Articles

Found 14 Documents
Search

PENYEDIAAN TRANSPORTASI UMUM MASA DEPAN DI KOTA SEMARANG Rahma, Siti; Wijayanti, Dyah Amalia; Ismiyati, Ismiyati; Purwanto, Djoko
JURNAL KARYA TEKNIK SIPIL Volume 3, Nomor 1, Tahun 2014
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (585.945 KB)

Abstract

The increasing number of private vehicles using in Semarang causes a high traffic volume in some primary roadways of the city. It can be seen from the use of official cars vehicle / personal that originally totaled 34,000 vehicles in 2007 to 44,600 vehicles in 2009 (Badan Pusat Statistik Kota Semarang, 2009). The presence of mass public transportation Bus Rapid Transit, which is Trans Semarang, is considered not able to overcome such problem yet. The value of the load factor both BRT corridor I and II were only 20-30%. (Based on research Chairunnisa R, Yenni N, 2010 and Ilham H. Rasyid, Aldila Bachtawar., 2013). The aim of this research is to evaluate public transportation’s performance and to figure out the policy of public transportation that is suitable for the economic condition, and demand from citizens of the city of Semarang. The methods used are analyzing previous research data about public transportation, especially BRT Trans Semarang, and processing primary data in the form of interview survey to citizens. The survey is done in three sub-districts: Ngaliyan, Pedurungan, and Banyumanik. The aspects that are reviewed through the side of effectiveness and efficiency of public transportation are headway, frequency, public transport fares, security, safety, and comfort. According to the result of the research, it is identified that more than 50% of citizens prefer using private vehicles, because the public transportation had not satisfy yet. Therefore, the effort of improving and developing provided public transportation is needed. In this case, the region is divided into two sections journey, namely urban and suburban areas. In the urban areas, can be done by revamping the BRT transport system, the provision of special BRT lane, and the provision of feeder that fits the needs of society. Whereas in suburban areas, public transportation is needed for high speed travel time savings, in addition to reducing the occurrence of traffic congestion on the main roads of the city.
PENYEDIAAN TRANSPORTASI UMUM MASA DEPAN DI KOTA SEMARANG Rahma, Siti; Wijayanti, Dyah Amalia; Ismiyati, Ismiyati; Purwanto, Djoko
JURNAL KARYA TEKNIK SIPIL Volume 3, Nomor 2, Tahun 2014
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (645.341 KB)

