Krispinus Kedati Pukan
Jurusan Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Semarang

Published : 20 Documents
Articles

Found 20 Documents
Search

PENGEMBANGAN BUKU SAKU IPA TERPADU BILINGUAL DENGAN TEMA BAHAN KIMIA DALAM KEHIDUPAN SEBAGAI BAHAN AJAR DI MTs

Unnes Science Education Journal Vol 2 No 1 (2013): February 2013
Publisher : Unnes Science Education Journal

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PERUBAHAN KARAKTER KUANTITATIF MUCUNA PRURIENS GENERASI M1 PASCA IRRADIASI SINAR GAMMA CO-60

Sainteknol : Jurnal Sains dan Teknologi Vol 13, No 1 (2015): June 2015
Publisher : Unnes Journal

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Koro benguk (Mucuna pruriens) berpotensi sebagai bahan substitusi kedelai. Keragaman genetik koro benguk termasuk kategori rendah, sehingga perlu ditingkatkan keragaman genetiknya terutama pada faktor-faktor produksi. Tujuan penelitian adalah mendapatkan informasi mutasi mikro pada koro benguk generasi M1 setelah diradiasi dengan sinar gamma dari Cobalt-60. Benih koro benguk diperoleh dari Balai Pengembangan Perbenihan Tanaman Pangan dan Hortikultura (BP2TPH) Ngipiksari, Sleman, Yogyakarta. Radiasi sinar gamma dilakukan di PAIR BATAN Pasar Jumat, Jakarta. Dosis radiasi gamma yang digunakan adalah 0; 25 Gy, 50 Gy; 100 Gy; 150 Gy, 200 Gy, dan 250 Gy. Eksperimen dilakukan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK). Parameter yang diamati adalah umur berbunga, jumlah polong, jumlah biji, berat 100 biji tanaman generasi M1. Data dianalisis menggunakan Anava, dilanjutkan dengan Uji Beda Nyata Duncan (DMRT). Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan dosis radiasi sinar gamma akan memperpanjang hari munculnya bunga dan berat biji, namun menurunkan jumlah polong dan jumlah biji pada tanaman generasi M1.

KAJIAN BAKTERI ENDOFIT PENGHASIL IAA (INDOLE ACETIC ACID) UNTUK PERTUMBUHAN TANAMAN

Sainteknol : Jurnal Sains dan Teknologi Vol 14, No 1 (2016): June 2016
Publisher : Unnes Journal

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bakteri Penghasil IAA mampu menghasilkan fitohormon yang dapat mempercepat pertumbuhan tanaman. Hormon IAA adalah auksin endogen yang berperan dalam pembesaran sel, menghambat pertumbuhan tunas samping, merangsang terjadinya absisi, berperan dalam pembentukkan jaringan xilem dan floem, dan juga berpengaruh terhadap perkembangan dan pemanjangan akar. Hormon IAA merupakan hormon yang berperan dalam pertumbuhan dan perkembangan tanaman sehingga sintesis oleh bakteri tertentu merupakan alasan yang menyebabkan peningkatan pertumbuhan tanaman. Oleh karena itu masalah yang perlu dikaji dalam penelitian ini adalah apakah isolat bakteri endofit dari tanaman kacang tanah berpotensi sebagai penghasil IAA , bagaimana identifikasi bakteri endofit yang mempunyai kemampuan menghasilkan IAA, bagaimana pengaruh IAA terhadap pertumbuhan tanaman kacang hijau. Secara khusus penelitian bertujuan untuk mendapatkan isolat bakteri endofit penghasil IAA pada tanaman kacang tanah , menguji kemampuan isolat bakteri endofit menghasilkan IAA secara in vitro dan menganalisis IAA terhadap pertumbuhan dan perkembangan tanaman kacang tanah . Pelaksanaan penelitian dilakukan dalam 3 tahap, pertama isolasi bakteri endofit penghasil IAA pada bagian akar dan batangdilakukan pada medium umum untuk pertumbuhan bakteri , kedua menguji kemampuan bakteri endofit memproduksi IAA secara in vitro, dilakukan dengan cara menumbuhkan bakteri pada media yang mengandung triptofan.dan ketiga introduksi bakteri endofit penghasil IAA pada tanaman kacang hijau. Pengujian kadar IAA yang dihasilkan diukur dengan menggunakan spektrofotometer dengan panjang gelombang 535 nm. Kecambah yang tumbuh diamati setelah empat hari . Parameter yang diamati adalah panjang kecambah , jumlah akar lateral. Hasil Isolasi didapat 16 isolat yang mempunyai kemampuan menghasilkan IAA dengan kadar yang di hasilkan berbeda dengan karakteristik morfologi yang berbeda. Isolat yang menghasilkan kadar IAA tinggi di aplikasi ke kacang hijau. Pemberian IAA berpengaruh terhadap jumlah akar lateral tapi tidak berpengaruh terhadap panjang kecambah. Analisis lebih lanjut bahwa semua isolat berbeda signifikan dengan kontol kecuali isolat AT dalam pembentukan akar lateral. Isolat DM dan K1K1 mempunyai hasil yang tertinggi dalam pembentukan akar lateral.

