Feddy Setio Pribadi
Universitas Negeri Semarang

Published : 19 Documents
Articles

Found 19 Documents
Search

PC Data Logger berbasis Telemetri

Jurnal Kompetensi Teknik Vol 3, No 1 (2011)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada keadaan yang khusus alat ukur yang terdapat dipasaran tidak dapat digunakan sebagai alat ukur yang mampu memenuhi kebutuhan yang diinginkan. Sehingga untuk kebutuhan pengukuran yang khusus sesuai dengan yang diinginkan perlu di kembangkan sendiri. Sistem alat ukur seperti ini biasa disebut dengan model sistem akuisisi data atau data logger. Data logger dapat didefinisikan sebagai suatu sistem yang berfungsi untuk mengambil, mengumpulkan dan menyiapkan data, hingga memprosesnya untuk menghasilkan data yang dikehendaki. Sistem data logger yang didesain dalam penelitian ini berdasarkan telemetri (pengukuran jarak jauh). Pemilihan model telemetri didasarkan pada kasus yang terjadi dilapangan saat melakukan pengukuran dan monitoring terhadap obyek yang akan diukur. Perangkat sensor yang terintegrasi dengan module mikrokontroler yang digunakan untuk pengambilan data pada obyek yang akan diukur membuat alat yang dikembangkan lebih praktis. Modul tersebut mempunyai 4 serial port, dimana 4 serial port ini dapat digunakan untuk mengambil data, ke empat serial pot ini dapat digunakan secara simultan atau digunakan 1 atau 2 port masukan saja sesuai dengan kebutuhan dari obyek yang akan diamati. Pada modul ini juga dilengkapi dengan antena transmitter yang digunakan untuk mengirimkan data melalui gelombang radio (media udara) yang dihasilkan dari sensor untuk dikirimkan ke modul penerima (receiver). Software yang dikembangkan berbasis desktop dan bersifat stand alone. Software ini digunakan untuk memantau atau memonitor obyek yang diukur melalui sensor.Software ini bekerja secara real time sehingga perubahan yang mendadak dan bersifat ekstrem yang terjadi pada obyek juga dapat terpantau. Hasil rekaman data berupa file berekstensi TXT, yang dapat ditampilkan melalui program pengolah kata ataupun program spread sheet. Software yang dikembangkan dapat menampilkan data dari 4 sensor secara simultan dan dapat langsung dinterpretasikan secara text dan grafis. Hal ini akan lebih memudahkan pengamatan dan mengetahui karakteristik dari obyek yang sedang diamati.Kata Kunci : Data logger, telemetri

PENGKLASIFIKASIAN SISWA BERDASARKAN PRESTASI BELAJAR DENGAN MENGGUNAKAN LOGIKA FUZZY CLUSTERING

Lembaran Ilmu Kependidikan Vol 38, No 2 (2009)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Analyzing data of students evaluation is often a difficult work for a lecturer.The analysis is aimed to know the students ability in mastering materials so that thelecturer can classify the students based on their ability. This article provides a methodcalled  fuzzy clustering which is used for classifying students based on theirachievement. This method is an algorithm that was adopted from human reasoning sothat in determining a decision it is expected to more humane. Fuzzy clustering usesmember function to classify students according to value which shares common characteristics. The experiment revealed that the most optimum result to classify 40students marks comprises 3 groups. The central cluster is 34.7365 (cluster 1),58.1670 for cluster 2, and 85.1248 for cluster 3. The three cluster centers were used tocalculate the students marks which are close to each cluster. With this methodgrouping students based on learning achievement of is more flexible and has a hightolerance value.Kata kunci : logika fuzzy, fuzzy clustering, klasifikasi, dan prestasi belajar

