Taufik Hery Purwanto
Fakultas Geografi UGM

Published : 8 Documents
Articles

Found 8 Documents
Search

PENENTUAN JALUR EVAKUASI DAN DAMPAK BANJIR LAHAR DINGIN GUNUNG MERAPI MAGELANG, JAWA TENGAH

Jurnal Bumi Indonesia Volume 2, Nomor 2, Tahun 2013
Publisher : Fakultas Geografi UGM

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah membuat peta jalur evakuasi dan dampak bencana banjirlahar dingin, dan menyadap informasi dari citra IKONOS yang berupa penggunaan lahan. Jalurevakuasi ini mempertimbangkan 8 parameter yakni parameter Kawasan Rawan Bencana,kemiringan lereng, panjang jalan, lebar jalan, kondisi jalan, bahan jalan, ada tidaknya jembatan,serta arah jalan. Kedelapan parameter tersebut kemudian diproses menggunakan metode leastcost path sehingga dapat menghasilkan jalur evakuasi yang sesuai berdasarkan kondisi di daerahpenelitian dimana daerah penelitian berada di enam kecamatan Kabupaten Magelang, yakniKecamatan Dukun, Salam, Srumbung, Sawangan, Mungkid, dan Muntilan. Rute jalur evakuasiakan secara dieksekusi secara otomatis oleh komputer dengan memperhitungkan nilai pikelterendah dari Cost Surface, Cost Distance, serta Cost Backlink. Hasil penelitian berupa jalurevakuasi yang berjumlah 16 buah dan analisis dampak banjir lahar dingin dalam faktor fisikmengenai sarana dan prasarana pemerintah.Kata kunci: Jalur evakuasi, Banjir Lahar Dingin, Sistem Informasi Geografis, Least cost path

APLIKASI SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS UNTUK ANALISIS RUTE OPTIMAL PENDISTRIBUSIAN SEMEN HOLCIM DI PERKOTAAN YOGYAKARTA

Jurnal Bumi Indonesia Volume 1, Nomor 1, Tahun 2012
Publisher : Fakultas Geografi UGM

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk analisis rute optimal pendistribusian SemenHolcim, meliputi penentuan jarak tempuh, waktu tempuh dan pembuatan basisdata jaringan jalan sehingga dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh SemenHolcim. Tujuan dari penelitian ini adalah 1) pembangunan basis data jaringanjalan untuk analisis jaringan, 2) pembuatan sistem distribusi rute optimalpendistribusian Semen Holcim di perkotaan Yogyakarta.Metode penelitian yang dilakukan dalam penelitian ini meliputi surveilapangan, pengolahan data, analisis Sistem Informasi Geografis serta analisisdeskriptif. Kegiatan survei lapangan dilakukan untuk mendapatkan data yang tidakdapat diperoleh dari data primer atau dari instansi penyedia data sekunder. Datayang diperoleh dari berbagai sumber tersebut diproses pada tahap pengolahan atauperhitungan dengan rumus tertentu serta menggunakan analisis Sistem InformasiGeografis.Hasil penelitian ini adalah aplikasi Sistem Informasi Geografis rute optimalpendistribusian Semen Holcim di perkotaan Yogyakarta. Efisiensi jarak tempuhdan waktu tempuh merupakan hasil akhir dalam pemodelan pendistribusian SemenHolcim di perkotaan Yogyakarta.Kata kunci : Rute Optimal, Semen Holcim, Basis Data, Analisis Jaringan, SistemInformasi Geografis.

PEMANFAATAN CITRA LANDSAT 7 ETM+ UNTUK PEMETAAN POTENSI MINERALISASI EMAS DI KAWASAN GUNUNG DODO, KABUPATEN SUMBAWA, NTB

Jurnal Bumi Indonesia Volume 1, Nomor 3, Tahun 2012
Publisher : Fakultas Geografi UGM