Abstract

The increasing number of private vehicles using in Semarang causes a high traffic volume in some primary roadways of the city. It can be seen from the use of official cars vehicle / personal that originally totaled 34,000 vehicles in 2007 to 44,600 vehicles in 2009 (Badan Pusat Statistik Kota Semarang, 2009). The presence of mass public transportation Bus Rapid Transit, which is Trans Semarang, is considered not able to overcome such problem yet. The value of the load factor both BRT corridor I and II were only 20-30%. (Based on research Chairunnisa R, Yenni N, 2010 and Ilham H. Rasyid, Aldila Bachtawar., 2013). The aim of this research is to evaluate public transportation’s performance and to figure out the policy of public transportation that is suitable for the economic condition, and demand from citizens of the city of Semarang. The methods used are analyzing previous research data about public transportation, especially BRT Trans Semarang, and processing primary data in the form of interview survey to citizens. The survey is done in three sub-districts: Ngaliyan, Pedurungan, and Banyumanik. The aspects that are reviewed through the side of effectiveness and efficiency of public transportation are headway, frequency, public transport fares, security, safety, and comfort. According to the result of the research, it is identified that more than 50% of citizens prefer using private vehicles, because the public transportation had not satisfy yet. Therefore, the effort of improving and developing provided public transportation is needed. In this case, the region is divided into two sections journey, namely urban and suburban areas. In the urban areas, can be done by revamping the BRT transport system, the provision of special BRT lane, and the provision of feeder that fits the needs of society. Whereas in suburban areas, public transportation is needed for high speed travel time savings, in addition to reducing the occurrence of traffic congestion on the main roads of the city.
ANALISIS BERPIKIR KRITIS SISWA DENGAN PEMBELAJARAN SOCRATES KONTEKSTUAL DI SMP NEGERI 1 PADANGRATU LAMPUNG TENGAH Rahma, Siti; Farida, Farida; Suherman, Suherman
Prosiding Seminar Nasional Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 1, No 1 (2017): Prosiding Seminar Nasional Matematik dan Pendidikan Matematika 2017
Publisher : Prodi Pendidikan Matematika IAIN Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan berpikir kritis siswa dengan pembelajaran Socrates kontekstual. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatitf. Subjek penelitian yang diambil adalah siswa SMP Negeri 1 Padangratu Lampung Tengah kelas VII-F dengan cara purposive sampling. Subjek penelitian berjumlah lima orang dari masing-masing tingkatan kemampuan berpikir kritis. Pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, tes tertulis, wawancara, dan dokumentasi. Validitas data menggunakan triangulasi teknik. Teknik analisis data yang digunakan yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan berpikir kritis siswa kelas VII-F SMP Negeri 1 Padangratu Lampung Tengah tergolong ke dalam kategori cukup. Hal ini terlihat dari rata-rata tes kemampuan berpikir kritis siswa kelas VII-F sebesar 65,43 dan kemampuan berpikir kritis yang lebih dominan adalah siswa dengan kategori cukup dengan presentase 46,4% dari 28 siswa. Siswa dengan kemampuan berpikir kritis cukup terlihat mengerjakan soal dengan baik dalam indikator memberikan penjelasan sederhana, sangat baik dalam indikator membangun keterampilan dasar, kurang dalam indikator menyimpulkan, baik dalam indikator membuat penjelasan lebih lanjut, dan cukup dalam indikator strategies and tactic. Secara umum siswa yang aktif saat pembelajaran dengan pembelajaran Socrates kontekstual menunjukkan hasil yang cenderung lebih baik daripada siswa yang kurang aktif saat pembelajaran.
Pengolahan Buah Cempedak (Arthocarpus campeden) Menjadi Kerupuk Rahma, Siti; Rusdi, M; MH, Yunca
Jurnal Pertanian Terpadu Jurnal Pertanian Terpadu Jilid II nomor 1 Juni 2014
Publisher : Sekolah Tinggi Pertanian Kutai Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proporsi tepung dan sari buah cempedak yang tepat pada proses pembuatan kerupuk dan mengetahui tingkat penerimaan konsumen terhadap kerupuk buah cempedak. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan april sampai Mei di Laboraturium STIPER Kutai Timur. Metode yang digunakan adalah rancangan acak lengkap, dengan factor proporsi tepung tapioca dan tepung sagu. Parameter pengamatan dalam penelitian ini adalah pengukuran daya kembang dan uji organoleptik yang meliputi rasa, aroma, warna dan tekstur. Hasil perhitungan anova nilai F hitung (7,2) > dari F table (3,48) pada taraf 5 % maka diputuskan untuk menerima Ho, maka dapat disimpulkan bahwa rerata sesungguhnya dari daya pengembang adalah tidak berbeda, atau dengan kata lain proporsi tepung tidak berpengaruh nyata terhadap daya pengembang. Daya kembang kerupuk cempedak yang tertinggi adalah perlakuan B dengan proporsi tepung tapioca 75% dan tepung sagu 25% yaitu sebesar 62% dan hasil yang terendah adalah perlakuan C menggunakan proporsi tepung tapioca 50% dan tepung sagu 50%. Tingkat penerimaan konsumen terhadap kerupuk buah cempedak berdasarkan indeks efektifitas adalah perlakuan B dengan nilai produk sebesar 0,98 yaitu cenderung menyukai.
ANALISA KANDUNGAN TIMBAL (Pb) DAN TEMBAGA (Cu) YANG TERDAPAT PADA KERANG DARAH (Anadara granosa) DI PERAIRAN MUARA BADAK Rahma, Siti; Hariani, Nova; Sudrajat, Sudrajat
BIOPROSPEK: Jurnal Ilmiah Biologi Vol 11 No 2 (2016): Bioprospek: Jurnal Ilmiah Biologi Volume 11 Number 2 2016
Publisher : Jurusan Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Which aims to determine the levels of heavy metals Pb and Cu in water, sediments and blood clam (Anadara granosa) in Muara Badak. Sampling using purposive sampling method with 3 stations and each station repeated twice. Levels of heavy metals Pb and Cu were measured using Atomic Absorption Spectrophotometer (AAS). The results showed that the levels of heavy metals Cu and Pb in water, sediments and blood clams in Muara Badak as follows: Pb in water ranging between 0,204 – 0,376 ppm and Cu 0,033 to 0,035 ppm, sediment metal content of Pb 0,212 to 0,285 ppm and Cu 0,010 to 0,113 ppm, on blood clams Pb 0,201 to 0,258 ppm and Cu 0,066 to 0,078 ppm. Based on quality standards of heavy metal level Pb and Cu on blood clam did not exceed the threshold of quality standards yet in accordance with SNI No. 7387: 2009 is 1,5 ppm and Department of Health Republic Indonesia No. 0375/B/SK/1989 is 20 ppm
KUALITAS PELAYANAN SISTEM INFORMASI PADA ANGKUTAN UMUM TRANSJAKARTA Wibowo, R. Sony Sulaksono; Weningtyas, Widyarini; Rahma, Siti
Jurnal Transportasi Vol 18, No 1 (2018)
Publisher : Jurnal Transportasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26593/jt.v18i1.2976.%p

