Eling Purwantoyo
Jurusan Biologi, Fakultas MIPA, Universitas Negeri Semarang

Published : 15 Documents
Articles

Found 15 Documents
Search

EFEKTIVITAS METODE OBSERVASI DENGAN LKS WORD SQUARE TERHADAP AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR SISWA Widiyanti, Fenny; Purwantoyo, Eling; Irsadi, Andin
Lembaran Ilmu Kependidikan Vol 42, No 2 (2013)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penerapan metode observasi dengan LKS Word Square terhadap aktivitas dan hasil belajar siswa pada materi Klasifikasi Makhluk Hidup. Penelitian ini dilaksanakan di SMP N 1 Warureja Kabupaten Tegal semester genap tahun ajaran 2010/2011. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII sebanyak 9 kelas. Sampel tiga kelas yaitu kelas VII G, VII H dan VII I diambil dengan teknik purpossive sampling. Penelitian ini merupakan penelitian Quasi Experimental Design dengan rancangan One-Shot Case Study. Hasil penelitian menunjukan bahwa 83,52% siswa aktif dalam pembelajaran serta 92,08% siswa telah melampui KKM pembelajaran (≥ 75% aktivitas siswa termasuk dalam kategori aktivitas sangat tinggi dan aktivitas tinggi serta 85% dari keseluruhan siswa memperoleh nilai ≥ 65). Simpulan dari penelitian ini adalah penerapan metode observasi dengan LKS Word Square pada materi klasifikasi makhluk hidup efektif terhadap aktivitas dan hasil belajar siswa. This research aims to find out effectiveness of  observation method application using  Word Square LKS toward activity and student learning result on human being clasification material. This research was done in SMP N 1 Warureja Kabupaten Tegal in semester VII  there were 9 classess. The sample was three classess which were VII G, VII H, and VII I and  taken using purposive technic sampling. This research is Quasi experimental design using One-Shote Case Study desaign. The research result showed that 83,52% student active in learning also 92,08% student was over learning KKM  (≥ 75% student activity which were include in very high activity category and high activity also 85% from all student  achieved  mark ≥ 65). The research summary is an observation method application using Word Square LKS on human being clasification material was effective toward activity and student learning result.  
PENGEMBANGAN MODUL IPA TERPADU BERVISI SETS (SCIENCE, ENVIRONMENT, TECHNOLOGY, AND SOCIETY) PADA TEMA EKOSISTEM Esmiyati, Esmiyati; Haryani, Sri; Purwantoyo, Eling
Unnes Science Education Journal Vol 2 No 1 (2013): February 2013
Publisher : Unnes Science Education Journal

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

EVALUASI PARTISIPASI SISWA DALAM PENGELOLAAN SAMPAH UNTUK MENDUKUNG PROGRAM SEKOLAH ADIWIYATA Widiyaningrum, Priyantini; Lisdiana, Lisdiana; Purwantoyo, Eling
Indonesian Journal of Conservation Vol 4, No 1 (2015): IJC
Publisher : Indonesian Journal of Conservation

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (153.901 KB)

