A. Sjamsjiar Rachman
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents
Articles

Found 2 Documents
Search

MODELING HIDDEN NODES COLLISIONS IN WIRELESS SENSOR NETWORKS: ANALYSIS APPROACH Rachman, A. Sjamsjiar; Wirawan, Wirawan; Hendrantoro, Gamantyo
JUTI: Jurnal Ilmiah Teknologi Informasi Vol 8, No 1, Januari 2010
Publisher : Teknik Informatika, ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j24068535.v8i1.a69

Abstract

This paper studied both types of collisions. In this paper, we show that advocated solutions for coping with hidden node collisions are unsuitable for sensor networks. We model both types of collisions and derive closed-form formula giving the probability of hidden and visible node collisions. To reduce these collisions, we propose two solutions. The first one based on tuning the carrier sense threshold saves a substantial amount of collisions by reducing the number of hidden nodes. The second one based on adjusting the contention window size is complementary to the first one. It reduces the probability of overlapping transmissions, which reduces both collisions due to hidden and visible nodes. We validate and evaluate the performance of these solutions through simulations.
Kinerja Metode Minimum Error Least Significant Bit Replacement Advanced Encryption Standard Pada Citra Digital Gunawan, Karya; Rachman, A. Sjamsjiar
Jurnal Explore Vol 9, No 1 (2019)
Publisher : STMIK Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam steganografi, ada beberapa media digital yang dapat digunakan sebagai cover untuk menyembunyikan keberadaan sebuah pesan, seperti: citra, audio, teks, video. Dalam makalah ini, media cover yang digunakan adalah citra digital dengan format piksel 24-bit. Metode steganografi yang digunakan adalah model steganografi yang didasarkan pada penyisipan secara Minimum Error Least Significant Bit Replacement-Advanced Encryption Standard (MELSBR-AES), yaitu  LSB (Least Significant Bits) yang bertujuan untuk meningkatkan kapasitas penyisipan dengan hasil yang masih dapat ditoleransi.Hasil analisis menunjukkan bahwa kinerja metode yang digunakan ini dapat menjalankan kedua tugas utama dalam sistem steganografi (penyisipan dan pengektrakan) dengan baik. Dari hasil percobaan terhadap beberapa citra uji, dapat diketahui bahwa besar ukuran message file yang disisipkan harus lebih kecil , maksimal 10% dari ukuran cover image. Citra yang baik untuk digunakan sebagai cover image adalah citra yang memiliki kekontrasan yang tinggi (real cover image) Dalam steganografi, ada beberapa media digital yang dapat digunakan sebagai cover untuk menyembunyikan keberadaan sebuah pesan, seperti: citra, audio, teks, video. Dalam makalah ini, media cover yang digunakan adalah citra digital dengan format piksel 24-bit. Metode steganografi yang digunakan adalah model steganografi yang didasarkan pada penyisipan secara Minimum Error Least Significant Bit Replacement-Advanced Encryption Standard (MELSBR-AES), yaitu  LSB (Least Significant Bits) yang bertujuan untuk meningkatkan kapasitas penyisipan dengan hasil yang masih dapat ditoleransi.Hasil analisis menunjukkan bahwa kinerja metode yang digunakan ini dapat menjalankan kedua tugas utama dalam sistem steganografi (penyisipan dan pengektrakan) dengan baik. Dari hasil percobaan terhadap beberapa citra uji, dapat diketahui bahwa besar ukuran message file yang disisipkan harus lebih kecil , maksimal 10% dari ukuran cover image. Citra yang baik untuk digunakan sebagai cover image adalah citra yang memiliki kekontrasan yang tinggi (real cover image)