PENUGASAN RISET MINI DENGAN STRATEGI METAKOGNITIF DALAM PEMBELAJARAN SISTEM PEREDARAN DARAH

Journal of Biology Education Vol 4 No 3 (2015)
Publisher : Journal of Biology Education

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penugasan riset mini dengan strategi metakognitif terhadap kemampuan metakognitif siswa. Dalam penelitian ini peneliti berusaha menggabungkan strategi yang mampu mencakup kognisi dan metakognisi dalam upaya melatih pembelajaran mandiri. Penelitian ini merupakan penelitian quasi-experimental design dengan rancangan posttest-only design. Penelitian dilaksanakan pada semester gasal tahun ajaran 2014/2015 di SMA 1 Gombong pada kelas XI dengan materi sistem peredaran darah. Pengambilan sampel dilakukan menggunakan teknik acak dan diperoleh tiga kelas, dua kelas eksperimen dan satu  kelas kontrol. Hasil penelitian meliputi tingkat keterlaksanaan penugasan riset mini dengan strategi metakognitif, hasil belajar siswa, skor kemampuan metakognitif siswa, dan hubungan antara hasil belajar dan kemampuan metakognitif. Hasil uji t test posttest diperoleh thitung (4,442) > ttabel (1,985) sehingga dapat disimpulkan bahwa penugasan riset mini dengan strategi metakognitif berpengaruh terhadap hasil belajar. Di sisi lain, korelasi antara hasil belajar dan kemampuan metakognitif belum menunjukkan hubungan yang signifikan.    This research aimed to determine the effect of mini research assignment with metacognitive strategies upon students metacognitive skills. During the study, a strategy for improving both cognition and metacognition was used to support student self-regulated learning. Quasi-experimental design with posttest-only design was implemented,  in the first semester of academic year 2014/2015 at Senior High School 1 Gombong, in which class XI students were studying circulatory system. Random  sampling techniques were implemented to  indentify  three classes, two experimental classes and one control class. Findings included level scores of mini research assignment with metacognitive strategies, of student learning outcomes, of student metacognitive skills, and the relationship between learning outcomes and metacognitive skills. t-test posttest indicated that  tcount (4.442) > ttable (1.985) and it was concluded that mini research assignment with metacognitive strategies could influence on learning outcomes. On the other hand, the correlation between learning outcomes and metacognitive skills was not positively strong.

PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA SISWA BERBASIS “PDEODE” MATERI SISTEM PENCERNAAN MANUSIA

Journal of Biology Education Vol 4 No 1 (2015)
Publisher : Journal of Biology Education

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract The aims of this research are to develop student worksheet based on PDEODE teaching strategy and to measure the effectiveness of student worksheet for the learning outcome and student activity of human digestive system concept. This reaserch was research and development (R & D) with two field testing. Testing of product was VIII D class in Junior High School 1 Jakenan and the use of product was VIII B class in Junior High School 1 Jakenan and VIII A class in Junior High School 1 Winong. The use of product student worksheet using one group pretest-postest design. The result validation of specialist was 86,4% withvery reasonable criteria.The average of N-gain 0,64indicating that there was an increasing learning outcome from pretest to posttest with medium criteria.The average classical completeness of students reached 83,21% and the average percentage classical of student activity reached 72,05% with active criteria. Based on the results of research concluded that the development of student worksheet on the basis of PDEODE was reasonable and effective in learning outcome and student activity for learning of human digestive system concept. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan LKS berbasis PDEODE dan mengukur keefektifan LKS terhadap hasil belajar dan aktivitas siswa pada materi sistem pencernaan manusia. Rancangan penelitian ini adalah penelitian dan pengembangandengan dua uji coba lapangan. Uji coba produk dilaksanakan di SMP N 1 Jakenan kelas VIII D dan uji coba pemakaian dilaksanakan di SMP N 1 Jakenan kelas VIII B dan SMP N 1 Winong kelas VIII A. Uji coba pemakaian LKS menggunakan one group pretest-postest design. Hasil validasi ahli sebesar 86,4% dengan kriteria sangat layak. Rata-rata nilai N-gain sebesar 0,64 menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar dari pretest ke posttest dengan kriteria sedang. Rata-rata ketuntasan klasikal mencapai 83,21% dan rata-rata persentase aktivitas siswa secara klasikal mencapai 72,05% dengan kriteria aktif. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pengembangan LKS berbasis PDEODE layak dan efektif terhadap hasil belajar dan meningkatkan aktivitas siswa dalam pembelajaran sistem pencernaan manusia.    

