Articles

Found 23 Documents
Search

PEMANFAATAN SAMPAH PADAT KOTA MENJADI ENERGI ALTERNATIVE Nugroho, Arif Setyo; Rahmad, Rahmad
Prosiding SNATIF 2017: Prosiding Seminar Nasional Teknologi dan informatika (BUKU 3)
Publisher : Prosiding SNATIF

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakTujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan solusi rekayasa teknologi pengolahan plastik yang tepat dan dapat menghasilkan sumber energy yang terbarukan untuk menghasilkan energy alternative dan memungkinkan sebagai bahan bakar alternatif. Hasil pengujian Hasil minyak pyrolisis pada variasi temperature reaktor 300oC, 350oC, 400oC Hasil pyrolisis plastik LDPE didapat jumlah minyak pada temperatur reaktor 300oC paling sedikit, berwarna bening jumlah sisa padatan lebih banyak dibandingkan pada temperatur reaktor 400 oC jumlah minyak lebih banyak warna minyak keruh jumlah sisa padatan lebih sedikit. Hasil pengujian minyak hasil LDPE dicampur dengan premium dengan variasi Premium murni, Premium 95% + minyak LDPE 5% Premium 90% + minyak LDPE 10%. Nilai CO bahanbakar premium murni sebesar 3,77%, nilai CO campuran minyak pirolisis LDPE 5% yaitu sebesar 3,58%, nilai CO dengan campuran minyak pirolisis LDPE 10% sebesar 2.98%. Pada posisi 7000 rpm menunjukkan nilai CO bahan bakar  premium murni sebesar 7,11%, nilai CO bahan bakar campuran minyak pirolisis LDPE 5% yaitu sebesar 6,91%, nilai CO campuran minyak pirolisis LDPE 10% sebesar 6.18%. Nilai  CO2 saat 1300 rpm bahanbakar premium murni sebesar 3,1%, nilai CO2 dengan campuran minyak pirolisis LDPE 5% yaitu sebesar 2,7% dan nilai CO2 dengan campuran minyak pirolisis LDPE 10% sebesar 1,4%.  Pada posisi 7000 rpm menunjukkan nilai CO2 dengan premium murni sebesar 6,1%, nilai CO2 dengan campuran minyak pirolisis LDPE 5% yaitu sebesar 5,8% dan nilai CO2 dengan campuran minyak pirolisis LDPE 10% sebesar 3,91%.  Kata Kunci : pyrolisis, plastik, LDPE, premium
Penerapan Overall Equipment Effectiveness (Oee) Dalam Implementasi Total Productive Maintenance (TPM) (Studi Kasus di Pabrik Gula PT. “Y”.) Rahmad, Rahmad; Pratikto, Pratikto; Wahyudi, Slamet
Rekayasa Mesin Vol 3, No 3 (2012)
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

In agro-industrial sector especially in sugar factory called PT. “Y”, improvement of manufacturing system is one of an improvement effort that intensively conducted so that later it could responds rapidly to market changes. The company always attempt to improve productivity, one of the way that has been done is implement preventive and corrective maintenance. But in fact, the outcome hasn’t reached the expectation yet. This research found that allocated time to do breakdown maintenance is the main problem, so that most of the corrective action focused in this problem. This research used OEE measurement, Six Big Losses calculation analysis, and also cause-effect diagram to look for existing problem and to give proposed improvement for the problem. As the result, the biggest factors affecting the low effectiveness of machine is reduced speed and breakdown loss so that the proposed improvement action is implementing TPM.Keywords: Preventive Maintenance, Overall Equipment Effectiveness (OEE), Autonomous Maintenance, Total Productive Maintenance (TPM).
PERSEPSI DAN HARAPAN WARGA BINAAN NARKOBA TENTANG PEMBINAAN DI LEMBAGA PEMASYARAKATAN KLAS IIB PEKANBARU Rahmad, Rahmad
RISALAH Vol 23, No 1 (2013): Juni 2013
Publisher : RISALAH

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (463.108 KB)

