Pambudi Rahardjo
Fakultas Psikologi Universitas Muhammadiyah Purwokerto Kampus Universitas Muhammadiyah Purwokerto Jalan Raya Dukuh Waluh Purwokerto

Published : 9 Documents
Articles

Found 9 Documents
Search

DEVELOPMENT OF CAREER GUIDANCE MODUL FOR INCREASING YOUTH ENTERPRENEURSHIP Naimah, Tri; Rahardjo, Pambudi
Proyeksi Vol 7, No 1 (2012): Jurnal Psikologi Proyeksi VOL. 7 No. 1 April 2012
Publisher : Proyeksi

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (91.809 KB)

Abstract

This study aimed to analyse career guidance model that had been applied by career guidance teachers;to analyse the weaknesses and strengths of the career guidance model; and to arrange career guidancemodel to increase youth enterpreneurship. This study used developmental research approach. First stepwas survey research with qualitative approach. Research location was determined purposively inPurwokerto. Data collecting employed interview and focus group discussion (FGD). Data analysis usedinteractive analysis model through stages of data reduction, data presentation, and verification.The results are: first, the model used for career guidance consists of: 1) material preparation of careerguidance in the form of practical work, about the preparation of the future relating to the continuation of students both study and career plans and information about entering the workforce. 2) Method ofgiving guidance to the lectures, discussions, and assignments. 3) Media using the guidance in the form ofdrawings and graphic media liflet and film media. 4) Evaluation carried on by non-test techniques andtest the process and the guidance. Second, the model has practical advantages because the material isso easily accepted by students, using the method of assignment, so memandirikan students, using avariety of media to improve the quality of service, the evaluation was conducted in an integratedmanner between the test and the non-test techniques. However, the model also has a weakness formore career guidance materials to prepare students as workers, not entrepreneurs. The method has notbeen a comprehensive career guidance and less participatory. Comprehensive evaluation of theguidance is also less, because there is no evaluation of the program. There has been no follow-upactivities of guidance activities, the career counseling. Third, the design of career guidance modules thatcan enhance students entrepreneurial spirit contains material about self awareness, HARRY JOEWINDOW,career decisions with SWOT analysis, self-employment psychological characteristics, selfmotivation,creativity development. The method used discussion, reflection, succes story, theassignment independently.
FAKTOR-FAKTOR PROKRASTINASI AKADEMIK PADA MAHASISWA TINGKAT AKHIR YANG MENYUSUN SKRIPSI DI UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PURWOKERTO TAHUN AKADEMIK 2011/2012 Aziz, Abdul; Rahardjo, Pambudi
PSYCHO IDEA Vol 12, No 1 (2013): Psycho idea
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor prokrastinasi akademik pada mahasiswa tingkat akhir yang menyusun skripsi di Universitas Muhammadiyah Purwokerto tahun akademik 2011/2012. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif.  Metode pengumpulan data adalah wawancara, observasi dan dokumentasi. Dari hasil penelitian ditemukan bahwa faktor-faktor prokrastinasi akademik pada mahasiswa tingkat akhir yang menyusun skripsi di Universitas Muhammadiyah Purwokerto tahun akademik 2011/2012 terdiri atas dua kategori yaitu faktor prokrastinasi akademik primer yang terdiri dari: Anxiety, Time Disorganization, Poor Task Approach, Stress and Fatigue dan faktor prokrastinasi akademik sekunder yang terdiri dari: Low Discomfort Tolerance and Pleasure Seeking, Self-Depreciation, Environmental Disorganization dan Lack of Assertion. Kata Kunci : Faktor-faktor Prokrastinasi Akademik, Mahasiswa Tingkat Akhir, dan Skripsi
HUBUNGAN KARAKTERISTIK INDIVIDU DENGAN KEPUTUSAN MENJADI WIRAUSAHA BARU DI PURWOKERTO (STUDI TENTANG ALTERNATIF KARIR LULUSAN PT) Rahardjo, Pambudi