ANALISIS KUALITAS SOAL-SOAL TRY OUT UJIAN NASIONAL MATA PELAJARAN IPA SMP DI KABUPATEN BANJARNEGARA

Journal of Biology Education Vol 2 No 1 (2013)
Publisher : Journal of Biology Education

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak ___________________________________________________________________ Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas soal try out UN mata pelajaran IPA menggunakan program ITEMAN, yang meliputi validitas dan reliabilitas soal. Data diperoleh dengan metode dokumentasi dan wawancara. Penelitian ini dilakukan di kabupaten Banjarnegara tahun ajaran 2011/2012.  Sekolah yang digunakan untuk penelitian adalah 9 SMP dari 91 SMP di Kabupaten Banjarnegara. Pengambilan sampel dilakukan secara acak. Subyek dari penelitian ini adalah siswa kelas IX. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas soal try out UN mata pelajaran IPA SMP di kabupaten Banjarnegara dengan program Iteman memiliki tingkat kesukaran sedang, daya beda cukup, distraktor berfungsi serta reliabilitas dengan kategori tinggi.     Abstract ___________________________________________________________________ The aims of this research were  to describe  item quality of try out Science National Exams using ITEMAN software, including its validity and reliability questions. Data was obtained by methods of documentation and interviews. This research was conducted at Banjarnegara in 2011/2012 school period. The schools involved  in this research were  9 junior high school from 91 junior high schools at Banjarnegara. Sampling was collected randomly. The subjects of this research were students of IX Grade. The result showed that item quality of junior high school Science National Exam at Banjarnegara was as follows: level of difficulties was middle, different resources were enough, distractor properly functioned, and its reliability was classified ‘high category’.

PENGEMBANGAN COMICS OF BIOLOGY EXPERIMENTAL GUIDE UNTUK KELAS VII SMP RSBI

Journal of Biology Education Vol 2 No 3 (2013)
Publisher : Journal of Biology Education

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study determined the development process and feasibility of  Comics of Biology Experimental Guide as a teaching material. This study used Research and Development (R & D). It was conducted at SMP 5 Semarang and SMP 21 Semarang. In obtaining the feasibility proof of this book as a teaching material, the study used questionnaire. Data were analyzed by using descriptive percentages. Based on the criteria of the feasibility, the results showed that this book guide is very feasible. It was able to achieve the graduation classical > 85% with KKM 75. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses pengembangan Comics of Biology Experimental Guide dan kelayakannya sebagai bahan ajar. Metodepenelitian yang digunakanadalahResearch and Development (R & D). Penelitian ini dilaksanakan di SMP 5 dan 21 Semarang. Penelitianini menggunakan metodeangketuntukmemperolehbuktiidentifikasikelayakan buku petunjuk praktikum Comics of Biology Experimental Guide sebagai bahan ajar.Data dianalisismenggunakandeskriptifpersentase.Hasilpenelitianmenunjukkanbahwapenilaiankelayakan buku petunjuk praktikum Comics of Biology Experimental Guide sesuaicriteriayaitusangatlayak. Buku petunjuk praktikum Comics of Biology Experimental Guide ini mampu mencapai kelulusan klasikal > 85% dengan KKM 75

MENINGKATKAN NILAI AFEKTIF DAN HASIL BELAJAR MATERI NATURAL PHENOMENA MELALUI MODEL SCIENTIFIC INQUIRY

Journal of Biology Education Vol 3 No 1 (2014)
Publisher : Journal of Biology Education

