Margo Pujiantara
Jurusan Teknik Elektro Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Published : 5 Documents
Articles

Found 5 Documents
Search

Analisis dan Reduksi Bahaya ARC Flash pada Sistem Kelistrikan Prasongko, Firman Aji; Penangsang, Ontoseno; Pujiantara, Margo
Jurnal Teknik ITS Vol 1, No 1 (2012): Jurnal Teknik ITS (ISSN 2301-9271)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (209.064 KB)

Abstract

Upaya terakhir untuk menghitung bahaya yang berhubungan dengan potensi bahaya arc flash bergantung pada proteksi arus lebih untuk menghilangkan kondisi saat diberi gangguan. Efektivitas berbagai perangkat ditentukan oleh clearing time terkait dengan gangguan arus maksimum yang ada untuk setiap lokasi sistem. Industri komersial mulai melakukan prosedur pelabelan arc flash dan mulai mengenali pencegahan arc flash sebagai bagian dari program safety, perhitungan current method memungkinkan untuk menghitung incident energy (cal/cm² ) terkait dengan gangguan maksimum tiga phasa. Kesalahan terbanyak adalah besaran arus kurang dari besaran arus tiga phasa maksimum. Dalam Tugas Akhir ini akan dibahas perhitungan energy dan durasi lama terjadinya arc flash pada system kelistrikan pada electrical room.
Analisa Pengaruh Koordinasi Peralatan Proteksi Terhadap Karakteristik Voltage Sag Di PT. Pupuk Kaltim (PKT) Bontang Prayuga, Arif Rakhman; Pujiantara, Margo; Hernanda, IGN Satriyadi
Jurnal Teknik ITS Vol 1, No 1 (2012): Jurnal Teknik ITS (ISSN 2301-9271)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (671.727 KB)

Abstract

Program paket merupakan software simulasi transien pada sistem tenaga yang digunakan untuk menganalisa pengujian jaringan listrik di industri pada kondisi saat gangguan. Untuk meneliti karakteristik voltage sag pada sistem jaringan listrik di industri dalam kondisi saat gangguan, digunakan dua metode untuk koordinasi peralatan proteksi. Keluaran dari hasil simulasi berupa kurva transien tegangan terhadap durasi waktu gangguan yang merupakan karakteristik voltage sag. Kurva hasil simulasi ini dievaluasi dengan kurva standar CBEMA, ITIC, dan SEMI yang telah distandarkan untuk performa jaringan. Hasil simulasi hubung singkat 3 fasa di titik Fault 2 menyebabkan tegangan sisa sebesar 88,4 % di tiap fasa, hubung singkat 1 fasa ke tanah sebesar 81,4 % di fasa A, 98,6 % di fasa B, dan 96,2 % di fasa C, hubung singkat antar fasa sebesar 92,6 % di fasa A, 105,9 % di fasa B, 87,6 % di fasa C. Metode kedua yaitu dengan CB atau pemutus dari hasil evaluasi simulasi didapatkan durasi gangguan yang lebih kecil dari metode pertama yaitu tanpa peralatan proteksi.
Studi Kasus Skema Proteksi Adaptif Overcurrent Pada Beban Auxilary PLTU Perak Memperhatikan Units Cogeneration Firmansyah, Mochamad Anggi; Pujiantara, Margo; Suryoatmojo, Heri
Jurnal Teknik ITS Vol 1, No 1 (2012): Jurnal Teknik ITS (ISSN 2301-9271)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PLTU Perak dalam menyuplai daya listrik menuju sistem jaringan juga membutuhkan suplai daya listrik untuk beban auxiliary-nya. Suplai daya tersebut pada setiap unitnya disuplai oleh dua sumber yaitu melalui pemakaian sendiri (generator utama) dan sistem starting (incoming PLN) yang sistem suplai tersebut dilakukan berdasarkan kondisi tetentu dalam suatu cogeneration. Dengan adanya sistem cogeneration ini, sistem proteksi arus lebih beban auxiliary harus pula mengakomodasi kondisi tersebut akibat nilai arus hubung singkat yang berbeda untuk setiap  skema cogeneration. Untuk itu rele digital yang dimiliki oleh unit ini pada beban auxiliary harus disetting secara benar, efisien serta adaptif agar dapat mengakomodasi permasalahan tersebut.
Analisa Sistem Proteksi dengan Metode Perhitungan ARC-Flash yang Dimodifikasi untuk Diaplikasikan pada Sistem Tegangan Menengah di PT. Pupuk Kaltim Unit I (PKT I) Riyadi, Rahmat; Pujiantara, Margo; Wibowo, Rony Seto
Jurnal Teknik ITS Vol 1, No 1 (2012): Jurnal Teknik ITS (ISSN 2301-9271)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (274.679 KB)

