Kuat Rahardjo TS
Universitas Trisakti

Published : 2 Documents
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGATUR KECEPATAN MOTOR DC DENGAN SENSOR SUHU BERBASIS MIKROKONTROLER ATMEGA16

Jurnal Teknik Elektro Vol 9, No 1 (2009)
Publisher : Jurnal Teknik Elektro

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

A telecommunication cabinet usually uses a Direct Current fan with a Direct Current motor (DC motor) to make the cabinet temperature does not exceed the temperature that is allowed. Using a DC motor has weaknesses because it always rotates in full speed although the temperature in the cabinet gets down already. It causes inefficiency of the power consumption and the DC motor’s lifetime is not long enough.The prototype of DC motor speed controller controls the speed of a DC motor with the temperature environment as its reference. This circuit is built by a temperature sensor LM35, a microcontroller ATmega16 as the processor that analizes the input from the temperature sensor and relays. This prototype is equipped with a Liquid Crystal Display (LCD) to display the temperature of the cabinet and the DC motor speed. After the prototype is assembled and tested, it is known that the circuit controls a DC motor speed according to the changes of the temperature that has been determined by the software program. The DC motor stops rotating if the temperature sensor senses the temperature below the minimum temperature level.Keywords: DC motor, temperature sensor, LCD, microcontroller

METODE PERANCANGAN RANGKAIAN KASKAD UNTUK RANGKAIAN SEKUENSIAL ASINKRON

Prosiding Seminar Nasional Pakar Prosiding Seminar Nasional Pakar 2019 Buku I
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Pakar

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Metode perancangan rangkaian kaskad banyak dipergunakan pada rangkaiandigital kombinasional dan rangkaian sekuensial-sinkron, khususnya untukrangkaian dengan jumlah input dan output yang banyak. Metode rangkaiankaskad pada kedua tipe rangkaian ini banyak diterapkan pada rangkaiankomplek seperti pada perancangan rangkaian di dalam mikroprosesor, yangmemiliki data dan addres bus, sedangkan pada Rangkaian-Sekuensial-Asinkron(RSA) biasanya memiliki jumlah input yang terbatas karena membutuhkanfeedback untuk menjaga nilai logika pada output sesuai dengan urutanperubahan nilai logika pada input. Penerapan rangkaian kaskad pada RSAmembutuhkan contoh kasus yang tidak dapat dilakukan dalam aplikasimikroprosesor yang bekerja berdasarkan pulsa clock, karena perubahan nilailogika pada input langsung berpengaruh pada output. Metode kaskad ini dapatditerapkan pada kasus kuis cepat-tepat dengan jumlah regu yang banyak,sehingga feedback dapat digabungkan untuk memberikan input pada setiaprangkaian yang di kaskad-kan. Dalam makalah ini dicontohkan untuk rangkaiancepat-tepat dengan jumlah 10 regu. Sistem kaskad ini diimplementasikanmenggunakan IC Generic-Array-Logic (GAL) tipe 16V8. Setiap IC dapat dipakaiuntuk 5-regu, sehingga untuk 10-regu hanya membutuhkan 2 buah IC. Untukjumlah regu yang lebih banyak, maka cukup menambahkan jumlah IC (nx5-regu) tanpa mengubah perancangan awal seperti halnya pada perancangan RSAsecara konvensional maupun pemrograman mikroprosesor.