p-Index From 2014 - 2019
7.858
P-Index
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Jurnal Riset Teknologi Pencegahan Pencemaran Industri

PEMANFAATAN SERUTAN KARET BAN BEKAS SEBAGAI SUBSTITUSI PASIR SILIKA PADA CLC (CELLULAR LIGHTWEIGHT CONCRETE) Budiarto, Agung; Purwanto, Agus
Jurnal Riset Teknologi Pencegahan Pencemaran Industri Vol 7, No 1 (2016)
Publisher : Kementerian Perindustrian

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2198.163 KB)

Abstract

CLC adalah jenis beton ringan ramah lingkungan karena proses pembuatannya menggunakan energi yang lebih sedikit daripada bata merah. Namun sebagai salah satu turunan beton, CLC juga memiliki sifat getas. Mempertimbangkan cara untuk memperbaiki sifat-sifat CLC yang getas, maka diperlukan substitusi bahan yang dapat menggantikan material dasar beton. Salah satu substitusi material beton adalah dengan menggunakan limbah karet dari ban bekas yang diserut (panjang ± 2-3 cm, dia. ± 2-4 mm). Ban karet dapat memberikan sifat elastis dan mencegah retak karena memiliki modulus elastisitas 0,77-1,33 MPa, dan memiliki berat isi antara 1,08-1,27 t/m³.Dalam percobaan ini, dibuat 6 formulasi bahan baku beton ringan dan memperoleh 2 formula dengan potensi untuk dimodifikasi. Sampel P10 memiliki berat isi yang paling ringan sekitar 903 kg/m³ dengan perbandingan PS:PC:KP:Al:Air sebesar 63%:12%:2,7%:0.14%: 23% dan formula P12 yang memiliki kuat tekan tertinggi mencapai 6 N/mm² dengan perbandingan PS:PC:KP:Al:Air:PFA sebesar 63%:6%:2,7%:0.14%:23%:6%. Modifikasi dibuat dari P10 dan P12 mengganti komposisi pasir silika dengan serutan ban karet mulai dari 0%, 10%, 20%, 30%, 40%, sampai dengan 50%. Pemakaian limbah karet ban bekas yang diserut dapat meningkatkan kuat tekan bata ringan tersebut hingga substitusi 50% limbah dengan densitas antara 1.160 – 1.330 kg/m³
Pengolahan Air Limbah Tekstil Berbasis Ozonisasi Katalitik Dengan Katalis Besi(III) oksida (Fe2O3) dan Aluminium oksida (Al2O3) Menggunakan Difuser Mikro Rame, Rame; Purwanto, Agus; Budiarto, Agung
Jurnal Riset Teknologi Pencegahan Pencemaran Industri Vol 8, No 2 (2017)
Publisher : Kementerian Perindustrian

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3322.588 KB)

Abstract

Proses oksidasi lanjut (AOP) merupakan teknologi pengolahan air limbah industri tekstil yang sangat potensial. Kelemahan teknologi ini adalah pemakaian H2O2 yang berimplikasi pada biaya operasional dan peningkatan kadar keasaman. Teknologi ozonisasi katalitik terintegrasi katalis Fe2O3 dan Al2O3 dengan difuser mikroadalah alternatif solusi yang murah dan efisien. Ozonisasi katalitik dilakukan dengan variasi  dosis katalis 500 g, 1000 g, 1500 g dan flow ozon 1, 2, 3, 4 L/menit dengan volume air limbah 20 L. Optimalisasi proses ozonisasi katalitik dilakukan melalui variasi waktu kontak. Kinerja fungsi katalis diukur berdasarkan umur pemakaian. Indikator kinerja reaktor diukur dengan parameter warna, suhu, TSS, COD, dan BOD5. Kondisi ozonisasi  katalitik terbaik untuk dosis katalis 500 g Fe2O3, 500 g Al2O3, waktu ozonisasi  katalitik 20 menit dengan flow ozon 2 L/menit.
Efficient Cell-Wall Disruption of Microalgae Chlorella Vulgaris in water by catalytic ozonation over Microporous Carbon-Supported Titanium Oxide Rame, Rame; Nilawati, Nilawati; Silvy Djayanti, Silvy; Irnaning Handayani, Novarina; Purwanto, Agus; Ruliaty, Lisa; Dwi Harjanto, Ganang
Jurnal Riset Teknologi Pencegahan Pencemaran Industri Vol 9, No 2 (2018)
Publisher : Kementerian Perindustrian

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (376.305 KB)

Abstract

This study investigated several parameters for cell-wall disruption from microalgae Chlorella vulgaris during catalytic ozonation over microporous carbon-supported titanium oxide, including flow ozone, catalytic time, and reactor capacity. At the same time, the cell-wall disruption yield and an active compound yield such as chlorophyll and carotenoid were evaluated for each pretreatment. The required delivered flow ozone to achieve 76,47% cell-wall disruption of Chlorella vulgaris was 1 minute at 4 LPM, which produced chlorophyll 56,75% and carotenoid 89,09%. Carbon-supported titanium oxide reduces the required O3 dose and catalytic time for cell-wall disruption; however, it limited chlorophyll yield did not exceed 75,67%. Pretreatment with 1 minute at 1 LPM in 2 liters produced carotenoid yield by approximately 98,18%, though it reduced chlorophyll to 59,45%. 
IMPLEMENTATION OF ELECTROCATALYTIC REACTOR AS OXIDATION UNIT FOR RESIDUAL REAGENT WASTEWATER OF TESTING LABORATORY Mukimin, Aris; Wicaksono, Kukuh Aryo; Zen, Nur; Purwanto, Agus; Vistanty, Hanny
Jurnal Riset Teknologi Pencegahan Pencemaran Industri Vol 9, No 2 (2018)
Publisher : Kementerian Perindustrian