Abstract

This research was conducted in conjunction with the grant of IbM activities 2015 about waste management school. Partner program is SMAN 12 and SMAN 13 Semarang. The objective research was to describe implementation of activities, as well as to evaluating the level of student participation in waste management school. Respondents were determined by purposive. They are students members of the Scientific Work of Youth, which is involved in the implementation of this program. Each school was taken a sample of 50 students. Description of the implementation of the waste management program is presented in narrative.   Student participation was measured using (1) questionnaire to collect information about students participation in implementing the principles of the 3R waste management (reduce; reuse, recycle); and (2) multiple choice questions to gather information about the basic knowledge of the students to 3R waste management principles.  The data were tabulated and analyzed descriptively. The results showed that the program IbM in both partner schools already performing well, realizing home composting organic waste that can process at school. The existence of home composting to support Adiwiyata program. The level of student participation in school waste management is quite active with an average score of 164.67 (SMAN 12) and 168.33 (SMAN 13). Similarly, the level of students knowledge in waste management in the category enough with a score of 15.6 (SMAN 12) and 14.8 (SMAN 13). Penelitian ini dilaksanakan bersamaan dengan kegiatan hibah IbM  DIKTI tahun 2015 sebagai kelanjutan program sebelumnya. Mitra program adalah SMAN 12 dan SMAN 13 Semarang,  Tujuan penelitian untuk mendeskripsikan implementasi kegiatan, serta mengevaluasi sejauh mana tingkat partisipasi siswa dalam pengelolaan sampah sekolah. Responden ditentukan secara purposive, yaitu siswa anggota KIR (Karya Ilmiah Remaja) sekolah yang dilibatkan dalam pelaksanaan program, masing-masing sekolah sebanyak 50 siswa. Deskripsi implementasi program pengelolaan sampah disajikan secara naratif. Instrumen yang digunakan untuk mengukur partisipasi siswa terdiri dari (1) lembar kuesioner untuk mengumpulkan informasi sejauh mana partisipasi siswa dalam menerapkan prinsip 3R (reduce; reuse, dan recycle); (2) lembar pertanyaan multiple choice untuk mengetahui sejauh mana pengetahuan dasar yang dimiliki siswa terhadap prinsip 3R dalam pengelolaan sampah. Data kuantitatif yang terkumpul ditabulasi dan dianalisis secara deskriptif menggunakan acuan skala likert. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program  IbM tahun 2014 dan 2015 di kedua sekolah mitra mencapai target yang ditetapkan yaitu mewujudkan rumah kompos yang mampu mengolah sampah organik sekolah dan mendukung program sekolah Adiwiyata. Tingkat partisipasi siswa dalam pengelolaan sampah sekolah tergolong cukup aktif dengan skor-rata-rata  164,67 (SMAN 12) dan 168,33 (SMAN 13).  Demikian pula tingkat pengetahuan siswa dalam mengelola sampah  masuk kategori cukup  dengan skor  15,6 (SMAN 12) dan 14,8 (SMAN 13). 
AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR PADA PEMBELAJARAN MODEL TEAM ACHIEVEMENT DIVISSION MATERI MACAM GERAK TUMBUHAN DI SMP N 40 SEMARANG Susanto, Suherdi; K, Nugroho Edi; Purwantoyo, Eling
Journal of Biology Education Vol 6 No 1 (2017)
Publisher : FMIPA UNNES

