Achmad Ramadhan
Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN SU Medan

Published : 32 Documents
Articles

Found 32 Documents
Search

Motilitas Spermatozoa Mencit (Mus musculus L) Jantan Setelah Perlakuan dengan Infusa Rimpang Kencur (Kaempferia galanga L)

Media Eksakta Vol 2, No 2 (2006)
Publisher : Media Eksakta

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kencur sudah digunakan oleh masyarakat untuk mengobati berbagai macam penyakit seperti meringankan dahak (ekspektoransia), mengobati tetanus, memperbanyak keluarnya air seni, dan lain-lain. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui motilitas spermatozoa mencit setelah diberikan infusa rimpang kencur (Kaempferia galangal L.). 20 ekor mencit jantan umur, 2,5 bulan diberi perlakuan sebagai berikut : infusa kencur konsentrasi 1%, 2%, 4% dan 8% serta kontrol (tanpa diberi perlakuan). Masing-masing infusa diberikan secara oral/ml setiap hari selama 36 hari. Pemeriksaan motilitas spermatozoa dilakukan dengan mengambil spermatozoa yang ada di epididimis cauda. Data dikumpulkan secara kuantitatif selanjutnya dianalisis dengan menggunakan analisis varian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian infusa rimpang kencur (Kaempferia galangal L.) menyebabkan menurunnya motilitas spermatozoa mencit (Mus musculus) jantan seiring dengan meningkatnya dosis.

Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Dalam Pembelajaran IPA melalui Metode Inquiri pada Siswa Kelas IV SD No. 2 Tonggolobibi

Jurnal Kreatif Tadulako Online Vol 4, No 2 (2016): Jurnal Kreatif Tadulako Online
Publisher : Jurnal Kreatif Tadulako Online

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (411.597 KB)

Abstract

Masalah yang dibahas dalam penelitian ini adalah bagaimana metode ingkuiri dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas IV SDN No.2 Tonggolobibi pada pembelajaran IPA. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) yang bertujuan untuk mengetahui penerapan metode ingkuiri terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPA. Jumlah siswa pada penelitian ini adalah 19 siswa, jumlah siswa laki-laki 10 siswa dan jumlah perempuan 9 siswa. Penelitian dilaksanakan secara sinergis dalam dua siklus dan kemudian masing-masing siklus dikembangkan menjadi dua pertemuan. Melalui prosedur peneltian diketahui bahwa pada siklus I ketuntasan belajar klasikal siswa mencapai 74%, daya serap klasikal 61% dan skor rata-rata 6,10. Dengan keaktifan siswa berada pada kategori baik, dan aktivitas guru berada pada kategori baik. Pada siklus II mengalami peningkatan keberhasilan dengan ketuntasan klasikal 95%, dan daya serap 83,2% serta rata-rata 8,32. Demikian halnya keaktifan siswa serta aktivitas guru mengalami peningkatan secara signifikan yakni pada kategori sangat baik. Dengan demikian peningkatan keaktifan berbanding positif dengan peningkatan hasil belajar secara keseluruhan dan sekaligus menunjukkan bahwa pembelajaran dengan memanfaatkan metode inkuiri dapat meningkatkan hasil belajar siswa terutama pada pembelajaran IPA. Kata Kunci: Metode Inquiri, Hasil Belajar IPA.

Meningkatkan Hasil Belajar IPA Dengan Menggunakan Pendekatan Keterampilan Proses Pada Siswa Kelas IV SD Inpres 2 Paranggi

Jurnal Kreatif Tadulako Online Vol 5, No 2 (2017): Jurnal Kreatif Tadulako Online
Publisher : Jurnal Kreatif Tadulako Online

