Articles

Found 4 Documents
Search

Analisis Stabilitas dan Adaptabilitas Beberapa Galur Padi Dataran Tinggi Hasil Mutasi Induksi Rahayu, Sherly; Dewi, Azri DKusuma Dewi1 Kusuma; Yulidar, Yulidar; Wirnas, Desta; Aswidinnoor, Hajrial
Jurnal Aplikasi Isotop Radiasi Vol 9, No 2 (2013): Desember 2013
Publisher : BATAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fenotipe tanaman ditentukan oleh faktor genetik, faktor lingkungan daninteraksi genetik x lingkungan. Dalam penelitian ini, dilakukan uji daya hasil dua puluh genotipe padi, lima belas diantaranya merupakan galur mutan. Pengujian dilakukan di lima lingkungan dengan tiga ketinggian yang berbeda. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui interaksi genotipe x lingkungan (GxE) genotipe padi yang adaptif terhadap suhu rendah. Tiga metode analisis stabilitas digunakan untuk melihat stabilitas galur harapan padi sawah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat interaksi G x E yang signifikan untuk semua karakter agronomi yang diamati. Galur mutan OS-30-199 memiliki produksi tertinggi (4,69 ton/ ha) berbeda signifikan dengan genotipe lain yang diuji dan varietas pembanding, Sarinah (3,42 ton / ha). Galur IPB117-F-20, RB-10-95, C3-10-171, OS-30-199, KK-10-249 dan CM-20-251 diklasifikasikan sebagai galur yang stabil dengan metode analisis stabilitas Finlay-Wilkinson, Eberhart - Russel dan Francis - Kannenberg. Genotipe RB-30-82, KN-30-186, Kuning, dan IPB97-F-13 memiliki adaptasi baik pada lingkungan yang optimal. Sedangkan genotipe KN-10- 111, PK-30-131, Randah Batu Hampa dan Sarinah dapat beradaptasi pada lingkungan marjinal. Secara keseluruhan galur mutan memiliki produksi yang lebih tinggi dibandingkan varietas pembanding dan dapat beradaptasi pada lingkungan dengan cekaman suhu rendah.Perbedaan ketinggian tempat telah mempengaruhi hasil pada musim kemarau sementara itu, tidak berpengaruh terhadap produksi pada musim hujan di tiga ketinggian tempat yang diuji.Kata Kunci : padi, stabilitas hasil, dataran tinggi, galur mutan
ANALISIS PELAKSANAAN STRATEGI DISTRIBUSI FISIK PRODUK HANDPHONE SMARTFREN Rahayu, Sherly; Sutrisna, Endang
Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol 2, No 2 (2015): WISUDA OKTOBER 2015
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

In an economy that has been advanced, the manufacturers do not sell their products directly to the end user. Many options can be used to distribute goods and also to the buyer. A company may distribute goods directly to consumers though is quite large, while other companies distribute their products through intermediaries. And not a few companies that use some combination of distribution channels to reach different market segments .A competition for the company can be an opportunity to develop the companys business and can be a threat to the company. Therefore, the management company is required to always be responsive in adapting to environmental changes that continue to occur and have an influence on economic enterprise. The company should have a strategy to excel in the market. This research was conducted at PT. Prima Sejahtera Barelang Pekanbaru located at HR.Soebrantas No. 89. This study aims to determine the distribution strategy undertaken by PT. Prima Sejahtera Barelang Pekanbaru to increase sales volume.Keywords: Distribution, Strategy, Sales, Management, Marketing
Analisis Stabilitas dan Adaptabilitas Beberapa Galur Padi Dataran Tinggi Hasil Mutasi Induksi Rahayu, Sherly; Kusuma Dewi, Azri; Yulidar, Yulidar; Wirnas, Desta; Aswidinnoor, Hajrial
Jurnal Ilmiah Aplikasi Isotop dan Radiasi Vol 9, No 2 (2013): Desember 2013
Publisher : BATAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17146/jair.2013.9.2.2731

