Articles

Found 11 Documents
Search

PENGEMBANGAN MODEL MODIFIKASI PERILAKU TERINTEGRASI PROGRAM PEMBELAJARAN UNTUK ANAK DENGAN MASALAH PERILAKU Purwanta, Edi
Jurnal Cakrawala Pendidikan CAKRAWALA PENDIDIKAN JUNI 2014, TH. XXXIII, NO. 2
Publisher : LPPMP Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2902.285 KB) | DOI: 10.21831/cp.v2i2.2147

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui permasalahan perilaku yang banyak ditemukan di SLB E, mengetahui kebutuhan guru terkait penanganan permasalahan perilaku, dan mengembangkan model modifikasi perilaku terintegrasi pembelajaran untuk anak gangguan perilaku. Penelitian menggunakan pendekatan research and development dengan subjek penelitian siswa dan guru SLB-E Bina Putera Surakarta. Hasil penelitian menunjukkan seperti berikut. (1) Perilaku bermasalah yang banyak ditemukan adalah bermasalah internal dan eksternal dengan latar belakang menghindar (escape) pembelajaran. (2) Kebutuhan guru dalam penanganan permasalahan perilaku berupa pengetahuan dan keterampilan asesmen perilaku dalam pembelajaran, merancang Program Pembelajaran Individual (PPI) sesuai dengan karakteristik individual siswa dengan memasukkan unsur pengelolaan perilaku bermasalah dalam skenario pembelajaran, dan teknik-teknik modifikasi perilaku yang integratif dengan pembelajaran. (3) Model modifikasi perilaku terintegrasi pembelajaran dimulai menemukan latar belakang perilaku bermasalah, modifikasi perilaku diawali dengan asesmen mendalam mengenai antecedent dan consequence dari perilaku, dan menerapkan perbaikan perilaku sesuai jenis dan latar belakang perilaku bermasalah. Kata Kunci : masalah perilaku, model modifikasi terintegrasi
PEMBUATAN DIAGRAM ALIR INSTRUMENTASI DAN PEMIPAAN UNTAI UJI SISTEM KENDALI REAKTOR RISET Tukiman, Tukiman; Santoso, Puji; Suwardiyono, Suwardiyono; Awaludin, Muhammad; Purwanta, Edi
PRIMA - Aplikasi dan Rekayasa dalam Bidang Iptek Nuklir Vol 9, No 2 (2012): Nopember 2012
Publisher : BATAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (485.624 KB)

