Articles

Found 7 Documents
Search

PENGARUH BUDAYA ORGANISASI, GAYA KEPEMIMPINAN, DAN KEPUASAN KERJA TERHADAP KOMITMEN ORGANISASI PURBA, SAUT
JURNAL MANAJEMEN PENDIDIKAN Vol 2, No 2 (2011): JURNAL MANAJEMEN PENDIDIKAN
Publisher : JURNAL MANAJEMEN PENDIDIKAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The objective of this research is to study the organizational culture, leadership style, and job satisfaction influence on the deans organizational commitment by private university in North Sumatera province. In this research, 90 samples were selected simple random sampling and data has been analysis by path analysis. The research findings are: (1)organizational culture has a direct effect on job satisfaction, (2)  leadership style,has a direct effect on job satisfaction, (3) job satisfaction has a direct effect on organizational commitment,  (4) organizational culture has a direct effect on  organizational commitment, and (5)  leadership style has a direct effect on organizational commitment. Efforts to improve organizational commitment can be done by creating conducive conditions in the workplace, employer-oriented leadership style to the task and the empowerment of subordinates, as well as increase job satisfaction by providing recognition, rewards and incentives, the results of this study can be considered for the next research.Keywords: Organizational commitment, organizational culture, leadership style, and job satisfaction
PENGARUH STRUKTUR KEPEMILIKAN SAHAM TERHADAP KEBIJAKAN DIVIDEN (STUDI PADA PERUSAHAAN-PERUSAHAAN YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA) Purba, Saut; Silalahi, Donalson
-
Publisher : UNIKA Santo Thomas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dividend policy is an interesting theme in financial research. The dividend policy often used to reduce conflicts of interest between shareholders and managers. Therefore, would be argued that the ownership structure affect the dividend policy. This study aims to: First, to explain the ownership structure and dividend policy. Second, to obtain the empirical evidence about the impact of ownership structure on dividend policy by used size, capital structure and profitability of the firm as control variables. The study was conducted in Indonesia Stock Exchange using the 198 companies as samples and use multiple regression as an analytical tool. Based on the results of the study suggested that: First, the institutional ownership before and after the control variables included positive and significant effect on the dividend payout ratio. Second, managerial ownership before and after the control variables included no significant effect on the dividend payout ratio. Third, the size of the company have significant positive effect on the dividend payout ratio. Fourth, capital structure and profitability of the firm has no significant effect on the dividend payout ratio.
PENGARUH BUDAYA ORGANISASI, GAYA KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH, DAN MOTIVASI KERJA GURU TERHADAP KOMITMEN KERJA GURU DI SEKOLAH MENENGAH ATAS NEGERI KOTA TEBING TINGGI Tobing, Lidya Afriani L.; Purba, Saut; Situmorang, Benyamin
JURNAL MANAJEMEN PENDIDIKAN INDONESIA Vol 9, No 2 (2017): Nopember 2017
Publisher : JURNAL MANAJEMEN PENDIDIKAN INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan mengetahui: (1) Pengaruh Budaya Organisasi Terhadap Motivasi Kerja Guru, (2) Pengaruh Gaya Kepemimpinan Kepala Sekolah Terhadap Motivasi Kerja Guru, (3) Pengaruh Budaya Organisasi Terhadap Komitmen Kerja Guru, (4) Pengaruh Gaya Kepemimpinan Kepala Sekolah Terhadap Komitmen Kerja Guru, dan (5) Pengaruh Motivasi Kerja Guru Terhadap Komitmen Kerja Guru di Sekolah Menengah Atas Negeri Kota Tebing Tinggi. Penelitian ini menggunakan model kuantitatif, model yang digunakan adalah analisis jalur. Hasil dari penelitian ini ditemukan: (1) terdapat pengaruh langsung positif budaya organisasi terhadap motivasi kerja guru, (2) terdapat pengaruh langsung positif gaya kepemimpinan kepala sekolah terhadap motivasi kerja guru, (3) terdapat pengaruh langsung positif budaya organisasi terhadap komitmen kerja guru, (4) terdapat pengaruh langsung positif gaya kepemimpinan kepala sekolah terhadap komitmen kerja guru, (5) terdapat pengaruh langsung positif motivasi kerja guru terhadap komitmen kerja guru. Dari ketiga variabel bebas yang ada, maka pengaruhnya yang paling besar terhadap Komitmen Kerja yaitu variabel Motivasi Kerja sebesar 10,89%. Maka untuk meningkatkan komitmen kerja guru perlu adanya peningkatan budaya organisasi, gaya kepemimpinan kepala sekolah, dan motivasi kerja guru. Kata kunci: Budaya Organisasi, Gaya Kepemimpinan Kepala Sekolah, Motivasi Kerja Guru, dan Komitmen Kerja Guru
UPAYA MENINGKATAN KEMAMPUAN GURU BIOLOGI MENERAPKAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING MELALUI SUPERVISI AKADEMIK MODEL KLINIS DI SMA DAN SMK KECAMATAN PASIE RAJA KABUPATEN ACEH SELATAN Kurnaidi, Kurnaidi; Purba, Saut; Ambarita, Biner
