Articles

Found 14 Documents
Search

PENGARUH BERBAGAI PUPUK ORGANIK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL PADI DI LAHAN PASANG SURUT Riyani, Rita; Radian, Radian; Budi, Setia
Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian Vol 2, No 2: Agustus 2013
Publisher : Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (201.617 KB)

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui jenis pupuk organik yang terbaik terhadap pertumbuhan dan hasil padi di lahan pasang surut. Penelitian dilaksanakan selama 5 bulan dimulai dari persemaian pada tanggal 9 September 2012 hingga panen pada tanggal  28 Januari 2013. Penelitian dilaksanakan di daerah Sui Kakap Kecamatan Sui Kakap Kabupaten Kubu Raya pada tanah alluvial. Penelitian menggunakan metode eksperimen lapangan pola Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang terdiri dari 6 perlakuan, 4 ulangan serta 10 sampel tanaman sehingga diper oleh 24 unit percobaan. Adapun perlakuan sebagai berikut : p0 : tanpa penambahan pupuk organik, p1 : SSA, p2 : pupuk kotoran sapi, p3 : pupuk kotoran ayam, p4 : pupuk kotoran kambing, p5 : kompos.  Variabel yang diamati meliputi : tinggi tanaman (cm), jumlah anakan produktif  (anakan), jumlah anakan maksimum (anakan), jumlah gabah per malai (butir), panjang malai (cm), persentase gabah isi per malai (%), berat 1000 biji gabah kering (g), hasil gabah kering per petakan (g) Pemberian pupuk organik memberikan pengaruh nyata terhadap variabel tinggi tanaman pada umur 2 minggu, jumlah anakan maksimum, dan panjang malai.  Pemberian pupuk organik berpengaruh tidak  nyata terhadap jumlah anakan produktif, jumlah gabah per malai, persentase gabah isi, berat 1000 biji gabah kering, dan hasil gabah kering per petakan. Kata kunci : Lahan pasang surut, Padi, Pupuk organik,
PEENGARUH PUPUK KANDANG KOTORAN AYAM TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL VARIETAS INPARA 3 DENGAN METODE SRU KURNIAWAN, SANDI; RADIAN, RADIAN; MUHAMMAD, KISWAN
Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian Vol 2, No 3: Desember 2013
Publisher : Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Tanaman padi (Oryza sativa L.) merupakan tanaman pangan yang sangat penting karena sebagian besar masyarakat Indonesia makanan pokoknya beras. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dosis pupuk kandang kotoran ayam untuk meningkatkan pertumbuhan dan hasil padi varietas Inpara 3 dengan menggunakan metode SRI. Rancangan yang digunakan adalah metode ekperimen lapangan dengan pola Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 1 faktor dengan 5 dosis perlakuan. Masing-masing perlakuan diulang sebanyak 5 kali dan setiap ulangan terdiri dari 3 tanaman sampel. Adapun perlakuan sebagai berikut: p1 = 257 gram, p2 = 385 gram, p3 = 514 gram, p4 = 643 gram dan p5 = 765 gram. Hasil penelitian menunjukan p1, p2 dan p3 berpengaruh tidak nyata pada variabel tinggi tanaman, persentase gabah isi permalai, berat 1000 biji dan berat gabah perrumpun, tetapi berpengaruh nyata pada variabel anakan maksimum dan anakan produktif. Hasil uji BNJ 5% pada variabel anakan maksimum memperlihatkan p1, p2 dan p3 berbeda tidak nyata antar sesamanya, begitupula dengan p2, p3 dan p4, serta p4 dan p5 berbeda tidak nyata antar sesamanya, tetapi p5 berbeda nyata terhadap p1 dan p2, tetapi berbeda tidak nyata terhadap p3 dan p4. Hasil terbaik yang diperoleh adalah p4 dengan rerata anakan maksimum pada minggu ke 3, 5 dan 7 secara berturut-turut yaitu (6,47, 13,80 dan 25,27 batang). Hasil uji BNJ 5% pada variabel jumlah anakan produktif memperlihatkan p5 berbeda nyata terhadap p1, p2 dan p3, namun berbeda tidak nyata terhadap p4. Sedangkan p1, p2 dan p3 berbeda tidak nyata antar sesamanya, begitupula dengan p3 dan p4. Hasil terbaik yang diperoleh adalah p5 dengan rerata anakan produktif 12,40 batang. Dapat disimpulkan bahwa pemberian pupuk kandang kotoran ayam tidak memberikan dampak yang signifikan untuk meningkatkan pertumbuhan dan hasil padi varietas Inpara 3 yang ditanam dengan menggunakan metode SRI.
Pengaruh Dosis dan Persentase Urea Terhadap Pertumbuhan Dan Hasil Padi Varietas Inpara-3 Pada Lahan Pasang Surut SUHENDRA, SUHENDRA; RADIAN, RADIAN; MUHAMMAD, KISWAN
Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian Vol 2, No 3: Desember 2013
Publisher : Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Unsur hara merupakan salah satu komponen penting dalam budidaya tanaman padi. Besarnya dosis urea yang diberikan sangat menentukan pertumbuhan dan perkembangan suatu tanaman. Jumlah dosis urea yang diberikan juga berpengaruh terhadap jumlah produksi yang dihasilkan. Oleh sebab itu, pemberian dosis urea dan persentasenya juga perlu diperhatikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui berapa dosis dan persentase urea yang terbaik sehingga dapat memberikan pertumbuhan dan hasil yang optimal terhadap tanaman padi varietas Inpara -3 pada lahan pasang surut. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen lapang dengan Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang terdiri dua faktor yaitu Dosis Urea dengan 3 taraf perlakuan yaitu : n1 (dosis 180 g urea), n2 (240 g urea), n3 (300 g urea) dan   Persentase urea dengan 6 taraf perlakuan, yaitu : p1 (1/3, 1/3, 1/3 dosis urea), p2 (1/4, 1/4, 2/4 dosis urea), p3 (1/4, 2/4, 1/4 dosis urea), p4 (1/5, 2/5, 2/5 dosis urea), p5 (1/5, 3/5, 1/5 dosis urea), p6 (1/5, 1/5, 3/5 dosis urea), dengan 3 ulangan. Variabel yang diamati pada penelitian adalah tinggi tanaman, jumlah anakan produktif, jumlah gabah per malai, persentase gabah isi per malai, bobot 1000 biji gabah, dan hasil gabah kering per petak. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa perlakuan dosis urea berpengaruh nyata terhadap variabel tinggi tanaman, jumlah gabah per malai, persentase gabah isi per malai, dan hasil gabah kering per petak. Sedangkan persentase urea berpengaruh nyata terhadap jumlah gabah permalai, persentase gabah isi per malai, dan hasil gabah kering per petak, namun interaksi berpengaruh tidak nyata terhadap semua variabel pengamatan. Perlakuan dosis urea terhadap rerata tertinggi pada variabel tinggi tanaman, jumlah gabah per malai, persentase gabah isi permalai, bobot 1000 biji gabah, dan hasil gabah kering per petak diperoleh dari taraf perlakuan n2, sedangkan rerata tertinggi pada variabel jumlah anakan produktif diperoleh dari taraf perlakuan n3. Perlakuan persentase urea terhadap rerata tertinggi pada variabel jumlah anakan produktif diperoleh dari taraf perlakuan p5, dan bobot 1000 biji gabah diperoleh dari taraf perlakuan p2, sedangkan rerata teringgi pada jumlah gabah permalai dan persentase gabah isi permalai, serta hasil gabah kering perpetak diperoleh dari taraf perlakuan p4.   Kata Kunci : Dosis urea, Persentase urea, Lahan pasang surut, Varietas Inpara 3  
PENGARUH PUPUK KOTORAN AYAM TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL KACANG HIJAU DI TANAH GAMBUT Sulaiman, Sulaiman; Radian, Radian; Abdurrahman, Tatang
Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian Vol 4, No 1: April 2015
Publisher : Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dosis pupuk kotoran ayam terbaik untuk pertumbuhan dan hasil kacang hijau di tanah gambut. Penelitian dilaksanakan pada bulan Agustus sampai November 2014 di kebun Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri 5  perlakuan pupuk kotoran ayam dan 5 ulangan. Perlakuan yang diberikan yaitu pupuk kotoran ayam dengan dosis 0 g/polybag (a1), 63 g/polybag (a2), 126 g/polybag (a3), 189 g/polybag (a4), 252 g/polybag (a5). Variabel yang diamati dalam penelitian meliputi tinggi tanaman, jumlah cabang, berat kering tanaman, jumlah polong per tanaman, jumlah biji per polong, berat 100 biji, berat biji kering per tanamaan dan indeks panen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian pupuk kotoran ayam dengan dosis 63 g/polybag atau setara dengan 10 ton/ ha memberikan pertumbuhan dan hasil kacang hijau terbaik di tanah gambut. Kata kunci : kacang hijau, pupuk kotoran ayam, tanah gambut.   
STRATEGI PENGEMBANGAN AGROINDUSTRI MOCAF DI KOTA SINGKAWANG MARTIYANTI, ANASTASIA ARI; MUANI, ANI; RADIAN, RADIAN
Jurnal Social Economic of Agriculture Vol 4, No 1 (2015): Jurnal Social Economic of Agriculture
Publisher : Agribusiness Department, Agriculture Faculty, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (84.729 KB) | DOI: 10.26418/j.sea.v4i1.10128

