berada di 5 provinsi, yaitu Sulawesi Utara, sulawesi Selatan, gorontalo, maluku Utara, dan Papua yang terbagi atas Kabupaten dan Kota, yaitu Kabupaten Minahasa Utara, Minahasa Selatan, Minahasa Tenggara, Minahasa Induk, Kota Manado, Kota Tomohon, Kota Bitung, Kotamobagu, Ternate, dan Siau Tagulandang Biaro. Kata Kunci : ikan nila, budidaya air tawar, pola distribusi
ANALISIS PORTOFOLIO OPTIMUM PERUSAHAAN AGRIBISNIS DI BURSA EFEK INDONESIA Masloman, Ikrama; Dien, Christian R.; Rantung, Steelma V.
AKULTURASI (JURNAL ILMIAH AGROBISNIS PERIKANAN) Vol 1, No 1 (2013): (April 2013)
Publisher : AKULTURASI (JURNAL ILMIAH AGROBISNIS PERIKANAN)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (71.575 KB)

Abstract

Abstract Investment decision process is an understanding of the relationship between risk and return that is expected by an investor. An investor who will invest reasonably to derive the maximum possible benefit. In general economics and special science of investing there is an assumption that investors are rational beings. Rational investor would choose stocks that provide maximum return or minimum risk, and this attitude is held by the risk averse. This study is conducted by using secondary data obtained from the Center for Capital Market Reference or Pusat Referensi Pasar Modal (PRP. M) in IDX (Indonesia Stock Exchange) at the Jakarta headquarters and representative offices Manado. The company is a joint field agribusiness studied in the period February 2011 - February 2012. The processed data is taken from the data in the study JCI, stock prices and dividends. Data were analyzed using a model of a single index. This model analyzes the variables of share and market in shaping the optimal portfolio The method of data analysis in this study using the value Excess Return to Beta (ERB) of each stock, and then narrow down the value of the shares with Cutoff Point (Ci). When ERB > Ci then, the stock is included in the optimal portfolio. However, if the ERB < Ci, then the stock is not included in the optimal portfolio. The study was being conducted in April-May 2012. The results showed that 4 of 9 shares of Agribusiness, namely Agro Astra Lestari Tbk, bahtera Adimina Samudera Tbk, inti Agri Resources Tbk, and Multibreeder Adirama are classified as an optimum portfolio, which has a positive value of ERB that is greater than Ci, or the rate of return over of the risks that may be encountered by the portfolio. Keywords: Investment process, stock Exchange, agribusiness   Abstrak Tahapan dalam memutuskan suatu investasi tidak dapat dipisahkan dari hubungan antara risk and return yang diharapkan oleh seorang investor. Investor yang akan melakukan investasi beralasan ingin memperoleh keuntungan yang semaksimal mungkin. Dalam ilmu ekonomi pada umumnya dan ilmu investasi pada khususnya terdapat asumsi bahwa investor adalah mahkluk yang rasional. Investor yang rasional akan memilih saham yang memberikan maximum return atau minimum risk, dan sikap ini dimiliki oleh para risk averse. Penelitian ini dilaksanakan dengan menggunakan data sekunder yang diperoleh dari Pusat Referensi Pasar Modal (PRP.M) di BEI (Bursa Efek Indonesia) di kantor pusat Jakarta dan kantor perwakilan Manado. Perusahaan yang diteliti merupakan perusahaan dibidang argibisnis yaitu pada periode Februari 2011 – Februari 2012. Data yang diolah dalam penelitian diambil dari data IHSG, harga saham, dan deviden. Data yang dianalisis menggunakan model indeks tunggal (single index model). Model ini menganalisa tentang variabel saham dan pasar dalam membentuk portofolio optimum. Metode Analisis data dalam penelitian ini menggunakan nilai Excess Return to Beta (ERB) masing-masing saham, kemudian melakukan pembatasan nilai saham dengan Cut off Point (Ci). Bila ERB > Ci maka, saham tersebut termasuk dalam portofolio optimum. Namun, bila ERB < Ci, maka saham tersebut tidak termasuk dalam portofolio optimum. Penelitian sudah dilaksanakan pada April-Mei 2012. Hasil penelitian menunjukan bahwa 4 dari 9 saham Agribisnis , yaitu Agro Astra Lestari Tbk, bahtera Adimina Samudra Tbk, inti Agri Resources Tbk, dan Multibreeder Adirama tergolong sebagai portofolio optimum, dimana memiliki nilai ERB yang positif serta lebih besar dari Ci, atau tingkat return lebih besar dari resiko yang mungkin dihadapi portofolio tersebut. Kata Kunci: proses investasi, bursa saham, agribusiness
KARAKTERISTIK TENAGA KERJA PENGALENGAN IKAN DI PT. CITRA RAJA AMPAT CANNING SORONG KOTA SORONG PROVINSI PAPUA BARAT Kocu, Agustina; Rantung, Steelma V.; Kotambunan, Olvie V.
AKULTURASI (JURNAL ILMIAH AGROBISNIS PERIKANAN) Vol 1, No 1 (2013): (April 2013)
Publisher : AKULTURASI (JURNAL ILMIAH AGROBISNIS PERIKANAN)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (71.575 KB)

