Articles

Found 22 Documents
Search

Dinamika Pemikiran Sarjana Muslim tentang Metodologi Studi Agama di Indonesia: Kajian terhadap Literatur Terpublikasi Tahun 1964-2012

Jurnal Tashwir Vol 1, No 2 (2013)
Publisher : Jurnal Tashwir

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study seeks to examine the development of Moslem scholars idea on the methodology of religious studies published in the 1969-2012 timeframe. Historical method of collective idea with textual study approach is employed in this study. It is found in the study that the literature of religiuos studies which contain published methodology discussion develop slowly and quantitatively has not increased significantly. The methodology ideas contained in the literature have four variants of ideas, i.e.: the use of the remain scientific method, the use of scientific method for cultural and social religious phenomenon and theological normative approach for doctrine aspects, the use of synthesis method, and the use of non-West approach or the use of selective and critical West approach in religious studies.Keywords: Dynamics of ideas, Moslem Scholars, Religious Studies, published literaturePenelitian ini berusaha untuk mengkaji perkembangan pemikiran sarjana muslim tentang metodologi studi agama melalui literatur studi agama yang terpublikasi dalam rentang waktu 1964-2012. Metode yang digunakan adalah metode sejarah pemikiran kolektif dengan pendekatan kajian teks. Penelitian ini menemukan bahwa literatur studi agama yang memuat bahasan metodologi yang terpublikasi berkembang lamban dan tidak mengalami penambahan jumlah yang berarti. Gagasan metodologis yang terkandung di dalamnya memiliki empat varian pemikiran, yaitu cukup menggunakan metode ilmiah yang ada, menggunakan pendekatan ilmiah untuk fenomena keagamaan sosial dan budaya dan pendekatan teologis-normatif untuk aspek doktrin, menggunakan metode sintesis, dan adapula yang menghendaki menggunakan pendekatan non-Barat atau setidaknya menggunakan pendekatan Barat dengan kritis dan selektif dalam studi agama.Kata kunci: Dinamika Pemikiran, Sarjana Muslim, Studi Agama, literatur terpublikasi

Metode Penentuan Awal Bulan Qamariyah Jamaah Tabligh Naqsabandiyah

Media Akademika Vol 27, No 3 (2012)
Publisher : Media Akademika

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keragaman pandangan tentang sistem penentuan awal bulan Qamariyah di kalangan umat Islam saat ini, selalu menimbulkan kebingungan di masyarakat, khususnya perbedaan penentuan hari-hari besar Islam seperti Idul Fitri dan Idul Adha karena sistem hisab dan rukyat belum begitu memasyarakat. Dan memunculkan stigma di kalangan masyarakat, kalau antara Hisab dan Rukyat merupakan dua hal yang bertolak belakang. Hal ini terutama dipicu oleh pihak-pihak yang mengeluarkan fatwa tentang waktu pelaksanaan penentuan awal ramaddhan dan hari raya. Maka tulisan ini akan membawa kita untuk mengetahui metode-metode penetapan awal-awal Ramadan dengan bulan Qamariyah yang digunakan oleh Thariqat Naqsabandiyah Baru Pauh dan efektifitas atau kekurangan metode yang digunakan dalam penentuan awal-awal Ramadan dengan bulan Qamariyah.

PEMIKIRAN METODOLOGIS A. MUKTI ALI TENTANG PENELITIAN AGAMA

Jurnal Ilmu Ushuluddin Vol 14, No 2 (2015): Jurnal Ilmu Ushuluddin
Publisher : Fakultas Ushuluddin dan Humaniora IAIN Antasari

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

In Indonesia, it will be said that A.Mukti Ali is a pioneer in introducing religious studies. A.Mukti Ali realized thatreligious studies did not only need the scientific methods but they must also integrate with social approaches. He thoughtreligious studies should be conducted objectively without involving the apologists-polemical element as a basic concept. Infact, the use of the scientific method, social sciences, and objective attitude do not be certainly enough to understandreligious phenomenon, despite religious reflection must be involved and researchers must give their views too. All componentsmust be synthesized in order to produce a holistic and integral assessment of religious phenomenon. The integratedcomponents that needed in studying religious phenomenon is what be called by Mukti Ali as a scientific approach-cumdoctrinaire.This writing will discussed about A.Mukti Ali’s thoughts in the field of religious studies.