Abstract

Many abuses in prisons such as wrongful death, sexual perversion, bribery, which is not optimal health, torture, and the non-fulfillment of the right to a clean and healthy environment, and many more are emerging. In connection with this study it was also raised that aims to reveal the perceptions and expectations of inmates drugs on mental development, social and self-reliance in Class IIB Pekanbaru Penitentiary. This study uses a descriptive approach kantitatif. The population of inmates are drug which totaled 53 in Class IIB Pekanbaru Penitentiary, while all respondents in the sample population. Research instrument using a questionnaire with Likert scale distributed to inmates. The data was then analyzed using SPSS version 11.5. The results showed that perceptions and expectations about the development of drug inmates it can be concluded that the perception of drug inmates in prison Pekanbaru Class IIB pretty good. Meanwhile drug inmates in prisons Class IIB Pekanbaru expects coaching. This means that inmates at the prison drug class IIB Pekanbaru has given the perception that coaching is still far from their expectations related to the development of mental, social and independence.
Aplikasi Pengaruh Quality Of Service (Qos) Video Conference Pada Trafik H.323 Dengan Menggunakan Metode Differentiated Service (Diffserv) Gani, Taufiq Abdul; Rahmad, Rahmad; Afdhal, Afdhal
Jurnal Rekayasa Elektrika Vol 9, No 2 (2010)
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (627.949 KB)

Abstract

Dewasa ini, penggunaan teknologi conferenceberbasis IP dengan menggunakan protokol H.323. Meskidemikian, pada kenyataannya kualitas teknologi videoconference yang baik belum terjamin. Untuk itu, perlusebuah pelayanan atau service yang dapat memberikanprioritas paket dan menekan gangguan dalam lalu lintasjaringan conference. Salah satu layanan tersebut yaituDifferentiated Service (Diffserv). Layanan ini dibuat untukmembagi aliran IP ke dalam kelas-kelas yang akan langsungditransmisikan dengan cara menentukan kapasitasbandwidth, klasifikasi trafik, pemilihan mekanisme antrian(queueing) dan traffic shapping. Pada penelitian ini, telahdiaplikasikan Quality of Service (QoS) videoconference padatrafik H.323 dengan menggunakan metode DifferentiatedService (DiffServ) dan berhasil mengukur pengaruhbesarnya throughput paket ketika jaringan dalam keadaancongested atau sesak serta dibebankan delay juga jitter.Semakin besar delay dan jitter yang diberikan, semakin besarketidakstabilan throughput yang dihasilkan. Pada trafikcongested, QoS memberikan prioritas pada paket H.323sehingga throughput yang dihasilkan mendekati kondisitanpa sesak dibandingkan paket-paket lain.
Peningkatan Keterampilan Praktek Pengalaman Lapangan melalui Bimbingan Klasikal (Studi di Jurusan Bimbingan Konseling Islam FDK UIN Suska Riau) Rahmad, Rahmad
Jurnal Dakwah Risalah Vol 26, No 1 (2015): Maret 2015
Publisher : Jurnal Dakwah Risalah

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (230.531 KB)

Abstract

Berdasarkan hasil pengamatan penulis pada mahasiswa semester VII jurusan BKI FDK UIN Suska Riau Tahun Akademik 2014/2015 diperoleh informasi bahwa mahasiswa yang akan mengikuti Praktek Pengalaman Lapangan Bimbingan Konseling Islam kurang memiliki kesiapan baik secara wawasan, pengetahuan maupun keterampilan dalam memberikan bimbingan serta layanan dalam konseling islam. Maka tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan keterampilan melaksanakan Praktek Pengalaman Lapangan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, karena peneliti mengamati fenomena yang terjadi dilapangan. Hasil Pengamatan peneliti terhadap aktivitas dalam bimbingan klasikal pada siklus 1 masih tergolong rendah dengan perolehan persentase 61%. Hal ini terjadi karena tim peneliti lebih banyak memberikan informasi tentang gambaran pelaksanaan praktek pengalaman lapangan dan kurang mengeksplorasi kebutuhan mahasiswa terhadap praktek pengalaman lapangan. 
ANALISIS PENGAMBILAN KEPUTUSAN DALAM MENYELESAIKAN PEMBIAYAAN BERMASALAH Rahmad, Rahmad; Maryono, Maryono
Jurnal Manajemen Dakwah Vol 1, No 2 (2015)
Publisher : UIN Sunan Kalijaga