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Metode dan media pembelajaran merupakan komponen penting pada proses pembelajaran guna mewujudkan suasana belajar efektif dan efisien sehingga siswa dapat lebih bertanggungjawab, disiplin, percaya diri, memiliki rasa ingin tahu yang tinggi dan memiliki motivasi belajar yang tinggi guna mendapatkan hasil belajar secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan aktivitas dan hasil belajar siswa pada pembelajaran model Student Team Achievement Divission materi macam gerak tumbuhan di SMP N 40 Semarang. Jenis penelitian ini adalah Pre-experimental design dengan desain penelitian one shoot case study. Populasi seluruh kelas VIII sebanyak 256 siswa dengan sampel sebanyak 1 kelas. Pengambilan sampel dengan teknik purposive sampling. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode test, metode angket, dan metode observasi. Data aktivitas diukur dengan lembar observasi aktivitas siswa sedangkan data hasil belajar diperoleh dari nilai tes, nilai LDS dan nilai TTS. Hasil analisis data menunjukkan bahwa seluruh siswa telah mencapai kriteria aktif (optimal ≥85) yaitu mencapai 100%, sedangkan ketuntasan klasikal dan siswa yang memperoleh hasil belajar optimal secara berturut-turut yaitu sebesar 88% (28 siswa) dan 57% (16 siswa). Data kinerja guru pertemuan I dan II berturut-turut 87,5% (sangat baik) dan 91,6% serta data tanggapan siswa dengan kriteria tanggapan sangat baik sebesar 78% (25 dari 32 siswa). Hasil penelitian menyimpulkan bahwa penerapan desain pembelajaran model STAD mampu mengaktifkan dan meningkatkan hasil belajar siswa di SMP N 40 Semarang. Methods and instructional media is an important component in the learning process in order to achieve effective and efficient learning environment so that students can be more responsible, disciplined, confident, curious high and have a high motivation to learn in order to obtain optimal learning results. This research aim to descriptived  the activity and student learning outcomes in learning models Student Team Achievement Divission kinds of motion plant material at SMP N 40 Semarang. This research is a Pre-experimental design type  one shoot case study. The population of the entire class VIII as many as 256 students with a sample of one class. Sampling with purposive sampling technique. Data collection methods used in this study is a test, questionnaire, and observation method. Activity data measured by student activity observation sheet while learning outcomes data obtained from the test scores, grades LDS and TTS value. Analysis of the data showed that all students have reached the criteria of active (optimal ≥85) which reached 100%, while the classical completeness and students who obtain results optimal learning in a row at 88% ( 28 students) and 57% (16 students). Teacher performance data gathering I and II respectively 87.5% (excellent) and 91.6% as well as student response data with a very good response criteria at 78% (25 of 32 students). Conclude that the instructional design applied STAD model is able to activate and improve results for students at SMPN 40 Semarang.
PENERAPAN MODEL STUDI LAPANGAN PADA MATERI KEANEKARAGAMAN HAYATI DENGAN MEMANFAATKAN LINGKUNGAN SEKOLAH Abdul, Mu’iz; -, Parmin; Purwantoyo, Eling
Journal of Biology Education Vol 2 No 3 (2013)
Publisher : Journal of Biology Education

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

One type of learning processes that support the development of student competence in exploring and understanding the environment is a learning process with the model field study. The field study is a model of learning with the learning activities include a visit to a place outside the classroom are implemented as part of all academic activities, especially in order to achieve the learning objectives. The field study is a form of outdoor learning models using the original media in nature / environment. SMA Negeri 1 Gebog have a school environment that is quite extensive and can be used as learning resources such as lawn, garden classes, fish pond, and a school garden. In these places there are different kinds of living things can be a source of learning on biodiversity material. The results of the analysis of both classes can be seen that the average value of the two classes is was 82.5% with 87.5% classical completeness can be seen in the table, the data is more in the appendix. Activity learning materials biodiversity through fieldwork learning model by using the environment as a learning resource directing students to maximize learning and provide hands-on experience to students in learning. Salah satu jenis proses pembelajaran yang mendukung pengembangan kompetensi siswa dalam menjelajahi dan memahami alam sekitar adalah proses pembelajaran dengan model Studi lapangan. Studi lapangan adalah suatu model pembelajaran dengan kegiatan pembelajaran yang berupa kunjungan ke suatu tempat di luar kelas yang dilaksanakan sebagai bagian dari seluruh kegiatan akademis, terutama dalam rangka mencapai tujuan pembelajaran. Studi lapangan merupakan suatu bentuk model pembelajaran di luar ruangan dengan memanfaatkan media asli yang ada di alam / lingkungan sekitar. SMA Negeri 1 Gebog mempunyai lingkungan sekolah yang cukup luas dan dapat digunakan sebagai sumber belajar seperti lapangan rumput, taman kelas, kolam ikan, dan kebun sekolah. Ditempat-tempat tersebut terdapat berbagai jenis makhluk hidup yang dapat dijadikan sumber belajar pada materi keanekaragaman hayati. Hasil analisis dari kedua kelas dapat diketahui bahwa nilai rata-rata dari kedua kelas adalah tersebut adalah 82,5% dengan ketuntasan klasikal 87,5%. Kegiatan pembelajaran materi keanekaragaman hayati melalui model pembelajaran Studi lapangan dengan memanfaatkan lingkungan sekitar sebagai sumber belajar mengarahkan siswa untuk memaksimalkan kemampuan belajar dan memberikan pengalaman langsung kepada siswa dalam belajar.
EFEKTIVITAS KUNCI DETERMINASI BERGAMBAR DENGAN PENERAPAN MODEL STAD PADA MATERI PLANTAE Kusumarini, Niken; Purwantoyo, Eling; -, Chasnah
Journal of Biology Education Vol 1 No 1 (2012)
Publisher : Journal of Biology Education