Pengembangan Jump Power Meter Sebagai Alat Pengukur Power Tungkai

Media Ilmu Keolahragaan Indonesia Vol 2, No 1 (2012)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah merancang dan merealisasikan alat pengukur power tungkai yang bernama JPM, mangetahui nilai validitas alat dan reliabilitas alat, dan menciptakan JPM sebagai alat pengukur power tungkai yang handal. Sampel adalah 20 orang mahasiswa PKLO semester 5 (lima) UNNES tahun 2011 yang melakukan tes vertical jump menggunakan papan vertical jump, Jump DF, dan JPM. Penelitian menggunakan metode observasi, metode perencanaan dan perancangan, metode percobaan dan pengujian, dan analisis. Metode analisis dihitung menggunakan rumus korelasi Pearson dengan terlebih dahulu mengubah data mentah menjadi skor-t.Hasil analisis data diperoleh nilai validitas JPM dibandingkan dengan papan vertical jump sebesar 0,730736. Nilai validitas JPM dibandingkan dengan Jump DF diperoleh nilai validitas sebesar 0,70773. Nilai reliabilitas JPM sebesar 0,9186. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa JPM sebagai alat pengukur power tungkai memiliki tingkat validitas yang tinggi dan reliabilitas yang sangat tinggi sehingga dapat diandalkan sebagai alat pengukur power tungkai.The purpose of this research is to design and realize the leg power meter device called JPM, to value the validity and reliability of the device, and create JPM as a reliable leg power meter. The sample is 20 students from the semester 5th PKLO  UNNES 2011 that doing the vertical jump test using measuring board, Jump DF, and JPM. Research using observational methods, methods of planning and design, method of trial and testing, and analysis. The method of analysis was calculated using the Pearson correlation formula by first transform raw data into t-score. The analysis results for the validity of the JPM compared with vertical jump is 0.730736. The validity of the JPM compared with Jump DF is 0.70773. JPM reliability value is 0.9186. It can be concluded that the JPM as leg power device have a high level of validity and are very high level of reliability, so it can be relied upon as a means of measuring the leg power meter.

Implementasi Sistem Pendukung Keputusan Peminatan Peserta Didik SMA menggunakan Metode AHP (Analytic Hierarchy Process) dan SAW (Simple Additive Weighting)

Jurnal Teknik Elektro Vol 7, No 2 (2015): Jurnal Teknik Elektro
Publisher : Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sistem pendukung keputusan yang dapat memudahkan dalam proses peminatan peserta didik SMA dan memberikan alternatif peringkat hasil proses peminatan. Sistem pendukung keputusan (SPK) merupakan suatu sistem yang mendukung manajer dalampengambilan keputusan untuk permasalahan semi terstruktur dengan tujuan sebagai alat bantu manajer untuk memperluas kapabilitas mereka dalam pengambilan keputusan dan bukan untuk menggantikan manajer. Dengan kurikulum 2013 ini, banyak kriteria yang digunakan dalam peminatan yang bertujuan agar peminatan dapat memasukan peserta didik ke dalam kelompok peminatanyang sesuai dengan bakat dan minat mereka. Apabila antara minat, bakat, kemampuan dan harapannya dengan peminatan yang dipilih tidak sesuai, maka kemampuannya tidak optimal. Guru BK dalam menentukan peminatan peserta didik, banyak kriteria-kriteria yang harus dipertimbangkan. Oleh karena itu dibutuhkan sistem pendukung keputusan untuk memudahkan guru BK dalam menentukan peminatan peserta didik. Metode AHP merupakan suatu metode sistem pendukung keputusan yang dapat memberikan bobot pada kriteriapeminatan peserta didik dan menguji konsistensinya. Metode SAW merupakan suatu metode penjumlahan terbobot. Dalam penelitian ini metode AHP digunakan untuk memberikan bobot dari setiap kriteria peminatan peserta didik di SMA Negeri 1 Maos. Kriteria yang digunakan dalam peminatan peserta didik di SMA Negeri 1 Maos adalah nilai raport, nilai ujian nasional, peminatan peserta didik dan peminatan orang tua. Bobot yang diperoleh dari metode AHP menjadi nilai input pada metode SAW dalam menentukan alternatif yang akan dipilih. Dengan adanya sistem ini, diharapkan dapat membantu guru BK dalammenentukan peminatan peserta didik di SMA Negeri 1 Maos.Kata kunci SPK, AHP, SAW, peminatan, SMA

