Articles

Found 10 Documents
Search

POTENSI KAPUK RANDU (CEIBA PENTANDRA GAERTN.) DALAM PENYEDIAAN OBAT HERBAL Pratiwi, Rina Hidayati
E-Journal Widya Kesehatan dan Lingkungan Vol 1 No 1 (2014)
Publisher : E-Journal Widya Kesehatan dan Lingkungan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (37.341 KB)

Abstract

Abstrak: Usaha budi daya kapuk (Ceiba pentandra Gaertn.) sudah dilakukan sejak ratusan tahun silam, namun belum berkembang dengan baik. Jumlah tanaman kapuk randu di Indonesia terus menurun. Padahal pohon randu sangat bermanfaat untuk pengobatan. Tujuan penulisan ini untuk mengetahui potensi tumbuhan kapuk randu yang terkait dengan bahan baku obat herbal atau pengobatan sehingga tumbuhan kapuk randu dapat dilestarikan. Metoda yang digunakan adalah kajian kepustakaan dengan pendekatan deskriptif dan eksploratif dari hasil penelitian terdahulu. Dalam pelaksanaan di lapangan dilakukan teknik wawancara dan survei lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) berbagai macam senyawa metabolit sekunder terdapat pada setiap bagian dari tanaman kapuk randu, seperti bagian biji, daun, batang, dan akar. (2) metabolit sekunder yang terdapat pada setiap bagian tanaman kapuk randu memiliki sifat antibakteri, antifungi, antiinflamasi, dan antioksidan, (3) ceiba. pentandra sebagai tanaman obat multifungsi yang potensial sehingga perlu ditingkatkan dalam penggunaannya sebagai obat modern dan dicegah dari kepunahan. Kata kunci: ceiba pentandra, potensi, metabolit sekunder, tanaman obat. Abstract: The Cultivation venture kapok (Ceiba pentandra Gaertn.) already done since hundreds of years ago, but has not been well developed. The amount of kapok plants in Indonesia continues to decline. whereas tree is very beneficial to health treatment. The purpose of this paper is to find out the potential of kapok trees associated with raw materials herbal remedy or treatment so that the kapok plant can remain preserved . The methods used are library research which descriptive and explorative approaches mainly from previous examination. In the implementation in the field conducted field survey and interview techniques. The results showed that: (1) a range of secondary metabolite compounds are present in every part of the plant, such as the kapok seeds, leaves, stems, and roots. (2) secondary metabolites found in every part of the plant has antibacterial properties kapok, antifungi, bitter taste, and antioxidants, (3) ceiba pentandra as a potencial multifunction medicinal plants that needs to be improved in its use as modern medicine and prevented from extinction. Key words: ceiba pentandra, potency, secondary metabolites, medicinal plant.
MEKANISME PERTAHANAN BAKTERI PATOGEN TERHADAP ANTIBIOTIK Pratiwi, Rina Hidayati
Pro-Life Vol 4 No 3 (2017): November
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33541/pro-life.v4i3.479

Abstract

The number of irrational for using antibiotics caused multidrug-resistant bacteria is increasing globally. The resistance of antibiotics are the condition that the influence of antibiotics as antiinfection useless or the pathogenic bacteria become unsensitive. That problem are failure of medicinal therapy for using antibiotics. This article reviews recent analize of the mechanisms by which bacteria survival pathogenic to antibiotics. The mechanism of bacterial resistance to antibiotics has been found to occur frequently by several cellular mechanisms, such as bacterial production of enzyme, mutation or exchange of plasmid or gene with low affinity to antibiotics, or decrease of cell wall permeability to antibiotics, the prevention of access to drug targets, changes in the structure and protection of antibiotic targets and the direct modification or inactivation of antibiotics. Keywords: antibiotics, resistance, mechanism, microorganisms
POTENSI EKSTRAK ETANOL BATANG KAPUK RANDU SEBAGAI ANTIBAKTERI Pratiwi, Rina Hidayati
Bioeksperimen: Jurnal Penelitian Biologi Vol 3, No 1: Maret 2017
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/bioeksperimen.v3i1.3668