Abstract

A CONSTRUCTION OF INSTRUMENTATION FLOWCHART AND PIPING SYSTEM FOR TEST CIRCUIT OF RESEARCH REACTOR SYSTEM. A construction of instrumentation flowchart and piping system for test circuit of research reactor system has been conducted. The aim of the construction is to study the cooling process of primary and secondary cooling system of nulcear research reactor. Basic construction of this work is the requirement of primary and secondary cooling system of research reactor G.A. Siwabesy. The primary cooling water flow rate is 431 liter/hour at the heat exchanger, with outlet and inlet water temperature are 42oC and 41oC respectively. The secondary cooling water is taken fro, the cooling tower having flow rate 172 liter/hour, with outlet and inlet water temperature are 37oC and 32oC respectively. Austenit stainless steel pipe is used with the nominal composition of 18% Cr-8% Ni.B31.1 standard it is called A376/TP304 or SS 304. The pipe diameter is 1 inch, schedule 40S. Some types of valves are used to control the flow: gate valve, butterfly valve, solenoid valve, and check valve that are controlled using electric and manual method. From this design, the flowchart of instrumentation and piping is produced and usually called piping and instrumentation diagram.  PEMBUATAN DIAGRAM ALIR INSTRUMENTASI DAN PEMIPAAN UNTAI UJI SISTEM KENDALI REAKTOR RISET .Telah dilakukan pembuatan diagram alir sistem instrumentasi dan pemipaan untai uji sistem kendali reaktor riset. Tujuan dari pembuatan diagram alir adalah untuk mempelajari proses pendinginan primer dan sekunder sebuah reaktor riset. Dasar pembuatan dari sistem instrumentasi dan pemipaan ini adalah requirement sistem pendingin primer dan sekunder reaktor riset GA.Siwabesy. Laju alir air pendingin primer 431 liter/jam pada alat penukar panas, suhu air pendingin keluar 42oC dan suhu air masuk 40oC. Air pendingin sekunder diambil dari cooling tower dengan laju alir 172 liter/jam. dengan suhu air pendingin yang keluar dari cooling tower 37oC dan suhu air masuk 32oC.Pipa yang digunakan adalah jenis baja tahan karat austenit dengan komposisi nominal 18%Cr-8%Ni. Dalam standar ASME B31.1 disebut dengan pipa A 376/TP 304, atau SS 304. Diameter pipa 1 inch, schedule 40S. Untuk pengaturan aliran digunakan beberapa jenis valve : Gate valve, Buterfly valve, selenoid valve , check valve, yang dikendalikan dengan sistem kontrol secara elektrik maupun manual. Dari rancangan ini dihasilkan gambar diagram alir instrumentasi dan pemipaan atau yang sering disebut Piping & Instrumentasi Diagram
APPLICATION OF E-MARKETING IN ENTREPRENEURSHIP LEARNING FOR STUDENT WITH INTELLECTUAL DISABILITY Purwanta, Edi; Hulfa, Hulfa
Jurnal Cakrawala Pendidikan CAKRAWALA PENDIDIKAN EDISI OKTOBER 2018, TH.XXXVII, NO.3
Publisher : LPPMP Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (353.065 KB) | DOI: 10.21831/cp.v38i3.21747

Abstract

Abstract:Entrepreneurship learning is a process that equips students in developing their soul, attitude, and carefulness in seeing opportunities and organizing the sustainability of a business. This study set out to investigate the effect of e-marketing towards the understanding of marketing in entrepreneurship learning of senior high school students with mild intellectual disability through e-marketing. A quantitative approach with one group pretest-posttest design was used in this study. A total of 24 students with mild intellectual disability from three schools in Magelang and Temanggung Regency participated in this study. A purposive sampling was applied in selecting these senior high school students. The data in this study were collected through a test. Anon-parametric statistical analysis technique, i.e. Wilcoxon sign rank test, was used to analyze the data. Based on data analysis performed, the calculated Z value is -4.115 with Asymp.Sig (2-tailed) 0.000 at significant (α) 0.05 level. The results indicated that the students mean score after the treatment was significantly higher than their average score before the treatment. It is then concluded that the application of e-marketing has an effect in improving the understanding of marketing in entrepreneurship learning of senior high school students of with mild mental disability. Keyword:e-marketing, entrepreneurship learning, intellectual disability PENERAPAN E-MARKETING DALAM PEMBELAJARAN KEWIRAUSAHAAN SISWA TUNAGRAHITA RINGAN TINGKAT SMA Abstrak: Pembelajaran kewirausahaan merupakan pembelajaran yang membekali siswa dalam mengembangkan jiwa, sikap, kejelian dalam melihat peluang dan pengorganiasasian dalam keberlangsungan suatu usaha. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh e-marketing terhadap pemahaman pemasaran dalam pembelajaran kewirausahaan siswa tunagrahita ringan tingkat SMA melalui e-marketing.Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain one group pretest-posttest. Subjek penelitian berjumlah 24 siswa tunagrahita ringan dari tiga sekolah di tiga kota yang berbeda yakni Magelang, and Temanggung. Sampel diambil secara purposif, yaitu siswa yang berada di tingkat SMA.Teknik pengumpulan data menggunakan tes.Analisis data menggunakan teknik analisis statistic nonparametric Wilcoxon sign rank test. Berdasarkan analisis data yang dilakukan, diperoleh nilai Z adalah -4,115 dengan Asymp.Sig (2-tailed) 0,000 pada taraf signifikan (α) 0,05. Hasil dari penelitian menyatakan bahwa nilai rata-rata sesudah diberikan perlakuan lebih tinggi secara signifikan daripada hasil nilai rata-rata sebelum diberikan perlakuan.Hal itu dapat disimpulkan bahwa penerapan e-marketing berpengaruh meningkatkan pemahaman pemasaran dalam pembelajaran kewirausahaan siswa tunagrahita ringan tingkat SMA. Kata kunci: e-marketing,pembelajarankewirausahaan, tunagrahita
ANALISIS KEBUTUHAN UNTUK BERWIRAUSAHA PADA SISWA BERKEBUTUHAN KHUSUS Purwanta, Edi; Hermanto, Hermanto; Harahap, Farida
Jurnal Cakrawala Pendidikan CAKRAWALA PENDIDIKAN EDISI OKTOBER 2016, TH. XXXV, NO. 3
Publisher : LPPMP Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1767.605 KB) | DOI: 10.21831/cp.v35i3.11444