Abstract

Abstract In the days of tight competition, efforts to improve the quality and productivity of labor are needed. Improving the quality of human resources in the labor aspect of the system was developed through the integration of education and training on the basis of developments in science and technology. Labor characteristics are traits that entrenched for a long time. Characteristics of the labor force were age, education, region of origin, religion, expertise, skills and productivity. This study aimed to investigate the characteristics of the workforce in the industry PT. Canning image of Raja Ampat Sorong. Basic research is a case study and the nature of this research is descriptive. Method of data collection is done by sampling techniques were analyzed using descriptive analysis method. The research was carried out for 1 month at PT. Canning image of Raja Ampat Sorong. The company is located in the village of Kampung Baru, Sorong, west Papua. Workforce numbered 631 men, aged 25-30 years at most. Most are elementary school education. Most regions of origin, namely West Papua, while the little originating from Napier. Hindu religion is the least, which many are Protestant Christians. Highest productivity in January, is FP = 3,940,982 per person by the number of 631, while the lowest in December, ie FP = 2,310,085 per person by the number of 129 people. Working time starts at 7:00 a.m. to 15:00, with the basic wage is Rp. 384,000.00. Keywords: characteristics, labor, canning, productivity   Abstrak Di era persaingan yang semakin ketat, upaya untuk meningkatkan kualitas dan produktivitas tenaga kerja sangat dibutuhkan. Peningkatatan kualitas sumberdaya manusia dalam aspek ketenagakerjaan dikembangkan melalui sistem keteRp. aduan antara dunia pendidikan dan pelatihan atas dasar perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Karakteristik tenaga kerja adalah sifat-sifat yang membudaya sejak lama. Karakteristik tenaga kerja tersebut adalah umur, pendidikan, asal daerah, agama, keahlian, ketrampilan dan produktivitas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik tenaga kerja pada industri PT. Citra Raja Ampat Canning Sorong. Dasar penelitian yang digunakan adalah studi kasus dan sifat penelitian ini adalah deskriptif. Metode pengumpulan data dilakukan dengan teknik sampling yang dianalisis mengunakan metode analisis deskriptif. Penelitian ini dilakukan selama 1 bulan di PT. Citra Raja Ampat Canning Sorong. Perusahaan ini berlokasi di Kelurahan Kampung Baru, Kota Sorong, propinsi Papua Barat. Tenaga kerja berjumlah 631 orang, paling banyak berumur 25-30 tahun. Pendidkan terbanyak adalalah sekolah dasar. Asal daerah paling banyak, yaitu Papua Barat, sedangkan sedikit berasal dari Makasar. Agama paling sedikit adalah hindu, yang banyak adalah Kristen Protestan. Produktivitas tertinggi pada bulan Januari, yaitu FP = 3.940.982/orang dengan jumlah 631, sedangkan terendahpada bulan Desember, yaitu FP = 2.310.085/orang dengan jumlah 129 orang. Waktu kerja dimulai pada pukul 07.00-15.00, dengan upah pokok berjumlah Rp. 384.000,00. Kata Kunci:karakteristik, tenaga kerja, pengalengan, produktivitas
ANALISIS KEPUTUSAN PERSEDIAAN IKAN ASIN DI PASAR TRADISIONAL KOTA MANADO PROVINSI SULAWESI UTARA Lagarense, Marvle S.R.; Andaki, Jardie A.; Rantung, Steelma V.
AKULTURASI (JURNAL ILMIAH AGROBISNIS PERIKANAN) Vol 1, No 2 (2013): (Oktober 2013)
Publisher : AKULTURASI (JURNAL ILMIAH AGROBISNIS PERIKANAN)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (71.575 KB)