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (220.76 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar IPA pada siswa kelas IV SD Inpres Paranggi dengan menggunakan pendekatan keterampilan proses. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas, dengan subyek penelitian sebanyak 23 siswa. Tehnik pengambilan data menggunakan instrumen tes, dan observasi. Data hasil belajar yang diperoleh di analisis dengan menggunakan analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa hasil belajar siswa mengalami peningkatan dari siklus I ke siklus I. Hal tersebut ditunjukkan oleh jumlah siswa yang tunats pada siklus I sebanyak 17 orang sedangkan pada siklus II sebanyak 22 orang. Daya serap klasikal pada siklus I yaitu 69.30% sedangkan pada siklus II meningkat menjadi 81.52%. Ketuntasan belajar klasikal pada siklus I adalah73.95% dan meningkat pada siklus II menjadi 95.65%. Hasil observasi aktifitas guru pada siklus I diperoleh rata-rata 71.1% termasuk kategori baik, kemampuan afektif siswa pada siklus I diperoleh 62.0%, kategori baik, dan kemampuan psikomotor siswa siklus I adalah 60.3%, kategori cukup. Hasil observasi aktifitas guru siklus II adalah 88.9%, kategori sangat baik, kemampuan afektif siswa sebesar 87.6%, kategori sangat baik, serta kemampuan psikomotor siswa pada siklus adalah 87.3%, kategori sangat baik. Berdasarkan analisis tersebut maka dapat dinyatakan bahwa hasil belajar siswa IPA pada siswa kelas IV SD Inpres Paranggi dapat ditingkatkan menggunakan pendekatan keterampilan proses. Kata Kunci: Hasil Belajar; Pendekatan Keterampilan Proses

Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran IPA Dengan Menggunakan Metode Pemberian Tugas di Kelas IV SDN No 3 Parigi

Jurnal Kreatif Tadulako Online Vol 5, No 2 (2017): Jurnal Kreatif Tadulako Online
Publisher : Jurnal Kreatif Tadulako Online

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (215.393 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPA dengan menggunakan metode pemberian Tugas di kelas IV SDN No. 3 Parigi. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas, dengan subyek penelitian sebanyak 21 siswa. Tehnik pengambilan data menggunakan instrumen tes dan observasi. Analisis data menggunakan teknik deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa hasil belajar siswa diperoleh siswa yang tuntas pada siklus I sebanyak 14 orang sedangkan pada siklus II sebanyak 21 orang. Daya serap klasikal pada siklus I yaitu 70.0% sedangkan pada siklus II meningkat menjadi yaitu 78.1%. Ketuntasan belajar klasikal pada siklus I adalah 66.7% mengalami peningkatan pada siklus II menjadi 100%. Hasil observasi aktifitas guru pada siklus I diperoleh rata-rata 73.3% termasuk kategori baik, mengalami peningkatan pada siklus II menjadi 86.1% kategori sangat baik. Hasil observasi aktifitas siswa pada siklus I diperoleh 64.2%, kategori baik, mengalami peningkatan pada siklus II yaitu menjadi 86.7%, kategori sangat baik. Berdasarkan hasil tersebut maka dapat dinyatakan bahwa hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPA dapat ditingkatkan dengan menggunakan metode pemberian tugas pada siswa kelas IV SDN No. 3 Parigi. Kata Kunci: Hasil Belajar, Metode Pemberian Tugas

Meningkatkan Hasil Belajar IPA Pada Mata Pelajaran IPA Tentang Alat Pernapasan Manusia Dan Hewan Dengan Menggunakan Media Gambar Pada Siswa Kelas V SD Inpres 2 Ampibabo

Jurnal Kreatif Tadulako Online Vol 5, No 2 (2017): Jurnal Kreatif Tadulako Online
Publisher : Jurnal Kreatif Tadulako Online