Abstract

Berdasarkan standar IEEE 1584-2002 yang mengatur tentang analisa bahaya busur api (arc-flash) pada sistem tegangan rendah dan menengah, pengguna dapat dengan mudah menentukan batas keamanan untuk para pekerja. Namun, perlu diperhatikan bahwa standar yang ada diperoleh dari hasil pengukuran insiden energi busur api pada kondisi tertentu dan dikombinasikan dengan teori. Menurut rekomendasi standar IEEE, perhitungan arus hubung singkat selalu memperhatikan kontribusi arus gangguan dari generator, motor induksi dan sinkron. Besar kecilnya energi arc-flash dapat ditentukan dari beberapa sudut pandang. Diantaranya ialah nilai energi arc-flash akan besar apabila dihitung dengan menggunakan arus bolted three-phase fault, sedangkan dari sudut pandang arc-clearing time yang didapat dari waktu dimana arus gangguan saat itu terjadi akan menghasilkan nilai energi busur api yang lebih rendah. Hal ini memunculkan metode perhitungan modifikasi yang didasarkan pada perhitungan kontribusi arus hubung singkat dan waktu pemadaman busur api (arc-clearing time) sehingga besar energi busur api yang dihasilkan lebih rendah dari perhitungan standar IEEE 1584-2002. Hal tersebut dapat dijadikan sebagai acuan untuk perbaikan sistem pengaman.
Studi Koordinasi Rele Pengaman Akibat Terjadinya Kasus Sympathetic Trip Pada Sistem Kelistrikan Kilang Minyak Perusahaan Minyak Nasional Robby, Barikly; Soeprijanto, Adi; Pujiantara, Margo
Jurnal Teknik ITS Vol 1, No 1 (2012): Jurnal Teknik ITS (ISSN 2301-9271)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Saat ini salah satu perusahaan minyak nasional tengah menghadapi permasalahan sistem proteksi pada sistem tenaga listriknya. Adanya miss koordinasi rele arus lebih dan bekerjanya rele undervoltage pada kilang Sungai Gerong sesaat setelah terjadinya hubung singkat di kilang Plaju membuktikan keandalan sistem masih kurang sempurna. Untuk meningkatkan perfoma dari sistem proteksi perlu dilakukan analisis terhadap setting dan koordinasi rele yang ada seperti  pengaman arus lebih, rele gangguan tanah dan rele undervoltage. Analisis ini dapat dilakukan dengan menggambarkan kurva karakteristik rele pengaman. Sehingga, diharapkan kita akan dapat mencegah atau membatasi kerusakan jaringan beserta peralatannya ketika terjadi ganguuan dan juga mencegah putusnya suplai daya listrik pada daerah yang tidak ada gangguan. Dari koordinasi yang telah dianalisa, diketaui adanya miss-koordinasi dalam setelan pick-up dan waktu jedah, serta ditemukan adanya malfungsi rele. Tugas akhir ini merekomendasikan setelan baru untuk rele pengaman .