Abstract

Fenotipe tanaman ditentukan oleh faktor genetik, faktor lingkungan dan interaksi genetik x lingkungan. Dalam penelitian ini, dilakukan uji daya hasil dua puluh genotipe padi, lima belas diantaranya merupakan galur mutan. Pengujian dilakukan di lima lingkungan dengan tiga ketinggian yang berbeda. Penelitian ini bertujuan  untuk mengetahui interaksi genotipe x lingkungan (GxE) genotipe padi yang adaptif terhadap suhu rendah. Tiga metode analisis stabilitas digunakan untuk melihat stabilitas galur harapan padi sawah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat interaksi G x E yang signifikan untuk semua karakter agronomi yang diamati. Galur mutan OS-30-199 memiliki produksi tertinggi (4,69 ton / ha) berbeda signifikan dengan genotipe lain  yang diuji dan varietas pembanding, Sarinah (3,42 ton / ha). Galur IPB117-F-20, RB-10-95, C3-10-171, OS-30-199, KK-10-249 dan CM-20-251 diklasifikasikan sebagai galur yang stabil dengan metode analisis stabilitas Finlay-Wilkinson, Eberhart - Russel dan Francis - Kannenberg. Genotipe RB-30-82, KN-30-186, Kuning, dan IPB97-F-13 memiliki adaptasi baik pada lingkungan yang optimal. Sedangkan genotipe KN-10-111, PK-30-131, Randah Batu Hampa dan Sarinah dapat beradaptasi pada lingkungan marjinal. Secara keseluruhan galur mutan memiliki produksi yang lebih tinggi dibandingkan varietas pembanding dan dapat beradaptasi pada lingkungan dengan cekaman suhu rendah. Perbedaan ketinggian tempat telah mempengaruhi hasil pada musim kemarau sementara itu, tidak berpengaruh terhadap produksi pada musim hujan di tiga ketinggian tempat yang diuji. Kata Kunci : padi, stabilitas hasil, dataran tinggi, galur mutan
Morfologi Malai Padi (Oryza sativa L.) pada Beragam Aplikasi Pupuk Nitrogen Rahayu, Sherly; Ghulamahdi, Munif; Suwarno, Willy Bayuardi; Aswidinnoor, dan Hajrial
Jurnal Agronomi Indonesia (Indonesian Journal of Agronomy) Vol 46, No 2 (2018): Jurnal Agronomi Indonesia
Publisher : Indonesia Society of Agronomy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24831/jai.v46i2.18092

Abstract

The effects of nitrogen fertilizer on agronomic and morphological characters depend on several factors such as genotypes and nitrogen rate. The study was aimed to evaluate nitrogen effects on rice panicle. A field experiment was conducted at Babakan Research Station during November 2015- February 2016 using a split-split plot design with three replicates. Nitrogen doses was a main plot, genotypes was a subplot, and time of application was a sub-subplot. A greenhouse experiment was carried out at PAIR, Jakarta during February-July 2017 using a completely randomized design with three replicates. The results from the field experiment indicated that the highest panicle number (13.25), number of filled grains (177.94) and spikelet number (213.76) were obtained at doses of 450 kg urea ha-1. Analysis of variance showed that the genotypic effects were significant for all traits observed, while the interaction effect between genotypes and time of nitrogen application was significant on the length of first grain from first node. However, the three-factors interactions were not significant for all traits. The greenhouse experiment revealed that both genotypes and N rates significantly affected all traits except for panicle number and the length of first grain from first node, respectively, while their interaction only significant for number of primary branch. Nitrogen increased all traits observed except the length of first grain from first node. Simultaneously, both experiments showed significant effects of genotypes for all traits observed. Doses of urea fertilizers above 400 kg ha-1 could improve the performance of panicle traits in order to increase yield potential.