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (197.443 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPA materi alat pernapasan manusia dan hewan dengan menggunakan media gambar di kelas V SD Inpres 2 Ampibabo. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas, dengan subyek penelitian sebanyak 20 siswa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriftif dengan tehnik pengambilan data menggunakan instrumen tes, dan observasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa belajar siswa diperoleh siswa yang tuntas pada siklus I sebanyak 12 orang sedangkan pada siklus II sebanyak 18 orang. Daya serap klasikal pada siklus I yaitu 66.5% sedangkan pada siklus II meningkat menjadi yaitu 77.5%. Ketuntasan belajar klasikal pada siklus I adalah 60% mengalami peningkatan pada siklus II menjadi 90%. Hasil observasi aktifitas  guru pada siklus I diperoleh rata-rata 67.8% termasuk kategori baik, mengalami peningkatan pada siklus II menjadi 89.4% dengan kategori sangat baik. Hasil observasi aktifitas siswa pada siklus I diperoleh 68.3%, dengan kategori baik, dan mengalami peningkatan pada siklus II yaitu menjadi 88.3%, dengan kategori sangat baik. Berdasarkan analisis tersebut maka dapat dinyatakan bahwa hasil belajar siswa tentang materi alat pernapasan manusia dan hewan dengan menggunakan media gambar dapat ditingkatkan pada siswa kelas V SD Inpres 2 Ampibabo. Kata Kunci: Hasil Belajar, Media Gambar I. PENDAHULUAN

Meningkatkan Pemahaman Konsep Sifat-Sifat Benda Cair Dengan Menggunakan Metode Demonstrasi Pada Pembelajaran Sains Siswa Kelas IV SD Inpres 2 Sienjo

Jurnal Kreatif Tadulako Online Vol 5, No 2 (2017): Jurnal Kreatif Tadulako Online
Publisher : Jurnal Kreatif Tadulako Online

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (219.612 KB)

Abstract

Tujuan penelitian untuk meningkatkan pemahaman konsep sifat-sifat benda cair dengan menggunakan metode demonstrasi pada siswa kelas IV SD Inpres 2 Sienjo. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK). Pelaksanaan penelitian tindakan kelas ini di rencanakan terdiri dari empat komponen yakni: (1) rencana tindakan (2) pelaksanaan tindakan (3) observasi (4) evaluasi (5) refleksi. Dalam kegiatan pembelajaran dilaksanakan dengan menggunakan metode demonstrasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya peningkatan pemahaman konsep terhadap sifat-sifat benda cair pada pembelajaran sains di kelas IV SD Inpres 2 Sienjo setelah diterapkan metode demonstrasi. Adapun nilai rata-rata pada tahap pratindakan sebesar 14. Hal ini pemahaman siswa berada pada kualifikasi kurang sekali (E). Hasil belajar siswa untuk siklus I mencapai nilai rata-rata 51,75. pemahaman siswa berada pada kualifikasi cukup (C). Hasil belajara siswa pada siklus II mencapai nilai rata-rata 74,25. pemahaman siswa masih berada pada kualifikasi cukup (C). Dan siklus III dapat meningkat menjadi 95,75. Jadi pemahaman siswa berada pada kualifikasi amat baik (A). Kesimpulan dari penelitian ini adalah dengan menggunakan metode demonstrasi dapat meningkat pemahaman siswa terhadap sifat-sifat benda cair pada pembelajaran sains di kelas IV SD Inpres 2 Sienjo. Kata Kunci: Pemahaman Konsep, Metode Demonstrasi Pembelajaran Sains.

Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Dengan Menggunakan Pendekatan Inquiri Tentang Perubahan Sifat Benda Dalam Pembelajaran IPA di Kelas IV SDN Siniu

Jurnal Kreatif Tadulako Online Vol 5, No 2 (2017): Jurnal Kreatif Tadulako Online
Publisher : Jurnal Kreatif Tadulako Online

