Articles

Found 4 Documents
Search

PERBANDINGAN MODEL PERLINDUNGAN HUKUM WHISTLE BLOWER DAN JUSTICE COLLABORATOR DALAM PROSES PERADILAN PIDANA ANTARA NEGARA INDONESIA DAN ALBANIA Fauzi, Muhammad Rizky; Putri, Danik Adila; Puspitasari, Dita
VERSTEK Vol 2, No 2 (2014)
Publisher : FAKULTAS HUKUM UNIVERSITAS SEBELAS MARET

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penulisan  hukum  ini  bertujuan  untuk  mengetahui  perbandingan  model perlindungan hukum  whistle blower dan justice collabolator antara  Negara Indonesia dan Albania.  Undang-Undang Nomor  13 Tahun 2006 tentang Perlindungan Saksi dan Korban  dan  Republic  of  Albania  the  Assembly  Law  No.  9105  dated  15/03/2004  On Justice  Collaborator  and  Witness  Protection  sama-sama  bertujuan  untuk  melindungi Saksi  dari  ancaman  pelaku  pidana  agar  saksi  dapat  memberikan  keterangan  di pengadilan  dan  tidak  memberikan  batasan  yang  jelas  mengenai  kapan  berakhirnya perlindungan  tersebut.  Perbedaan  dari  keduanya  yaitu  terkait  dengan  definisi  saksi, whistle  blower  dan  justice  collaborator,  lembaga  yang  berwenang  untuk  melakukan perlindungan  saksi,  langkah-langkah  dalam  melakukan  perlindungan,  hak-hak  saksi dan  korban,  upaya  luar  biasa,  kerjasama  internasional  dan  efektifitas  perlindungan.Kelebihan di Indonesia  adanya  Lembaga Perlindungan Saksi dan korban  (LPSK)  yang merupakan  lembaga  satu-satunya  yang  mengatur  perlindungan  saksi  dan  korban, sedangkan  di  Albania  adalah  adanya  upaya  perlindungan  luar  biasa  dan  adanya kerjasama  internasional.  Kelemahan  di  Indonesia  adalah  tidak  adanya  upaya perlindungan luar biasa  dan  tidak ada kerjasama internasional,  sedangkan kelemahan di  Albania  adalah  tidak  efektifnya  lembaga  yang  berwenang  sehingga  memerlukan waktu yang lama
Pengaruh Kualitas Produk kartuHALO Terhadap Kepuasan Pengguna (Studi pada GraPARI Telkomsel MTC Bandung) Puspitasari, Dita; Tjahjawati, Sri Surjani
Jurnal Riset Bisnis dan Investasi Vol 2, No 3 (2016): JURNAL RISET BISNIS & INVESTASI
Publisher : Jurnal Riset Bisnis dan Investasi

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (412.802 KB)

Abstract

Every company does business by producing a product or service with good quality. Quality is very important for the company because every company has its own standards based on specifications set. The quality is also very important for consumers because consumers who determine the needs and desires as well as closely related to satisfaction will be felt after using the product. Customer satisfaction is also very important for the company because the company trying to provide something that is needed, desired and sought after by consumers, and ultimately the consumer will be satisfied. Satisfaction is also very important for consumers because it is something to be gained by comparing the expectations of the performance of the products that have been purchased. This study aims to determine the effect on product quality kartuHALO user satisfaction in GraPARI MTC Telkomsel Bandung. The method used in this research is descriptive method, with the results stating that kartuHALO product quality and user satisfaction in GraPARI MTC Telkomsel Bandung is quite good. Of the eight dimensions of the variable product quality, performance dimension had the highest contribution is 4.14 and the dimensions of durability contribute to the bottom at 3.86. For user satisfaction, from the existing three-dimensional, dimensions of emotional factors contribute to the high at 4.02 and dimensions contribute to its lowest price of 3.66. This study used a questionnaire distributed to 270 respondents. Based on the research that has been done, regression equation Y = 7.483 + 0,283X. The study states that kartuHALO product quality and user satisfaction has a strong positive correlation of 0.582 and product quality kartuHALO affect user satisfaction of 33.9%.
Pengaruh Model Pembelajaran Inkuiri Terbimbing Berbasis Peer Instruction Terhadap Hasil Belajar Fisika Siswa Kelas X SMA Negeri 2 Sigi Puspitasari, Dita; Pasaribu, Marungkil; Kendek, Yusuf
JPFT (Jurnal Pendidikan Fisika Tadulako Online) Vol 5, No 1 (2017): E-Jurnal Pend. Fisika Tadulako
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (279.461 KB)