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses pengambilan keputusanpada PT BPR Wijayamulya Santosa dan PT BPRS Bangun Drajat Warga dalammenyelesaikan pembiayaan bermasalah. Meliputi faktor-faktor penyebab terjadinyapembiayaan bermasalah, mekanisme pengambilan keputusan dalam pembiayaanbermasalah di masing-masing lembaga, dan aplikasi keputusan lembaga dalammenyelesaikan kredit bermasalah di Lapangan. Metode penelitian yang digunakanadalah metode kualitatif. Sedangkan untuk uji validitas data digunakan dua jenismetode triangulasi yaitu triangulasi teknik dan triangulasi sumber. Hasil penelitianmenunjukkan bahwa untuk mengatasi kredit bermasalah BPR Wijayamulya Santosamengeluarkan SP hingga tiga kali, jika tidak berhasil maka direksi mengeluarkansurat tarik jaminan untuk mengambil alih agunan dengan proses penyelesaian litigasidan non-litigasi. Namun jika masalahnya adalah masalah tidak terduga dan diluar kemauan nasabah seperti bencana alam, maka kredit tersebut akandihapusbukukan oleh bank, tetapi bank masih bisa menagih apabila nasabahdianggap sudah mampu membayar pinjamannya kepada bank. Semua prosedur inidari keputusan dewan direksi dengan mengacu pada peraturan Bank Indonesia.Sedangkan untuk mengatasi pembiayaan bermasalah BPRS Bangun Drajat Wargamengeluarkan SP hingga tiga kali. Jika masih bermasalah, maka bank menawarkanrestruktur kepada nasabah dengan berbagai keringanan didalam prosesnya. Namunjika tidak berhasil, maka bank mengeluarkan surat somasi kepada nasabah denganmenggunakan litigasi dan non-litigasi. Tetapi bank masih memberikan kesempatanrestruktur kepada nasabah. Untuk hapusbuku BPRS Bangun Drajat Wargamenggunakannya ketika nasabah benar-benar sudah tidak mampu membayarhutangnya. Semua proses ini didapatkan dari hasil rapat komite dengan mempertimbangkan saran dari Dewan Pengawas Syariah untuk menyesuaikankeputusan dengan syariat Islam.Kata Kunci: Pengambilan Keputusan, Kredit, Pembiayaan Bermasalah
PENINGKATAN KAPASITAS APARATUR PEMERINTAH DAERAH DALAM PELAYANAN PUBLIK (Studi Pada Kantor Camat Peudada Kabupaten Bireuen) Rahmad, Rahmad
Al-Ijtima`i: International Journal of Government and Social Science Vol 1, No 1 (2015)
Publisher : Universitas Islam Negery Ar-raniry

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fungsi utama pemerintah adalah melayani masyarakat, maka pemerintah perlu terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan. Salah satu upaya untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik, pemerintah harus membudayakan kapasitas SDM yang handal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui profil umum kapasitas aparatur pemerintah daerah dalam pel ayanan publik di Kecamatan Peudada, tingkat kapasitas aparatur pemerintah daerah dalam pelayanan publik di Kecamatan Peudada, faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat kapasitas aparatur pemerintah daerah dalam pelayanan publik di Kecamatan Peudada. Serta mengetahui upaya yang dilakukan oleh camat kecamatan Peudada dalam meningkatkan kapasitas aparatur pemerintah daerah dalam pelayanan publik di Kecamatan Peudada. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, selanjutnya teknik penelitian menggunakan metode observasi, wawancara dan dokumentasi, serta teknik analisa data menggunakan metode reduksi, penyajian data serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa: Tingkat kapasitas aparatur pemerintah daerah dalam pelayanan publik di Kecamatan Peudada menganut pelayanan terpadu dan sudah transparan, tetapi tingkat pelayanan di Kantor Camat masih kurang, pelayanan yang diberikan belum termasuk pelayanan terbaik; Faktor yang memengaruhi tingkat kapasitas aparatur pemerintah daerah dalam pelayanan publik di Kecamatan Peudada adalah masih sangat terbatasnya sarana penunjang pekerjaan yang dimiliki. Upaya yang dilakukan oleh Camat Kecamatan Peudada dalam meningkatkan kapasitas aparatur pemerintah daerah dalam pelayanan publik adalah melalui program peningkatan prasana dan sarana aparatur negara, serta program peningkatan efisiensi aparatur Negara. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan atau direkomendasikan yaitu diharapkan kepada pemerintah untuk terus meningkatkan kapasitas pelayanan yang memuaskan bagi masyarakat. Kata Kunci:
PENINGKATAN KAPASITAS APARATUR PEMERINTAH DAERAH DALAM PELAYANAN PUBLIK (Studi Pada Kantor Camat Peudada Kabupaten Bireuen) Rahmad, Rahmad
Al-Ijtima`i: International Journal of Government and Social Science Vol 1, No 1 (2015)
Publisher : Universitas Islam Negery Ar-raniry

