Articles

ANALISIS BEBAN KERJA FISIK DENGAN METODE PENDEKATAN FISIOLOGIS PADA PEKERJA PERBAIKAN KAPAL DIVISI KONSTRUKSI PT X, WAJOK, KALIMANTAN BARAT

xxxx Vol 2, No 1 (2013): Jurnal Kesehatan Masyarakat 2013
Publisher : Jurnal Kesehatan Masyarakat

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Workload is a difference between the capacity or ability of workers with job demands that must be faced. Loading rate is too high allowing excess energy consumption and going "overstress", instead of loading intensity is too low allowing boredom and burnout "understress". The presence of excess workload may also influence which is not good for the health of workers. This study aims to analyze the physical workload with physiological approach to ship repair workers PT. X, Wajok, West Kalimantan construction division. The study was a descriptive survey using descriptive observational approach, interviews and measurements. Subjects were all workers of the construction division of the ship as many as 10 people. The results of calculations% CVL group of workers welding parts is 8.58% and the employee portion% CVL replating plate / steel is 15.88%, we conclude the calculation of <30% that are not experiencing fatigue category. The results of calculation and ECPM ECPT groups of workers welding parts where ECPT (17.67)> ECPM (10.33) and the values ​​calculated for the group of workers replating parts plate / steel is ECPT (17.78)> ECPM (12.22) thus concluded no external load from the environment to the worker. The calculation result Pulse Recovery (DNP) method Brouha for groups of workers welding part is the value of P1 - P3 <10, which is 5, and for a group of workers and replating parts plate / steel, the value of P1 - P3 <10 is 6.67 so concluded the need for redesign or improvements to the task (task), the organization and the environment. In this case suggested to the company to give a break to suit workload and exposure to physical work environment factors that workers face. Giving a 15-minute break every 2 hours in the morning and afternoon / evening outside the lunch break is expected to reduce exposure to physical environmental factors such as heat, dust, noise, radiation, laser beam and the vessel surface radiation received while working for a long time.

Implementasi Pengendalian Kualitas Dengan Menggunakan Metode Statistik Pada PT Industri Marmer Indonesia Tulungagung

CALYPTRA : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya Vol 1, No 1 (2012): CALYPTRA : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya
Publisher : University of Surabaya

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pertumbuhan dan perkembangan perekonomian di era globalisasi menumbuhkan perusahaan-perusahaan baru sehingga meningkatkan persaingan. Banyaknya perusahaan yang membuat produk sejenis menyebabkan semakin kecil porsi penjualan produk, sehingga membuat perusahaan menjadi berlomba-lomba memiliki berbagai keunggulan dan salah satu yang paling utama adalah kualitas. Salah satu industri yang mengalami persaingan adalah jenis industri bahan galian non logam. PT IMIT merupakan perusahaan yang bergerak dalam industri bahan galian golongan C (non logam) yang memproduksi berbagai jenis dan ukuran marmer. Marmer jenis Kawi ukuran 60 x 60 x 2 cm, jenis Bromo ukuran 60 x 60 x 2 cm, dan jenis Kawi ukuran 120 x 240 x 2 cm merupakan jenis marmer yang paling banyak diproduksi dan yang paling sering dipesan oleh konsumen, sehingga kemungkinan cacat yang dihasilkan lebih besar daripada jenis dan ukuran marmer lainnya. PT IMIT sudah melakukan upaya pengendalian kualitas sederhana, yaitu dengan melakukan pengecekan kualitas block marmer dari tambang, Bahan Baku Gergaji (BBG), dan Barang Jadi Akhir (BJA) marmer. Penelitian ini berisi tentang implementasi pengendalian kualitas yang dilakukan oleh PT IMIT pada proses pemotongan menggunakan mesin cross cutting, proses tambal manual dan proses pengangkutan ke gudang untuk menanggulangi kecacatan produk pada saat proses produksi, serta pengukuran dan pembahasan penelitian dengan tahapan PDCA diterapkan oleh perusahaan dalam melakukan seluruh aktivitas produksinya. Implementasi pengendalian kualitas menggunakan metode statistik yang disertai dengan tahapan PDCA, membuat bisa mendeteksi kecacatan, mencegah terjadinya kecacatan, serta dapat menjaga dan meningkatkan standar kualitas produk. Diharapkan kecacatan dapat diminimalkan atau mencapai “zero defect”, dan pada akhirnya produksi yang dihasilkan sesuai dengan keinginan dan kebutuhan konsumen dan perusahaan.

