Articles

Found 22 Documents
Search

MAJAS METAFORA PADA KUMPULAN SAJAK CHAIRIL ANWAR AKU INI BINATANG JALANG Rachman, Abdul; Effendy, Chairil; Priyadi, Totok
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol 2, No 6 (2013): Juni 2013
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (206.272 KB)

Abstract

Penelitian ini secara umum bertujuan untuk pembelajaran sastra khususnya majas metafora. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif dengan bentuk penelitian kualitatif. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan semiotik. Sumber data dalam penelitian ini adalah 13 puisi Chairil Anwar dalam kumpulan sajak Aku Ini Binatang Jalang. Alat pengumpul data utama dalam penelitian ini adalah peneliti sendiri sebagai instrumen kunci. Hasil penelitian terhadap majas metafora dalam kumpulan sajak Aku Ini Binatang Jalang ditemukan beberapa hal yang berkenaan dengan unsur batin seperti makna yang terdapat dalam tiap bait puisi dan puisi secara keseluruhan. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulka: 1) Analisis ini membantu pelajar menemukan penggunaan majas metafora pada kumpulan sajak Chairil Anwar; 2) masukan bagi guru bahasa Indonesia untuk memilih karya sastra sebagai bahan ajar yang berhubungan dengan penggunaan majas metafora dalam rangka untuk melihat pemahaman siswa tentang makna 13 puisi dari kumpulan Aku Ini Binatang Jalang; 3) membantu mahasiswa mencari referensi yang berhubungan dengan gaya bahasa atau majas metafora. Kata kunci : Puisi, majas metafora Abstract: This study aimed to general description of literature study, especially metaphor. The research was conducted using qualitative description method. The approach used in this study is semiotic approach. Source of data in this study are thirteen poetries of Aku Ini Binatang Jalang collection. This study used documentary technique and the main instrument is a researcher. The results the study about metaphor in the poetries of Aku Ini Binatang Jalang collection as this follows. Founded some things have a connected with spiritual substance like a senses in a parts of verse poetries in universal meaning. Based on the result of data analysis, it generates the following conclusions:1. This analysis to helping students found useless metaphor in the poetries of Aku Ini Binatang Jalang coleection; 2) Advice for a teacher to choose the literature to be the matery that connected with an useless metaphor to show the feel of students to undesrstanding of meaning from thirteen poetries of Aku Ini Binatang Jalang. To help students looking for the others matery who connected with style language or metaphor. Keywords: poetry, metapho
PENGARUH AKTIVITAS MATAHARI TERHADAP KERAPATAN ATMOSFER ATAS BERDASARKAN DATA POSISI GPS SATELIT LAPAN-A2 (SOLAR ACTVITY INFLUENCE ON THE UPPER ATMOSPHERIC DENSITY DERIVED FROM GPS DATA ON LAPAN-A2 SATELLITE) Dani, Tiar; Priyatikanto, Rhorom; Supriadi, Slamet; Rachman, Abdul; Qadir, Amrullah A.
Jurnal Sains Dirgantara Vol. 14 No. 2 Juni 2017
Publisher : Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1321.549 KB)

Abstract

Studies on atmospheric density were very important to obtain a correction factor for the atmospheric density model. Thus, improvement of atmospheric models accuracy, i.e. CIRA, JASCHIA, NRLMSISE, became important in its application for re-entry prediction, satellite tracking and mitigation of the collisions probability between active satellites with space debris. GPS equipment installed in LAPAN-A2 indirectly measured the upper atmospheric density variation in-situ from the satellite orbit path. Notwithstanding the measurement had a lower temporal resolution than using accelerometer, but still gives better resolution than using Two-Line Element (TLE) data. This study had successfully determined upper atmospheric density variation with a 10 second resolution using LAPAN-A2 GPS data. The LAPAN-A2 GPS data validated using In-track Radial Cross-track (RIC) had ± 2 km error compared to the TLE data. It was also found that there was influence of solar activity on atmospheric density changes obtained from the LAPAN-A2 GPS data. AbstrakStudi kerapatan atmosfer atas sangat penting untuk memperoleh faktor koreksi dari suatu model kerapatan atmosfer. Peningkatan akurasi dari model atmosfer yang telah ada (CIRA, JASCHIA, NRLMSISE) sangat penting dalam penerapannya untuk prediksi re-entry, penjejakan satelit dan prakiraan kemungkinan terjadinya tabrakan antara satelit aktif dengan sampah antariksa. Peralatan GPS yang terpasang di satelit LAPAN-A2 secara tidak langsung dapat melakukan pengukuran in-situ perubahan kerapatan atmosfer atas dari orbit yang dilaluinya, meskipun tingkat resolusi temporalnya masih lebih rendah dibandingkan menggunakan instrumen akselerometer tetapi masih jauh lebih baik dibandingkan menggunakan data Two-Line Element (TLE). Studi ini telah berhasil memperoleh variasi kerapatan atmosfer atas dengan resolusi 10 detik menggunakan data posisi GPS LAPAN-A2. Selain itu, diperoleh pula tingkat kesalahan dalam koordinat satelit (Radial Intrack Crosstrack - RIC) data TLE terhadap data posisi GPS LAPAN-A2 sebesar ± 2 km. Selain itu terlihat pula pengaruh aktivitas matahari terhadap perubahan kerapatan atmosfer atas yang diperoleh dari data posisi GPS LAPAN-A2
MUSIK TRADISIONAL THONG-THONG LEK DI DESA TANJUNGSARI KABUPATEN REMBANG Rachman, Abdul
Harmonia: Journal of Arts Research and Education Vol 8, No 3 (2007)
Publisher : Department of Drama, Dance, and Musik (Sendratasik), Semarang State University