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fungsi utama pemerintah adalah melayani masyarakat, maka pemerintah perlu terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan. Salah satu upaya untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik, pemerintah harus membudayakan kapasitas SDM yang handal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui profil umum kapasitas aparatur pemerintah daerah dalam pel ayanan publik di Kecamatan Peudada, tingkat kapasitas aparatur pemerintah daerah dalam pelayanan publik di Kecamatan Peudada, faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat kapasitas aparatur pemerintah daerah dalam pelayanan publik di Kecamatan Peudada. Serta me ngetahui upaya yang dilakukan oleh camat kecamatan Peudada dalam meningkatkan kapasitas aparatur pemerintah daerah dalam pelayanan publik di Kecamatan Peudada. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, selanjutnya teknik penelitian menggunakan meto de observasi, wawancara dan dokumentasi, serta teknik analisa data menggunakan metode reduksi, penyajian data serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa : Tingkat kapasitas aparatur pemerintah daerah dalam pelayanan publik di Kecam atan Peudada menganut pelayanan terpadu dan sudah transparan, tetapi tingkat pelayanan di Kantor Camat masih kurang, pelayanan yang diberikan belum termasuk pelayanan terbaik; Faktor yang memengaruhi tingkat kapasitas aparatur pemerintah daerah dalam pelayanan publik di Kecamatan Peudada adalah masih sangat terbatasnya sarana penunjang pekerjaan yang dimiliki. Upaya yang dilakukan oleh Camat Kecamatan Peudada dalam meningkatkan kapasitas aparatur pemerintah daerah dalam pelayanan publik adalah melalui program peningkatan prasana dan sarana aparatur negara, serta program peningkatan efisiensi aparatur Negara. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan atau direkomendasikan yaitu diharapkan kepada pemerintah untuk terus meningkatkan kapasitas pelayanan yang memuaskan bagi masyarakat.
EFFEKTIFITAS BIOBRIKET LIMBAH BIOMASS SEBAGAI BAHAN BAKAR RAMAH LINGKUNGAN SKALA RUMAH TANGGA Suhartoyo, Suhartoyo; Rahmad, Rahmad
Prosiding SNATIF 2016: Prosiding Seminar Nasional Teknologi dan Informatika
Publisher : Prosiding SNATIF

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Bahan bakar fosil merupakan sumber energi yang tidak dapat diperbarui sehingga akan mengakibatkan menipisnya cadangan bahan bakar fosil di dalam bumi. Berbagai solusi telah ditawarkan oleh para ilmuwan di dunia untuk mencari alternatif bahan bakar fosil. Biobriket adalah salah satu bahan bakar alternatif yang bahan dasarnya berasal dari biomassa. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui komposisi terbaik biobriket berbahan campuran limbahbijijarak, sekampadidangergajikayu dengan perekat molasses Penelitian ini merupakan penelitian efektifitas dengan obyek penelitian adalah biobriketramahlingkungan dengan menganalisis nilai kalor, temperature, waktu untuk memanaskan air dalam satu liter. Data menggunakan metode deskriptif. Dari hasil penelitian dapat diketahui diketahui komposisi terbaik biobriket berbahan campuran limbah biji jarak, gergaji kayu dan sekam padi dengan perekat tepung kanji.. Kata Kunci : Biomassa, kalor, tepung kanji,ramah lingkungan, temperatur
PENGARUH PERILAKU APARATUR TERHADAP KUALITAS PELAYANAN PUBLIK DI KANTOR CAMAT BUNTA KABUPATEN BANGGAI Rahmad, Rahmad
Katalogis Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : Katalogis

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (328.696 KB)

Abstract

The  Influence  of  Apparatus’  Behaviour  to  Service  Quality  at  Bunta  District  BanggaiRegency). This research was aimed to study and analyze : 1) the apparatus’ behaviour to service quality at Bunta Sub-district; 2) the dominant factors that influence the apparatus’ behavior to service quality at Bunta at Sub-district.  Adopted fromthe theory Siagian S.P and Ndraha T. The population  of  this  study  the  sub  district  apparatus,  Sub-village,  Village,  and  all  communities involved  2.369  people.    Sample was  drawn  through  purposive sampling.    The sample of  this research was gathered  from 3 group communities; 3  (three) villages and 1  (one) Sub-village located at Bunta district consisted 50 people and the head of Sub-village, head of Village, and staff of district of Bunta as respondent.   The data collection was conducted through observation, questionnaire , interview, and documentation, while the data was analysis through quantitative, frequently table and percentage table.  The study result shows that the service quality of Apparatus of district Bunta Banggai Regency still not good.