Heni Pujiastuti
Jurusan Pendidikan Matematika FKIP Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Published : 15 Documents
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : EDUMATICA | Journal Pendidikan Matematika

Analisis Kemampuan Komunikasi Matematis Siswa Berdasarkan Perbedaan Gender Nugraha, Tonnie Hari; Pujiastuti, Heni
Edumatica : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 9 No 1 (2019): Edumatica: Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Program Studi Pendidikan Matemarika PMIPA FKIP Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (71.575 KB) | DOI: 10.22437/edumatica.v9i1.5880

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan komunikasi matematis siswa yang ditinjau berdasarkan perbedaan gender. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Subjek dalam penelitian ini sebanyak 60 siswa kelas IX di SMPN 1 Cikulur. Instrumen yang digunakan yaitu tes kemampuan komunikasi matematis. Data dianalisis secara deskriptif untuk menggambarkan setiap aspek kemampuan komunikasi matematis siswa. Hasil penelitian diperoleh bahwa kemampuan komunikasi matematis siswa: 1) kemampuan komunikasi matematis secara keseluruhan, siswa perempuan lebih tinggi dibandingkan siswa laki-laki; 2) bagi siswa perempuan, aspek menggambar lebih tinggi dibandingkan dengan aspek ekspresi matematika dan aspek menulis; 3) bagi siswa laki-laki, aspek menulis lebih tinggi dibandingkan dengan aspek menggambar dan ekspresi matematika; 4) pada aspek menggambar (drawing), siswa perempuan lebih tinggi dibandingkan dengan siswa laki-laki; 5) pada aspek ekspresi matematika (mathematical expression), siswa perempuan lebih tinggi dibandingkan siswa laki-laki dan 6) pada aspek menulis (written texts), siswa laki-laki lebih tinggi dari siswa perempuan.
Pengaruh Model Pembelajaran Problem Based Learning terhadap Pemahaman Matematis Ditinjau dari Kemampuan Awal Matematika Yelvalinda, Yelvalinda; Pujiastuti, Heni; Fatah, Abdul
Edumatica : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 9 No 1 (2019): Edumatica: Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Program Studi Pendidikan Matemarika PMIPA FKIP Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (71.575 KB) | DOI: 10.22437/edumatica.v9i1.6108

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Model Pembelajaran Problem Based Learning Terhadap Pemahaman Matematis Ditinjau Dari Kemampuan Awal Matematika. Desain penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan teknik analisis Anova dua jalur. Sampel penelitian berjumlah 32 orang untuk kelas eksperimen dan 31 orang untuk kelas kontrol di SMK Negeri 1 Pandeglang, dengan menggunakan metode quasi eksperimen. Penelitian ini menggunakan desain pretest dan postest sehingga dapat dilihat perbedaan peningkatan  pemahaman matematis dari kelas eksperimen dan kelas kontrol. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman matematis siswa yang mendapatkan pembelajaran PBL lebih tinggi dari siswa yang mendapatkan  pembelajaran ekspositori. Berdasarkan uji hipotesis diperoleh sig. 0,027 < 0,05 maka H0 ditolak , maka dapat disimpulkan peningkatan pemahaman matematis siswa yang mendapat model pembelajaran PBL lebih tinggi dari siswa yang mendapat pembelajaran ekspositori. Hasil uji Anova dua jalur faktor pembelajaran dan KAM menimbulkan adanya interaksi dengan  sig.0,004 < 0,05 . Hal ini berarti interaksi yang sangat signifikan antara model pembelajaran dan KAM terhadap pemahaman matematis. Dari hasil uji-t untuk KAM tinggi diperoleh sig. 0,00 < 0,05 maka H0 ditolak dan untuk KAM rendah diperoleh sig. 0,647 > 0,05 maka H0 diterima. Dengan demikian pembelajaran matematika dengan model PBL dapat dijadikan suatu alternatif untuk meningkatkan pemahaman matematis siswa. Kata kunci: problem based learning, pemahaman matematis, kemampuan awal matematika     Abstract The purpose of this paper is to determine the effect of Problem Based Learning Model on Mathematical Understanding viewed from Early Mathematics Ability (EMA). The writer used quantitative analysis method and two-way anova analysis. This paper use primary data, 32 people from experimental class and 31 people from control class in SMK negeri 1 Pandeglang was taken as a interviewees for our research sample using the quasi-experimental method. This study used a pretest and post-test design therefore it can be seen the differences in the increase of mathematical understanding ability from experimental class and control class. The result of this study indicate that students who had PBL learning have higher mathematical understanding ability than students who had expository learning. Based on the hypothesis test sig. 0.027<0.05 H0 is rejected, so it can be concluded that the increase in mathematical understanding ability of students who had PBL learning models is higher than students who had expository learning. The test results with two ways ANOVA of learning factors and EMA generate an interactions with sig. 004 <0.05. This imply that there is a very significant interaction between the learning model and EMA on mathematical understanding skills. From the results of the t-test for high EMA is sig. 0.00 <0.05 H0 is rejected and for low EMA is sig. 0.647> 0.05 H0 is accepted. Therefore we can conclude that learning mathematics using the PBL model can become an alternative way to improve students mathematical understanding ability. Keywords: problem based learning, mathematical understanding, early mathematics ability.
Pengaruh Model Pembelajaran Generatif terhadap Peningkatan Kemampuan Komunikasi Matematis Ditinjau dari Kemampuan Awal Matematis Siswa Qonaah, Aan; Pujiastuti, Heni; Fatah, Abdul
Edumatica : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 9 No 1 (2019): Edumatica: Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Program Studi Pendidikan Matemarika PMIPA FKIP Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/edumatica.v9i1.6109