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Application measures of inquiry conducted by teachers who do not meet the basic standards, so that students have trouble doing scientific work skills well. Teachers had not found the right method for learning the material Natural Phenomena. In addition, teachers do not monitor students affective value in a sustainable manner, while the affective value determines the success of student learning. This study aimed to analyze the application of scientific inquiry teaching model can improve student affective value and learning outcomes class VII in SMP N 2 Semarang. This research was classroom action research which consisted of 3 cycles of learning. The sample in this research were class VII D and VII E. Results of the analysis of students affective learning value showed the average scientific interests and attitudes of students  in learning increases in each cycle. Average learning outcomes student of class VII D and VII E on the first cycle of 46,32; second cycle of 49,63; and the third cycle 82,81. Conclusions from this research was the application of scientific inquiry teaching model can increase the value of affective and cognitive learning outcomes matter Natural Phenomena class VII D and E in the Junior High School 2 Semarang Penerapan langkah-langkah inkuiri yang dilakukan oleh guru tidak memenuhi standar yang baku, sehingga siswa kesulitan melakukan ketrampilan bekerja ilmiah dengan baik. Guru belum menemukan metode yang tepat untuk pembelajaran materi Natural Phenomena. Selain itu, guru belum memantau nilai afektif siswa secara berkelanjutan, sedangkan nilai afektif menentukan keberhasilan belajar siswa. Tujuan penelitian ini adalah analisis penerapan model pembelajaran scientific inquiry untuk meningkatkan kemampuan afektif dan hasil belajar siswa kelas VII di SMP N 2 Semarang. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas dengan kolaborasi antara guru dengan mahasiswa yang terdiri dari 3 siklus pembelajaran. Sampel dalam penelitian ini yaitu kelas VII D dan VII E. Hasil analisis nilai afektif siswa terhadap pembelajaran menunjukkan rata-rata minat dan sikap ilmiah siswa dalam pembelajaran meningkat di setiap siklusnya. Rata-rata hasil belajar siswa kelas VII D dan VII E pada siklus I sebesar 46,32; siklus II 49,63; dan siklus III 82,81.  Simpulan dari penelitian ini adalah penerapan model pembelajaran scientific inquiry dapat meningkatkan nilai afektif dan hasil belajar kognitif materi Natural Phenomena siswa kelas VII D dan E di SMP Negeri 2 Semarang.

PEMANFAATAN LINGKUNGAN SEKOLAH SEBAGAI SUMBER BELAJAR UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA

Journal of Biology Education Vol 1 No 1 (2012)
Publisher : Journal of Biology Education

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ANALISIS COMPLEX- PERFORMANCE ASSESMENT DALAM PRAKTIKUM BIOLOGI SISWA KELAS X DI SMA NEGERI 2 PATI

Journal of Biology Education Vol 6 No 1 (2017)
Publisher : FMIPA UNNES

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis complex-performance assessment dalam praktikum Biologi siswa kelas X di SMA N 2 Pati, semester gasal tahun ajaran 2015/2016 materi berbagai tingkat keanekaragaman hayati Indonesia. Penelitian ini merupakan penelitian quasi experimental, yang diharapkan dapat menjelaskan profil SMA N 2 Pati, terutama yang berkaitan dengan kompleks kinerja siswa kelas X yang mencakup hasil belajar kognitif siswa, sikap ilmiah siswa, dan kinerja siswa. Desain penelitian menggunakan one shot case study. Sampel meliputi siswa kelas X MIA 1, X MIA 2, X MIA 4, X MIA 6, dan X MIA 7. Teknik pengambilan sampel dilakukan secara cluster random sampling. Jenis data meliputi data hasil belajar kognitif siswa, sikap ilmiah siswa, dan kinerja siswa, serta tanggapan guru maupun siswa terhadap kegiatan yang dinilai menggunakan complex-performance assessment. Hasil belajar kognitif siswa secara klasikal ≥ 90% siswa tuntas KKM. Hasil penilaian sikap ilmiah siswa, secara klasikal berada pada kriteria baik, dengan persentase rata-rata 85,74%. Adapun hasil penilaian kinerja siswa secara klasikal termasuk dalam kriteria baik, dengan persentase rata-rata sebesar 80,56%. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa profil kompleks kinerja siswa kelas X SMA N 2 Pati tahun ajaran 2015/2016 pada materi berbagai tingkat keanekaragaman hayati Indonesia, secara umum berada pada kriteria baik   This study aims to analyze the complex-performance assessment in biology lab class X SMA N 2 Pati, odd semester of 2015/2016 academic year in various levels of Indonesian biodiversity material. This research is quasi experimental reseach, which is expected to explain the profile of SMA N 2 Pati, particularly with regard to the performance of students of class X complex that includes cognitive, affective and psychomotor. The study design used is the one shot case study. Samples consist of students of class X MIA 1, X MIA 2, X MIA 4, X MIA 6, and X MIA 7. The sampling technique was conducted in cluster random sampling. The type of data including complex data of student performance, cognitif of student learning, as well as teachers and students in response to the activity assessed using complex - performance assessment. The results of students cognitive learning classical showed ≥ 90% students completed KKM. The results of students affective domain, classically located on both criteria, the average percentage of 85.74%. The results of students psychomotor domain, classically located on both criteria, the average percentage of 80.56%. Based on these results, we can conclude that the complex profile of student performance in class X SMA Negeri 2 Pati academic year 2015/2016 at the various levels of biodiversity materials Indonesia, if the terms are generally located on both criteria.