Abstract

Abstract Information system is very crucial in transportation service. In the delivery of information, there are some compulsory aspects of regularity which are subject to the Minimum Service Standards for Public Transportation regulated in both Ministerial Decree and other normative studies. The current development of technology impacts on the ease of moving across each individual’s space and time. It is also implemented in the dissemination of information on public transportation operation by means of website and application easily accessed by mobile devices. This research aims at evaluating the information system of public transportation with the case study of Transjakarta. The method of information system quality measurement will use the dimension of analysis service quality measurement SERVQUAL put in comparison with the aspects of public transportation service quality measurement generated from literature reviews. The result of comparative analysis of the two methods will be linked to WEBQUAL method, a technique to measure the quality of website and online application based on users’ perception. Keywords: service quality, information system services, public transportations, Transjakarta  Abstrak Sistem informasi adalah hal yang sangat penting dalam pelayanan transportasi. Dalam penyampaiannya pun terdapat aspek-aspek keteraturan yang harus dipenuhi sesuai dengan Standar Pelayanan Minimal Angkutan Umum yang terdapat dalam Peraturan Menteri maupun kajian normatif lainnya. Perkembangan teknologi pada masa sekarang berdampak kepada kemudahan dalam melintasi ruang dan waktu setiap individu. Hal ini juga diimplementasikan dalam penyebaran informasi operasional angkutan umum, yaitu melalui halaman website maupun aplikasi yang dapat diakses melalui perangkat seluler. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi sistem informasi angkutan umum dengan studi kasus bus Transjakarta. Metode pengukuran kualitas pelayanan sistem informasi akan menggunakan dimensi pengukuran kualitas jasa analisis SERVQUAL yang akan dikomparasikan dengan aspek-aspek pengukuran kualitas pelayanan angkutan umum, yang didapatkan dari studi pustaka dan literatur terkait lainnya. Hasil analisis kedua komparasi metode tersebut akan dikaitkan dengan metode WEBQUAL, yaitu teknik pengukuran kualitas website maupun aplikasi online yang didasarkan pada persepsi pengguna. Kata-kata kunci: kualitas pelayanan, pelayanan sistem informasi, angkutan umum, Transjakarta
Potensi Kearifan Lokal Geopark Merangin Sebagai Sumber Belajar Sains Di SMP Jufrida, Jufrida; Basuki, Fibrika Rahmat; Rahma, Siti
EduFisika Vol 3 No 01 (2018): EduFisika Volume 03 Nomor 01, Juni 2018
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (894.293 KB)