IMPLEMENTASI PENGENDALIAN SEDIAAN DENGAN MODEL EOQ PADA TOKO NASIONAL MAKASSAR

CALYPTRA : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya Vol 2, No 1 (2013): CALYPTRA : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya
Publisher : University of Surabaya

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penerapan pengendalian sediaan sangat penting bagi badan usaha yang bertujuan untuk mendukung pengambilan keputusan organisasi agar   didapatkan sediaan yang optimal. Toko Nasional merupakan badan usaha yang terletak di jalan Veteran Utara, Makassar yang di jadikan sebagai objek penelitian. Permasalahan  yang ada dalam Toko Nasional yaitu sering terjadi kelebihan sediaan karena pemesanan barang hanya berdasarkan perkiraan sehingga terjadi penumpukan sediaan digudang. Jenis barang yang akan di bahas yaitu Kompor Rinnai 522CE dan Vortex. Penelitian ini menerapkan metode Economic Order Quantity (EOQ) untuk mengendalikan persediaan agar tidak terjadi kelebihan stock dan dapat meminimalkan biaya persediaan. Setelah dilakukan perhitungan dengan EOQ, didapatkan biaya-biaya persediaan menjadi rendah serta didapatkan nilai safety stock (persediaan pengaman) dan reorder point (pemesanan kembali).

STUDI DESKRIPTIF SERVICESCAPES PADA COMEDY KOPI DI GRAND CITY MALL SURABAYA MENURUT PERSEPSI KONSUMEN

CALYPTRA : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya Vol 2, No 1 (2013): CALYPTRA : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya
Publisher : University of Surabaya

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Globalisasi telah membuat perubahan signifikan dalam kebudayaan manusia yang terlihat dari gaya hidup masyarakat yang menjadi serba santai, instan, dan canggih, yang salah satunya juga tampak dari perubahan pola hidup masyarakat yang lebih sering menghabiskan waktu untuk makan di luar rumah. Dimana perubahan pola hidup tersebut juga menyebabkan jumlah industri restoran semakin meningkat sehingga persaingan menjadi semakin ketat. Cita rasa dan harga saat ini juga bukan lagi menjadi penentu utama dari suksesnya usaha restoran, sehingga dibutuhkan diferensiasi agar tetap bertahan dalam persaingan. Salah satu diferensiasi yang mempunyai pengaruh cukup besar pada konsumen saat ini adalah servicescapes yang dimiliki oleh sebuah restoran. Comedy Kopi adalah salah satu jenis restoran berbentuk kafe yang menggunakan konsep servicescapes dengan tema komedi atau humor sebagai diferensiasinya. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan servicescapes pada Comedy Kopi menurut persepsi konsumen. Servicescapes diukur melalui ambient conditions, spatial layout and functionality, serta signs, symbols, and artifacts. Penelitian ini dilakukan dengan menyebarkan kuesioner. Pengolahan data menggunakan Mean, Standar Deviasi, dan Koefisien Varian. Dimana hasil penelitian mengungkapkan bahwa servicescapes pada Comedy Kopi mendapatkan penilaian yang baik, dengan demikian hasil penelitian mendukung konsep teori tentang servicescapes.

Preferensi Konsumen terhadap Yoghurt Buah dan Sifat Kimiawinya

Buletin Peternakan Vol 31, No 1 (2007): Buletin Peternakan Vol. 31 (1) Februari 2007
Publisher : Fakultas Peternakan UGM

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (505.252 KB)

Abstract

File lengkap ada dalam bentuk PDF dibawah ini

EKSPERIMENTASI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TAI DAN NHT PADAPOKOK BAHASAN RELASI DAN FUNGSI DITINJAU DARI ADVERSITY QUOTIENT (AQ) SISWA KELAS VIII SMP NEGERI DI KABUPATEN PRINGSEWU PROVINSI LAMPUNG

Jurnal Pembelajaran Matematika Vol 2, No 3 (2014): Pembelajaran Matematika
Publisher : Jurnal Pembelajaran Matematika

