Articles

Found 38 Documents
Search

PEMODELAN REGRESI ZERO INFLATED POISSON (APLIKASI PADA DATA PEKERJA SEKS KOMERSIAL DI KLINIK REPRODUKSI PUTAT JAYA SURABAYA) Lestari, Alia; Purhadi, Purhadi; Ratna, Madu
PYTHAGORAS: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 5, No 2: Desember 2009
Publisher : Department of Mathematics Education, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, UNY

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (333.28 KB)

Abstract

Dalam menganalisis hubungan antara beberapa variabel, terdapat sejumlah fenomena dimana variabel responsnya berbentuk biner ataupun berbentuk diskrit. Fenomena dimana variabel responsnya berbentuk diskrit tapi tidak biner, biasanya dianalisis dengan Regresi Poisson. Namun demikian dalam kasus tertentu sering dihadapi suatu peristiwa yang sangat jarang terjadi atau responsnya mempunyai data nol yang sangat banyak, sehingga analisis dengan pendekatan distribusi Poisson seringkali tidak lagi memberikan kesimpulan yang tepat. Pada penelitian ini akan dikaji suatu metode untuk mengatasi banyaknya respons bernilai nol yang telah dikembangkan oleh Lambert (1992) yaitu Regresi Zero-Inflated Poisson (ZIP). Estimasi parameter model ini menggunakan Algoritma EM dan pengujian hipotesisnya menggunakan Likelihood Ratio Test. Aplikasi pada data Pekerja Seks Komersial di Klinik Reproduksi Putat Jaya Surabaya menunjukkan bahwa variabel yang mempengaruhi zero state atau peluang yi bernilai nol sama dengan variabel yang mempengaruhi poisson state atau peluang yi berdistribusi Poisson, yaitu lamanya seorang PSK menjalani profesinya dan proporsi pemakaian kondom. Statistik Vuong yang dihasilkan menunjukkan bahwa Pemodelan Regresi ZIP menghasilkan model yang lebih baik daripada Regresi Poisson.Kata kunci :    Algoritma EM, Pekerja Seks Komersial (PSK), Penyakit Menular Seksual (PMS), Regresi Poisson, Zero Inflated Poisson (ZIP).
RANCANGAN 2K , 2K-L FAKTORIAL YANG OPTIMALPADA MODEL PERMUKAAN MULTIRESPON ORDE SATU Purhadi, Purhadi; Guritno, Suryo; Linuwih, Susanti
STATISTIKA: Forum Teori dan Aplikasi Statistika Vol 4, No 2 (2004)
Publisher : Program Studi Statistika Unisba

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Suatu matrik rancangan percobaan diharapkan bersifat orthogonal dan rotatable, agar supaya mendapatkan penaksirparameter pada model permukaan multirespon yang bersifat tidak bias, konsisten dan efisien. Kriteria lain agar matrikrancangan percobaan optimal adalah variansi dari penaksir respon-responnya bernilai minimum. Beberapa rancanganpercobaan model orde satu yaitu rancangan Faktorial, Fraksional faktorial, Simplek dan Placket Burman. Denganmenggunakan pembobotan pada titik-titik percobaan sehingga memenuhi kriteria optimum-D, A, E maka didapatkanmatrik rancangan percobaan yang optimal untuk model permukaan multirespon orde satu. Dengan mengunakan ketigakriteria tersebut didapat hasil nilai determinan matrik informasi yang hampir sama. Eff-D digunakan untukmembandingkan beberapa rancangan percobaan.Apabila penambahan titik-titik percobaan dilakukan hal ini dapat secara proposional sesuai dengan nilai pembobotannyasehingga rancangan percobaan masih optimal. Hal diatas bisa juga dilakukan dengan cara menerapkan Algoritma Fedorovatau Algoritma Fedorov yang dimodifikasi jika matrik variansi kovariansi dari error tidak diketahui.
Pemodelan Resiko Penyakit Pneumonia pada Balita di Jawa Timur Menggunakan Regresi Logistik Biner Stratifikasi Noviana, Ita; Wulandari, Sri Pingit; Purhadi, Purhadi
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 2, No 2 (2013)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1060.918 KB)