JURNAL PENDIDIKAN DAN KEPENGAWASAN Vol 2, No 2: OKTOBER 2015
Publisher : JURNAL PENDIDIKAN DAN KEPENGAWASAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Cenelitian ini bertujuan untuk : 1) meningkatkan kemampuan guru Biologi dalam menyusun RPP model Problem Based Learning; 2) meningkatkan kemampuan guru Biologi menerapkan model pembelajaran Problem Based Learning melalui supervisi akademik model klinis di SMA dan SMK Kecamatan Pasie Raja Kabupaten Aceh Selatan. Subjek penelitian ini adalah guru-guru mata pelajaran Biologi di SMA Negeri 1 Pasie Raja dan SMK Negeri 1 Pasie Raja Kabupaten Aceh Selatan yang berjumlah lima orang, dengan fokus penelitian adalah kemampuan guru Biologi menyusun RPP model pembelajaran Problem Based Learning dan menerapkan model pembelajaran Problem Based Learning. Desain penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan sekolah yang dilaksanakan sebanyak dua siklus. Setiap siklus terdiri dari empat tahap, yakni: perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Pada siklus pertama rata-rata kemampuan guru menyusun rencana pelaksanaan pembelajaran sebesar 81,25% dengan kategori baik, dan kemampuan guru menerapkan model pembelajaran Problem Based Learning sebesar 74,64% dengan kategori cukup. Pada siklus kedua rata-rata kemampuan guru dalam menyusun RPP sebesar 94,31% dengan kategori baik sekali, dan kemampuan guru menerapkan model pembelajaran Problem Based Learning sebesar 87,50% dengan kategori baik. Dengan demikian hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan supervisi akademik model klinis dapat meningkatkan kemampuan guru Biologi menerapkan model pembelajaran Problem Based Learning di SMA Negeri 1 Pasie Raja dan SMK Negeri 1 Kabupaten Aceh Selatan. 
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN STANDAR KUALIFIKASI DAN KOMPETENSI KEPALA SMK NEGERI DI KABUPATEN ACEH SELATAN Hasibuan, Habibullah; Yusnadi, Yusnadi; Purba, Saut
JURNAL PENDIDIKAN DAN KEPENGAWASAN Vol 3, No 2: OKTOBER 2016
Publisher : JURNAL PENDIDIKAN DAN KEPENGAWASAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi kebijakan standar kualifikasi dan kompetensi kepala SMK Negeri di Kabupaten Aceh Selatan, melalui (1) mendeskripsikan faktor komunikasi dalam implementasi kebijakan standar kualifikasi dan kompetensi kepala SMK Negeri di Kabupaten Aceh Selatan, (2) mendeskripsikan faktor sumberdaya dalam implementasi kebijakan standar kualifikasi dan kompetensi kepala SMK Negeri di Kabupaten Aceh Selatan, (3) mendeskripsikan faktor disposisi dalam implementasi kebijakan standar kualifikasi dan kompetensi kepala SMK Negeri di Kabupaten Aceh Selatan, (4) mendeskripsikan faktor struktur birokrasi dalam implementasi kebijakan standar kualifikasi dan kompetensi kepala SMK Negeri di Kabupaten Aceh Selatan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian terdiri dari Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Aceh Selatan, Kabid Dikmen, Korwas, Pengawas SMK, dan Kepala SMK Negeri di Kabupaten Aceh Selatan. Dalam mengumpulkan data peneliti menggunakan teknikwawancara, observasi dan studi dokumentasi. Untuk teknik analisa data menggunakan analisa kualitatif yang mengacu kepada pendapat Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor komunikasi, sumberdaya, disposisi, dan struktur birokrasi mempengaruhi implementasi kebijakan standar kualifikasi dan kompetensi kepala SMK Negeri di Kabupaten Aceh Selatan. Pada faktor komunikasi, pelaksanaan kebijakan standar kualifikasi dan kompetensi kepala SMK Negeri di Kabupaten Aceh Selatan belum melaksanakan sosialisasi secara khusus tentang kebijakan standar kualifikasi dan kompetensi kepala SMK Negeri di Kabupaten Aceh Selatan. Untuk faktor sumberdaya, disposisi, dan struktur birokrasi dalam pelaksanaan kebijakan standar kualifikasi dan kompetensi kepala SMK Negeri di Kabupaten Aceh Selatan sudah terlaksana. Penelitian merekomendasikan hal-hal sebagai berikut: (1) Dinas Pendidikan dapat lebih meningkatkan intensitas kegiatan, pelatihan, workshop, dan seminar sosialisasi yang fokus pada kebijakan standar kualifikasi dan kompetensi kepala SMK secara berkesinambungan, serta memberikan reward dan punishment,(2) Dinas Pendidikan sebagai pelaksana kebijakan dapat meningkatkan kompetensi dan menjaga komitmen dijajarannya dalam menjalankan kebijakan regulasi yang sudah ditetapkan, serta melakukan program pemetaan kualifikasi dan kompetensi kepala SMK, (3) Korwasagar melakukan pembinaan bagi seluruh pengawas SMK untuk menjalankan fungsi kepengawasan dalam melakukan monitoring dan evaluasi yang ketat terhadap sasaran kebijakan sehingga dapat diperoleh sosok kepala sekolah yang profesional, (4) Kepala sekolah dituntut untuk bekerja secara profesional dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya sebagai kepala sekolah.Kata Kunci : Implementasi Kebijakan, Standar Kualifikasi dan Kompetensi KepalaSMK.