Abstract

Mocaf industry in West Kalimantan is located in Singkawang but it is still underdeveloped. Strategic development should be formulated to advance mocaf industry in Singkawang so that  it can achieve its aims and increase the competitiveness in agro-industy. The aims of this research is to identify internal and external factors that influence the development of mocaf agro-industry; and to determine alternative strategies, the best strategy and development strategy priority. This is a descriptive research which  location and number of respondents sample were purposively selected. Data collection used is Delphi Model. Internal and external factors analysis used are IFE Matrix and EFE Matrix. Determination of alternative strategy used is SWOT Analysis. Determination of the strategy priority used is QSPM Matrix. The strength of agro-industry is the excellence of mocaf characteristics. The weakness is the poor management skills of agro-industrialist. The opportunity is the increasing of flour industry. The threat for mocaf agro-industry is the tight competition at cassava industry. The most appropriate strategies are: optimize technology implementation and improve human resource capability. The first priority of development strategy is optimizing the implementation of processing technology to assure product quality. Keywords: strategy, agro-industry, mocaf.
EFFICIENCY ANALYSIS MARKETING RUBBER KELAM PERMAI PEOPLE IN DISTRICT SINTANG WEST KALIMANTAN NUGROHO, HADI; SUYATNO, ADI; RADIAN, RADIAN
Jurnal Social Economic of Agriculture Vol 5, No 2 (2016): Jurnal Social Economic of Agriculture
Publisher : Agribusiness Department, Agriculture Faculty, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (177.57 KB) | DOI: 10.26418/j.sea.v5i2.17915

Abstract

This study aims to determine the structure and performance of the market, the costs, margins, marketing advantage, the farmers share and profit margin ratio on each channel rubber marketing people in order to know the level of marketing efficiency.Determining the location and number of samples penelitiandilakukan intentionally (purposive) in District Kelam Permai Sintang, West Kalimantan.The market structure in the village, district and county are oligopsony low concentrations, indicating that traders do not have the level of power in influencing pasar.Hasili This study shows:1. Farmers still use the channel 3 (three) on the type of lump bowl and channels 3 and 4 on the type of bamboo lump fraction farmers because farmers are still bound by the village and district collectors.2. I channel marketing and channel I lump bowl bamboo lump most efficient marketing.
ANALISIS KEUNGGULAN KOMPARATIF DAN KOMPETITIF SERTA IMPLIKASI KEBIJAKAN PEMERINTAH PADA KOMODITAS JAGUNG DI KABUPATEN BENGKAYANG RADIANSAH, DODY; RADIAN, RADIAN; NURLIZA, NURLIZA
Jurnal Social Economic of Agriculture Vol 5, No 1 (2016): Jurnal Social Economic of Agriculture
Publisher : Agribusiness Department, Agriculture Faculty, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (133.347 KB) | DOI: 10.26418/j.sea.v5i1.15056

Abstract

The aims of this research are (1) To Analyze the comparative and the competitive advantages of maize in Kabupaten Bengkayang (2) To analyze the impact of the government policy of maize in Kabupaten Bengkayang. The Analyze method use a Policy Analisys Matrix (PAM). The analisys showed that Domestic Resource of Ratio were 0,59 and Private Cost Ratio were 0,81. Both of them are less than one that’s mean the maize had the comparative and competitive advantages. To see the government policy of input can be shown from the Nominal Protection Coefficient on Output (NPCO). To see the government policy of input can been shown from the Nominal Coefficient on Input (NPCI) and factor Transfer. Simultanly the government policy if input and output can be shown from the Effective Protection Coefficient Value (EPC), Profitability Coefficient (PC) and Surplus Ratio to Producer (SRP). The analisys result shown that there is no government policy that have been made to the maize output in Kabupaten Bengkayang, right in buying  price subsidiary or protection of actual buying price. The government policy to maize input has been shown to the farmer side, but the subsidiary input price not profitable enough to increasment and development of maize product in Kabupaten Bengkayang if not followed by output price policy.Keyword : Comparative and Competitive Advantages, Policy Analisys Matrix, Maize
ANALISIS DAYA SAING USAHATANI KELAPA SAWIT RAKYAT DI KECAMATAN SUBAH KABUPATEN SAMBAS JAWARI, JAWARI; MUANI, ANI; RADIAN, RADIAN
Jurnal Social Economic of Agriculture Vol 6, No 1 (2017): Jurnal Social Economic of Agriculture
Publisher : Agribusiness Department, Agriculture Faculty, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (121.162 KB) | DOI: 10.26418/j.sea.v6i1.21590