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (204.049 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana cara penerapan pendekatan inquiri dalam meningkatkan hasil belajar siswa tentang perubahan sifat benda dalam pembelajaran IPA pada siswa kelas IV SDN Siniu. Manfaat penelitian ini yaitu agar guru memiliki pengetahuan tentang teori pendekatan Inquiri untuk pemahaman konsep perubahan sifat benda dalam upaya meningkatkan hasil belajar siswa. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang terdiri dari 3 siklus. Setiap siklus terdiri dari 3 tahap, yaitu perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Berdasarkan hasil refleksi yang dilaksanakan pada siklus I diketahui bahwa hanya sebagian kecil siswa yang dapat mencapai indikator keberhasilan, pada hasil refleksi siklus II diperoleh data bahwa sebagian besar siswa telah mencapai indikator keberhasilan untuk materi yang sama dengan siklus I. Sedangkan hasil refleksi siklus III diperoleh data bahwa siswa yang mencapai indikator keberhasilan mengalami peningkatan dibanding dengan siklus II untuk materi yang berbeda. Kesimpulan penelitian ini adalah dengan menerapkan pendekatan inquiri dalam pembelajaran IPA tentang perubahan sifat benda dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas IV SDN Siniu. Kata Kunci: Hasil Belajar, Pendekatan Inquiri, Sifat Benda.

Meningkatkan Pemahaman Konsep Struktur Dan Fungsi Bagian Tumbuhan Melalui Pendekatan Kontekstual Pada Siswa Kelas IV SD Inpres 2 Sidole

Jurnal Kreatif Tadulako Online Vol 5, No 2 (2017): Jurnal Kreatif Tadulako Online
Publisher : Jurnal Kreatif Tadulako Online

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (208.89 KB)

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas dengan subjek penelitian adalah seluruh siswa kelas IV SD Inpres 2 Sidole, sebanyak 16 orang siswa yang terdiri dari 9 orang perempuan dan 7 orang laki-laki pada tahun pelajaran 2013/2014 semester ganjil dengan mata pelajaran sains standar kompetensi  memahami hubungan antara struktur bagian tumbuhan dengan fungsinya Pendekatan kontekstual dilaksanakan melalui 7 komponen yaitu: konstruktivisme, inquiry, bertanya, masyarakat belajar, permodelan, refleksi, penilaian sebenarnya. Untuk mengetahui tingkat pemahaman siswa terhadap konsep struktur dan fungsi bagian tumbuhan dengan menggunakan pendekatan kontekstual maka yang perlu diperhatikan adalah aktifitas guru dan siswa dalam proses belajar mengajar dengan memperhatikan 7 komponen utama pendekatan kontekstual. Dari hasil penelitian menunjukan bahwa pendekatan kontekstual dapat meningkatkan pemahaman siswa terhadap konsep struktur dan fungsi bagian tumbuhan kelas IV SD Inpres 2 Sidole yang dilihat dari hasil tes formatif pada setiap siklusnya. Hasil analisis data disimpulkan bahwa pendekatan kontekstual  dapat meningkatkan pemahaman siswa terhadap konsep struktur dan fungsi bagian tumbuhan. Pendekatan kontekstual perlu dijadikan referensi dalam kegiatan pembelajaran, khususnya pada konsep struktur dan fungsi bagian tumbuhan. Kata Kunci: Pemahaman Konsep, Pendekatan Kontekstual

Penerapan Metode Eksperimen pada Pembelajaran IPA Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas IV SDN 2 Sojol Utara

Jurnal Kreatif Tadulako Online Vol 6, No 10 (2018): Jurnal Kreatif Tadulako Online
Publisher : Jurnal Kreatif Tadulako Online

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (310.69 KB)