Abstract

Geopark Merangin merupakan suatu konsep alam yang mampu mengintegrasikan seluruh sumber daya alam disekitar lokasi yang memiliki keunikan geologi, alam serta budaya dengan tujuan untuk pembangunan serta pengembangan ekonomi kerakyatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dan mengidentifikasi nilai-nilai sains yang terdapat pada objek geopark Merangin serta memetakan KD IPA jenjang SMP. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa geopark Merangin memiliki nilai-nilai sains yang terdapat pada objek keragaman geologi yaitu waktu paruh, radioaktivitas dan energi. Pada objek keragaman hayati terdapat nilai sains klasifikasi makhluk hidup dan lingkungan dan pada objek keragaman budaya terdapat nilai sains konsep bunyi dan gerak tubuh manusia. KD yang terpetakan pada kearifan lokal geopark Merangin yaitu pada kelas VII KD 3.2, 3.5, 3.7, 3.10 dan kelas VIII KD 3.1. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa kearifan lokal geopark Merangin memiliki potensi untuk dijadikan sebagai sumber belajar sains tingkat SMP.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOLABORATIF DALAM MENINGKATKAN MINAT BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS VI SD NEGERI 224 HUTAPADANG Rahma, Siti
JURNAL SEKOLAH Vol 1, No 3 (2017): Juni 2017
Publisher : JURNAL SEKOLAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak : Penerapan Model Pembelajaran Kolaboratif Dalam Meningkatkan Minat Belajar Matematika Siswa Kelas VI SD Negeri 224 Hutapadang. Tujuan penelitian yaitu untuk meningkatkan minat belajar siswa yang bermuara pada hasil belajar siswa dengan menggunakan model pembelajaran kolaboratif pada siswa kelas VI SD. Subjek penelitian seluruh siswa kelas VI yang berjumlah16 siswa. Hasil penelitian pada Siklus I rata-rata nilai tes 73.80 dengan ketuntasan pembelajaran sebesar 62.50%, pada Siklus II rata-rata nilai tes 85 dengan ketuntasan pembelajaran naik menjadi 87.50%. Diperoleh data aktivitas siswa rata-rata pada Siklus I: menulis/membaca (46.25%), mengerjakan LKS (27.50%), bertanya sesama teman (13.13%), bertanya kepada guru (3.13%), dan yang tidak relevan dengan KBM (10%). Data aktivitas siswa rata-rata menurut pengamatan pada Siklus II: menulis/membaca (23.33%), mengerjakan LKS (56%), bertanya sesama teman (17.33%), bertanya kepada guru (6%), dan yang tidak relevan dengan KBM (4%).Kata Kunci : Model pembelajaran kooperatif, Minat belajar, Matematika
SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS LAYANAN PUBLIK PADA KOTA BAUBAU BERBASIS WEB Sabirin, Abdul Rasyid; Rahma, Siti
JURNAL INFORMATIKA Vol 7, No 1 (2018): JURNAL INFORMATIKA
Publisher : Prodi Teknik Informatika Unidayan Baubau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Seiring dengan pertumbuhan penduduk, banyak imigran yang ingin menetap dan semakin banyaknya wisatawan yang datang ke Kota Baubau, sehingga kebutuhan untuk bisa mengakses layanan publik menjadi semakin penting. Kendala yang ada adalah keterbatasan sistem yang ada untuk dapat memberikan informasi lokasi layanan publik dengan mudah dan cepat, terutama untuk wilayah kota yang padat, terbatasnya akses terhadap infor masi publik dan minimnya fasilitas yang menjadi rambu lokasi layanan publik di Kota Baubau. Penelitian ini bertujuan untuk merancang bangun sistem infor masi geografis layanan publik serta melakukan pemetaan lokasi layanan publik untuk Kota Baubau berbasis web. Metode yang digunakan dalam pengumpulan data yaitu observasi, wawancara dan studi pustaka. Aplikasi website dibuat menggunaka n Google Maps API. Hasil dari peneitian berupa layanan publik berbasis web dengan memanfaatkan Sistem Informasi Geografis (GIS) menggunakan peta pada Google Map yang memudahkan dalam pencarian lokasi layanan pubik pada Kota Baubau.Kata kunci : GIS, Layanan, Publik, Web. 
Pengaruh perendaman larva dengan berbagai dosis madu sumbawa terhadap nisbah jenis kelamin dan pertumbuhan ikan nila, Oreochromis niloticus (Linnaeus, 1758) [Effect of immersion of larvae at multiple doses sumbawa honey on sex ratio and growth of Nile tilapia, Oreochromis niloticus (Linnaeus, 1758) Kautsari, Neri; Rahma, Siti; Syafikri, Dedy
Jurnal Iktiologi Indonesia Vol 15, No 2 (2015): Juni 2015
Publisher : Masyarakat Iktiologi Indonesia (MII )