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kawasan Gunung Dodo dan sekitarnya yang sebagian besar wilayahnya terletak di Kecamatan Ropang, Kabupaten Sumbawa, NTB.. Sampai saat ini belum banyak peneliti menggunakan metode penginderaan jauh untuk eksplorasi di wilayah ini.        Oleh karena itu dalam penelitian ini diharapkan teknologi penginderaan jauh mampu memberikan hasil yang maksimal dalam pemetaan potensi mineralisasi emas. Metode Penginderaan jauh yang diterapkan dalam penelitian ini meliputi ; 1) Filtering, 2) Penisbahan saluran (band ratios), 3) Pembuatan citra komposit, 4) Interpretasi visual untuk bentuklahan dan geologi. Lokasi potensi mineralisai emas ditentukan berdasarkan tabel kriteria geologi untuk seleksi area eksplorasi emas (Hodgson dan Troop,1988) dengan masukan peta-peta dari hasil pengolahan citra. Berdasarkan hasil penelitian di dapatkan 11 lokasi yang berpotensi mengandung mineral emas. Lokasi yang berpotensi mengandung mineralisasi emas  dilapangan terdapat pada Olat Takan, Desa Lebin,Kecamatan Ropang, Barang Panas, Desa Lebangkar, Kecamatan Ropang dan Perbukitan pada daerah patahan/sesar di Kecamatan Lunyuk. Kata Kunci: Penginderaan Jauh, Filtering, Penisbahan Saluran(band ratios), citra komposit, Interpretasi visual, Lokasi Potensi Mineralisasi Emas.

ANALISIS PERBANDINGAN JALUR PIPA TRANSMISI PDAM EKSISTING DENGAN METODE LEAST COST PATH DI KABUPATEN SLEMAN

Jurnal Bumi Indonesia Volume 1, Nomor 3, Tahun 2012
Publisher : Fakultas Geografi UGM

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perencanaan dan pembuatan jalur pipa transmisi maupun distribusi PDAM  sekarang ini masih menggunakan metode yang dapat dikatakan manual yang diasumsikan masih banyak kekurangan. Tujuan dari penelitian ini ada dua diantaranya adalah membuat jalur pipa dengan metode least cost path dan membandingkan jalur pipa tersebut dengan jalur pipa eksisting. Metode peembuatan jalur pipa transmisi air bersih dengan bantuan Sistem Informasi Geografis ini adalah Least Cost Path. Parameter yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan parameter yang sama digunakan untuk membuat jalur pipa eksisting. AHP (Analytic Hierarchy Process)  adalah  metode yang digunakan untuk meng-kuantitatif-kan pendapat yang masih bersifat kualitatif, berperan dalam penentuan bobot tiap parameter. Hasil yang telah diperoleh dari pemrosesan least cost path tersebut dibandingkan dengan jalur pipa transmisi eksisting sesuai dengan ketentuannya. Perbandingan tersebut disajikan dalam bentuk profil atau penampang melintang serta tabel yang menuliskan jumlah satuan kriteria dari berbagai aspek yang dilewati masing –masing pipa tersebut. Kata kunci : : least cost path, AHP, pipa transmisi PDAM

STUDY OF ESTIMATION IRON OXIDE CONTENT USING MUTISPECTRAL MEDIUM RESOLUTION IMAGERY

Jurnal Bumi Indonesia Volume 2, Nomor 3, Tahun 2013
Publisher : Fakultas Geografi UGM

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ketersediaan informasi kandungan oksida besi (Fe2O3) masih sangat terbatas hampir di semuabagian di dunia, termasuk di topografi karst Gunungsewu. Tujuan penelitian ini adalah mengkajipemanfaatan citra multispektral resolusi sedang (Landsat TM dan ALOS AVNIR-2) untuk estimasikandungan oksida besi di sebagian topografi karst Gunungsewu. Kajian dilakukan denganmengevaluasi besarnya hubungan antara kandungan oksida besi dilapangan dengan nilai spektral citra(at-surface reflectance), untuk selanjutnya dianalisis tingkat akurasi dan keefektifan masing-masing input. Hasil pengolahan citra digital dan uji akurasi menunjukan bahwa Landsat TM dan ALOS AVNIR-2 dapat digunakan untuk estimasi sebaran kandungan oksida besi di sebagian topografi karst Gunungsewu. Akurasi terbaik dihasilkan band hijau, baik pada citra Landsat TM (64.633%) maupun ALOS AVNIR-2 (65.159%), maka berdasarkan nilai akurasi tersebut dapat dikatakan Landsat TMlebih efektif digunakan untuk estimasi sebaran kandungan oksida besi, karena dengan resolusi spasial yang tiga kali lebih rendah dari ALOS AVNIR-2 namun akurasinya tidak berbeda jauh.Kata kunci : Oksida besi, Citra Multispektral Resolusi Sedang, Karst Gunungsewu