Penerapan Cosine Similarity dalam Aplikasi Kitab Undang-Undang Hukum Dagang (Wetboek Van Koophandle Voor Indonesia)

Jurnal Teknik Elektro Vol 8, No 1 (2016): Jurnal Teknik Elektro
Publisher : Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kitab Undang-Undang Hukum Dagang (KUHD) merupakan salah satu kitab hukum yang dipakai di Indonesia. KUHD terbagi atas dua kitab dan 23 bab. Permasalahan yang muncul adalah mencari bagian pasal maupun ayat yang dilakukan secara manual. Oleh karena itu dibutuhkan suatu aplikasi yang menerapkan konsep sistem temu kembali (Information Retrieval) yang dapat melakukan pencarian kembali suatu indeks berdasarkan query yang diinput user. Salah satu algoritma yang dapat digunakan untuk mencocokkan dan menghitung kedekatan antara query dengan indeks suatu pasal tertentu dalam kitab adalah Vector Space Model yang menggunakan nilai cosinus untuk melihat kedekatan antara keduanya. Metode ini dikenal dengan Cosine Similarity. Kemudian untuk melihat kinerja sistem dalam menerapkan metode ini, dapat dilihat melalui perhitungan performance measure dengan nilai recall sebesar 55,04%, nilai precission sebesar 63,33%, dan nilai f-measure sebesar 56,93%.

Aplikasi Microsoft Office Excel 2010 untuk Menganalisis Butir Soal Pilihan Ganda

Jurnal Teknik Elektro Vol 5, No 2 (2013): Jurnal Teknik Elektro
Publisher : Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Kegiatan menganalisis butir soal merupakan salah satu kewajiban bagi setiap guru. Dikatakankewajiban karena setiap guru pada akhirnya harus dapat memberikan informasi kepada lembaganya ataupunkepada siswa itu sendiri tentang bagaimana dan sejauhmana penguasaan dan kemampuan yang telah dicapaisiswa terhadap materi dan keterampilan-keterampilan mengenai mata pelajaran yang telah diberikan.Pekerjaan menganalisis hasil ulangan harian atau ulangan akhir semester bagi guru tentu banyak menyitawaktu untuk melaksanakannya. Sehingga belum semua guru yang mampu melaksanakan analisis untuksemua hasil ulangan maupun hasil ujian. Dengan berkembangnya ilmu pengetahuan dan teknologi yangsangat pesat saat ini, analisis terhadap butir soal dapat dilakukan menggunakan program komputer yangsudah dikenal untuk menganalisis soal, misalnya menggunakan microsoft excel. Program ini sudahmemasyarakat karena hampir disetiap unit komputer telah tersedia program microsoft excel sehinggamudah untuk menggunakannya. Metode penelitian yang digunakan adalah R&D (Research andDevelopment), dengan metode pengumpulan data angket yang digunakan untuk mengetahui apakah AplikasiAnalisis Butir Soal Pilihan Ganda Menggunakan Microsoft Office Excel 2010 mempunyai desain yang sesuaidan mudah digunakan guru. Aplikasi ini diujicobakan pada responden pakar dan Guru SMK di Karangawen,Demak. Metode analisis data menggunakan metode deskriptif presentase. Ujicoba yang telah dilakukan,menurut uji pakar, diperoleh nilai presentase 83,33% untuk seluruh aspek, yang masuk pada kategori sangatbaik, menurut hasil ujicoba terbatas diperoleh presentase 85,03% juga untuk seluruh aspek yang dinilai. Ujicoba sebenarnya memperoleh presentase keseluruhan 85,26%, yang masuk dalam kategori sangat baik, daridata yang dihasilkan, maka dapat disimpulkan bahwa Aplikasi Analisis Butir Soal Pilihan GandaMenggunakan Microsoft Office Excel 2010 mempunyai desain yang sesuai dan mudah digunakan guru untukmenganaliis soal pilihan ganda. Keywords Aplikasi, analisis butir soal; Microsoft Office Excel 2010