Abstract

Abstract This study aims to find out what the purpose of decision making salted fish stocks in the traditional markets of Manado and knowing how decision making salted fish stocks by traders in Manado traditional markets. The method used in this study is a survey method. The variables measured in this study are the inventory (kg), demand (kg/year), wide stall (m2) and applicable fees (Rp). To determine the factors that influence the decision of salted fish stocks used multiple regression analysis Y= a + b1X1 + b2X2 + b3X3. Decision-making salted fish inventory made by the vendors that supply salted anchovies continue maintained so that it can continue to meet market demand. Linear regression equation for making salted fish stocks in a Manado traditional market North Sulawesi is Y = 0.016 + 0.393 X1 + 0.185 X2 + 0.397 X3 with the relationship of R2 is 0,887 . Variable number of requests (X1), wide stall (X2), and applicable fees (X3) jointly affect the variable amount of salted fish stocks (Y). Variables that significantly influence the inventory decision (Y) is the number of requests (X1), wide stall (X2), and other applicable fees (X3). Keywords: Decision Analysis, Inventory, Salted Fish, Traditional Market   Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apa tujuan dari pengambilan keputusan persediaan ikan asin di pasar tradisional Kota Manado dan mengetahui bagaimana pengambilan keputusan persediaan ikan asin oleh pedagang di pasar tradisional Kota Manado. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survei. Variabel-variabel yang diukur dalam penelitian ini adalah persediaan (kg), permintaan (kg/tahun), luas lapak (m2). dan biaya pemesanan (Rp).Untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi keputusan persediaan ikan asin digunakan analisis regresi berganda Y= a + b1X1 + b2X2 + b3X3.Pengambilan keputusan persediaan ikan asin dilakukan oleh para pedagang agar persediaan ikan asin asin terus terjaga sehingga dapat terus memenuhi permintaan pasar. Persamaan regresi linear untuk keputusan persediaan ikan asin di Pasar tradisional di Kota Manado Provinsi Sulawesi Utara yaitu Y= 0,016 + 0,393X1 + 0,185X2 + 0,397X3 dengan keeratan hubungan R2 0,887. Variabel jumlah permintaan (X1), biaya pemesanan (X2), dan luas lapak (X3) secara bersama-sama mempengaruhi variabel jumlah persediaan ikan asin (Y). Variabel yang berpengaruh signifikan terhadap keputusan persediaan ialah jumlah permintaan (X1), luas lapak (X2), dan biaya pemesanan (X3). Kata Kunci: Analisis Keputusan, Persediaan, Ikan Asin, Pasar Tradisional
ANALISIS FINANSIAL USAHA PEMBENIHAN IKAN MAS (Cyprinus carpio L) DI DESA WARUKAPAS KECAMATAN DIMEMBE KABUPATEN MINAHASA UTARA Kowarin, Emeritus; Tambani, Grace O.; Rantung, Steelma V.
AKULTURASI (JURNAL ILMIAH AGROBISNIS PERIKANAN) Vol 2, No 3 (2014): (April 2014)
Publisher : AKULTURASI (JURNAL ILMIAH AGROBISNIS PERIKANAN)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (71.575 KB)

