Articles

Found 23 Documents
Search

PENINGKATAN KEMAMPUAN MOTORIK KASAR MELALUI PERMAINAN KREATIF ANAK USIA 3-4 TAHUN Rahmah, Nur; Syukri, M.; Endang, Busri
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol 3, No 11 (2014): Nopember 2014
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (192.29 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan motorik kasar anak melalui permainan kreatif pada anak usia 3-4 tahun di Kelompok Bermain Mujahidin Pontianak. Tujuan umum dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran melalui permainan kreatif dalam meningkatkan kemampuan motorik kasar, respon anak dalam  pembelajaran kemampuan motorik kasar melalui permainan kreatif, serta peningkatan kemampuan motorik kasar anak melalui permainan kreatif pada anak usia 3-4 tahun di Kelompok Bermain Mujahidin Pontianak. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan bentuk penelitian tindakan kelas. Subjek penelitian adalah anak kelompok Nisrina dengan jumlah anak 20 orang, yang terdiri dari 11 orang anak laki-laki dan 9 anak perempuan. Hasil penelitian adalah kemampuan motorik kasar anak melalui permainan kreatif  pada usia 3-4 tahun di Kelompok Bermain Mujahidin Pontianak mengalami peningkatan yang lebih baik dan dilaksanakan secara efektif yang dapat dilihat dari  respon anak yang terlihat lebih aktif dan lincah. Kata kunci: Motorik kasar, Permainan kreatif   Abstract: This study aims to improve the gross motor skills of children through creative play in children aged 3-4 years in Play Group Mujahidin Pontianak. The general objective of this study is to determine the planning and implementation of learning through creative play in improving gross motor skills, the childs response to learning gross motor skills through creative play, as well as increased gross motor skills of children through creative play in children aged 3-4 years in Play Group Mujahidin Pontianak. The method used is descriptive form of action research. Subjects were children with a number of children Nisrina group of 20 people, consisting of 11 boys and 9 girls. The results showed that gross motor skills through creative play in children aged 3-4 years in Play Group Mujahidin Pontianak increase better and effective implementation that can be seen from the response of the child that looks more active and agile. Keywords:. Gross motor, Creative game
KOMPARASI ANTARA MODEL CORE DAN PENGAJARAN LANGSUNG DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA Rahmah, Nur
Gamatika Vol 3, No 1 (2012): GAMATIKA
Publisher : Gamatika

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Harus disadari bahwa guru bukan saja melakukan kegiatan mengajar tetapi guru juga harus berfikir bagaimana siswa memahami sebuah bahan ajar dan menguasai sepenuhnya sehingga nantinya menjadikan bekal bagi siswa dalam menghadapi kehidupannya sehari-hari. Pemilihan pembelajaran CORE untuk digunakan dalam pembelajaran matematika didasari oleh teori-teori belajar yang mengorientasikan siswa aktif dalam pembelajaran (student oriented), membangkitkan interaksi multiarah, mengembangkan keterampilan sosial serta pandangan konstruktivisme. Sedangkan implementasi model pengajaran langsung dirancang khusus untuk mengembangkan belajar siswa tentang pengetahuan prosedural dan pengetahuan deklaratif yang terstruktur dengan baik dan dapat dipelajari selangkah demi selangkah. Tulisan ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan efektifitas model pembelajaran CORE dan model pengajaran langsung dalam pembelajaran matematika. Dengan demikian, seorang guru dan siswa harus memahami bagaimana belajar yang sesungguhnya. Kata kunci: model pembelajaran, matematika Abstract It must be realized that the teacher is not just committed to teaching but teachers also need to consider how students understand the teaching materials and to completely control that will make provision for students in dealing with their daily lives. Election CORE learning to use in teaching mathematics based on learning theories that orient students actively in learning (student oriented), evokes multidirectional interaction, develop social skills as well as the views of constructivism. While the implementation of direct teaching model is designed specifically to develop students knowledge of procedural and declarative knowledge are well structured and can be learned step by step. This paper aims to determine differences in the effectiveness of CORE learning models and teaching models directly in the learning of mathematics. Thus, a teacher and students must understand how to learn the truth. Keywords: Model learning, Mathematic
Studi Komparasi Peran Perempuan Bajo di Desa Ranooha Raya Kabupaten Konawe Selatan Rahmah, Nur; Batoa, Hartina
On Process
Publisher : Department of Agribusiness Halu Oleo University Kendari Southeast Sulawesi

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (415.006 KB)