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Thong-thong Lek merupakan salah satu kesenian tradisional yang dimiliki olehmasyarakat desa Tanjungsari, kecamatan Rembang, kabupaten Rembang. Alat musik ThongthongLek berupa bambu yang dibentuk kenthongan. Setiap tahunnya masyarakat desaTanjungsari selalu disibukkan dengan kegiatan lomba Thong-thong Lek, dalam mengikutilomba dibutuhkan banyak biaya dan tenaga namun tidak menjadi masalah bagi warga desaTanjungsari. Menyikapi hal tersebut di atas penulis ingin meneliti tentang bagaimanakeberadaan musik tradisional Thong-thong Lek di desa Tanjungsari dan bagaimana dukunganwarga desa Tanjungsari terhadap musik tradisional Thong-thong Lek. Pendekatan yangdigunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif yang bersifat deskriptif. Hasilpenelitian menunjukkan bahwa kesenian tradisional Thong-thong Lek yang semula fungsinyahanya membangunkan orang sahur pada bulan Ramadhan, tetapi kini keberadaan musiktradisional Thong-thong Lek ikut meramaikan kota Rembang pada bulan Ramadhan. ThongthongLek pada perkembangannya ada dua jenis, yaitu jenis tradisi dan jenis elektrik. Semuaalat diletakkan di atas panggurig kecuali kenthongan dibawa sendiri oleh pemainnya berjalandi depan mobil panggung tersebut.Kata kunci : Thong-thong Lek, fungsi, kentongan
BENTUK DAN ANALISIS MUSIK KERONCONG TANAH AIRKU KARYA KELLY PUSPITO Rachman, Abdul
Harmonia: Journal of Arts Research and Education Vol 13, No 1 (2013): (DOI & DOAJ Indexed, June 2013)
Publisher : Department of Drama, Dance, and Musik (Sendratasik), Semarang State University

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Musik keroncong merupakan musik asli Indonesia karena tumbuh dan berkembang di Indonesia. Namun perkembangannya tidak sebaik jenis musik barat seperti pop, rock ataupun musik dangdut. Musik keroncong sering dianggap sebagai musik yang dikonsumsi kalangan orang tua saja karena memang peminat musik keroncong sebagian besar adalah orang tua. Seorang komponis keroncong asal Semarang yaitu Kelly Puspito tergugah untuk mengembangkan musik keroncong karena melihat musik keroncong sudah mulai ditinggalkan oleh para remaja. Kelly Puspito melakukan inovasi terhadap musik keroncong asli dengan cara mengembangkan harmonisasi atau progresi akor dengan menambahkan akor-akor yang sudah baku, melodi yang bervariasi bergerak melangkah dan melompat,  rentangan nada yang luas, ritmis bervariasi yaitu bernilai seperempatan, seperdelapanan, hingga seperenambelasan, serta interval nada yang cukup tajam baik naik maupun turun. Hal itu sesuai dengan karakteristik remaja yaitu selalu ingin berinovasi, menyukai tantangan dan ingin mencoba hal-hal yang baru. Keroncong music is an original Indonesian music since it grew and developed in Indonesia. However, its development was not as good as western music such as pop, rock, or dangdut. Keroncong music is often regarded as music consumed only by the adults since those who like the music are mostly adults. A keroncong composer from Semarang Kelly Puspito was encouraged to familiarize keroncong music since she noticed that the music has been abandoned by youngsters. Kelly has innovated the music by enhancing harmonization or accord progression by adding standard accords, more various melodies of moving forward and skipping, extensive tone stretching, variously patterned rhythmic tone by 1/4, 1/8, and even 1/16 and a sharp tone interval either ascending or descending tones. This is relevant to youngsters’ characteristics to always innovate, take challenges, and want to experiment with new things. 
Penetapan Margin Dalam Pembiayaan Murabahah Rachman, Abdul; Pratama, Erik
ISLAMINOMICS Vol 7, No 2 (2016)
Publisher : STES Islamic Village