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (369.063 KB) | DOI: 10.32491/jii.v15i2.64

Abstract

One of the efforts of farmers to improve their production is through the cultivation of single sex populations (monosex) male. Honey is a natural ingredient that contains crysin and aromatase inhibitors that play a role in the process of mas-culinization of fish. This study aimed to determine the effect of immersion larvae of tilapia Oreochromis niloticus (L) on media containing multiple doses of sumbawa honey against sex ratio, growth and growth rate. The experimental method with a completely randomized design was used. The amount of treatment used in this study was four treatments (0 ml L-1, L-1 10 ml L-1, 20 ml L-1, and 30 ml L-1) with three replications. Each treatment consisting of 30 fish. Immersions of larvae for 12 hours. To determine the effect of a dose of honey sumbawa to all parameters, ANOVA (analysis of variance) at the level of 95% was performed. The results showed that differences in honey doses given in the immersion process did not have a significant effect on the sex ratio and growth of tilapia. AbstrakSalah satu usaha pembudidaya dalam meningkatkan produksi adalah dengan cara memelihara populasi tunggal kelamin (monoseks) jantan. Madu merupakan salah satu bahan alami yang mengandung crysin dan penghambat aromatase ber-peran dalam proses pemaskulinan ikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh perendaman larva ikan nila Oreochromis niloticus (L) dalam media pemeliharaan yang mengandung beberapa dosis madu sumbawa terhadap nisbah kelamin, pertumbuhan, dan laju pertumbuhan. Metode yang digunakan adalah eksperimen Rancangan Acak Leng-kap satu faktor, dengan perlakuan dosis madu sumbawa (0 ml L-1, 10 ml L-1, 20 ml L-1, dan 30 ml L"1). Larva ikan nila direndam pada masing-masing perlakuan selama 12 jam dan tiap perlakuan memiliki tiga ulangan dengan 30 ekor ikan pada tiap perlakuan. Untuk menentukan adanya pengaruh dosis madu sumbawa terhadap keseluruhan parameter pene-litian, dilakukan analisis dengan menggunakan ANOVA (analysis of variance) pada taraf kepercayaan 95%. Hasil pe-nelitian menunjukkan bahwa perbedaan dosis madu yang diberikan dalam proses perendamann tidak berpengaruh nyata terhadap nisbah kelamin ikan dan pertumbuhan ikan nila.