Abstract

Abstrak— Pneumonia merupakanpenyakit yang dapat menyebabkan kematian pada anakdibawah usia lima tahun (balita) lebih banyak dibandingkan dengan penyakit lainseperti AIDS, malaria dan campak. Indonesia saat ini belum memenuhi target MDGsyakni harus menurunkan angka kematian pada balita (akba) hingga dua per tigadalam kurun waktu 1990-2015. Provinsi Jawa Timur menduduki peringkat kedua diIndonesia untuk jumlah balita penderita pneumonia dan menduduki peringkat ke 6untuk angka kematian balita akibat pneumonia. Banyak penelitian yang telahdilakukan guna menekan angka kematian balita. Penelitian ini menggunakan 9 faktor yang diduga mempengaruhi kejadianpneumonia pada balita di Provinsi Jawa Timur. Data yang digunakan dalampenelitian diperoleh berdasarkan hasil survey Riset Kesehatan Dasar tahun 2007dengan wilayah survey Provinsi Jawa Timur. Metode yang digunakan dalampenelitian ini adalah regresi logistik binerstratifikasi. Variabel yang signifikan terhadap model pada strata dataran rendah adalah klasifikasitempat tinggal dan lama pemberian ASI,sedangkan pada model di strata dataran sedang hanya lama pemberian ASI. Variabel  yang signifikan terhadap model pada strata dataran tinggi hanya pemberian imunisasi campak. Hasil pengujian vektor parameter lama pemberian ASI dalammodel regresi logistik untuk strata dataran sedang danstrata dataran rendah menyatakan bahwa lamapemberian ASI memberikan pengaruh yang sama.
Pemodelan Faktor yang Mempengaruhi Jumlah Hiv dan Aids Provinsi Jawa Timur Menggunakan Regresi Poisson Bivariat Ratnasari, Novi Tri; Purhadi, Purhadi
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 2, No 2 (2013)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1042.352 KB)

Abstract

Penelitian ini menjelaskan tentang faktor yang mempengaruhiHIV dan AIDS di  kabupaten dan kota diJawa Timur. Kasus HIV dan AIDS merupakankedua kasus yang berbeda tetapi mempunyaiketerkaitan satu dengan yang lain, karena itu regresi poisson bivariat diduga menjadimetode yang baik untuk memodelkanjumlah kasus HIV dan jumlah kasus AIDS.Terdapat tiga buah model regresi poisson bivariat yang dibangun. Nilai parameter yangdidapatkan dari ketiga buah regresi tersebut berbeda-beda, karena itu perlumemilih salah satu dari ketiga model tersebut.Model terbaik dari regresi poisson bivariatadalah model dengan nilai                         melibatkanvariabel prediktor. Pada model terbaiktidak semua variabel prediktor berpengaruh terhadap respon jumlah kasus AIDS.Variabel prediktor yang berpengaruh pada model jumlah kasus AIDS adalahpersentase penduduk tamat SMA, persentase pengguna kondom, persentase pendudukkelompok umur 25-29 tahun, persentase daerah berstatus desa dan persentasependuduk miskin di tiap kabupaten dan kota.
Faktor-faktor Eksternal Pneumonia pada Balita Santoso, Fitriarma Putri; Pingit W, Sri; Purhadi, Purhadi
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 1, No 1 (2012): Jurnal Sains dan Seni ITS (ISSN 2301-928X)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (959.592 KB)

Abstract

Pneumonia adalah infeksi saluran pernafasan akut bagian bawah yang mengenai parenkim paru dan paling sering menyebabkan kematian pada bayi dan balita. Analisis regresi linier merupakan analisis statistik yang bertujuan memodelkan hubungan antara variabel respon dengan variabel prediktor. Geographically Weighted Regression (GWR) adalah bentuk lokal dari regresi linier dan merupakan metode statistik yang digunakan menganalisis data spasial. Penelitian ini bertujuan mengetahui faktor-faktor eksternal yang mempengaruhi pneumonia balita di Jawa Timur dengan menggunakan GWR. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada model regresi linier diperoleh hasil yang tidak signifikan, sehingga dilanjutkan dengan analisis GWR. Model GWR kejadian pneumonia balita menghasilkan R2 lebih besar dari  model regresi, yaitu 46,54 persen dan SSE yang lebih kecil, yaitu 19,77945.  Faktor geografis berpengaruh terhadap kejadian pneumonia balita di Jawa Timur sehingga model GWR yang terbentuk berbeda-beda tiap kabupaten. Faktor eksternal yang berpengaruh terhadap pneumonia balita di Jawa Timur  adalah pemberian vitamin A dan balita mendapat imunisasi.
Pemodelan Faktor-Faktor Yang Berpengaruh Terhadap Prevalensi Balita Kurang Gizi Di Provinsi Jawa Timur Dengan Pendekatan Geographically Weighted Logistic Re¬gression (GWLR) Anggarini, Retno; Purhadi, Purhadi
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 1, No 1 (2012): Jurnal Sains dan Seni ITS (ISSN 2301-928X)
Publisher : Jurnal Sains dan Seni ITS