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui metodepenentuan margin yang sesuai dengan syari’ah, mengetahuimetode penentuan margin dalam pembiayaan murabahah padaPT. Bank Pembiayaan Rakyak Syariah (BPRS) Berkah Ramadhan- Tangerang, dan apakah metode penentuan margin dalampembiayaan murabahah pada PT. Bank Pembiayaan RakyakSyariah (BPRS) Berkah Ramadhan - Tangerang telah patuhterhadap kesesuaian syari’ah. Objek penelitian dalam penelitianini adalah PT. Bank Pembiayaan Rakyak Syariah (BPRS) BerkahRamadhan - Tangerang. Metode penelitian yang digunakan olehpeneliti dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif kualitatif.Kesimpulan penelitian ini adalah penentuan margin akadmurabahah yang syar’i adalah penentuan margin yang tidakmelanggar nilai-nilai keadilan dan tidak eksploitatif, penentuanmargin akad murabahah PT. Bank Pembiayaan Rakyak Syariah(BPRS) Berkah Ramadhan - Tangerang adalah dengan metodemark-up pricing dan dengan pertimbangan Direct/IndirectCompetitors Market Rate (ICMR/DCMR) dengan rata-ratabesaran margin 1,5% - 2% / bulan.
PENGARUH RADIASI EUV MATAHARI DAN AKTIVITAS GEOMAGNET TERHADAP VARIASI KERAPATAN ATMOSFER DARI ELEMEN ORBIT LAPAN-TUBSAT [INFLUENCE OF SOLAR EUV RADIATION AND GEOMAGNETIC ACTIVITY ON ATMOSPHERIC DENSITY VARIATION USING LAPAN-TUBSAT ORBITAL ELEMENTS] Dani, Tiar; Rachman, Abdul
Jurnal Sains Dirgantara Vol. 10 N0. 2 Juni 2013
Publisher : Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1054.904 KB)

Abstract

Kondisi lingkungan antariksa yang sangat ekstrim akibat aktivitas matahari dapat menyebabkan efek yang serius bagi satelit, baik itu efek anomali ataupun peluruhan orbit. Peluruhan orbit disebabkan oleh peningkatan kerapatan atmosfer terutama pada satelit-satelit di orbit rendah. Lapan-Tubsat dan satelit-satelit Lapan generasi selanjutnya akan ditempatkan di orbit rendah sehingga perlu diketahui pengaruh radiasi EUV dan aktivitas geomagnet terhadap kerapatan atmosfer yang dilintasinya. Hasil analisis keterpengaruhan kerapatan atmosfer, diperoleh korelasi sebesar 83% antara F10.7 sebagai proksi dari radiasi EUV dengan variasi kerapatan atmosfer, sedangkan korelasi dengan aktivitas geomagnet menggunakan indeks Ap sebagai proksi sebesar 13%. Kenaikan kerapatan atmosfer rata-rata akibat aktivitas matahari moderat dan tinggi masing-masing sebesar 4 kali dan 11 kali dibanding rata-ratanya saat aktivitas matahari tenang. Sedangkan aktivitas geomagnet moderat menyebabkan terjadinya kenaikan kerapatan atmosfer rata-rata sebesar 1 kali lebih tinggi dibanding saat keadaan geomagnet tenang. Kata kunci: Kerapatan atmosfer, Radiasi EUV, Aktivitas geomagnet TLE, Lapan-Tubsat, F10.7, Indeks Ap.
ETIKA PENYIARAN DALAM PERSPEKTIF ISLAM Rachman, Abdul
RISALAH Vol 24, No 2 (2013): November 2013
Publisher : RISALAH

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (472.778 KB)