Abstract

Bangsa Indonesia adalah bangsa yang besar, dalam arti bahwa Negara Indonesia memiliki keragaman sosial dan budaya, suku/ etnis, bangsa, bahasa dan adat istiadat, sistem gagasan, tindakan dan hasil karya manusia yang tersebar mulai dari Sabang sampai Merauke. Keragaman sosial dan budaya berpotensi sebagai sumber daya yang dapat membawa manusia Indonesia dikenal oleh dunia dengan keunikan dan corak warna-warni kebudayaan. Hal ini tentunya dapat mempengaruhi cara pandang masyarakat yang satu dengan yang lainnya. Perbedaan tersebut harus tetap ada sebagai corak bangsa Indonesia yang budayanya terkenal sebagai kebudayaan yang beradab dan adil, karena itu kita butuh mengenal satu sama lain demi terciptanya nilai-nilai toleransi dan saling menghargai sama lain sebagai satu masyarakat hukum dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia. Perempuan Bajo menjadi bagian dari keberagaman sosial budaya yang dimiliki oleh bangsa Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan peran perempuan Bajo pada komunitas homogen dan heterogen etnis. Hasil studi menunjukkan bahwapada homogen etnis peran perempuan Bajo yang termasuk dalam kategori rendah adalah peran domestik, peran sosial serta akses dan kontrol sedangkan peran produktif termasuk pada kategori tinggi ; pada heterogen etnis Peran perempuan Bajo yang termasuk dalam kategori rendah adalah peran produktif dan yang termasuk dalam kategori tinggi adalah peran domestik, peran sosial serta akses dan kontrol
Kearifan Lokal Masyarakat Nelayan dalam Pengembangan Usaha Penangkapan Ikan dengan Teknologi Bagan Apung di Desa Pasir Putih, Kecamatan Lembo, Kabupaten Konawe Utara Ridwan, Muhammad; Mukhtar, Mukhtar; Rahmah, Nur
Jurnal Ilmiah Membangun Desa dan Pertanian Vol 3, No 6 (2018)
Publisher : Department of Agribusiness Halu Oleo University Kendari Southeast Sulawesi

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (60.269 KB)

Abstract

Local knowledge refers to knowledge, belief, understanding or insight, as well as customs demanding human behavior in group life passed down from one generation to the next. Community fishing village of Pasir Putih has a deeply held beliefs relating to the manufacture of floating chart starting from the provision of construction tools, assembly charts, chart operation, until the process of harvesting and post-harvest. The purpose of this study was to describe the local wisdom that is in the fishing village of Pasir Putih communities on fishing effort by using technology and a floating chart to know the benefits of local wisdom fishing village of Pasir Putih subdistrict Lembo North Konawe.The research is a qualitative research, while the key informant in this study consists of 3 members, namely Mr. Puto Basirang as traditional leaders, Mr Asrul D, as village officials, and Mr. Abbas as fishermen. The location of this research is in the hamlet III, Pasir Putih subdistrict Lembo North Konawe. This research uses a model proposed by Miles and Huberman saying that activity in qualitative data analysis carried out intensively and continues through to the end so that the data is already saturated. The benefits that can be felt in preserving local wisdom passed down for generations, namely with the conservation of marine resources, the growing attitude of togetherness and mutual cooperation between the fishing community, the preservation of the balance of the marine ecosystem by not exploiting excessive and to keep the sea is not polluted.
Penguatan Kelembagaan Wirausaha Wanita Tani pada Masyarakat Maritim di Kecamatan Moramo Kabupaten Konawe Selatan Rahmah, Nur
On Process
Publisher : Department of Agribusiness Halu Oleo University Kendari Southeast Sulawesi

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (146.286 KB)