Abstract

Abstrak: Berwirausaha adalah salah satu alternatif masa depan bagi para penyandang kebutuhan khusus, tetapi belum banyak yang menekuninya. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi kebutuhan ABK untuk berwirausaha. Penelitian dilakukan melalui survei terhadap 37 siswa berkebutuhan khusus yang terdiri atas 19 laki-laki dan 18 perempuan dari 4 SLB di Yogyakarta. Sampel diambil secara purposif, yaitu mereka yang sudah berada di kelas lanjutan. Pengumpulan data menggunakan kuestioner, wawancara, dan skala eksplorasi karier. Hasil penelitian menunjukkan 27 orang belum mantap untuk berwirausaha dan 10 sudah mantap. Eksplorasi karier dan intensitas untuk berwirausaha termasuk dalam kategori sedang. Hambatan terbesar yang dirasakan siswa berkebutuhan khusus ada tiga hal, yaitu kurangnya informasi mengenai lapangan kerja, tidak bisa mengambil keputusan, dan tidak mengenali kemampuan diri. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa siswa berkebutuhan khusus sangat membutuhkan berbagai bantuan untuk meningkatkan motivasi dan minat berwirausaha. Kata Kunci: anak berkebutuhan khusus, kebutuhan berwirausaha ANALYSIS OF THE NEED OF ENTREPRENEURSHIP OF STUDENTS WITH SPECIAL NEEDS Abstract: Entrepreneurship is one of the possibilities people with special needs can consider for their future, but not many of them have done it. This study aims to identify the needs of students with special needs for entrepreneurship. The study was conducted through a survey to 37 students with special needs, 19 males and 18 females from four SLBs in Yogyakarta. Students of advanced classeswere selected through purposive sampling. Data were collected through questionnaires, interviews, and career exploration scale. The results show that 27 students are not ready and 10 students are ready for doing entrepreneurship. Career exploration and intensity for entrepreneurship can be categorized medium. The biggest obstacles experienced by students with special needs are lack of information about employment, inability in decision making, and inability in self-identification. The results of this study show that students with special needs need various helps for improving their motivation and interest in entrepreneurship.
PENGEMBANGAN LAYANAN INFORMASI KARIER BERBASIS MEDIA BLOG UNTUK MENINGKATKAN EKSPLORASI KARIER SISWA DI SMP KOTA MAGELANG Murdiyanto, Ari; Purwanta, Edi; Kamaruddin, Kamaruddin
JBKI (Jurnal Bimbingan Konseling Indonesia) Vol 2, No 2 (2017): Volume 2 Number 2 September 2017
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (482.463 KB) | DOI: 10.26737/jbki.v2i2.255

