MOZES R. TOELIHERE
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents
Articles

Found 3 Documents
Search

Sperm Preservation using Freeze-Drying Method SAILI, TAKDIR; PANGESTU, MULYOTO; SETIADI, MOHAMAD AGUS; AGUNGPRIYONO, SRIHADI; R. TOELIHERE, MOZES; BOEDIONO, ARIEF
HAYATI Journal of Biosciences Vol 12, No 1 (2005): March 2005
Publisher : Bogor Agricultural University, Indonesia

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (32.025 KB)

Abstract

Since the discovery of cryopreservation method for bull semen, cryopreservation become an alternative method for maintaining gamet resources of certain animal which is threatened or near extinction. This technology was then applied to the preservation of embryo, oocyte, ovary and testis. The application of intracytoplasmic sperm injection (ICSI) for which sperm motility is unnecessary had supported the effort to create simplified method such as freeze-drying for sperm preservation. Due to the benefit of ICSI over the conventional in vitro fertilization (IVF) the spermatozoon could be mechanically driven to pass through the zona pellucida and entering the cytoplasm of oocytes prior to fertilization. The freeze-drying method is an alternative method in sperm preservation which ignored the motility of sperm. The sperm resulted from this technique is in drying state, therefore, it might be stored in room temperature or in refrigerator. Many reports have claimed that freeze-dried sperm which is not motile but has an intact DNA was able to fertilize oocytes, even produced offspring in mouse.
PEMATANGAN GONAD IKAN SIDAT BETINA (Anguilla bicolor bicolor) MELALUI INDUKSI EKSTRAK HIPOFISIS Rovara, Odilia; Affandi, Ridwan; Zairin Junior, M.; Agungpriyono, Srihadi; R. Toelihere, Mozes
Jurnal Ilmu-Ilmu Perairan dan Perikanan Indonesia Vol 15, No 1 (2008): Juni 2008
Publisher : Institut Pertanian Bogor

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (856.759 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menjelaskan pengaruh pemberian ekstrak hipofisis ikan mas terhadap pematangan gonad ikan sidat tropis betina (Anguilla bicolor bicolor). Ikan sidat dengan bobot 600 gram telah digunakan sebagai materi biologis. Ekstrak hipofisis ikan mas dengan tingkat 0, ¼ dan ½ dosis dan tiga tipe frekuensi penyuntikan yakni setiap 1, 2 dan 3 minggu dijadikan sebagai perlakuan. Parameter yang diamati adalah Gonado somatic index (GSI), Hepatosomatic index (HSI), diameter folikel, kadar lemak dalam folikel, serta kadar glikokonjugat dalam folikel dan hati. Hasil percobaan menunjukkan bahwa penyuntikan ekstrak hipofisis ikan mas dengan ½ dosis yang dilakukan setiap minggu selama 10 minggu memberikan pengaruh yang terbaik.Kata kunci: gonad, sidat, Anguilla bicolor bicolor.
PEMATANGAN GONAD IKAN SIDAT BETINA (Anguilla bicolor bicolor) MELALUI INDUKSI EKSTRAK HIPOFISIS Rovara, Odilia; Affandi, Ridwan; Zairin Junior, M.; Agungpriyono, Srihadi; R. Toelihere, Mozes
Jurnal Ilmu-Ilmu Perairan dan Perikanan Indonesia Vol 15, No 1 (2008): Juni 2008
Publisher : Institut Pertanian Bogor

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (856.759 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menjelaskan pengaruh pemberian ekstrak hipofisis ikan mas terhadap pematangan gonad ikan sidat tropis betina (Anguilla bicolor bicolor). Ikan sidat dengan bobot 600 gram telah digunakan sebagai materi biologis. Ekstrak hipofisis ikan mas dengan tingkat 0, ¼ dan ½ dosis dan tiga tipe frekuensi penyuntikan yakni setiap 1, 2 dan 3 minggu dijadikan sebagai perlakuan. Parameter yang diamati adalah Gonado somatic index (GSI), Hepatosomatic index (HSI), diameter folikel, kadar lemak dalam folikel, serta kadar glikokonjugat dalam folikel dan hati. Hasil percobaan menunjukkan bahwa penyuntikan ekstrak hipofisis ikan mas dengan ½ dosis yang dilakukan setiap minggu selama 10 minggu memberikan pengaruh yang terbaik.Kata kunci: gonad, sidat, Anguilla bicolor bicolor.