SISTEM AKUISISI DATA BERBASIS TELEMETRI

Sainteknol : Jurnal Sains dan Teknologi Vol 9, No 1 (2011): June 2011
Publisher : Unnes Journal

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak. Pada keadaan yang khusus alat – alat ukur yang terdapat dipasaran tidak dapat digunakan sebagai alat ukur yang mampu memenuhi kebutuhan yang diinginkan. Sehingga untuk kebutuhan – kebutuhan pengukuran yang khusus sesuai dengan yang diinginkan perlu di kembangkan sendiri. Sistem alat ukur seperti ini biasa disebut dengan model sistem akuisisi data. Sistim akuisisi data dapat didefinisikan sebagai suatu sistem yang berfungsi untuk mengambil, mengumpulkan dan menyiapkan data, hingga memprosesnya untuk menghasilkan data yang dikehendaki. Pengembangan system akuisisi data ini biasanya melibatkan dua sub system yaitu sub system hardware sebagai pengambil data dari obyek yang diukur dan sub system software yang merupakan sub system untuk mengumplkan dan memproses data yang kemudian dapat ditampilkan sesuai dengan kebutuhan. Berdasar latar belakang, dapat dijelaskan bahwa lemahnya pengukuran data pada proses desain dan pengujian kolektor surya perlu ditindaklanjuti melalui metode-metode pengukuran yang memanfaatkan teknologi akuisisi data dan teknologi monitoring jarak jauh (telemetri). Pada penelitian ini akan didesain alat ukur dengan menggunakan sistem akuisisi data untuk monitoring suhu berbasis telemetri. Pada penelitian ini pengujian system akuisisi data dilakukan untuk mengukur suhu ruangan yang dilakukan selama 2 jam, dengan sample data yang diambil yaitu 1 data setiap 10 detik secara otoatis dan real time dengan menggunakan sensor suhu jenis LM35. Dalam waktu 2 jam data yang terkumpul sejumlah 720 data suhu ruangan. memperlihatkan hasil pengukuran. Dari hasil pengukuran didapatkan bahwa selama 1 jam suhu disekitar ruangan tidak mengalami perubahan yang signifikan, dengan diperlihatkan pada suhu 30 derajat Celcius secara konstan. Karena belum terdapat perubahan yang signifikan maka sensor dicoba untuk di dekati dengan pemanas untuk menguji sensifitasnya. Dari hasil perlakuan didapatkan bahwa sensor dapat mendeteksi perubahan suhu disekitarnya. Sistem telemetri yang dikembangkan menggunakan sepasang antenna radio jenis YS1020UB. Antenna radio ini dapat melakukan komunikasi secara dua arah atau yang lebih dikenal dengan istilah TRANSCEIVER. Pada percobaan yang dilakukan data yang dapat diterima secara maksimal berada pada jarak 100 m, untuk jarak lebih dari 100 meter terdapat error-error pembacaan. Dari hasil analisis ketidak maksimalan jarak jangkau pengiriman data dari modul transiter ke modul receiver berikut dibaca pada computer dikarenakan factor delay yang terjadi pada saat pengiriman karena lokasi uji coba tidak berada pada daerah line of sight, factor lain yang mempegaruhi karena error data karena delay yang terjadi ketika proses transferring data melalui port USB kemudian ditampilkan pada software.