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan menguji signifikansi perbedaan hasil belajar fisika antara kelompok siswa yang diberi pembelajaran dengan model pembelajaran inkuiri terbimbing berbasis Peer Instruction dengan kelompok siswa yang diajar dengan model pembelajaran inkuiri terbimbing kelas X SMA Negeri 2 Sigi. Jenis penelitian yang digunakan adalah eksperimen kuasi dengan desain “Non ekivalen pretest-posttest design”. Sampel dipilih dengan menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan berupa tes hasil belajar dalam bentuk pilihan ganda. Berdasarkan tes hasil belajar fisika pada materi elastisitas yang diperoleh, menunjukkan bahwa nilai rata-rata untuk kelas eksperimen yaitu  19,37 dan standar deviasi sebesar 3,38, dan nilai rata-rata hasil belajar siswa untuk kelas kontrol yaitu 15,52 dan standar deviasi sebesar 3,13.  Hasil uji t dua pihak dengan dk = 47 dan taraf signifikansi  = 0,05 diperoleh nilai thitung 4,07 dan nilai ini lebih besar dari ttabel (2,02). Nilai thitung berada di luar daerah penerimaan H0, dengan demikian H0 ditolak dan H1 diterima, sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan pada hasil belajar fisika antara siswa yang diberi pembelajaran dengan model pembelajaran inkuiri terbimbing berbasis Peer Instruction dengan siswa yang diajar dengan model pembelajaran inkuiri terbimbing. Berdasarkan uji N-Gain diperoleh perbedaan yang signifikan pada hasil belajarnya untuk kelas eksperimen sebesar  56,87 % sedangkan pada kelas kontrol sebesar 33,19 % kedua kelas tersebut berada pada kriteria sedang.
STRUKTUR CERITA DAN NILAI KEPAHLAWANAN DALAM CERITA RAKYAT DI KABUPATEN KARANGANYAR SEBAGAI MATERI AJAR DI SEKOLAH MENENGAH PERTAMA Puspitasari, Dita; Andayani, Andayani; Hastuti, Sri
BASASTRA Vol 6, No 1 (2018): Jurnal BASASTRA
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (183.805 KB)

Abstract

Abstract: The aims of this research are to describe the intrinsic structure of folklore, the heroism value of folklore, and relevance as literary teaching materials in junior high school. This research used qualitative description method with content analysis approach. The data sources are folklore texts, places and cultural heritage, and informants. Folklore used in this research are Asal Mula Nama Karanganyar, Perjuangan Raden Mas Said, and Joko Songo. Selected as the sample using purposive sampling and snowball sampling. The technique of data collection are documents analysis and interview. The data validity technique used are source and method triangulation. The technique of data analysis using interactive model of analysis that includes data collection, data reduction, data display, and conclusion drawing/verification. The result of this research are, (1) the structure contained in folklore in Karanganyar includes themes, characters, plot, setting, and message, (2) found 15 heroism value in folklore in Karanganyar District, (3) the folklore in Karanganyar is relevance with teaching materials in the junior high school.Keyword: intrinsic structure, heroism value, materials teaching, and folklore Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) struktur instrinsik dalam cerita rakyat, (2) nilai kepahlawanan dalam cerita rakyat, dan (3) relevansi dengan materi pengajaran sastra di SMP. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan analisis isi. Sumber data adalah dokumen cerita rakyat, tempat, peninggalan budaya, dan informan. Cerita rakyat yang dianalisis antara lain Asal Mula Nama Karanganyar, Perjuangan Raden Mas Said, dan Joko Songoi. Teknik pengambilan data menggunakan purposive sampling dan snowball sampling. Teknik pengumpulan datanya yaitu analisis dokumen dan wawancara. Validasipenelitian dengan triangulasi sumber dan metode. Analisis data menggunakan analisis model interaktif yang meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian antara lain: (1) struktur instrinsik yang terdapat pada cerita rakyat di Kabupaten Karanganyar meliputi tema, tokoh dan penokohan, alur, latar, dan amanat; (2) terdapat 15 nilai kepahlawanan yang terkandung dalam cerita rakyat di Kabupaten Karanganyar; (3) cerita rakyat di Kabupaten Karanganyar relevan dengan materi pengajaran sastra di SMP.Kata kunci: instrinsik, nilai kepahlawanan, materi ajar, dan cerita rakyat