Abstract

Penelitian pengembangan ini bertujuan: (1) menghasilkan informasi karier berbasis media blog yang layak sebagai layanan untuk digunakan siswa di SMP Kota Magelang, dan (2) mengetahui efektifitas layanan informasi karier berbasis media blog untuk meningkatkan eksplorasi karier siswa di SMP Kota Magelang.Pendekatan yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan (Research and Development). Prosedur pengembangan penelitian mengacu pada prosedur Borg & Gall. Teknik sampel menggunakan Cluster Random Sampling. Subjek penelitian yaitu, 28 siswa kelas VIII G di SMP Negeri 8 Magelang dan 21 siswa kelas VIII A di SMP Muhammadiyah Magelang. Instrument pengumpulan data menggunakan lembar evaluasi uji ahli materi; lembar evaluasi uji ahli media, kelompok kecil, dan kelompok besar; serta skala eksplorasi karier. Analisis data uji coba skala eksplorasi karier dengan taraf signifikan 5% dengan subjek uji 31 responden diketahui logical validity 0.355 dan reliabilitas 0.960.Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) informasi karier berbasis media blog layak menjadi layanan untuk digunakan siswa di SMP Kota Magelang dan (2) layanan informasi karier berbasis media blog layak untuk meningkatkan eksplorasi karier siswa SMP di Kota Magelang. Berdasarkan hasil uji normalitas pre test dan post test, nilai probabilitas pre test dan post test lebih besar dari taraf signifikan 5% (pre test 0.297 > 0.05 dan post test 0.361 > 0.05) maka data dikatakan berdistribusi normal, sedangkan hasil uji t diketahui taraf signifikan pre test dan post test lebih kecil dari taraf signifikan 5% (0.000 ≤ 0.05).
FAKTOR YANG MEMENGARUHI EKSPLORASI KARIER SISWA SLTP Purwanta, Edi
Jurnal Cakrawala Pendidikan No 2 (2012): CAKRAWALA PENDIDIKAN EDISI Juni 2012, Th. XXXI, No. 2
Publisher : LPPMP Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (112.843 KB) | DOI: 10.21831/cp.v5i2.1559

Abstract

Abstrak: Faktor yang Mempengaruhi Eksplorasi Karier Siswa SLTP. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap pengaruh kepribadian siswa terhadap eksplorasi karier, pengaruh prestasi akademik, dan persepsi aspirasi orang tua terhadap perilaku eksplorasi karier, dan prestasi akademik terhadap eksplorasi karier siswa. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas IX SMP se-Prambanan. Sampel diambil menggunakan teknik cluster proportional random sampling. Data dianalisis menggunakan analisis regresi ganda. Temuan penelitian menunjukkan bahwa kepribadian memengaruhi eksplorasi karier tetapi tidak memengaruhi prestasi akademik. Persepsi siswa terhadap aspirasi orang tua tidak memengaruhi prestasi akademik tetapi memengaruhi perilaku eksplorasi karier siswa. Kata Kunci: eksplorasi karier, kepribadian, aspirasi orangtua, prestasi akademik Abstract: Factors Influencing the SMP Students? Career Exploration. This study was aimed to reveal the influence of students? personality on career exploration, of academic achievement and perception about parents? aspiration on career exploration behavior, and of academic achievement on students? career exploration. The population was all grade IX students of junior high schools in Prambanan. The sample was taken using the cluster proportional random sampling technique. The data were analyzed using the multiple regression analysis. The findings showed that personality influenced students? career exploration but it did not influence the students? academic achievement. The students? perception about parents? aspiration did not influence students? academic achievement but it influenced students? career exploration behavior. Keywords: career exploration, personalit, parents? aspiration, academic achievement
Pengembangan Keterampilan Vokasional Produktif bagi Penyandang Tunarungu Pasca Sekolah melalui Model Sheltered-Workshop berbasis Masyarakat Suparno, Suparno; Haryanto, Haryanto; Purwanta, Edi
JPK (Jurnal Pendidikan Khusus) Vol 4, No 3 (2009): Jurnal Pendidikan Khusus
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (6459.562 KB) | DOI: 10.21831/jpk.v4i3.783