Abstract

The potential of coastal resources become a lifeline for households who live in the maritime area. However, the uncertain climate conditions cause seaweed production is not stable so the impact on household income uncertainty. Similarly, seaweed farming households in the village Ranooha which makes cultivation of seaweed as a source of household income. Seaweed production sometimes has a surplus so IbM activity is important to do. The involvement of all members of the family including housewives become one of the solutions to earn extra income to meet family needs. The involvement of all members of the family including housewives become one of the solutions to earn extra income to meet family needs. IbM activity aims to establish new entrepreneurship for women farmers to make processed seaweed in the form of prepared products (dodol and bajik of seaweed) to be marketed and is expected to be a source of additional income for the family. The method used is both physical and non-physical. Physical approach intended to solve the problems associated with production problems, by improving the production process, the infrastructure of production and processing of seaweed as raw material products, manufacturing of promotional media products as well as seeking product obtained a license from the relevant authorities, while the approach to non-physical related to problem-solving management is conducting socialization and training to women's groups and seek licensing and product licensing. The next activity was to build a network marketing and promotional activities of products. The results of the activities of IbM is the formation of product marketing network, has a product promotion media such as brochures or leaflets designed to promote attractive processed seaweed (dodol and bajik) with the appropriate packaging standard packaging for food products and to obtain a license from the health department district /city.
THE AFFECTING FACTORS ON THE ROLES OF WOMEN IN THE HOUSEHOLD LIVELIHOOD SUSTAINABILITY OF SEAWEED FARMER Rahmah, Nur; Wianti, Nur Isyana; Batoa, Hartina; Kasirang, Andi
International Journal of Sustainable Tropical Agricultural Sciences Vol 2, No 1 (2015)
Publisher : International Journal of Sustainable Tropical Agricultural Sciences

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (416.412 KB)

Abstract

AbstractThe construction and development of the maritime sector has placed maritme-economic as the basic of economic development in Indonesia is one of the priority of vision and mission that will be realized by The Government of Jokowi. Indonesia, The Maritime Country, holds the potential of huge natural resources, but in fact, it does not provide the better livehood for coastal communities, especially for the household of seaweed farmers in Ranooha Village, South Konawe Regency. The women in Bajo, as part of household systems, act in the income sustainability of households. The purpose of this research is to determine the affecting factor of the roles of women in the household income sustainability of seaweed farmers. This research was conducted at Ranooha Village, Moramo District, South Konawe Regency. The research method is quantitative. The data were analyzed by using Chi-Square analysis tools. The population in this research is the seaweed farmers (households) in Ranooha Village distributing in 4 hamlets. Sample of Hamlets were selected purposively, in terms adapted on the purpose and the need of the research. The sampling technique was perfomed randomly by observing the existing level, which meant that every level of corresponds were represented proportionately. The number of samples in this research were 50 of homogeneous ethnic communities and 50 of heterogeneous ethnic communities. Those were expected to represent the number of the population members. The results showed that the affecting factors of the roles of women in the household livelihood sustainability were women characteristics, living systems, and actions of rasionality.Keywords : Roles, Women, Sustainability, Livelihood, Household, Farmer
IMPULSIVE BUYING BEHAVIOUR DALAM PERSPEKTIF EKONOMI ISLAM Rahmah, Nur; Idris, Munadi
Jurnal Ekonomi Bisnis Syariah Vol 1 No 2 (2018): Jurnal Ekonomi Bisnis Syariah
Publisher : IAI Al-Mawaddah Warrahmah Kolaka

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (382.581 KB)

Abstract

Impulsive buying behavior is part of consumptive behavior that makes purchases without planning (spontaneous) driven by the human desire that becomes unlimited desire. In the perspective of Islamic economics, consumption is allowed as long as it has benefits for consumers with attention to the good and bad as well as the halal and haramnya a product consumed. This study aims to determine the consumption in Islamic economics, consumption behavior in Islamic economics and Impulsive Buying Behavior in Islamic Economic Perspective. Data collection is literature review or literature, with normative descriptive data analysis technique to study about Islamic economic theory related to impulsive buying behavior. The results of the analysis and discussion that impulsive buying behavior in Islamic economics is based on the buying behavior of mashlahah desire to fulfill the desire of needs that bring benefit and blessing to the consumer. Keyword: Impulsive buying behavior, Consumption, Mashlahah
Meningkatkan Kemampuan Apresiasi Seni Tari Anak Melalui Tari Kreasi Rahmah, Nur; Lismawati, Lismawati
Tunas Cendekia : Jurnal Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol 1, No 1 (2018): Tunas Cendekia
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) PALOPO