PENGARUH BUDAYA ORGANISASI, GAYA KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH, DAN MOTIVASI KERJA GURU TERHADAP KOMITMEN KERJA GURU DI SEKOLAH MENENGAH ATAS NEGERI KOTA TEBING TINGGI Tobing, Lidya Afriani L.; Purba, Saut; Situmorang, Benyamin
JURNAL MANAJEMEN PENDIDIKAN INDONESIA Vol 9, No 2 (2017): Nopember 2017
Publisher : JURNAL MANAJEMEN PENDIDIKAN INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan mengetahui: (1) Pengaruh Budaya Organisasi Terhadap Motivasi Kerja Guru, (2) Pengaruh Gaya Kepemimpinan Kepala Sekolah Terhadap Motivasi Kerja Guru, (3) Pengaruh Budaya Organisasi Terhadap Komitmen Kerja Guru, (4) Pengaruh Gaya Kepemimpinan Kepala Sekolah Terhadap Komitmen Kerja Guru, dan (5) Pengaruh Motivasi Kerja Guru Terhadap Komitmen Kerja Guru di Sekolah Menengah Atas Negeri Kota Tebing Tinggi. Penelitian ini menggunakan model kuantitatif, model yang digunakan adalah analisis jalur. Hasil dari penelitian ini ditemukan: (1) terdapat pengaruh langsung positif budaya organisasi terhadap motivasi kerja guru, (2) terdapat pengaruh langsung positif gaya kepemimpinan kepala sekolah terhadap motivasi kerja guru, (3) terdapat pengaruh langsung positif budaya organisasi terhadap komitmen kerja guru, (4) terdapat pengaruh langsung positif gaya kepemimpinan kepala sekolah terhadap komitmen kerja guru, (5) terdapat pengaruh langsung positif motivasi kerja guru terhadap komitmen kerja guru. Dari ketiga variabel bebas yang ada, maka pengaruhnya yang paling besar terhadap Komitmen Kerja yaitu variabel Motivasi Kerja sebesar 10,89%. Maka untuk meningkatkan komitmen kerja guru perlu adanya peningkatan budaya organisasi, gaya kepemimpinan kepala sekolah, dan motivasi kerja guru. Kata kunci: Budaya Organisasi, Gaya Kepemimpinan Kepala Sekolah, Motivasi Kerja Guru, dan Komitmen Kerja Guru
BEBERAPA FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PRICE EARNINGS RATIO STUDI PADA PERUSAHAAN-PERUSAHAAN MANUFAKTUR YANG TELAH GO-PUBLIC DI BURSA EFEK INDONESIA Purba, Saut
-
Publisher : UNIKA Santo Thomas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims: First, to get the variables that affect the price earnings ratio. Second, to obtain empirical evidence about the impact of these variables on price earnings ratio. To achieve this purpose, research on companies listed on the Indonesia Stock Exchange at the end of 2013. The number of companies manufacturing the research samples as many as 98 companies. By using eight regression model to explain the determinants of price-earnings ratio is obtained the following results. First, return on equity, the expected yield or capitalization rate, growth, dividend payout ratio, total asset turnover, net profit margin, and the debt to equity ratio is a determinant of price-earnings ratio. Second, the return on equity have a positive influence and significant impact on the price earnings ratio, expected returns or the capitalization rate affects negatively and significantly influence on the price earnings ratio, growth positive influence and significant impact on the price earnings ratio, dividend payout ratio positive effect and significant to price earnings ratio, total asset turnover and significant positive effect on the price-earnings ratio, net profit margin and significant positive effect on the price-earnings ratio, and debt to equity ratio and significant positive effect on the price earnings ratio. Third, the debt to equity ratio is the dominant determinant of the price earnings ratio. Fourth, the price earnings ratio variation able to be explained by variations in the independent variables of 43.1 to 75.6 percent. It may therefore be argued that this study is useful for: First, to provide information to investors about the variables that need to be considered when investing in the stock market and affect the price earnings ratio. These variables are the retention ratio, dividend payout ratio, total asset turnover, net profit margin, debt to equity ratio, the required yield, growth, and return on equity. Second, add a reference to the capital market in relation to fundamental factors. Third, the results of this study are expected to be a reference to the head of the company in order to increase the value of the company.