Pemanfaatan Foto Udara Format Kecil untuk Ekstraksi Digital Elevation Model dengan Metode Stereoplotting

Majalah Geografi Indonesia Vol 31, No 1 (2017): Maret 2017
Publisher : Fakultas Geografi, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan Unmanned Aerial Vehicle (UAV) sebagai wahana dan kamera digital non-metrik sebagai sensor semakin mempermudah dalam akuisisi data foto udara Foto Udara Format Kecil (FUFK). Penelitian ini bertujuan menerapkan metode stereoplotting digital untuk menghasilkan Digital Elevation Model (DEM) dari FUFK hasil pemotretan udara dengan wahana UAV sebagian bukit Jering yang merupakan lokasi pembangunan perumahan murah bersubsidi Godean Jogja Hill’s. Metode penelitian ini meliputi: proses perencanaan (perencanaan jalur terbang, pelaksanaan pemotretan udara), pengolahan data (kalibrasi kamera, koreksi foto udara, stereoplotting, interpolasi), dan uji akurasi. Hasil penelitian adalah blok FUFK dan DEM dengan metode stereoplotting. Kesimpulan dari penelitian ini adalah FUFK yang diperoleh dari UAV memiliki distorsi lensa yang cukup besar, oleh karena itu stereoplotting interaktif dapat diterapkan pada FUFK dengan hasil yang cukup baik jika FUFK yang digunakan telah terkoreksi dari distorsi, terutama distorsi lensa. Akurasi absolut DEM yang dihasilkan memiliki HRMSE sebesar 0.073 meter dengan horizontal accuracy yang mencapai 0.121 meter, sedangkan RMSEz yang dimiliki hanya mampu mencapai 0.482 meter dengan vertical accurasi yang mencapai 0.793 meter pada tingkat kepercayaan 90%. Berdasarkan DEM yang diperoleh, maka dapat digunakan untuk merepresentasikan konfigurasi permukaan bukit dan menghitung volume sebagian bukit Jering yang telah dikeruk sebesar 55.953,813 m3. The development of Unmanned Aerial Vehicle (UAV) as a vehicle and non-metric digital camera as a sensor further simplify the data acquisition of Small Format Aerial Photography (SFAP). This study aims to apply digital stereoplotting method for generating Digital Elevation Model (DEM) of SFAP results of aerial photography with UAV on the Jering hill which is cheap subsidized housing location named Godean Yogyakarta Hill’s. This research method includes: flight planning (flight paths, aerial photography acquisition), data processing (camera calibration, correction of aerial photographs, stereoplotting, interpolation), and accuracy test. Results of the research was SFAP block and DEM generated from stereoplotting method. The conclusion of this study is SFAP obtained from UAV has a lens distortion is large, and therefore can be applied to interactive stereoplotting SFAP with fairly good results if SFAP used has been corrected of distortion, especially distortion lens (idealized). The absolute accuracy of the resulting DEM have HRMSE of 0,073 meters with a horizontal accuracy which reaches 0,121 meters, while RMSEz only able to reach 0,482 meters with a vertical accuracy which reaches 0793 meters at 90% confidence level. Based on the DEM obtained, it can be used to represent the surface configuration and to calculate the volume partially Jering hill that has been dredged out for is 55.953,813 m3.  