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Motif penelitian ini yaitu adanya sebuah masalah di dalam pembelajaran seni tari dimana banyak siswa yang lemah dalam apresiasi seni tari. Sehubungan dengan itu, penelitian ini dilakukan agar guru mampu meningkatkan kemampuan apresiasi seni tari melalui penerapan Tari Kreasi di sekolah. Adapun subjek dalam penelitian ini yaitu siswa kelas I SDN 480 Maddenuang dengan jumlah 17 orang. Pada pelaksanaannya, peningkatan kemampuan apresiasi seni tari ini dilakukan melalui 4 langkah antaralain perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Proses penilaian pada tahapan tersebut dilakukan dengan melaksanakan tes pada pertemuan ke III setiap siklus untuk melihat peningkatan kemampuan apresiasi seni tari siswa dan keaktifan siswa melalui kegiatan observasi saat tindakan sedang berlangsung. Oleh karena itu, didapatkan hasil bahwa terdapat peningkatkan skor apresiasi seni siswa dimana pada siklus I yang hanya 66 atau prosentase ketuntasan klasikal sekitar 68% dapat meningkat menjadi 78 dengan prosentase ketuntasan klasikal yang mampu mencapai 100%. Dengan kata lain, kemampuan apresiasi seni tari dapat ditingkatkan melalui penerapan Tari Kreasi pada siswa kelas I SDN 480 Maddenuang.
Pendekatan Problem Posing Berbasis Teori Polya Irfah, Auli; Rahmah, Nur
Kelola: Journal of Islamic Education Management Vol 1, No 2 (2017): Kelola: Journal of Islamic Education Management
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palopo

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian ex-post facto, yang bertujuan untuk mengetahui persepsi siswa tentang pendekatan problem posing berbasis teori Polya, kemampuan siswa menyelesaikan soal-soal cerita, serta pengaruh pendekatan problem posing berbasis teori Polya terhadap kemampuan menyelesaikan soal-soal cerita pada siswa kelas VIII SMP Negeri 5 Palopo. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 5 Palopo yang berjumlah 144 siswa, dengan teknik pengambilan sampel yaitu stratified random sampling dengan jumlah sampel sebanyak 36 siswa. Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan adalah angket dan tes. Selanjutnya data yang diperoleh dianalisis dengan statistik deskriptif dan statistik inferensial. Hasil analisis statistik deskriptif menunjukkan bahwa skor rata-rata persepsi siswa tentang pendekatan problem posing berbasis teori Polya pada siswa kelas VIII SMP Negeri 5 Palopo adalah sebesar 60,17 dari skor ideal 70 dengan standar deviasi = 5,359; skor maksimum = 69; dan skor minimum = 49. Sedangkan skor rata-rata kemampuan menyelesaikan soal-soal cerita pada siswa kelas VIII SMP Negeri 5 Palopo adalah sebesar 82,06 dari skor ideal 100 dengan standar deviasi = 6,224; skor maksimum = 94; dan skor minimum = 67. Hasil analisis statistik inferensial dengan menggunakan regresi linear sederhana diperoleh bahwa thitung   ttabel (9,634   1,690, dengan   = 0,05), korelasi nilai r sebesar 0,856 menunjukkan korelasi sangat kuat, serta koefisien determinan yaitu sebesar 73,27%. Hal ini menunjukkan bahwa benar terdapat pengaruh yang signifikan antara pendekatan problem posing berbasis teori Polya terhadap kemampuan menyelesaikan soal-soal cerita pada siswa kelas VIII SMP Negeri 5 Palopo.
Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Inside-Outside Circle Dalam Pembelajaran Matematika Rahmah, Nur; Rafika, Rafika
Kelola: Journal of Islamic Education Management Vol 1, No 1 (2017): Kelola: Journal of Islamic Education Management
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palopo

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan: mengetahui hasil belajar matematika siswa yang diajar dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe inside-outside circle (ioc) dan mengetahui hasil belajar matematika siswa yang tidak diajar dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe inside outside circle (ioc). Selain itu, mengetahui apakah terdapat perbedaan hasil belajar matematika pada siswa yang diberi perlakuan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe inside-outside circle (ioc) dan siswa yang tidak diberi perlakuan. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif eksperimen tipe true experimental design dengan desain penelitian pretest-posttest control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII SMP Negeri 7 Palopo yang terdiri atas 6 (enam) kelas dengan jumlah siswa 217. Pengambilan sampel, yakni dengan cara cluster random sampling. Berdasarkan analisis deskriptif diperoleh nilai rata-rata hasil belajar (post-test) untuk kelas kontrol 77,14, sedangkan nilai rata-rata hasil belajar (post-test) untuk kelas eksperimen 81,49. Hasil analisis statistik inferensial uji z dengan taraf signifikan 5%, diperoleh nilai = 2,218 dan = 1,645 sehingga    (3,59 > 1,645) maka  diterima. Artinya terdapat perbedaan hasil belajar matematika pada siswa yang diberi perlakuan dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe inside-outside circle (ioc) dan siswa yang tidak diberi perlakuan.