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kondisi kekurangan gizi pada balita akan mempe-ngaruhi kesehatan dan umur harapan hidup yang merupakan salah satu unsur utama dalam keberhasilan pembangunan nega-ra (Human Devel­opment Index). Faktor penyebab terjadinya kekurangan gizi diduga berbeda-beda antar wilayah kabupa-ten/kota. GWLR merupakan bentuk lokal dari regresi logistik dimana faktor geografis dipertimbangkan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa persentase balita kurang gizi di Jawa Timur memiliki pola yang menyebar sehingga diindikasikan terdapat faktor spasial. Hasil analisis model GWLR dengan pem-bobot Adaptif Bisquare Kernel lebih baik karena mempunyai nilai AIC terkecil. Variabel yang berpengaruh signifikan menu-runkan prevalensi balita kurang gizi di Jawa Timur yaitu pro-sentase balita yang mendapatkan vitamin A, persentase bayi yang mendapat ASI eksklusif, persentase penduduk yang meng-gunakan air bersih, persentase bayi yang mendapat imunisasi lengkap, dan persentase tenaga kesehatan. Analisis GWLR dengan menggunakan pembobot Adaptive Bisquare Kernel meng-hasilkan 11 kelompok daerah yang memiliki karakteristik sama. Masing-masing kabupaten/kota dalam kelompok ini relatif ber-dekatan satu dengan lainnya sehingga terdapat dependensi wila-yah dalam kasus prevalensi balita kurang gizi di Jawa Timur.  
Pemodelan Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Tingkat Buta Huruf Kabupaten/kota di Jawa Timur dengan Geographically Weighted Ordinal Logistic Regression Lailiyah, Nur; Purhadi, Purhadi
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 1, No 1 (2012): Jurnal Sains dan Seni ITS (ISSN 2301-928X)
Publisher : Jurnal Sains dan Seni ITS

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu indikator kualitas hidup suatu negara dapat ditentukan dengan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang dilihat berdasarkan harapan hidup, melek huruf, pendidikan, dan standar hidup. Tingginya buta huruf terutama di Jawa Timur menjadi hambatan dalam dunia pendidikan sehingga dapat mempengaruhi rendahnya IPM di Indonesia terutama di Jawa Timur. Pada penelitian ini dibahas mengenai pemodelan faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat buta huruf kabupaten/kota di Jawa Timur dengan Geographically Weighted Ordinal Logistic Regression (GWOLR). GWOLR merupakan pengembangan dari model regresi logistik ordinal yang memperhatikan faktor geografis. Penelitian ini bertujuan untuk memodelkan faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat buta huruf kabupaten/kota di Jawa Timur berdasarkan model GWOLR. Hasil penelitian ini adalah pemodelan faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat buta huruf dengan GWOLR lebih baik dibandingkan regresi logistik ordinal berdasarkan Akaike Information Criterion (AIC). Faktor yang mempengaruhi tingkat buta huruf tiap kabupaten/kota di Jawa Timur berdasarkan model GWOLR adalah persentase daerah berstatus kota dan angka partisipasi murni Sekolah Dasar tiap kabupaten/kota di Jawa Timur. Kedua faktor tersebut berpengaruh positif terhadap model. Model GWOLR terbaik pada penelitian ini yaitu dengan menggunakan pembobot fungsi kernel Exponential.  
Analisis Survival Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Laju Kesembuhan Pasien Penderita Demam Berdarah Dengue (DBD) di RSU Haji Surabaya dengan Regresi Cox Fa’rifah, Riska Y.; Purhadi, Purhadi
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 1, No 1 (2012): Jurnal Sains dan Seni ITS (ISSN 2301-928X)
Publisher : Jurnal Sains dan Seni ITS