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui daya hambat senyawa antibakteri batang kapuk randu terhadap bakteri Escherichia coli, Staphylococcus aureus, dan Bacillus cereus. Pengujian aktivitas antibakteri menggunakan metode difusi cakram, dilusi cair, nilai Konsentrasi Hambat Minimum (KHM) dan Konsentrasi Bunuh Minimum (KBM) terhadap ketiga jenis bakteri. Uji fitokimia dilakukan untuk mengetahui senyawa bioaktif ekstrak etanol batang kapuk randu yang dapat menghambat ketiga jenis bakteri patogen. Aktivitas antibakteri tertinggi pada ekstrak etanol 30% dengan diameter zona hambat pada konsentrasi 10 mg/mL sebesar 3,8 mm terhadap E. coli; 3,6 mm terhadap S. aureus; dan 4,3 mm terhadap B. cereus. KHM ekstrak etanol 30% pada konsentrasi 8 mg/mL terhadap E. coli; 6 mg/mL terhadap S. aureus; dan 6 mg/mL terhadap B. cereus; KBM pada konsentrasi 10 mg/mL terhadap S. aureus. Aktivitas antibakteri tertinggi pada ekstrak etanol 50% dengan diameter zona hambat pada konsentrasi 10 mg/mL sebesar 4 mm terhadap E. coli; 4,2 mm terhadap S. aureus; dan 3,9 mm terhadap B. cereus. KHM ekstrak etanol 50% pada konsentrasi 8 mg/mL terhadap E. coli; 10 mg/mL terhadap S. aureus; dan 8 mg/mL terhadap B. cereus; KBM pada 10 mg/mL terhadap B. cereus. Senyawa bioaktif yang berperan menghambat pertumbuhan ketiga jenis bakteri ialah saponin, flavonoid dan tanin.
Bioactivity of Antibacterial Compounds Produced by Endophytic Actinomycetes from Neesia altissima Pratiwi, Rina Hidayati; Hanafi, Muhammad; Artanti, Nina; Pratiwi, Rosa Dewi
Journal of Tropical Life Science Vol 8, No 1 (2018)
Publisher : Journal of Tropical Life Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.11594/jtls.08.01.07

Abstract

Identification of alternate bioactive compounds isolated from microbial endophytes from plants may lead to better solution against antibiotic resistance. Main objective of this research is to determine the bioactivity of antibacterial compounds produced by endophytic actinomycetes, which was isolated from stem bark of Neesia altissima Bl. at Halimun Salak Mount. Detection of bioactive compounds was assayed using Thin Layer Chromatography (TLC) by employing bioautography. Bioactivity was assayed using crude extract against five microorganisms using agar diffusion methods. Tetracycline was used as a positive control. The result of antibacterial activity from endophytic actinomycetes isolate revealed that the bioactive compounds were effective in inhibiting the growth of bacteria Bacillus cereus (1.25 mm), Salmonella typhimurium (5.75 mm), and Shigella flexneri (4.37 mm). Bioactivity of ethyl acetate extract from bioactive compounds of endophytic actinomycetes has an antibacterial activity against bacteria Bacillus cereus (13.00 mm) and Staphylococcus aureus (15.90 mm), at a concentration of 250,000 ppm. Each of TLC fraction was able to inhibit growth of B. cereus at a minimum concentration of 10,000 ppm. In conclusion, the bioactive compounds produced by endophytic actinomycetes can have inhibitory effect towards B. cereus. The category of that compounds are narrow spectrum. The bioactive compound isolated from endophytic actinomycetes may have other implications such as anticancer, antifungal, and antioxidant.
DISTRIBUSI BAKTERI COLIFORM DI SITU CILODONG DEPOK JAWA BARAT PRATIWI, RINA HIDAYATI
Faktor Exacta Vol 6, No 4 (2013)
Publisher : LPPM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (277.42 KB) | DOI: 10.30998/faktorexacta.v6i4.240