Abstract

This study was aimed to analyze the competitiveness of farming palm oil (competitive and comparative advantage), Random Sampling method was used to select 88 respondens was determined purposive. The reason for choosing of Subah District because this area is largest palm oil producers and largest and oil palm planting area in the Sambas Regensy . The data used primary and secondary data. The Policy Analysis Matrix (PAM) method was used to analysis data. farming palm oil in Subah District has competitive and comparative excellence.Private propitability(PP) and Social propitability (SP)is positive value of,   Private Cost Rasio (PCR) 0,24, Domestic Resources Cost Ratio (DRCR) is 0,15. Transfer Output (TO) is value negatif Rp – 6.909.408,00/ha/year , it’s shows nothing transfer from consument to produsent, value 0,80 Nominal Protection Coefficient on Output (NPCO) or NPCO < 1,  output price not significant for farmers income.
ANALISIS PENDAPATAN USAHATANI PADI DI DESA SUNGAI KINJIL KECAMATAN BENUA KAYONG KABUPATEN KETAPANG POPIDYLAH, POPIDYLAH; RADIAN, RADIAN; SUYATNO, ADI
Jurnal Social Economic of Agriculture Vol 4, No 2 (2015): Jurnal Social Economic of Agriculture
Publisher : Agribusiness Department, Agriculture Faculty, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (96.867 KB) | DOI: 10.26418/j.sea.v4i2.12771

Abstract

The purpose of research is to analyze farm revenue with and without rice threshing tool, the level of efficiency of the use of power thresher with traditional types of rice farmers in Sungai Kinjil Benua Kayong District of Ketapang. The research method used was a survey method. Locations were selected intentionally (purposive) Sungai Kinjil Village, Sub Benua Kayong Ketapang Farmers considering that the village has much to apply the use of Power Thresher to help process threshing grain at harvest, but there are still many farmers who still use traditional tools gebuk or slam. The research is result the cost of the rice farmers of using the power thresher up forms of grain is Rp. 13,853,939 per hectare, up form of rice is Rp. 16,718,182, per hectare. Cost of the rice farmers using traditional tools up forms of grain is Rp. 13,929,721 per hectare, up form of rice is Rp. 16,706,691, per hectare. The revenue of the rice farmers of using the power thresher up forms of grain is Rp. 22,909,090 per hectare, up form of rice is Rp. 24,434,378, per hectare. Cost of the rice farmers using traditional tools up forms of grain is Rp. 19,636,363 per hectare, up form of rice is Rp. 21,901,964, per hectare. Analysis of the balance R/C ratio for farmers using the power Thresher from grain sales is: 1.65 while the balance Analysis Ratio R/C for Farmers from rice sales is: 1.46. Analysis of the balance of R/C for farmers not using the power thresher from grain sales is: 1.41 while the balance Analysis of R/C ratio for farmers from rice Sales is: 1.31. From the results of different test (t-test) showed no difference between the revenue of farmers who use power thresher with farmers who do not use the power thresher both regional sales revenue of rice and rice sales significantly by 95% confidence level
Pengaruh Lumpur Laut Cair dan Pupuk Kotoran Sapi Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Bawang Merah di Tanah Gambut Abdurrahman, Tatang; Radian, Radian
AGROSAINSTEK: Jurnal Ilmu dan Teknologi Pertanian Vol 1 No 2 (2017): AGROSAINSTEK: Jurnal Ilmu dan Teknologi Pertanian
Publisher : Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (523.506 KB) | DOI: 10.33019/agrosainstek.v1i2.10

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh lumpur laut cair dan pupuk kotoran sapi terhadap pertumbuhan dan hasil bawang merah di tanah gambut dan mengetahui dosis terbaik untuk meningkatkan produksi bawang merah. Penelitian dilaksanakan di rumah plastik kebun percobaan Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura Pontianak sejak bulan April sampai Juni 2016. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap pola faktorial dan diulang sebanyak tiga kali dengan faktor pertama adalah lumpur laut cair (0.3; 0,6; 0,9 L tanaman-1), sedangkan faktor kedua adalah pupuk kotoran sapi (25; 50; 75 g tanaman-1). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi interaksi antara pemberian lumpur laut cair dan pupuk kotoran sapi dalam mempengaruhi jumlah anakan per rumpun, jumlah umbi dan berat segar umbi bawang merah. Namun demikian efek interaksi antara pemberian lumpur laut cair dan pupuk kotoran sapi, maupun efek mandiri pemberian lumpur laut cair dan pupuk kotoran sapi masing-masing teruji tidak bermakna dalam mempengaruhi tinggi tanaman bawang merah. Perlakuan lumpur laut cair 0.6 L tanaman-1 dan pupuk kotoran sapi 75 g tanaman-1 dapat meningkatkan hasil bawang merah di tanah gambut.