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (807.441 KB)

Abstract

The remaining reagent from the sample analysis process become a significant source of hazardous waste of laboratory tasting activities. Methylene blue, phenol and oil are pollutants common in the remaining reagent waste. The electrocatalytic reactor is effective oxidation units for these organic pollutants. The reactor was made for a 50 L capacity with cylindrical metal oxide as the anode. The three anode which 6 cm in diameter and 50 cm in length were paired stainless cathode with the distance of 2.5 cm. The reactor was also equipped with a stirrer that is connected to the motor so that the mass transfer and oxidizing agents is more effective. The reactor application was carried out by feeding the remaining reagent waste into the electrocatalytic unit and giving DC potential 5 Volt.  Each COD content for reagent waste of detergent: 2864 mg/L, phenol: 838 mg/L and oil: 708 mg/L. The reactor has reduced COD to 2157 mg/L (detergent), 399 mg/L (phenol) and 506 mg/L (oil) for 120 minutes. The high COD content in residual is caused by solvent (chloroform or hexane) that used at extraction step in determining the process of a sample. This compound is tough to oxidize into CO2 by OH radical or hypochlorite acid formed at the anode during the electrolysis process
Co-Authors - Isdiyarto . HERNAYANTI . HERY WINARSI Abdurohman Muslim Abdurrahman, Naufal Adhy Karyo Nugroho Adi Putra Setianto Adila Ashari Partono, Adila Ashari Adimas Wahyu Saputro Agung Budiarto, Agung Agustikasa, Dyah Kurniawati Akhmad Aminuddin Bama, Akhmad Aminuddin Alice Yuniati Alqodri, Achmad Fatih Andika Fajar Andreani Hanjani Anggun Nugroho, Anggun Anif Jamaluddin Anindita Putri Nurmalita Sari Anisa Agni Putri Aris Mukimin Arkhan Subari Artawan, I Nengah Arum Purwandari Bagus, Asep Bhagas Adhitya Ardia Pratama Bintoro Anang Subagyo, Bintoro Anang Budhy Kurniawan Budiwati Budiwati Budiyono Budiyono Chintya Fadila Laksmitaningrum Dadan Rosana Darmadi, Eko Agus Decy Lukitasari DEDDY MUCHTADI Dewitasari, Dinny Islamiah Dhanindra Prabowo, Dhanindra Dina Dina, Dina Dwi Harjanto, Ganang Dwi Ratmono Eddy Santoso Endang Kwartiningsih Endang Mastuti Eny Sri Widyastuti Erika Rani Eva Oktavia Ningrum, Eva Oktavia Febryanita, Renna Firdaus, Muhammad Sai FRANSISKA RUNGKAT ZAKARIA Gde Sastrawangsa, Gde Hanny Vistanty, Hanny Hatmoko, Bayu Dwi Hendri Widiyandari Heny Kusumayanti HERNAYANTI HERNAYANTI Heru Sukamto, Heru HERY WINARSI I Kadek Ariana, I Kadek Ida Hayu Dwimawanti Ihyaul Ulum Imam Ghozali Indah Nuraeni Intan Fatimah Hizbullah, Intan Fatimah Irfan Hafid Irnaning Handayani, Novarina Ischiadica Elharomy Isni Nurruhwati Jidanah Darmiyati Jumari, Arif Kuncoro Diharjo Kusumadewi, RR Karlina Aprilia Lila Yuwana Lilik Eka Radiati M. Refai Muslih Mety Nuraini Miratul Atiqah Mugihardjo, Herry Muhammad Baru Herman, Muhammad Baru Muhammad Setio Priambodo, Muhammad Mulyadi, Eka Octaviyatna Mulyoto ,, Mulyoto Nilawati Nilawati Nugraheni, Anggiyani Ratnaningtyas Eka Nur Cahyonowati Nur Kadarisman Nur Zen, Nur Nurkholis Nurkholis Nurtjahjo Dwi Sasongko Nur’aini, Anafi Oktita Earning Hanifah Paryanto Prasetiyo, Agus Eko Purwaningrum, Fajar Adhi Rafika Rahmawati Rahma Ayu Maharani Rame Rame, Rame Rame, Rame Ratnawati Ratnawati Reny Yesiana, Reny Richardus Eko Indrajit Risha Aristiani N, Risha Rosita, Galuh Chynintya Rosita Ruliaty, Lisa Sari, Septi Shofwan Hanief, Shofwan Silvy Djayanti, Silvy Siwi P. M. Wijayanti Siwi P.M. Wijayanti SIWI PRAMATAMA MARS WIJAYANTI Stephani Novitasari Christianingsih Kaluti Suharno Suharno Suharto, Toni Suharto, Toni Sumarna Sumarna Sumarna, . Sumarno Sumarno Suratsih Suratsih Taufiq Bagus Prasojo Wicaksono, Kukuh Aryo Wisnu Ari Adi Yohanes Dwi Saputra, Yohanes Dwi Yuniar Mulyani Yuvita Avrie Diany