Abstract

Tujuan utama penelitian ini adalah untuk mengembangkan suatu model pendidikan keterampilan vokasional produktif bagi penyandang tunarungu pasca sekolah melalui sheltered-workshop yang berbasis masyarakat. Ada dua target khusus yang dihasilkan dari penelitian ini, (1) diperolehnya suatu model pendidikan keterampilan vokasional produktif bagi penyandang tunarungu pasca-sekolah yang efektif dan adaptable, dan (2) terbentuknya sheltered-workshop berbasis masyarakat, beserta petunjuk teknis pelaksanaannya, sebagai pusat pelatihan dan advokasi keterampilan vokasional produktif bagi penyandang tunarungu di daerah.Dalam rangka pencapaian tujuan dan target tersebut, maka pendekatan dan pengembangan (research and development) digunakan pada penelitian ini, yang langkah-langkahnya mencakup lima tahap kegiatan yaitu, studi pendahuluan, perencanaan, pengembangan, validasi, evaluasi, dan pelaporan hasil. Analisis kebutuhan dan validasi model telah dilakukan pada penelitian tahap I dan tahap II. Sedang responden dalam penelitian untuk tahun III adalah para pemangku kepentingan (Stakeholders), dan penyandang tunarungu, usia (produktif), dan pendidikan, berjumlah 80 orang. Data yang telah terkumpul selanjutnya diolah dan dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif.Hasil penelitian yang telah dicapai, secara keseluruhan adalah , (a) pada tahap pertama diketahui, bahwa subyek sangat membutuhkan latihan keterampilan, sebagaian besar dari mereka (80%) belum memiliki pekerjaan dan belum memiliki keterampilan yang memadai, (b) model yang diujicobakan, ternyata memberikan dampak yang positif dan adaptable terhadap subyek dalam pengembangan keterampilan, (c) hasil evaluasi dan sosialisasi menunjukan adanya respon positif terhadap model sheltered-workshop yang berbasis masyarakat, (d) terbentuknya rintisan implementasi model sheltered-workshop yang berbasis masyarakat tingkat kabupaten, sebagai basis pendidikan dan advokasi keterampilan vokasional produktif untuk penyandang tunarungu pasca-sekolah (SLB) dan dapat digunakan sebagai percontohan bagi daerah-daerah sekitarnya, (e) tersusunnya buku petunjuk teknis pelaksanaan model, serta (f) terakomodasinya sebagian kebutuhan fasilitas dan penyelenggaraan pendidikan keterampilan vakosional bagi para penyandang tunarungu di daerah
Pendampingan Guru dalam Peningkatan Kemampuan Penyusunan Program Pendidikan Karakter bagi Siswa Sekolah Luar Biasa Mahabbati, Aini; Purwanta, Edi; Rudiyati, Sari; Purwandari, Purwandari
JPK (Jurnal Pendidikan Khusus) Vol 12, No 2 (2016): Jurnal Pendidikan Khusus
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (72.724 KB) | DOI: 10.21831/jpk.v12i2.16513

Abstract

Tujuan pendampingan ini adalah untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan guru SLB mengenai pengembangan pendidikan karakter bagi siswa berkebutuhan khusus, memecahkan persoalan terkait karakter mereka, dan merancang penerapan pendidikan karakter dalam disain akademik dan non akademik. Metode pendampingan ini dibagi dalam empat tahapan, 1) Penjelasan konsep; 2) asesmen kebutuhan sekolah dan asesmen terhadap kebutuhan program; 3) simulasi kasus dan penyusunan contoh rancangan program; 4) penugasan menyusun program pendidikan karakter untuk ABK sesuai kondisi ABK di sekolah; 5) evaluasi kinerja guru. Hasil pendampingan menunjukkan peningkatan pemahaman dan keterampilan guru dalam penyusuna program pendidikan karakter ABK. Hasil kuantitatif menunjukkan peningkatan yakni konsep pendidikan karakter ABK meningkat 11,6%; materi pemecahan masalah pendidikan karakter ABK meningkat 12%; materi program akademik pendidikan karakter, peningkatan 12,5%; materi program non akademik pendidikan karakter meningkat 10,63%; materi perumusan rancangan program di sekolah meningkat 9%. Total rata-rata peningkatan pemahaman dan keterampilan peserta di akhir kegiatan mencapai 12%.
Evaluasi Hasil Layanan Konseling Individual di Sekolah Menengah Atas Yogyakarta Widyatmoko, Wahyu; Purwanta, Edi
Jurnal Kajian Bimbingan dan Konseling Vol 4, No 3 (2019)
Publisher : Department of Guidance and Counseling, Faculty of Education, Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (606.571 KB) | DOI: 10.17977/um001v4i32019p109

