YUDI PURWANTO
UNTAG Samarinda

Published : 2 Documents
Articles

Found 2 Documents
Search

PERBANDINGAN PENANGANAN LONGSORAN DENGAN METODE RETAINING WALL DAN SEGMENTAL BLOK DITINJAU DARI EFEKTIFITAS WAKTU DAN BIAYA PADA RUAS JALAN SANGATTA – SIMPANG PERDAU

KURVA S JURNAL MAHASISWA Vol 1, No 1 (2012)
Publisher : KURVA S JURNAL MAHASISWA

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jalan merupakan sarana utama bagi perhubungan darat dengan adanya jalan suatu daerah masyarakat setempat dapat berkembang menjadi lebih baik. Perbaikan ekonomi, pendidikan dan sarana transportasi yang dapat menjangkau daerah - daerah terpencil sebagai penghubung dari suatu daerah ke daerah lain.Saat ini penanganan longsoran pada jalan raya mengalami perkembangan dan kemajuan dengan bermacam - macam metode pelaksanaan seperti penanganan longsoran menggunakan bronjong, retaining wall, segmental blok, geotextile dan metode lainnya. Penanganan longsoran menggunakan berbagai macam metode ini disebabkan bermacam hal, seperti karena terbatasnya biaya sehingg menggunakan bronjong, karena tanah pasir lebih cocok menggunakan retaining wall atau sebaliknya tanah lanau yang keras cocok menggunakan segmental blok. Ini diakibatkan supaya penanganannya cepat dan tepat serta keinginan memberi pelayanan yang baik bagi pengguna jalan sesuai dengan fungsinya antara lain dapat berjalan dengan cepat, tepat waktu, efesien dan ekonomis. Oleh karena itu, didalam perencanaan menangani longsoran dengan metode apapun dituntut harus memenuhi syarat-syarat teknis menurut fungsi yang tepat guna, volume yang sesuai, serta sifat-sifat kondisi jalan raya.

Identifikasi Pola Aliran Sungai Bawah Tanah Daerah Karst di Desa Gebangharjo Kecamatan Pracimantoro Menggunakan Metode Tomography Resistivity Konfigurasi Wenner-Schlumberger

INDONESIAN JOURNAL OF APPLIED PHYSICS Vol 7, No 2 (2017): IJAP Volume 07 ISSUE 02 YEAR 2017
Publisher : Department of Physics, Sebelas Maret University

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research is conducted using 4 lines data with 750 meters in length. Tomography resistivity with Wenner-Schlumberger configuration is used as this research methodology to take the data with a = 50 meters and n=1, 2, 3, 4, 5, 6. Resistivitymeter OYO 2119C McOHM-ELmodel is used as the instrument. Furthermore, the data is processed with two softwares; Res2Dinv ver. 3.56.22 to get 2D resistivity section and RockWork16to make 3D model of the site. The underground river’s chamber is made by hollow carbonate rocks with the resistivity of >412 Ωmand 117,6 Ωm – 412 Ωm for limestone’s resistivity as its capsrock. Researching to the depth of 173 meters, underground rivers are shown in the line 2 in the depth of 65 to 134 meters, 65 to 173 meters in the line 3, and in the cross section of line 3 and line 4. While in the first trajectory, another chamber is found within the depth of 12.5 to 40 meters. It is expected that the underground river is flowing to the south because of the chamber in third and fourth trajectory are lower than second trajectory.