Analisis Metode Support Vector Machine (Svm) untuk Klasifikasi Penggunaan Lahan Berbasis Penutup Lahan pada Citra Alos Avnir-2

Majalah Geografi Indonesia Vol 28, No 1 (2014): Maret 2014
Publisher : Fakultas Geografi, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Perkembangan teknologi penginderaan jauh berkembang pesat terutama pasca perang dingin. Teknologi penginderaan jauh sangat baik dijadikan data pembuatan peta penggunaan lahan, karena kebutuhan pemetaan yang semakin tinggi terutama untuk mendeteksi perubahan penggunaan lahan. Untuk mendapatkan informasi penggunaan lahan dari citra penginderaan jauh diperlukan metode khusus, terutama untuk pengolahan citra penginderaan jauh secara digital. Salah satu metod e pengolahan citra penginderaan jauh adalah metode Metode Support Vector Machine (SVM). Metode Support Vector Machine (SVM) merupakan metode learning machine (pembelajaran mesin) satu kelas dengan metode jaringan syaraf tiruan yang dapat mengenali pola dari masukan atau contoh yang diberikan dan juga termasuk ke dalam supervised learning. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa pengaruh masing-masing parameter pada metode SVM serta kombinasi yang paling menghasilkan akurasi tertinggi, serta menganalisa kemampuan metode Support Vector Machine (SVM) untuk pembuatan peta penggunaan lahan berdasarkan penutup lahan skala 1:100.000. Klasifikasi penggunaan lahan berbasis penutup lahan dengan metode Support Vector Machine (SVM) menggunakan data spektral, data spasial berupa data kemiringan dan data filter tekstur mean. Data filter tekstur mean yang digunakan adalah data masing-masing band maupun gabungan dari semua band dengan processing window 3x3, 5x5, 7x7, 9x9. Skema klasifikasi yang digunakan adalah skema klasifikasi penggunaan lahan menurut BPN tahun 2012 dengan modifikasi disesuaikan dengan kondisi di lapangan. Hasil penelitian menunjukan hasil klasifikasi metode Support Vector Machine (SVM) pada data spectral menghasilkan akurasi keseluruhan 78,8845% dan kappa 0,7524. Pada penambahan data kemiringan menghasilkan akurasi keseluruhan 80,7973% dan 0,7755 untuk nilai kappa. Penggabungan data spectral dan filter tekstur mean dengan processing window 9x9 pada band gabungan 1, 2, 3 dan 4 ternyata semakin menaikan tingkat akurasi keseluruhan hasil klasifikasi menjadi 92,8619% dan kappa 0,9163. Sedangkan pada simulasi gabungan antara data spektral, data kemiringan dan data filter tekstur ternyata menghasilkan akurasi yang lebih tinggi lagi terutama jika pada simulasi tekstur mean menggunkan semua band tekstur mean dengan processing window 9x9, akurasi keseluruhan yang diperoleh sampai 92,8951% dan kappa mencapai 0,9170. ABSTRACT The development of remote sensing technology developed rapidly , especially after the cold war . Remote sensing technology is very well used as the data of land use map-making , because of the higher mapping needs , especially to detect changes in land use . To obtain land use information from remote sensing image takes a special method , especially for remote sensing image processing digitally . One e metod remote sensing image processing method is a method of Support Vector Machine ( SVM ) . Methods Support Vector Machine ( SVM ) is a machine learning method ( machine learning ) of the class with a method of neural network that can recognize patterns of input or examples given and also belong to the supervised learning . This study aims to analyze the influence of each parameter on the method of SVM and most combinations yield the highest accuracy , and analyze the ability of the method Support Vector Machine ( SVM ) to manufacture land use map based on 1:100,000 scale land cover . Classification of land use land cover with a method based Support Vector Machine ( SVM ) using the spectral data , the slope of the spatial data in the form of data and data filters mean texture . Data are the mean texture filter used is the data of each band as well as a composite of all the bands with processing window 3x3 , 5x5 , 7x7 , 9x9 . Classification scheme used is a land use classification scheme according BPN 2012 with modifications adapted to the conditions on the ground . The results showed the results of the classification method Support Vector Machine ( SVM ) spectral data resulted in an overall accuracy and kappa 0.7524 78.8845 % . In addition the slope of the data resulted in an overall accuracy of 80.7973 % and 0.7755 for the kappa value . Merging data spectral and texture mean filter with 9x9 window processing on the combined bands 1 , 2 , 3 and 4 turned out to be more and raise the level of the overall accuracy of the classification results into 92.8619 % and 0.9163 kappa . While the combination of simulated spectral data , the slope of the data and the data turns out to produce a texture filter higher accuracy , especially if the texture simulations use the mean of all the mean texture band with 9x9 processing window , obtained an overall accuracy up to 92.8951 % and kappa reaches 0 , 9170. 