Abstract

ABSTRAKTujuan Penelitian ini yaitu untuk meningkatkan hasil belajar siswa dalam pembelajaran IPA melalui penerapan metode eksperimen di kelas IV SDN Sojol Utara. Penelitian ini dilaksanakan di SDN 2 Sojol Utara, melibatkan 22 orang siswa terdiri atas 10 orang laki-laki dan 12 orang perempuan yang terdaftar pada Tahun 2015/2016. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas terdiri dua siklus. Setiap siklus terdiri dari empat tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Hasil penelitian pada siklus I diperoleh persentase ketuntasan belajar klasikal 72,77%, persentase nilai rata-rata aktivitas guru 78% kategori baik dan persentase nilai rata-rata aktivitas siswa 67,31% kategori cukup. Pada tindakan siklus II diperoleh persentase ketuntasan belajar klasikal 95,45%, persentase nilai rata-rata aktivitas guru 97% kategori sangat baik dan persentase nilai rata-rata aktivitas siswa 92,31% kategori sangat baik. Hal ini berarti pembelajaran pada siklus II telah memenuhi indikator keberhasilan dengan ketuntasan belajar klasikal minimal 85%, NR aktivitas siswa dan guru pada kriteria baik atau sangat baik.  Dapat disimpulkan bahwa pembelajaran dengan menerapkan metode eksperimen dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada pembelajaran IPA di kelas IV SDN 2 Sojol Utara. Kata Kunci:  Metode eksperimen, hasil belajar, benda dan sifatnya.

Analisis Kepadatan Diadema setosum di Area Terumbu Karang Kawasan Pusentasi Kabupaten Donggala dan Pengembangannya Sebagai Media Pembelajaran

EJIP BIOL Vol 4, No 1 (2016): e-jipbiol Jurnal online Pendidikan Biologi
Publisher : EJIP BIOL

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKTujuan dari penelitian ini adalah mendeskripsikan tingkat  kepadatan Diadema setosum di Area Terumbu Karang  Kawasan Pusentasi Kabupaten Donggala dan pengembangannya sebagai media pembelajaran dalam bentuk poster. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif. Sampel Diadema setosum dihitung tingkat kepadatannya dengan  menggunakan metode transek kuadrat dengan cara jelajah yang diletakkan tegak lurus terhadap garis pantai sepanjang 50 m dan untuk menghitung persentase tutupan terumbu karang hidup digunakan metode Line Intecept Transect (LIT) yang sejalan dengan perhitungan tingkat Kepadatan Diadema setosum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada stasiun I (Daerah Teluk) diperoleh nilai total tingkat kepadatan  Diadema setosum  yaitu 59,6 ind/m² dengan kategori sedang, dan untuk nilai rata-rata  persentase tutupan terumbu karang hidup yaitu 10,52% (kondisi sangat rendah). Pada Stasiun II ( Daerah Tanjung) diperoleh nilai rata-rata tingkat kepadatan Diadema setosum 95,4 ind/m² dengan kategori cukup tinggi, dan nilai rata-rata persentase tutupan terumbu karang hidup yaitu 11,52 % dengan kategori kondisi sangat  rendah. Hasil penelitian dijadikan sebagai sumber belajar berupa poster setelah melalui validasi oleh tim ahli dan 30 mahasiswa penguji didapatkan nilai rata-rata persentasi 80,06% atau dikategorikan layak untuk digunakan sebagai media pembelajaran.  Kata Kunci: Kepadatan, Terumbu Karang, Diadema setosum.   ABSTRACT                    The purpose of this study was to describe the level of density of Diadema setosum in the Reef area Donggala Pusentasi Region and its development as a medium of learning in the form of posters. The method in this research is descriptive method. Diadema setosum sample density level calculated using transect method squared with the way roaming positioned perpendicular to the coastline along the 50 m and to calculate the percentage of live coral reefs cover used method Intecept Line Transect (LIT) which is consistent with the calculation of density levels Diadema setosum. The results showed that In the station I earned a total value of Diadema setosum density at station I of 59.6 ind / m² which is referred to in the moderate category and for the average value of living coral reef cover percentage is 10.52% which is referred to in shape low whereas at station II obtained value Diadema setosum average density of 95.4 ind / m² which is referred to in the category is quite high and to the average value of living coral reef cover percentage is 11.52% referred to in a very low condition and results of research obtained be used as a learning resource in the form of posters after going through the validation by a team of experts and 30 students testers obtained the value of the average percentage of 80.06% or categorized as feasible to be used as a learning resource. Keywords : Density , Coral Reef , Diadema setosum .