PSYCHO IDEA Vol 8, No 1 (2010): PSYCHO IDEA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitan bertujuan   untuk mengetahui kerangka keputusan menjadi wirausaha baru  dan untuk mengetahui hubungan antara karakteristik individu dengan keputusan menjadi wirausaha baru di Purwokerto. Subyek penelitian berjumlah 51 orang yang berada di wilayah Purwokerto dan sekitarnya. Pengumpulan data menggunakan skala karakteristik individu dan skala keputusan menjadi wirausaha.  Validitas dan reliabilitas alat ukur  untuk skala   karakteristik individu berkisar dari 0.2379 sampai 0.7037.  dan koefisien reliabilitas 0, 9371 sedangkan r table dengan N 51 adalah 0,279 (5%), dan skala keputusan menjadi wirausaha baru, diperoleh skor hitung berkisar  antara 0,3309  sampai dengan 0, 7917, dan koefisien reliabilitas 0,9333.  dengan r table yang sama, yaitu   N 51 adalah 0,279 (5%), maka semua aitem dapat digunakan. Uji hipotesis dilakukan dengan analisis product moment. Komputasi dilakukan dengan bantuan program SPSS for windows versi 10. Hasil penelitian menunjukan (1) bahwa kerangka keputusan menjadi wirausaha baru adalah merupakan kombinasi dari aspek sikap terhadap perilaku berwirausaha ( r =  0,654), norma subyektif ( r =0,654 ), dan kontrol perilaku ( r = 0.528). (2) ada hubungan secara positif dan signifkan antara karakteristik individu dengan keputusan menjadi wirausaha baru di Purwokerto dan sekitarnya dengan r = 0.348. Kata kunci : Karakteristik individu, keputusan menjadi wirausaha baru.
HUBUNGAN ANTARA REGULASI EMOSI DENGAN SIKAP ANGGOTA POLISI SEKTOR POLRES PURBALINGGA TERHADAP EFEKTIFITAS KERJA A.N, Yunis; Rahardjo, Pambudi
PSYCHO IDEA Vol 9, No 2 (2011): PSYCHO IDEA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji hubungan antara regulasi emosi dengan sikap anggota polisi sektor Polres Purbalingga terhadap efektifitas kerja. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan populasi penelitian adalah anggota polisi sektor yang berdinas di masing-masing polsek diseluruh jajaran Polres Purbalingga. Teknik analisis data dengan menggunakan teknik korelasi product moment pearson. Hasil analisis data diperoleh  = 0,629 dan  1% = 0,296 (>). Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada korelasi yang sangat signifikan antara regulasi emosi dengan sikap terhadap efektifitas kerja, dimana semakin tinggi regulasi emosi maka akan semakin baik pula sikap terhadap efektifitas kerjanya dan sebaliknya semakin rendah regulasi emosi maka akan semakin buruk pula sikap terhadap efektifitas kerja.  Kata Kunci : regulasi emosi, sikap, efektifitas kerja
HUBUNGAN ANTARA KECERDASAN EMOSIONAL DENGAN KEMATANGAN KARIR PADA MAHASISWA UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PURWOKERTO YANG SEDANG MENEMPUH SKRIPSI Lestari, Titis Novia; Rahardjo, Pambudi
PSYCHO IDEA Vol 11, No 2 (2013): PSYCHO IDEA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kecerdasan emosional dengan kematangan karier pada mahasiswa Universitas Muhammadiyah Purwokerto yang sedang menempuh skripsi. Pengambilan sampel menggunakan teknik proportional random sampling yang berjumlah 113 orang dari 21 program studi. Metode pengumpulan data penelitian menggunakan instrument Skala Kecerdasan Emosional dan Skala Kematangan Karier. Analisis data dilakukan dengan menggunakan teknik analisis korelasi Product Moment dari Pearson. Hasil analisis data diperoleh  = 0,549 dan  = 0,185 (>). Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada korelasi positif yang signifikan antara kecerdasan emosional dengan kematangan karier.  Kata Kunci :  kematangan karier, kecerdasan emosional, mahasiswa
KONTROL DIRI PADA PESERTA DIDIK DI SMP NEGERI 2 KUTASARI, PURBALINGGA TAHUN PELAJARAN 2012/2013 Rianti, Destri Fajar; Rahardjo, Pambudi
PSYCHO IDEA Vol 12, No 1 (2014): PSYCHO IDEA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengukur tingkat kontrol diri peserta didik di SMP Negeri 2 Kutasari Tahun Pelajaran 2012/2013. Populasi seluruh peserta didik SMP Negeri 2 Kutasari yang berjumlah 595. Sampel sebanyak 120 peserta didik, diambil menggunakan teknik stratified random sample. Instrumen dalam penelitian ini adalah skala kontrol diri. Teknik analisis data menggunakan teknik analisis data deskriptif kuantitatif yang bertujuan untuk mendeskripsikan tingkat kontrol diri peserta didik di SMP Negeri 2 Kutasari. Hasil analisis datanya adalah 18,33% peserta didik memiliki kontrol diri tinggi, 68,83 % peserta didik memiliki kontrol diri sedang dan 13, 33 % peserta didik memiliki kontrol diri rendah. Kata kunci : Kontrol Diri, Peserta Didik
KETERLIBATAN AYAH SERTA FAKTOR-FAKTOR YANG BERPENGARUH DALAM PENGASUHAN SEKSUALITAS SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN PERILAKU SEKS PRANIKAH REMAJA DI PURWOKERTO Setyawati, Setyawati; Rahardjo, Pambudi
Proceeding Seminar LPPM UMP 2015: Buku II Bidang Ilmu Pendidikan dan Sosial Humaniora, Proceeding Seminar Nasional LPPM 2015, 2
Publisher : Proceeding Seminar LPPM UMP