Penentuan Jalur Serangan dalam Operasi Lawan Insurjensi Daerah Perkotaan Menggunakan Data Penginderaan Jauh Dan SIG

Majalah Geografi Indonesia Vol 25, No 1 (2011): Maret 2011
Publisher : Fakultas Geografi, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Sistem Informasi Geografis dan Penginderaan jauh dapat dimanfaatkan untuk menganalisis kondisi medan perkotaan dalam penentuan jalur serangan dalam operasi lawan insurjensi di daerah pertempuran. Penentuan jalur serangan sangatlah penting dilakukan guna mengetahui aspek taktis yang akan digunakan oleh prajurit dan tindakan apa yang akan diterapkan. Untuk keperluan operasi lawan insurjensi daerah perkotaan diperlukan analisa mengenai 5 aspek taktis medan yang digunakan dalam militer guna menunjang dalam pelaksanaan serangan. Tujuan penelitian ini adalah 1) Mengkaji kemampuan Citra penginderaan jauh untuk memperoleh data dan informasi penggunaan lahan daerah  perkotaan untuk aplikasi kegiatan militer  yang dihadapkan kepada 5 aspek taktis medan, 2) Membuat jalur serangan terbaik di daerah pertempuran kota dalam mendukung kegiatan operasi lawan insurjensi. Metode yang digunakan dalam penentuan jalur serangan terbaik adalah dengan menentukan cost (berupa pengharkatan) hasil interpretasi penggunaan lahan daerah penelitian. Metode jalur serangan terbentuk secara otomatis didasarkan pada akumulasi jalur teraman dari hasil pengharkatan. Jalur yang dihasilkan merupakan jalur yang mempunyai tingkat keamanan terbaik, karena selalu melintasi medan yang mempunyai hambatan paling kecil dari aspek medan yang dapat membahayakan pasukan hasil evaluasi 5 aspek taktis medan dalam militer. Variabel yang digunakan dalam penelitian ini berupa data penggunaan lahan hasil interpretasi citra Quickbird yang digunakan dalam militer, termasuk kerapatan bangunan dan rintangan medan  dihitung dengan cara menghitung luas atap bangunan keseluruhan dalam satu blok dan di bagi dengan luas blok. Hasil penelitian ini terdiri dari 1) Data penggunaan lahan aspek taktis militer dengan tingkat akurasi 86,2 %, 2) Penentuan jalur serangan terbaik menghasilkan 2 rute jalur serangan sebagai jalur teraman dalam serangan di perkotaan dan 1 jalur evakuasi untuk penduduk. ABSTRACT Geographic Information System and Remote sensing can be used to analyze the conditions of the urban terrain to determine of the attack path in the opposite insurgence operations in the combat zone. Determination of the attack path is very important to know the tactical aspects that will be used by the soldiers and what action will be applied. For the purposes of operating the opponent insurgence urban areas required an analysis of the five aspects of tactical field used in the military to support the implementation of the attack. The purpose of this study are: 1) Assess the ability of remote sensing images to obtain data and information on urban land use for the application of military activity brought to five the tactical aspects of terrain, 2) Make the best attack lines in urban combat zones in support of operations insurjensi opponent. The method used in determining the best path is to determine the attack cost (using scoring) interpretation of the results of the study area land use. This method of attack path is formed automatically based on the accumulation of results pengharkatan safest path. The resulting path is a path that has the best security level, because it always crossed the field who have the least resistance from the aspect of terrain that could endanger troops five aspects of the evaluation results in a military tactical field. Variables used in this study the data in the form of land use interpretation of Quickbird imagery used in the military, including the density of buildings and terrain obstacles is calculated by measuring the total roof area in one block and in the area of the block. The results of this study consist of two items. One is data military tactical aspects of land use with 86.2% accuracy rate. The second is determination of the best attack lines generate two routes the attack path as the safest path in the attacks in urban areas and an evacuation route for population.