Abstract

Abstract: This research aimed to evaluate the implementation of individual counseling results at Muhammadiyah 3 Yogyakarta Senior High School. Evaluation model used was gap (discrepancy evaluation model). In addition, population in this research was students who had attended individual counseling. Furthermore, research samples were 104 students, obtained by using proportionate stratified random sampling technique. Data collection used was individual counseling scale. The data was analyzed using descriptive statistics. Findings indicated that the majority of individual counseling results was in good criteria.Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi hasil pelaksanaan layanan konseling individual di Sekolah Menengah Atas (SMA) Muhammadiyah 3 Yogyakarta. Model evaluasi yang digunakan adalah kesenjangan (discrepancy evaluation model). Populasi dalam penelitian ini adalah siswa yang pernah mengikuti layanan konseling individual. Teknik proportionate stratified random sampling digunakan untuk memilih sampel penelitian. Pengumpulan data penelitian menggunakan skala hasil layanan konseling individual. Data penelitian dianalisis menggunakan statistik deskriptif. Temuan penelitian menunjukkan mayoritas hasil layanan konseling individual masuk pada kriteria baik
Pengembangan Multimedia Interaktif Informasi Karier untuk Meningkatkan Kematangan Karier Siswa Sekolah Menengah Kejuruan Risqiyain, Liya Husna; Purwanta, Edi
Jurnal Kajian Bimbingan dan Konseling Vol 4, No 3 (2019)
Publisher : Department of Guidance and Counseling, Faculty of Education, Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (21.863 KB) | DOI: 10.17977/um001v4i32019p088

Abstract

Abstract: Adolescence is a crucial phase of life where individuals need to choose a particular career. In choosing a career, many individuals experience problems. This study aims to: (1) create an interactive multimedia product containing career information to improve vocational high school students? career maturity; (2) reveal the quality of interactive multimedia containing career information in improving vocational high school students? career; and (3) understand the effectiveness of interactive multimedia containing career information in improving vocational high school students? career maturity. This research development referred to Borg & Gall?s development research. In the feasibility stage, data collection was conducted by distributing multimedia feasibility test questionnaires to media experts and material experts; assessment questionnaires to students; and career maturity scale. Results indicated that the use of interactive multimedia containing career information effectively increased vocational high school students? career maturity.Abstrak: Masa remaja merupakan fase kehidupan yang sangat penting dimana individu perlu menetapkan pilihannya pada suatu karier tertentu. Dalam memilih karier, banyak individu mengalami permasalahan. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) menghasilkan sebuah produk multimedia interaktif yang berisi informasi karier untuk meningkatkan kematangan karier siswa sekolah menengah kejuruan (SMK); (2) mengungkap kualitas kelayakan multimedia interaktif yang berisi informasi karier untuk meningkatkan kematangan karier siswa SMK; dan (3) mengetahui keefektifan multimedia interaktif yang berisi informasi karier untuk meningkatkan kematangan karier siswa SMK. Penelitian pengembangan ini mengacu pada langkah penelitian pengembangan Borg & Gall. Pada tahap uji kelayakan, pengumpulan data dilakukan dengan menyebar angket uji kelayakan multimedia kepada ahli media; ahli materi; dan angket penilaian untuk siswa serta skala kematangan karier. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan multimedia interaktif informasi karier efektif meningkatkan kematangan karier siswa SMK.