PENCARIAN RUTE TERPENDEK DENGAN MENGGUNAKAN ALGORITMA DEPTH FIRST, BREATH FIRST DAN HILL CLIMBING (STUDY COMPARATIVE)

Sainteknol : Jurnal Sains dan Teknologi Vol 9, No 1 (2011): June 2011
Publisher : Unnes Journal

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak. Pencarian rute terpendek saat melakukan perjalanan merupakan hal yang perlu dilakukan selain menemukan kota tujuan. Alasan pencarian rute terpendek adalah meringkas perjalanan dan menghemat biaya perjalanan. Persolan lain dalam melakukan perjalanan yang efektif adalah penelusuran kota yang dilakukan oleh seorang sales, dimana seorang sales tersebut harus mengunjungi beberapa tempat untuk mendistribusikan barang, sehingga dia hanya akan sekali singgah di tempat tersebut sampai tempat terakhir yang akan dituju tercapai hingga kembali ke tempat asal. Algoritma pencarian (searching algorithm) yang mendasari kerja dari software atau situs banyak modelnya, akan tetapi kefektifan suatu algortima pencarian dalam menemukan rute atau tujuan tergantung pada proses atau langkah-langkah yang di berikan oleh algortima itu sendiri, sehingga ada algoritma tertentu yang sesuai untuk penacrian rute terpendek ada juga algoritma tertentu yang sesuai untuk pencarian perjalanan yang paling efeftif dan efisien. Dalam menemukan rute yang efektif dan efisien diperlukan suatu penerapan algortima pencarian yang tepat sehingga rute yang disarankan akan benar-benar menjadi rute yang terbaik. Penelitian ini akan memfokuska pada penerapan 3 algoritma pencarian rute yang diterapkan pada dua persoalan yaitu penentuan rute terpendek dan Traveling Salesman Problem. Dari hasil penelitian didapatkan bahwa Algoritma terbaik untuk mendapatkan rute terpendek dan paling efektif yang diterapkan pada jalur transportasi yang tersedia adalah Algoritma Breadth First dan Algoritma Hill Climbing Algoritma untuk mendapatkan titik – titik kota yang paling optimal untuk disinggahi ketika melakukan perjalanan dari kota asal ke kota tujuan adalah Algortima Depth First.