Abstract

Abstract This study examines the financial analysis carp hatchery operations in the Warukapas village Dimembe District of North Minahasa Regency. Methods of data collection is done by census of the object becomes the object of all farmers cultivating business owners carp hatchery totaling 3 people. Age farmer’s goldfish are 30-45 years old. Based on the results of the study showed that the financial aspects of the cultivation of carp hatchery in the Warukapas village include OP value calculation that was obtained Rp. 188,230,000; Net Profit amounted Rp. 160.946.700 value, the value of profit rate of 143.59% ; 116.367% Profitability, BCR 2,48, BEP Sales Rp. 90,103,368.6; BEP unit Rp. 90103.37, and investment payback period of 0.8593 years, this means carp hatchery operations in the Warukapas village eligible to run. Keywords: financial analysis, goldfish breeding, business eligible Abstrak Penelitian ini mengkaji tentang analisis finansial usaha pembenihan ikan mas didesa Warukapas Kecamatan Dimembe Kabupaten Minahasa Utara. Metode pengumpulan data dilakukan dengan cara sensus terhadap obyek yang menjadi tujuan penelitian, yaitu semua petani pemilik usaha bubidaya pembenihan ikan mas yang berjumlah 3 orang. Rata –rata umur pembudidaya ikan mas 30-45 tahun. Berdasarkan hasil penelitian menunjukan bahwa aspek finansial pada usaha bubidaya pembenihan ikan mas di desa Warukapas meliputi perhitungan nilai OP yang di peroleh Rp. 188.230.000, nilai Net Profit Rp. 160.946.700, nilai Profit rate 143,585%, Rentabilitas 116,367%, BCR 2,475, BEP Penjualan Rp. 90.103.368,6, BEP satuan Rp. 90.103,3686, serta jangka waktu pengembalian investasi 0.8593 tahun, ini berarti usaha pembenihan ikan mas di desa Warukapas layak untuk di jalankan. Kata Kunci: analisis finansial, pembenihan ikan mas, kelayakan usaha
ANALISIS FINANSIAL USAHA BUDIDAYA IKAN KUWE (CARANX SP) KERAMBA JARING TANCAP DI KELURAHAN BATULUBANG KOTA BITUNG Bawia, Jeilina; Rantung, Steelma V.; Andaki, Jardie A.
AKULTURASI (JURNAL ILMIAH AGROBISNIS PERIKANAN) Vol 3, No 5 (2015): (April 2015)
Publisher : AKULTURASI (JURNAL ILMIAH AGROBISNIS PERIKANAN)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (71.575 KB)

Abstract

Abstract This study reviews the potential development project of Giant Trevally fish farming in Pen Culture seen from the financial aspect in the Batulubang village, Bitung City. This study aims to determine the feasibility of Giant Trevally fish farming in Pen Culture in the Batulubang Village Bitung City by using financial analysis. The calculation result includes the financial aspects of the calculation of operating profit (OP) of Rp.60.435.500, can be used for the next production costs, net profit Rp.51.435.833, so that continuity can be guaranteed because the gains are positive, the profit rate of 103.72% so that the business carried on quite profitable, earnings amounted to 260.63% indicates the ability of farmers to investments available to generate very good profits, benefit cost ratio (B / C Ratio) of more than one is 2.04 then this business is feasible, Break Even Point (BEP) sales of Rp.15.043.994 or BEP unit amounted to 334.31 Kg for Pen Culture cultivation relatively can be achieved, Return On Investment (ROI) is 0.38 years, or 4.6 month. The calculations show that Giant Trevally Fish cultivation using Pen Culture in the Batulubang village Bitung City is financially viable. Key words : Financial Analysis, Giant Trevally Fish, Pen Culture, Batulubang Village Abstrak Penelitian ini mengkaji potensi pengembangan proyek usaha budidaya ikan kuwe dalam keramba jaring tancap dilihat dari aspek finansial di kelurahan Batulubang Kota Bitung. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan usaha budidaya ikan kuwe keramba jaring tancap di Kelurahan Batulubang Kota Bitung dengan menggunakan analisis finansial. Hasil perhitungan aspek finansial meliputi perhitungan nilai operating profit (OP) sebesar Rp.60.435.500, dapat digunakan untuk biaya produksi berikutnya, net profit sebesar Rp.51.435.833, sehingga dapat dijamin keberlangsungannya karena keuntungan bersifat positif, profit rate sebesar 103,72% sehingga usaha yang dijalankan cukup menguntungkan, rentabilitas sebesar 260,63% menunjukkan kemampuan pembudidaya dengan investasi yang tersedia untuk menghasilkan keuntungan sangat baik, Benefit Cost Ratio (B/C Ratio) lebih dari satu yaitu 2,04 maka usaha ini layak dilaksanakan, Break Even Point (BEP) penjualan sebesar Rp.15.043.994 atau BEP satuan sebesar 334,31 Kg untuk usaha budidaya keramba jaring tancap relatif dapat dicapai, jangka waktu pengembalian investasi atau Return Of Investment (ROI) adalah 0,38 tahun atau 4,6 bulan. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa usaha budidaya ikan Kuwe dengan menggunakan Keramba Jaring Tancap di kelurahan Batulubang Kota Bitung secara finansial layak dijalankan. Kata Kunci : Analisis Finansial, Ikan Kuwe, Keramba Jaring Tancap, Kelurahan Batulubang