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tahun 2010, DBD di Indonesia merupakan suatu penyakit yang tergolong pada kejadian luar biasa (KLB) dengan jumlah kejadian sebanyak 156.086 kasus dan kematian sebanyak 1.358. Dari jumlah tersebut, sebanyak 26.059 kasus dan 233 kematian terjadi di Jawa Timur. Untuk mengurangi angka kematian akibat DBD, maka penelitian ini akan memodelkan  waktu survival pasien penderita DBD yang dirawat di RSU Haji Surabaya dengan faktor-faktor yang diduga mempengaruhi laju kesembuhan pasien menggunakan analisis survival regresi cox dengan distribusi Weibull. Berdasarkan hasil analisis, diperoleh informasi bahwa dari 66 pasien sebesar 67% (44) pasien laki-laki, 50% (33) pasien berusia 0-14 tahun, 70% (46) pasien dengan jumlah trombosit di bawah normal (< 150.000/mm3) serta faktor-faktor yang mempengaruhi laju kesembuhan pasien penderita DBD adalah usia dan trombosit di bawah normal. Ketika antar pasien jumlah trombositnya sama, maka risiko untuk sembuh dari pasien yang berusia satu tahun lebih tua akan lebih lama dari pada yang berusia satu tahun lebih muda dan ketika usia pasien sama, dengan jumlah trombosit di bawah normal akan mencapai sembuh lebih lama daripada pasien dengan jumlah trombosit yang normal.  
Pemodelan Jumlah Balita Gizi Buruk di Jawa Timur dengan Geographically Weighted Poisson Regression Amelia, Rahmi; Purhadi, Purhadi
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 1, No 1 (2012): Jurnal Sains dan Seni ITS (ISSN 2301-928X)
Publisher : Jurnal Sains dan Seni ITS

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kasus balita gizi buruk di Indonesia khususnya di Jawa Timur masih tergolong cukup tinggi. Laju  gizi buruk dapat ditekan apabila faktor-faktor yang mempengaruhi gizi buruk dapat diketahui. Oleh sebab itulah diperlukan adanya suatu pemodelan untuk mengetahui faktor-faktor yang berpengaruh secara signifikan. Kasus gizi buruk termasuk dalam data count, sehingga untuk pemodelan dapat menggunakan Regresi Poisson dan GWPR yang memperhatikan aspek spasial. Penelitian ini menitikberatkan pada pemilihan model terbaik dari GWPR berdasarkan kriteria kebaikan model R2 yang terdiri atas tiga macam yaitu R2 residual tak terboboti, R2 pearson, dan R2 devians. Hasil analisis menunjukkan bahwa nilai R2 yang terbesar ialah R2 residual tak terboboti dengan fungsi kernel yang digunakan adalah fungsi kernel bisquare. Secara umum variabel yang berpengaruh hampir di setiap kabupaten/kota ialah rasio jumlah tenaga kesehatan dibanding jumlah balita dan rata-rata usia pertama perkawinan ≤16 tahun.  
Pemodelan Mixed Geographically Weighted Regression (MGWR) pada Angka Kematian Balita di Kabupaten Bojonegoro Tahun 2011 Wuryanti, Ika Wuryanti Febrina; Purnami, Santi Wulan; Purhadi, Purhadi
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 2, No 1 (2013)
Publisher : Jurnal Sains dan Seni ITS

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penurunan Angka Kematian Balita (AKABA) adalah salah satu tujuan Millenium Development Goals (MDGs). Peningkatan angka kematian balita di Jawa Timur masih sering terjadi khususnya di Kabupaten Bojonegoro. Namun penelitian mengenai kematian balita masih jarang dilakukan. Untuk itu, dilakukan pemodelan untuk mengetahui faktor-faktor yang berpengaruh secara signifikan. Pemodelan dilakukan dengan regresi linier global yang dilanjutkan menggunakan model GWR dan MGWR untuk menduga adanya faktor-faktor yang berpengaruh secara spasial. Model GWR (Geographically Weighted Regression) adalah pengembangan dari model regresi global yang mempertimbangkan adanya faktor spasial. Semua variabel prediktornya berpengaruh secara lokal. Sedangkan pada MGWR (Mixed Geographically Weighted Regression) tidak semua variabel prediktor mempunyai pengaruh secara lokal, namun sebagian berpengaruh secara global. Penelitian bertujuan untuk memilih model terbaik berdasarkan nilai AIC terkecil.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa model terbaik adalah model MGWR dengan pembobot gaussian. Variabel yang berpengaruh terhadap angka kematian balita adalah presentase ibu hamil mendapat Tablet FE (X1), presentase balita yang mendapat vitamin A (X2), balita mendapat pelayanan kesehatan (X5) dan presentase balita kurang gizi (X8).