RANCANG BANGUN ALAT UKUR KETINGGIAN LOMPATAN DENGAN SENSOR INFRA MERAH

Jurnal Teknik Elektro Vol 3, No 1 (2011): Jurnal Teknik Elektro
Publisher : Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu manfaat produk teknologi olahraga adalah untuk memudahkan dalam melakukan tespengukuran atlet. Pada proses pembinaan dibutuhkan berbagai macam tes untuk mengetahuiperkembangan yang dialami atlet, salah satunya adalah tes untuk mengukur ketinggian lompatan seorangatlit. Cara konvensional mengukur ketinggian adalah tes vertical jump menggunakan papan ukur,sedangkan cara modern menggunakan alat antara lain Jump DF dan Force Plate. Cara konvensional justrupaling banyak digunakan untuk mengukur power tungkai, yaitu tes vertikal jump. Pada penelitian ini akandikembangkan sebuah alat yang mampu untuk mengukur ketinggian lompatan seoarang atlit denganmemanfaatkan sensor infra merah sebagai sensor pengukur jarak.Alat pengukur ketinggian lompatan yang telah dihasilkan dalam penelitian ini telah mampumengukur ketinggian lompatan yang dilakukan oleh seseorang. Hasil pengukuran yang didapatkan dari alatini mempunyai tingkat validitas yang tinggi yaitu 0,894691 dan 0,830714 dengan dibandingkan pada alatukur sejenis yaitu vertical jump dan jump DF. Kelebihan yang didapatkan dari alat yang lain adalah bahwaalat ini dapat langsung menampilkan nilai ketinggian lompatan yang dihasilkan oleh seorang pelompattanpa harus melibatkan pihak ketiga sebagai pengamat hasil lompatan. Hal ini akan meningkatkan nilaiakurasi dari lompatan yang dihasilkan oleh seorang pelompat. Selain tingkat akurasi yang didapatkan tinggialat pengukur tinggi lompatan ini juga mempunyai ongkos produksi yang jauh lebih mrah dibandingkan alatsejenis.Salah satu manfaat produk teknologi olahraga adalah untuk memudahkan dalam melakukan tespengukuran atlet. Pada proses pembinaan dibutuhkan berbagai macam tes untuk mengetahuiperkembangan yang dialami atlet, salah satunya adalah tes untuk mengukur ketinggian lompatan seorangatlit. Cara konvensional mengukur ketinggian adalah tes vertical jump menggunakan papan ukur,sedangkan cara modern menggunakan alat antara lain Jump DF dan Force Plate. Cara konvensional justrupaling banyak digunakan untuk mengukur power tungkai, yaitu tes vertikal jump. Pada penelitian ini akandikembangkan sebuah alat yang mampu untuk mengukur ketinggian lompatan seoarang atlit denganmemanfaatkan sensor infra merah sebagai sensor pengukur jarak.Alat pengukur ketinggian lompatan yang telah dihasilkan dalam penelitian ini telah mampumengukur ketinggian lompatan yang dilakukan oleh seseorang. Hasil pengukuran yang didapatkan dari alatini mempunyai tingkat validitas yang tinggi yaitu 0,894691 dan 0,830714 dengan dibandingkan pada alatukur sejenis yaitu vertical jump dan jump DF. Kelebihan yang didapatkan dari alat yang lain adalah bahwaalat ini dapat langsung menampilkan nilai ketinggian lompatan yang dihasilkan oleh seorang pelompattanpa harus melibatkan pihak ketiga sebagai pengamat hasil lompatan. Hal ini akan meningkatkan nilaiakurasi dari lompatan yang dihasilkan oleh seorang pelompat. Selain tingkat akurasi yang didapatkan tinggialat pengukur tinggi lompatan ini juga mempunyai ongkos produksi yang jauh lebih mrah dibandingkan alatsejenis.Kata Kunci : Infra merah : Infra merah

Implementasi Algoritma Naive Bayes Classifier dalam Pengklasifikasian Teks Otomatis Pengaduan dan Pelaporan Masyarakat melalui Layanan Call Center 110

Jurnal Teknik Elektro Vol 7, No 1 (2015): Jurnal Teknik Elektro
Publisher : Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kepolisian Negara Republik Indonesia merupakan salah satu lembaga yang menyediakan layanan pelaporan dan pengaduan melalui call center 110 dengan mengirimkan teks singkat kepada staff terdekat dengan Tkp, kasus yang dilaporkan atau diadukan akan segera ditinjau dan ditindak lanjut. Banyaknya data yang masuk ke dalam sistem dengan pengklasifikasian kasus secara manual membuat petugas kesulitan dalam pengolahan data, oleh karena itu dibutuhkan sistem klasifikasi teks pelaporan dan pengaduan melalui layanan 110 . Pada penelitian ini metode yang digunakan dalam pengklasifikasi teks otomatis menggunakan metode Naive bayes Classifier. Metode Naive Bayes Classifiers yaitu salah satu metode  klasifikasi teks berdasarkan probabilitas kata kunci dalam membandingkan dokumen latih dan dokumen uji. Keduanya dibandingkan melalui beberapa tahap persamaan, yang akhirnya diperoleh hasil probabilitas tertinggi yang ditetapkan sebagai kategori dokumen baru.Hasil penelitian yang dilakukan oleh peneliti yaitu pengklasifikasian teks otomatis pelaporan dan pengaduan mayarakat dengan menggunakan metode Naive bayes Classifiers menghasilkan rata-rata akurasi yang tinggi,yaitu recall 93%, precission 90 %,dan f-measure 92%.