DINAMIKA INTELEKTUAL ISLAM DI KALIMANTAN SELATAN: Studi Genealogi, Referensi, dan Produk Pemikiran

Jurnal Ilmu Ushuluddin Vol 11, No 1 (2012): Jurnal Ilmu Ushuluddin
Publisher : Fakultas Ushuluddin dan Humaniora IAIN Antasari

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This paper tries to explore the intelectual Islamic dynamic in South Kalimantan throughthe studies on many influences that become the genealogic root of Islam in this region,and then through the religious literatures that referenced by the intelectual of religiouselite and the tipology of thought’s product that emerged for more than two centuries.Here, the writer uses the history of social-intelectual approach with based on the writtentext. This writing tells us that the genealogical root, intelectual reference, and the tipologyof religious thought which was producted actually part of the trend of intelectual muslimdynamic which commonly spreaded in Nusantara and Southeast Asia.

HUBUNGAN KAUSALITAS DALAM PENYELESAIAN SENGKETA KEPEMILIKAN SAHAM PT. CTPI: STUDI PUTUSAN KASASI M.A.R.I. NOMOR 862 K/Pdt/2013

Badamai Law Journal Vol 1, No 1 (2016)
Publisher : Program Magister Ilmu Hukum

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dimaksudkan untuk menganalisis dan memberikan argumentasi hukum mengenai tepat tidaknya putusan Mahkamah Agung dalam membatalkan dan menyatakan tidak sah RUPSLB PT. CTPI 18 Maret 2005. Selain itu, diidentifikasi juga pihak yang harus bertanggung jawab akibat kerugian yang ditimbulkan dari ketidakabsahan RUPSLB tersebut. Penelitian ini merupakan penelitian hukum normatif dengan tipe penelitian doktrinal (doctrinal research). Pendekatan yang digunakan merupakan gabungan pendekatan perundang-undangan (statute approach) dan pendekatan konseptual (conseptual approach). Penelitian ini bersifat preskriptif dalam rangka legal problem solving terhadap permasalahan sengketa kepemilikan saham PT. CTPI. Hasil penelitian menunjukkan bahwa RUPSLB 18 Maret 2005 memang tidak sah, dengan pertimbangan: 1) Terdapat pelanggaran prosedur batas waktu pemanggilan RUPS maupun perihal penyerahan undangan, sehingga pengambilan keputusan RUPS tidak dihadiri seluruh pemegang saham yang mewakili saham dengan hak suara sah dan tidak disetujui dengan suara bulat [Pasal 69 ayat (6) UU 1/1995];  2) RUPS diselenggarakan oleh Direksi PT. CTPI yang telah diberhentikan berdasarkan RUPSLB 17 Maret 2005; 3) Adanya pemblokiran akses SABH secara melawan hukum. Ketidakabsahan RUPSLB tersebut berimplikasi pada status kepemilikan saham PT. BKB di PT. CTPI menjadi tidak sah, termasuk pemindahan sahamnya kepada PT. MNC, Tbk. Pihak yang patut bertanggung jawab atas kerugian Para Penggugat adalah: 1) Direksi PT. BKB, atas dasar tidak hati-hati atau sembrono (carelessly) melaksanakan kewajiban mengurus Perseroan, sehingga tindakan pengurusan itu “melawan hukum” (onwettig, unlawful) yang dikategori sebagai PMH;  2) PT. BKB sendiri yang telah dinyatakan Pengadilan melakukan PMH atau; 3) Direksi PT. CTPI yang menyelenggarakan RUPSLB 18 Maret 2005 maupun Direksi yang menyelenggarakan RUPS pemindahan saham PT. CTPI kepada PT. MNC, Tbk.Kata kunci: Arbitrase,   RUPS,   Perbuatan  Melawan  Hukum,   Kerugian,  dan Tanggung Jawab.

Identifikasi Tumbuhan Berkhasiat Obat Di Hutan Lindung Wehea Kabupaten Kutai Timur

Jurnal Pertanian Terpadu Jurnal Pertanian Terpadu Jilid II nomor 2 Desember 2014
Publisher : Sekolah Tinggi Pertanian Kutai Timur

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1079.255 KB)