Abstract

From the point of view of broadcasters as media, Malvin L. DeFleur & Everet E. Dennis, Understanding Mass Communication, which is a type of media that uses electromagnetic instrument in conveying the message to the audience simultaneously. While broadcasting is called broadcasting has the meaning as: "pemancarluasan activities by means of transmitting broadcast and / or transmission facilities on land, at sea or in space by using the radio frequency spectrum (radio signals) in the form of waves. Ethics comes from the Greek word is "Ethos". In the singular, "ethos" means ordinary residence, pastures, stables, habits, customs, morals, feelings, ways of thinking. In terms of philosophy, ethics means of the usual science or knowledge about customs. In Indonesian dictionary is the science of the principles of morals. as proselytizing religions require people to internalize, transmission, diffusion, transformation, and the actualization of the Shariah and media methods that originates in the al-Qur’an, as the book of preaching, and the sunnah of the Prophet to madu (mankind). This is a Muslim initiative to make syariaat Islam became a reality in the lives of individuals, families, communities and audiences realized in congregation so that Bohemian ummah good good good in the world now and in the hereafter. So together we have seen the publication of ethics and syari turns "at Islam should have a strong relationship so that it will give impetus to the development and prosperity of society and the nation. Until not so easy Indonesian society teracuni by bad news on the controversial ruling.
BENTUK ARANSEMEN MUSIK KERONCONG ASLI KARYA KELLY PUSPITO DAN RELEVANSINYA BAGI REMAJA DALAM MENGEMBANGKAN MUSIK KERONCONG ASLI Rachman, Abdul; Lestari, Wahyu
Catharsis Vol 1 No 2 (2012)
Publisher : Catharsis

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PEMBANGUNGAN SISTEM INFORMASI ANOMALI SATELIT (SIAS) Ahmad, Nizam; Rachman, Abdul
Jurnal Sains Dirgantara Vol 6, No.2 Juni (2009)
Publisher : Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (910.469 KB)

Abstract

Kasus anomali yang kerap terjadi pada satelit-satelit orbit rendah (LEO) dan tinggi (GEO) menyebabkan penurunan kinerja sistem satelit. Pada umumnya anomali ini banyak disebabkan oleh cuaca antariksa berupa interaksi partikel energi tinggi pada sistem satelit dan pengaruh aktivitas geomagnet terutama disaat terjadi badai. Kejadian anomali satelit dapat dianalisis melalui suatu sistem informasi yang memadukan parameter cuaca antariksa seperti energi dan fluks proton, elektron dan indeks Kp dengan data kegagalan sistem satelit. Sistem Informasi Anomali Satelit (SIAS) merupakan perangkat yang dibangun dan dikembangkan sebagai upaya peringatan dini gangguan operasional satelit dengan menggunakan semua data tersebut. Meski SIAS masih berupa prototip, namun SIAS telah dapat digunakan untuk menganalisis beberapa kejadian anomali satelit orbit rendah dan orbit tinggi. Kata kunci : Anomali satelit, SIAS.
PENGARUH BUDAYA ORGANISASI, DUKUNGAN MANAJEMEN PUNCAK, PELATIHAN DAN PENDIDIKAN TERHADAP APLIKASI TEKNOLOGI INFORMASI DAN PENGARUHNYA TERHADAP KINERJA RUMAH SAKIT DI PEKANBARU Rachman, Abdul; Sari, Ria Nelly; Arifin, Kasman
Jurnal Akuntansi (Media Riset Akuntansi & Keuangan) Vol 6, No 2 (2017)
Publisher : Jurnal Akuntansi (Media Riset Akuntansi & Keuangan)

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The study aims to test scientifically about the influence of organizational culture, topmanagement support, training and education of information technology applicationand its effect on hospital performance. Subjects in this study were directors, ITmanagers, financial managers, and other hospital management of 74 respondents.The data of this study were collected using several questionnaires such asinformation technology questionnaire, organizational culture, top managementsupport, training and education, organizational performance with total items as muchas 48 items. The technique used to analyze the data is Partial Least Squaretechnique using smartPLS 2.0 M3 program. The results of hypothesis testing of thisstudy resultd, the first the application of information technology affects theperformance of the company, with a value of T-statistics 15.727 (above 1.96).Second, organizational culture has an influence on the application of informationtechnology, with a value of T-statistics 2.899 (above 1.96). Third, top managementsupport influences the application of information technology with the value of Tstatistic2.834 (above 1,96). Fourth, training and education affect the application ofinformation technology with the value of T-Statistic 4.448 (above 1.96). The resultsof this study can be concluded that organizational culture, top management support,training, and education can affect the use of information technology and ultimatelyimpact on company performance.