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: This research aims at finding out: (1) which one results better mathematics learning achievement among type TAI, NHT, or conventional; (2) which one has better  mathematics learning achievement among students with AQ categories; (3) at each of  learning models, which students has better mathematics learning achievement with AQ categories; (4) at each of AQ categories, which one results better mathematics learning achievement among type learning models. This study was quasi-experimental research. The population of this study was all students in grade VIII SMP Pringsewu, Lampung. The sampling technique was done by stratified cluster random sampling. Data analysis tecnique was used to test the hypothesis was  two-ways analysis of variance with unbalanced cell as a 3x3 factorial design.The conclusions of the research were as follows. (1) Cooperative learning type TAI results better mathematics learning achievement than type NHT and conventional, and the achievement  of student mathematics learning by NHT is the same as the achievement conventional.  (2) The achievement  of student mathematics learning in climbers is the same as the achievement campers, students with climbers have better mathematics learning achievement than those with quitters, and the achievement  of student mathematics learning in campers is the same as the achievement quitters; (3)  in each learning models, the students mathematics learning achievment is in constancy with  result of AQ categories, (4) in each of AQ categories, students mathematics learning achievment is in constancy with result of learning models.Keywords: Team Assisted Individualization (TAI), Numbered Head Together (NHT), conventional,  Adversity Quotient (AQ)

PENGARUH EXPERIENCE ECONOMY TERHADAP VIVID MEMORY DAN LOYALTY FESTIVAL PARADE BUDAYA DAN PAWAI BUNGA DI SURABAYA

JMM UNRAM - MASTER OF MANAGEMENT JOURNAL Vol 8, No 1 (2019): JMM Maret 2019
Publisher : Master of Management, Mataram University

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

 This study aimed to examine the effect of Experience Economy (Education Experience, Entertainment Experience, Escapism Experience, dan Esthetics Experience) on Vivid Memory and Loyalty Festival. This study used sample of 200 respondents. This research used quantitative approach through statistical test. Data analysis Method that used in this research was SEM (Structural Equation Modeling). The results of this study indicated that Experience Economy (Education Experience, Entertainment Experience, Escapism Experience, and Esthetics Experience) proved to have a positif significant effect on Vivid Memory visitors of the Parade Budaya dan Pawai Bunga Surabaya. However loyalty was affected only by the Entertainment Experience and Esthetics Experience. Penelitian ini bertujuan menguji pengaruh Experience Economy (Education Experience, Entertainment Experience, Escapism Experience, dan Esthetics Experience) terhadap Vivid Memory dan Loyalty Festival. Objek yang digunakan dalam penelitian ini adalah Parade Budaya dan Pawai Bunga Surabaya. Penelitian ini menggunakan sampel sebanyak 200 responden. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif melalui pengujian secara statistik. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah SEM (Structural Equation Modeling).vHasil penelitian ini menunjukkan bahwa Experience Economy(Education Experience, Entertainment Experience, Escapism Experience, dan Esthetics Experience) secara signifikan berpengaruh positif terhadap Vivid Memory pengunjungParade Budaya dan Pawai Bunga Surabaya, Namun Loyalty hanya dipengaruhi oleh Entertainment Experience dan Estethics Experience.Keywords : Experience Economy, Vivid Memory, Loyalty

Perancangan Alat Bantu Perakitan Axel Counter Rack (Acr) di PT Len Industri Persero Bandung

Jurnal Kalibrasi Vol 11, No 1 (2013): Jurnal Kalibrasi
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Garut

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (768.023 KB)

Abstract

Penelitian ini dilakukan di PT LEN Industri bandung, penelitian yang dilakukan adalah mengidentifikasi posisi dan sikap kerja yang tidak sesuai dengan aspek keseimbangan ergonomis, mengidentifikasi alat bantu yang dapat mengurangi posisi dan sikap kerja tidak baik.Tujuan penelitian adalah mendapatkan alat bantu untuk memperbaiki posisi dan sikap kerja yang tidak baik.. Masalah yang muncul yaitu posisi dan sikap kerja yang tidak baik saat melakukan perakitan rak. Berdasarkan permasalahan tersebut, akan dilakuakan analisa perancangan alat bantu dengan menggunakan  pendekatan ekonomi gerakan dan Humen Center design (HCD). Dari hasil analisa diketahui maka alat bantu yang baik yaitu tangga lipat dan kunci Shock elektrik, dengan alat bantu tersebut sikap dan posisi kerja tidak baik berkurang.