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PENGARUH INDEX CARD MATCH BERGAMBAR TERHADAP MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR KOGNITIF PADA MATERI STRUKTUR DAN FUNGSI SEL Pratama, Mahardhika Adhi; Purwantoyo, Eling; Mubarok, Ibnul
Journal of Biology Education Vol 5 No 2 (2016)
Publisher : Journal of Biology Education

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Materi struktur dan fungsi sel merupakan materi yang sangat penting namun banyak peserta didik yang tidak mendapatkan hasil belajar kognitif maksimal dikarenakan strategi belajar dan media pembelajaran yang kurang efektif. Index card match bergambar diprediksi sesuai untuk mengatasi masalah-masalah dalam pembelajaran materi struktur dan fungsi sel. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh penggunaan index card match bergambar terhadap motivasi belajar dan hasil belajar kognitif peserta didik. Penelitian ini menggunakan rancangan quasi experimental dengan desain non equivalent control group. Subjek penelitan adalah kelas XI MIA 1 (kelas eksperimen) dan MIA 2 (kelas kontrol) SMA Negeri 1 Purwodadi. Data motivasi belajar diperoleh dari lembar observasi dan data kognitif diperoleh dari nilai posttest, LKPD, dan laporan praktikum. Teknik analisis data menggunakan uji independent t test. Nilai motivasi belajar kelas eksperimen berada pada kriteria tinggi, sedangkan kelas kontrol berada pada kriteria sedang. Hasil uji independent t test nilai motivasi belajar menunjukkan nilai sig (2-tailed) 0,015. Nilai rata-rata posttest kelas eksperimen 75, sedangkan nilai rata-rata kognitif kelas kontrol 70. Hasil uji independet t test menunjukkan sig (2-tailed) 0,023. Baik data motivasi, maupun data ranah kognitif mempunyai nilai sig (2-tailed) lebih rendah dari 0,05. Hal ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara nilai motivasi belajar dan posttest antara kelas eksperimen dengan kelas konrol. Nilai akhir ranah kognitif kelas ekaperimen menunjukkan ketuntasan klasikal 83%, sedangkan kelas kontrol 55,5%. Kesimpulan penelitian ini adalah strategi belajar index card match bergambar berpengaruh signifikan terhadap motivasi dan hasil belajar kognitif peserta didik pada materi struktur dan fungsi sel. Cell structure and function contentis a very important matter, but many students are not getting maximum cognitive learning score because learning strategies and learning media are less effective. Index cards match pictorial deemed appropriate to address the problems in a matter of cell structure and function learning. This study aimed to examine the effect of using index cards match display against students’ motivation and cognitive learning outcomes. This study uses a quasi-experimental design with non-equivalent control group design. Research sample class XI MIA 1 (experiment class) and MIA 2 (control class) SMA Negeri 1 Purwodadi. Data obtained from the learning motivation observation sheets and cognitive data obtained from the value posttest, LKPD and practical reports. Data were analyzed using independent t-test. Score of experiment class learning motivation is at high criteria, while the control class that is in the middle criteria. The test results independent t test showed that value of learning motivation sig (2-tailed) 0.015. The average value posttest experiment class 75, while the average value of cognitive control class 70. The test results showed sig independent t-test (two-tailed) 0.023. Both the data and the data of cognitive motivation has value sig (2-tailed) is lower than 0.05, this indicates that there are significant differences between value of learning motivation and posttest experiment and control class. The final value of cognitive domain showed that classical completeness of experiment class 83%, while the control class 55.5%. The conclusion of this study is to learn strategy index card match display significant effect on motivation and cognitive learning outcomes of students in the material structure and function of cells.
EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN GUIDED INQUIRY PADA MATERI STRUKTUR DAN FUNGSI JARINGAN TUMBUHAN DI KELAS VIII SMP NEGERI 3 AJIBARANG Octavia, Elsa Nur; Purwantoyo, Eling
Journal of Biology Education Vol 5 No 1 (2016)
Publisher : Journal of Biology Education

