Djoko Suprajitno Rahardjo
Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Published : 4 Documents
Articles

Found 4 Documents
Search

Implementasi Dan Perancangan Online Charging System (OCS) IPTV Multichannel pada Jaringan IPv6 Nugraha, Bagus Wahyu; Affandi, Achmad; Rahardjo, Djoko Suprajitno
Jurnal Teknik ITS Vol 3, No 1 (2014)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (134.252 KB)

Abstract

IPTV didefinisikan sebagai layanan multimedia berbentuk data seperti televisi, video, audio, text, grafik yang dikirimkan melalui jaringan berbasisi IP tetapi harus diberikan dengan persyaratan seperti QOS dan experience, security, interactivity dan reliability.  Beberapa  feature yang  dimiliki oleh IPTV ini adalah IPTV dapat menyiarkan secara live  atau prerecorded digital video program-program pendidikan, komersial, scheduling / penjadwalan program dsb. Tentunya hal ini menggunakan IPTV akan menguntungkan dari sisi bisnis mengingat semakin banyaknya pengguna broadband. Dengan konvergen antara televisi, telephone dan access internet, IPTV dapat berkembang sesuai dengan tren masa kini yaitu IP based, sehingga mudah di akses oleh pengguna dan proses charging/billing yang sesuai dengan standar bisnis yang ada. Oleh karena itu, “Design and Implementation Online Charging System (OCS) IPTV Multichannel on IPv6 Network“ dibuat sebagai layanan konten yang dapat digunakan untuk teknologi yang menggunakan IP based. Dalam pembuatan rancang bangun system billing pada IPTV ini dihasilkan sebuah software yang user friendly sehingga penyedia layanan IPTV dapat dengan mudah menggunakan software yang telah dibuat.
Design of the Network Monitoring Applications Using SNMP (Simple Network Management Protocol) with Early Warning System and Network Mapping Nugroho, Muazam; Affandi, Achmad; Rahardjo, Djoko Suprajitno
Jurnal Teknik ITS Vol 3, No 1 (2014)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (471.28 KB)

Abstract

Simple Network Management Protocol (SNMP) adalah sebuah protokol yang digunakan untuk kebutuhan monitoring pada jaringan komputer. Dalam bekerja, SNMP terdiri dari Network Management Station (NMS) atau manager dan SNMP agent. NMS berfungsi sebagai mesin pengolahan informasi dari perangkat-perangkat jaringan yang dipantau (yang disebut sebagai SNMP agent). SNMP agent  terimplementasi  pada manageable node seperti router, server, dan perangkat jaringan lainnya.Pada periode sebelumnya,di Laboratorium Jaringan Telekomunikasi Jurusan Teknik Elektro ITS telah dibuat tiga sistem monitoring jaringan, yaitu network monitor yang dilengkapi dengan database, sistem peringatan dini, dan pemetaan jaringan (Network Mapping). Ketiga sistem ini masih berdiri sendiri, sehingga perlu dilakukan integrasi agar didapat suatu sistem yang memiliki fungsi lengkap.Dalam tugas akhir ini dilakukan perancangan dan pembuatan suatu Network Monitoring System yang merupakan integrasi antara Network Monitoring, Network Mapping, dan Sistem Peringatan Dini.
Implementasi Agresive Mobile Learning Menggunakan Notifikasi Email, RSS dan SMS Berbasiskan MLE Sirojuddin, Ahmad; Ahmadi, Candra; Affandi, Achmad; Rahardjo, Djoko Suprajitno
Jurnal Eksplora Informatika Vol 2 No 1 (2012): Eksplora Informatika
Publisher : Bagian Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (P2M) STIKOM Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (30.836 KB) | DOI: 10.30864/eksplora.v2i1.17

Abstract

Belajar bisa dilakukan di mana saja dan kapan saja. Hal ini dapat dilakukan karena perkembangan teknologi informasi dan komunikasi. Para pertumbuhan pengguna ponsel juga memiliki peran dalam mengubah gaya belajar siswa dari-berbasis desktop ke ponsel berbasis. Ada e-learning teknologi tampaknya pasif karena hanya menunggu sampai siswa atau guru untuk login. Desain Manajemen Pembelajaran Sistem agresif (LMS) ini bertujuan untuk memberikan notifikasi kepada pengguna ketika ada penambahan, update, dan penghapusan materi dalam bentuk kursus, forum, chatting, wiki atau bahan lainnya. Pemberitahuan akan dikirim sebagai Short Message Service (SMS), Really Simple Syndication (RSS) dan surat elektronik (e-mail) kepada pengguna. Rancangan sistem ini akan menggunakan teknologi layanan web sederhana untuk membuat komunikasi antara server LMS di web hosting dengan server SMS yang berada pada komputer lokal.
Analisis Perancangan BTS Hotel pada Kawasan Kampus di Institut Teknologi Sepuluh Nopember Sukolilo-Surabaya Pratomo, Istas; Fahmi, Moh. Imam Rahmat; Rahardjo, Djoko Suprajitno
JAVA Journal of Electrical and Electronics Engineering Vol 13, No 2 (2015)
Publisher : JAVA Journal of Electrical and Electronics Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1193.437 KB)

Abstract

Data survei pelanggan terkait persepsi kualitas layanan seluler di ITS Sukolilo menyebutkan bahwa 80% pelanggan memberikan persepsi sedang-buruk terhadap layanan seluler berbasis data. Salah satu penyebabnya adalah kondisi Kampus ITS Sukolilo sebagai daeah urban dimana banyak bangunan dan gedung bertingkat yang mengakibatkan banyaknya shadow area. Distributed Antenna System atau dikenal dengan BTS Hotel menawarkan teknologi base station yang dipusatkan pada satu lokasi yang akan melayani beberapa remote site. Pada setiap remote site tersebut akan dihubungkan langsung oleh sebuah single fiber untuk menjangkau area yang tidak bisa terlayani maksimal. Tujuan dari perancangan ini adalah untuk merancang BTS Hotel di Kampus ITS Sukolilo sebagai solusi dari perluasan area layanan dan peningkatan kapasitas layanan dengan melakukan perencanaan capacity planning, coverage planning dan jaringan fiber optic. Hal ini dilakukan untuk mengestimasi jumlah pole dan luas cakupan dari setiap sel serta topologi jaringan fiber optic. Hasil perancangan menggunakan               A Multiple-Carrier Multiple-Technology configuration. Nilai OBQ yang didapat dari perancangan sebesar 27,95 Mbps/Km2 untuk jaringan 3G UMTS dan 10,51 Mbps/Km2 untuk jaringan 4G LTE. Jumlah pole dari hasil perancangan sebanyak 14 pole, dengan luas cakupan 0,098 Km2/sel dan radius 194,5 m. Sedangkan untuk jaringan fiber optic, menggunakan Single Mode Multi Core Fiber Optic dengan 16 core yang membutuhkan panjang total kabel sekitar 7.035 m