ANALISIS MANAJEMEN KOPERASI DALAM MENINGKATKAN SHU (Sisa Hasil Usaha) (Kasus Koperasi Mitra Sejati Pangkalan Kuras)

Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol 1, No 2 (2014): WISUDA OKTOBER 2014
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Riau

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research was conducted at the Cooperative Mitra Sejati of Pangkalan Kuras to analyze and determine how the application of cooperative management at Mitra Sejati’s Cooperative.This research is descriptive quantitative study , the data collected in the study was obtained and separated by type, further processed and analyzed and presented in the form of frequency tables and given an explanation as appropriate. The population in this study consisted of administrators, regulatory bodies and members of the cooperative with a sampling technique using simple random sampling method. The data used are primary and secondary data, primary data is data obtained either directly from the respondent administrators, supervisors and members of the cooperative are associated with cooperative management, while secondary data are already available in the form of a brief history of the cooperative, cooperative structure and cooperative activity.From the analysis that has been done, it is known that the management of the cooperative in the form of planning, organizing, directing, coordinating and controlling conducted by the cooperative Mitra Sejati of Panggkalan Kuras In good conditions category, it is because of what has been implemented by the cooperatives are in accordance with the expectations of the board and members of cooperatives.Keywords: Cooperative Management, Planning, Organizing, Coordination, Controlling

KARAKTERISTIK IBU BALITA KAITANNYA DENGAN PELAKSANAAN STIMULASI, DETEKSI DAN INTERVENSI DINI TUMBUH KEMBANG ANAK BALITA

Jurnal Terpadu Ilmu Kesehatan Vol 2, No 2 (2013): Jurnal Terpadu Ilmu Kesehatan (INTEREST)
Publisher : Jurnal Terpadu Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (295.217 KB)

Abstract

Abstract: Mother Toddler, Stimulation, Detection and Early Intervention, Early Childhood Growth. The research objective is to examine the characteristics of the mother toddler relationship with the implementation of stimulation, detection and early intervention in the development of children under five PHC areas the Ampel I Boyolali district in 2012. Methods This study uses descriptive correlational method, the cross sectional. The study population all mothers with children under five in the country as many as 925 people and Sort Sewu Boyolali Horn. 90 study subjects infants and mothers of children under five in the village of Horn and Sort Sewu Boyolali. Collecting data through a standardized instrument Ministry of Health, analyzed by Chi-Square test. The results showed the majority of mothers aged 20 to 35 years as many as 82 people (91.1%), age over 35 years sebesar7 people (7.8%), and 1 (1.1%) aged less than 20 years. Mothers education primary education at most 65 people (72.2%), intermediate 22 (24.4%), higher education 3 people (3.4%). Most of the 50 people working mothers (55.6%), not working 40 men (44.4%).Keywords: Mother Toddler, Stimulation, Detection and Early Intervention, Early Childhood GrowthAbstrak: Ibu Balita, Stimulasi, Deteksi Dan Intervensi Dini, Tumbuh Kembang Anak Balita. Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui hubungan karakteristik ibu balita dengan pelaksanaan stimulasi, deteksi dan intervensi dini tumbuh kembang anak balita di wilayah Puskesmas Ampel I Kabupaten Boyolali tahun 2012. Metode penelitian ini menggunakan metode diskriptif korelasional, dengan cross sectional. Populasi penelitian semua ibu yang mempunyai anak balita sebanyak 925 orang di desa Tanduk dan Urut Sewu Boyolali. Subyek penelitian 90 ibu balita dan anak balita di desa Tanduk dan Urut Sewu Boyolali. Pengumpulan data melalui instrument yang telah dibakukan Kemenkes, dianalisis dengan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan umur ibu sebagian besar 20 sampai 35 tahun sebanyak 82 orang (91,1%), umur lebih 35 tahun sebesar 7 orang (7,8%), dan 1 orang (1.1%) umur kurang 20 tahun. Pendidikan ibu paling banyak pendidikan dasar 65 orang (72,2%), menengah 22 orang (24,4%), pendidikan tinggi 3 orang (3,4%). Sebagian besar ibu bekerja 50 orang (55,6%), tidak bekerja 40 orang (44,4%).Kata Kunci: Ibu Balita, Stimulasi, Deteksi Dan Intervensi Dini, Tumbuh Kembang Anak Balita