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pembelajaran Guided Inquiry pada materi struktur dan fungsi jaringan tumbuhan di kelas VIII SMP Negeri 3 Ajibarang. Rancangan penelitian menggunakan pola One - shot Case Study. Teknik sampling yang digunakan yaitu Purposive Sampling. Sampel dalam penelitian ini adalah kelas VIII A, VIII B dan VIII C. Hasil penelitian menunjukan bahwa ketiga kelas eksperimen memiliki aktivitas dan hasil belajar yang tinggi. Ketuntasan klasikal aktivitas siswa dalam diskusi dan presentasi mencapai 75,30%, sedangkan ketuntasan klasikal aktivitas siswa dalam praktikum mencapai 89,28%. Ketuntasan klasikal hasil belajar mencapai 88,66%. Siswa memberikan tanggapan positif terhadap pembelajaran Guided Inquiry sebesar 94,95%. Pembelajaran efektif karena >85% siswa memperoleh nilai ≥80 dan >75% siswa berpartisipasi aktif. Simpulan dari penelitian ini adalah model pembelajaran Guided Inquiry efektif diterapkan pada materi struktur dan fungsi jaringan tumbuhan di kelas VIII SMP Negeri 3 Ajibarang. The aim of the study is to determine the effectiveness of Guided Inquiry learning in concept of structure and function of plant tissue in class VIII SMP Negeri 3 Ajibarang. The study was done by One - shot Case Study. The sampling technique used was Purposive Sampling. The samples in this study were class VIII A, VIII B and VIII C. The results showed that all three experimental class activity and learning outcomes are high. Classical completeness of student activity in the discussions and presentations is 75.30%, while the classical completeness student activity in the practicum is 89.28%. Classical completeness of student learning outcome is 88.66%. Students’ positive response to the Guided Inquiry learning is 94.95%. Learning effective because >85% of students received grades ≥80 and >75% of students participate actively. The conclusion of this study is Guided Inquiry learning model can be effectively applied in  structure and function of plant tissue concept in class VIII SMP Negeri 3 Ajibarang.
EFEKTIVITAS STRATEGI MENCATAT KREATIF MIND MAPPING UNTUK MENINGKATKAN DAYA INGAT SISWA SMP ISLAM CEPU PADA MATERI KEANEKARAGAMAN MAKHLUK HIDUP Fauzia, Mifta Yustiningtyas; Purwantoyo, Eling
Journal of Biology Education Vol 4 No 2 (2015)
Publisher : Journal of Biology Education