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah memperoleh informasi yang berkaitan dengan keterlibatan ayah serta faktor-faktor yang berpengaruh dalam pengasuhan seksualitas sebagai upaya pencegahan perilaku seks pra nikah remaja di Purwokerto. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan desain penelitian studi kasus.Subjek utama penelitian ini adalah ayah dan remaja khususnya remaja usia 11-20 tahun.  Sebagai subjek pendukung adalah guru sekolah yang berjenis kelamin laki-laki .Penentuan subjek penelitian dilakukan secara purposive.Sumber data dalam penelitian ini terdiri atas jenis data primer dan data sekunder.Data primer adalah data yang diperoleh secara langsung dari subjek utama dan subjek pendukung beserta hasil observasinya.Data sekunder adalah data yang berupa arsip, dokumen atau data statistik yang berkaitan dengan topik penelitian ini.Dalam penelitian ini metode pengumpulan data menggunakan wawancara dan FGD (Diskusi Kelompok Terarah).Penelitian ini mengambil lokasi di Kota Purwokerto yakni ayah remaja SLTP dan SLTA di Purwokerto.Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis kualitatif dengan model analisis interaktif dari Milles dan Huberman, yang komponennya terdiri atas reduksi data, sajian data, dan penarikan kesimpulan dengan proses pengumpulan data berbentuk siklus.  Hasil penelitian ini yaitu keterlibatan ayah secara langsung dan tidak langsung dalam pencegahan perilaku seks pranikah remaja di Purwokerto. Keterlibatan ayah secara langsung dalam bentuk dialog, memberikan aturan, nasihat dan penanaman nilai moral dalam keluarga. Keterlibatan ayah secaratidak langsung yaitu hubungan yang baik di dalam keluarga serta relasi harmonis antara ayah dan ibu. Pengasuhan seksualitas yang dilakukan oleh ayah masih belum optimal mencakup keseluruhan aktivitas dan interaksi yang memberikan arahan atau bimbingan pada remaja sesuai dengan identitas jenis kelaminnya. Faktor-faktor yang berpengaruh dalam pengasuhan seksualitas oleh ayah pada remaja. pengetahuan tentang seksualitas yang dimiliki oleh ayah, waktu, kesempatan dan cara komunikasi. Ayah yang masih “sungkan” berbicara seksualitas karena masih menganggapnya tabu.Kata kunci: keterlibatan ayah, pengasuhan, seksualitas remaja
Prevalence of hypodontia in Chinese orthodontic patients Rahardjo, Pambudi
Dental Journal (Majalah Kedokteran Gigi) Vol 39, No 4 (2006): (December 2006)
Publisher : Faculty of Dental Medicine, Universitas Airlangga

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (105.24 KB)

Abstract

Hypodontia is a phenomenon of congenitally missing teeth in human. A thousand and twelve panoramic radiographs of Chinese orthodontic patients were examined for agenesis of permanent teeth including third molars. The patients with missing teeth were divided into four group: the patients with missing less than 4 molars, missing all third molars, hypodontia and oligodontia. The result revealed, 210 patients affected one or more teeth agenesis with a total of 455 teeth missing. The prevalence of tooth agenesis was maxillary third molar 259 (56.9%), mandibular third molar 143 (31.4%), mandibular second premolar 15 (3.3%), mandibular lateral incisors 13 (2.8%), maxillary lateral incisors 8 (1.7%), maxillary second premolars 7 (1.5%), other teeth 10 (2.2%) respectively. Of the mesial mandibular first permanent molar, mandibular second premolars were the most frequent missing teeth. Although hypodontia did not represent a public health problem, from orthodontic point of view it might cause esthetic and masticatory function disorders as well as more complex mechanotherapy of a patient.
Strategi Coping Wanita Pekerja Formal dan Informal dalam Mengatasi Konflik Peran Ganda di Banyumas Dwiyanti, Retno; Rahardjo, Pambudi
Indigenous Vol. 1 No. 2, November 2016
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (480.425 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan konflik peran ganda antara wanita pekerja formal dengan wanita pekerja informal, dan untuk memperoleh temuan tentang strategi coping pada wanita pekerja formal dan wanita pekerja informal dalam menghadapi konflik peran ganda. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi deskriptif dengan pendekatan  kuantitatif. Pengambilan data dengan menggunakan Observasi dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan yang signifikan antara  konflik peran ganda wanita pekerja formal dengan wanita pekerja informal. Konflik peran ganda pada wanita pekerja formal lebih tinggi daripada konflik peran ganda pada wanita pekerja informal. Strategi coping yang digunakan oleh wanita pekerja formal dalam bentuk Emotion Based diantaranya : kontrol emosi, menyesal karena terkadang kesel dengan anak-anak, pergi bersama keluarga, melampiaskan masalah dengan teman kerja, dan dalam bentuk problem based diantaranya: kontrol emosi, menyesal karena terkadang kesel dengan anak-anak, pergi bersama keluarga, melampiaskan masalah dengan teman kerja.Kata kunci : konflik, pekerja formal, pekerja informal, strategi coping