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh pembelajaran generatif untuk meningkatkan kemampuan komunikasi  matematis siswa berdasarkan kemampuan awal. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuasi eksperimen. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa SMAN 6 Pandeglang,  kelas XI yang berjumlah 9 kelas. Dengan teknik purposive sampling diperoleh kelas XI IPA 4 sebagai kelas kontrol dan kelas XI IPA 5 sebagai kelas eksperimen. Desain penelitian yang digunakan adalahThe nonequivalentpretest-postest control group design. Selama penelitian berlangsung kelompok eksperimen diberi perlakuan model pembelajaran generatif sedangkan kelas kontrol menggunakan model pembelajaran ekspositori. Analisis data dilakukan terhadap rataan gain ternormalisasi antara dua kelompok sampel. Hasil penelitian ini adalah (1) Peningkatan kemampuan komunikasi matematis siswa  yang  diberi  perlakuan model pembelajaran generatif  lebih tinggi  daripada siswa  yang mendapat model pembelajaran ekspositori; (2) Terdapat interaksi antara model pembelajaran dan kemampuan awal matematis (KAM) terhadap peningkatan kemampuan komunikasi matematis siswa; (3) Terdapat peningkatan kemampuan komunikasi matematis pada siswa dengan KAM tinggi; (4) Tidak terdapat peningkatan kemampuan komunikasi matematis pada siswa dengan KAM sedang dan rendah. Kata kunci: kemampuan komunikasi matematis, pembelajaran generatif, kemampuan awal matematika   Abstract This study aims to look at the effect of generative learning to improve students' mathematical communication skills based on early mathematic abilities. This type of research is quasi-experimental research. The population in this study were students of SMAN 6 Pandeglang, class XI which numbered 9 classes. The purposive sampling technique was obtained in class XI IPA 4 as the control class and class XI IPA 5 as the experimental class. The research design used was The Nonequivalent Pretest-Posttest Control Group Design. During the research, the experimental group was treated with generative learning models while the control class used the expository learning model. Data analysis was performed on normalized gain average between two sample groups. The results of this study are (1) Increased mathematical communication skills of students who are treated with a generative learning model higher than students who get an expository learning model; (2) There is an interaction between the learning model and early mathematic abilities (EMA) on improving students' mathematical communication skills; (3) There is an increase in mathematical communication skills in students with high EMA; (4) There is no increase in mathematical communication skills in students with moderate and low EMA. Keywords:mathematical communication ability, generative learning, early mahthematics ability