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan merupakan kebutuhan penting bagi manusia. Peningkatan mutu pendidikan sangat dipengaruhi oleh usaha meningkatkan kualitas pembelajaran. Dalam proses pembelajaran, siswa melakukan kegiatan mencatat untuk dapat mengatasi keterbatasan dalam mengingat materi pembelajaran. Strategi mencatat kreatif mind mapping ditawarkan untuk dapat meningkatkan kualitas mencatat siswa dan mengefisienkan waktu pembelajaran pada materi keanekaragaman makhluk hidup. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui keefektifan metode mencatat kreatif mind mapping terhadap daya ingat siswa SMP Islam Cepu pada materi keanekaragaman makhluk hidup. Penelitian ini merupakan penelitian pra-experimen dengan desain yang digunakan adalah one shoot case study. Sampel diambil dengan teknik sampling sensus sehingga diperoleh sampel keseluruhan siswa kelas VII SMP Islam Cepu. Hasil penelitian menunjukkan rata – rata hasil belajar siswa di atas kriteria ketuntasan minimum (KKM = 70) yaitu 76,7. Kinerja guru dalam kegiatan belajar mengajar tergolong baik. Siswa memberikan tanggapan positif > 70% dan guru memberi tanggapan positif terhadap pembelajaran dengan menggunakan strategi mencatat mind mapping pada materi keanekaragaman makhluk hidup. Berdasarkan hasil analisis dan pembahasan, maka dapat disimpulkan bahwa penerapan strategi mencatat kreatif mind mapping pada materi keanekaragaman makhluk hidup efektif dalam peningkatan daya ingat siswa kelas VII SMP Islam Cepu. Education is an important requirement for humans. Improving the quality of education is strongly influenced by improving the quality of learning. In the learning process, students do noted activities to be able to overcome the limitations in remembering the materials. Creative mind mapping strategy notes are offered to improve the quality of student recording and also streamline time learning the materials diversity of living organisms. The purpose of this study was to determine the effectiveness of mind map method for the student memory. This is a pre-experimental research with one shoot case design. The sample that used in this research was students of seventh grade in SMP Islam Cepu. The result showed that average of student learning outcome was above the minimum completeness criteria (KKM=70) that is 76,7. Performance of teachers in learning activities was fair. Student give positive response more than 70% and teachers gave positive response about learning by using mind mapping notes strategy on material diversity of living organisms. Based on the analysis and discussion, it can be concluded that using creative mind mapping notes strategy on the material learning diversity of living organisms was effective to increase memories of seventh grade students of SMP Islam Cepu.
PENERAPAN PENDEKATAN PROBLEM POSING DENGAN MODEL PREDICT OBSERVE EXPLAIN (POE) PADA MATERI FOTOSINTESIS DAN GERAK TUMBUHAN Wahyuni, Rizkiya Eka; Anggraito, Y. Ulung; Purwantoyo, Eling
Journal of Biology Education Vol 3 No 2 (2014)
Publisher : Journal of Biology Education

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

 _______________________________________________________________Penelitian ini bertujuan untuk menguji keterterapan dan keefektifan pendekatanproblem posing dengan model predict observe explain (POE) pada materi fotosintesis dan gerak tumbuhan di SMP. Design penelitian yang digunakan yaituPre Experimental Design dengan pola One Shot Case Study yang diterapkan kepada seratus siswa VIIIA, VIIIB, dan VIIIC. Sampel diambil dengan teknikconvenience sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata keaktifan siswa mencapai ≥83% dan ketuntasan klasikal hasil belajar sebesar 82%, kinerja guru termasuk criteria baik (84%), 75% alat dan bahan praktikum tersedia, sebagian besar siswa (≥92%) dan guru Biologi kelas VIII memberikan tanggapan yang positif terhadap pembelajaran. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa penerapan pendekatan problem posing dengan model predict observe explain (POE) dapat diterapkan dan efektif untuk meningkatkan hasil belajar dan aktivitas siswa pada materi fotosintesis dan gerak tumbuhan di SMP N 3 Lasem.Abstrak   Abstract _______________________________________________________________ The aims of this study to test  theappliedand effectiveness of the problem posing approach with predict observe explain (POE) model at the study of photosynthesis and plant movement in junior high school. The study design which was used Pre Experimental Design with One Shot Case Study Design which was applied to one hundred students from grade VIIIA, VIIIB, and VIIIC students. Sampleswere taken by a convenience sampling technique. The research showed that the mean of student’s activeness during the study reach to ≥83 % and students’ mastery learning equal to 82%, the teacher’s performance during the study was good categories (84%), The availability of equipment and material experimentwas75%, most of student (92%) and Biology teacher of grade VIII gave positivelyresponded to lesson. Based on the result of study can be concluded that the implementation of problem posing approach with predict observe explain (POE) model can be applied and effective to improve student learning outcomes and students activity on the material of photosynthesis and plant movement in the SMP N 3 Lasem.