Abstract

Penelitian identifikasi tumbuhan berkhasiat obat di Hutan Lindung Wehea Kabupaten Kutai Timur bertujuan untuk mendapatkan informasi mengenai jenis-jenis tumbuhan obat dan pemanfaatan oleh masyarakat lokal di Hutan Lindung Wehea. Metode penelitian yaitu eksplorasi dan wawancara yang dilakukan dengan mencari nama ilmiah dan nama daerah (Dayak Wehea). Berdasarkan hasil wawancara dan identifikasi di peroleh 15 jenis tumbuhan obat tradisional yaitu dapat menyembuhkan 26 jenis macam penyakit. Bagian tumbuhan yang di gunakan dan dimanfaatkan untuk obat tradisional yaitu produk obat-obatan yang diolah secara tradisional berdasarkan resep ataupun kepercayaan dan kebiasaan setempat baik itu bersifat supranatural ataupun pengetahuan secara tradisional. Bahan yang di gunakan dalam pengelolahan obat tradisional. akar, buah, daun, tunas, biji dan rimpang. Masyarakat Dayak Wehea memiliki pengetahuan tradisional berdasarkan pengalaman hidup mengenai khasiat dan cara pengelolaan serta penggunaan tumbuh-tumbuhan yang dapat di manfaatkan sebagai obat tradisional. Pemanfaatan tumbuhan berkhasiat obat tersebut di wariskan turun temurun secara lisan sejak dari leluhurnya (nenek moyang). Agar pengetahuan mengenai pemanfaatan tumbuhan hutan berkhasiat obat yang dimiliki suku dayak Wehea tidak punah, dapat diwariskan maka perlu diteliti serta di perdalam secara ilmiah, maka perlu dilakukan pendokumentasian serta penelitian lebih lanjut mengenai kandungan yang terdapat pada tumbuhan obat yang biasa dimanfaatkan masyarakat tersebut, serta cara membudidayakan karena beberapa jenis tumbuhan sudah jarang dijumpai di sekitar kawasan Hutan Lindung Wehea.

ANALISIS MARSHALL CAMPURAN AC-WC DENGAN BUTON GRANULAR ASPHALT DAN ABU CANGKANG KELAPA SAWIT SEBAGAI BAHAN SUBSTITUSI

Jurnal Arsip Rekayasa Sipil dan Perencanaan Vol 1, No 3 (2018): Jurnal Arsip Rekayasa Sipil dan Perencanaan
Publisher : Prodi Magister Teknik Sipil Unsyiah

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (296.559 KB)

Abstract

Flexible Pavement often experience an early collapse resulting from high temperatures and heavy loads in the field. One way to overcome the damage, by using added materials to modify the asphalt. In this study the added ingredients used were Buton Granular Asphalt (BGA) as an asphalt and aggregate substitution on AC-WC mixture and utilization of ash waste of palm kernel shell (APKS) as filler substitution material. The purpose of this research is to know the comparison of AC-WC mixture’s characteristics with and without BGA and APKS as substitution materials. The first step of this research was to examine the physical properties of bitumen and aggregate, then made the specimens for determination of Optimum Asphalt Content (OAC) either without or with variations of BGA percentage of 4%, 6% and 8%. After OAC using the BGA acquired then OAC were varied to OAC-0,5; OAC and OAC+0,5 for subsequent test specimens with APKS filler and portland cement respectively 50% of total filler’s weight by Marshall method. Based on the result of this research, OAC value obtained in the mixture without BGA and APKS was 5,31%, whileeffective asphalt content value with BGA and APKS substitution obtained at 6,54% atlevel of 8% BGA. The Marshall’scharacteristic values using APKS and BGA tended to be better than those without BGA and APKS. Stability value of asphalt mixture without substitution was 1,602.84 kg while using BGA and APKS was 2,223.93 kg. Value of density, flow and VFA increased with increasing asphalt content in the mixture, while VIM, VMA and MQ value decreased. The durability value of AC-WC mixture with effective BGA was 95.90%, while the durability value without BGA and APKS was 92.76%. Durability value without and with substitution of BGA and APKS hadfulfilled requirement that was >90%.

UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN GURU DALAM MENYUSUN RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) IPA DENGAN METODE PEMODELAN (School Action Research Di SMPN 1 Bakarangan Kabupaten Tapin)

Vidya Karya Vol 32, No 1 (2017)
Publisher : Vidya Karya

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract. This school action research aims to motivate teachers and be active in making the lesson plan, so the students motivation and achievement in science improve. The study was conducted for 3 (three) months in 3 cycles of action centered on evaluation sessions. Teacher activities data were generally obtained through observation and field notes, while teacher achievement was obtained through questionnaires and tests. The data were analyzed and interpretated qualitatively. The result showed that by using the modeling method, there was a change of teacher activeness in the effort of making the lesson plan, with activity level before the action below 65% increased to 85% on achievement aspect of teacher effort. There was also an increase in teacher effort with a grade point average before action below 6.5, increasing to 8.25 at the end of the action. From the research results can be concluded that the modeling method improves the teachers’’ ability in making the lesson plan. Keywords: lesson plan, modeling method. Abstrak. Penelitian tindakan sekolah ini bertujuan agar guru termotivasi dan aktif dalam membuat RPP IPA sehingga dapat meningkatkan motivasi dan prestasi belajar siswa pada pelajaran IPA. Penelitian dilaksanakan selama 3 (tiga) bulan dalam 3 siklus tindakan yang dipusatkan pada sesi evaluasi.  Data kegiatan guru  secara umum diperoleh melalui observasi dan  catatan lapangan, sedangkan prestasi guru diperoleh melalui hasil angket dan tes. Analisis dan interpretasi data dilakukan secara kualitatif. Hasil penilaian menunjukan bahwa dengan menggunakan metode pemodelan terjadi perubahan keaktifan guru dalam upaya pembuatan RPP IPA, dengan tingkat keaktifan sebelum tindakan di bawah 65 % meningkat menjadi 85% pada aspek prestasi upaya guru. Terdapat pula peningkatan upaya guru dengan nilai rata-rata kelas sebelum tindakan di bawah 6,5 ,meningkat menjadi 8,25 pada akhir tindakan. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa metode Pemodelan mampu meningkatkan kemampuan guru dalam membuat RPP IPA. Kata Kunci: Rencana Pelaksanaan Pembelajaran, Metode Pemodelan.

IMPLEMENTASI MODEL STAD UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI SUHU DAN PEMUAIAN

Vidya Karya Vol 31, No 2 (2016)
Publisher : Vidya Karya

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

preparation to learn natural science concepts. In fact, many students have difficulties in understanding the concepts, so that the average value of student achievement does not reach the standard. The purpose of this study was to improve students learning and understanding, as well as evaluate the response of the 7th grade students of SMPN 1 Rantau towards temperature and expansion concepts using STAD method. The method used in this study was action research. Data collection applied in this study was tests and questionnaires techniques. The data was analyzed by using percentage. This research was conducted at SMPN 1 Rantau. There are 33 of seventh grade students involved as the subject in this study. The results showed that student learning outcomes in concepts of temperature and expansion improved by the use of STAD model, students and teachers activities in learning were running well. Students were also have positive response to the implementation of STAD model. Keywords: Temperature, Expansion, STAD model  Abstrak. Konsep suhu dan pemuaian merupakan konsep yang sangat penting untuk dikuasai siswa sebagai bekal mempelajari konsep-konsep IPA selanjutnya. Padahal, justru banyak siswa mengalami kesulitan dalam memahami konsep suhu dan pemuaian, sehingga nilai rata-rata prestasi siswa tidak mencapai standar yang telah ditetapkan. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan proses pembelajaran dan pemahaman siswa, serta mengetahui respon siswa kelas VII SMPN 1 Rantau terhadap pembelajaran konsep suhu dan pemuaian menggunakan metode STAD. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah action research. Pengumpulan data menggunakan teknik tes dan angket. Analisis data menggunakan teknik persentase. Penelitian ini dilaksanakan di  SMPN 1 Rantau  dengan subjek 33 orang siswa kelas VII A. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan pembelajaran kooperatif tipe STAD dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada materi suhu dan pemuaian, aktivitas belajar siswa dan mengajar guru berlangsung baik, serta respon siswa terhadap pembelajaran konsep suhu dan pemuaian menggunakan model kooperatif tipe STAD positif.  Kata Kunci: Suhu, Pemuaian, model STAD.

Identifikasi Faktor-faktor Pembentukan Karakter Mahasiswa

JAS-PT Jurnal Analisis Sistem Pendidikan Tinggi Vol 1 No 1 (2017): JAS-PT Edisi JULI 2017
Publisher : Forum Dosen Indonesia

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (77.055 KB)

Abstract

Pendidikan tinggi merupakan bagian dari pendidikan nasional yang menyiapkan sumber daya manusia masa depan, dimana mahasiswa adalah bagian utama dalam penyelenggaraan pendidikan tinggi tersebut. Identifikasi karakter mahasiswa merupakan langkah awal yang sangat penting untuk dilakukan baik pada saat menentukan ‘pasar’perguruan tinggi maupun pada saat penentuan/seleksi masuk perguruan tinggi. Isu menurunnya karakter bangsa merupakan suatu kajian yang sangat penting. Karakter mahasiswa, sebagai generasi muda bangsa; dapat diidentifikasi dari aspek akademik dan aspek non akademik. Aspek akademik ukurannya dapat dengan mudah diukur melalui prestasi akademik misalnya atau, kejujuran akademik dan sikap ilmiah. Aspek non akademik dapat diukur dari segi perilaku maupun wawasan kebangsaan. Peran perguruan tinggi, pemerintah dan masyarakat sangat dibutuhkan dalam upaya pembentukan karakter mahasiswa. Budaya, lingkungan akademik dengan semua perangkatnya, regulasi dan sistem penyelenggaraan pendidikan tinggi serta lingkungan sosial memiliki peran tersendiri dalam pembentukan karakter mahasiswa Indonesia.   Kata Kunci: karakter, mahasiswa, akademik, non akademik.