Abstract

Situ merupakan salah satu tempat berkumpulnya air. Namun, akhir-akhir ini situ dikenal sebagai tempat penampungan limbah. Keberadaan limbah rumah tangga, pabrik, pertanian dan kotoran yang lainnya serta aktivitas manusia di sekitar Situ Cilodong diduga membuat lingkungan Situ menjadi cocok untuk tempat pertumbuhan dan perkembangan bakteri, terutama bakteri coliform. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui keanekaragaman bakteri coliform dan distribusi bakteri coliform di Situ Cilodong Depok-Jawa Barat. Hasil isolasi bakteri pada media NA (Nutrient Agar) dari sampel air yang diperoleh menunjukkan di lokasi tersebut terkandung delapan isolat bakteri dengan kode isolat S 1C1, S 1C2, S1C3, S 1C4, S 1C5, S 1C6, S 2C7, dan S3C8, sedangkan hasil isolasi bakteri pada media EMBA (Eosin Methylen Blue Agar) dari sampel air yang diperoleh menunjukkan di lokasi tersebut terkandung lima isolat bakteri dengan kode isolat C 1Co1, C 1Co2, C 1Co3, C 1Co4, dan C 1Co5. Berdasarkan nilai MPN dari masing-masing titik di Situ Cilodong maka titik sampel ke tiga dengan rata-rata 150 per 100 ml ada dalam kategori jelek, sedangkan titik sampel ke satu dengan rata-rata ± 1106,66 per 100 ml dan titik sampel ke dua dengan rata-rata ± 1966,66 per 100 ml ada dalam kategori amat jelek. Kata kunci : Situ, bakteri coliform, MPN
Pendampingan Aplikasi Chem Draw untuk Meningkatkan Kemampuan Guru dalam Menerapkan Bahan Ajar Student Centered Berbasis Informatika Pratiwi, Rina Hidayati; Sulistyaniningsih, Endang; Rahmawan, Fery
Publikasi Pendidikan Vol 8, No 3 (2018)
Publisher : Prodi PGSD FIP UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (498.556 KB) | DOI: 10.26858/publikan.v8i3.6339

Abstract

Kualitas karakter, kompetensi dan literasi dasar sehingga peserta didik cakap dalam memecahkan masalah, berpikir kritis, kolaborasi, dan berkomunikasi merupakan kecakapan yang dibutuhkan di abad 21. Studi ini bertujuan mengetahui hasil dari pelaksanaan pelatihan yang ditujukan untuk meningkatkan kualitas karakter, kompetensi dan literasi dasar profesionalisme guru di abad 21. Pelatihan tersebut ialah pendampingan peningkatan kemampuan guru dalam menerapkan bahan ajar Student Centered berbasis informatika melalui aplikasi Chem Draw. Pelatihan ditujukan ke guru MI dan SMP di Depok sebanyak lebih kurang 30 peserta. Dari pelaksanaan kegiatan pelatihan telah diperoleh data kemampuan guru dalam menerapkan bahan ajar Student Centered berbasis informatika melalui penggunaan aplikasi Chem Draw. Sebanyak 63,34% peserta mendapatkan nilai di bawah 60, sedangkan yang mendapatkan nilai di atas 60 hanyalah sebanyak 36,66%. Peserta yang mendapatkan nilai di atas 60 semuanya dari guru MI. Guru MI yang mendapatkan nilai di atas 60 lebih banyak dari guru kelas, dimana guru kelas adalah guru yang mengampu hampir semua mata pelajaran di kelas. Berdasarkan hasil pengisian angket tampak jelas bahwa rata-rata seluruh persentase tanggapan positif lebih besar dari 70% dari jumlah total guru MI dan SMP. Dari uraian hasil dapat disimpulkan bahwa kegiatan pelatihan yang telah dilaksanakan berhasil memenuhi tujuannya.
PENINGKATAN KOMPENTENSI GURU BIOLOGI MELALUI PELATIHAN PENGGUNAAN APLIKASI BIOINFORMATIKA Pratiwi, Rosa Dewi; Pratiwi, Rina Hidayati; Noer, Shafa
QARDHUL HASAN: MEDIA PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 3, No 2 (2017): OCTOBER
Publisher : Universitas Djuanda Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (114.923 KB) | DOI: 10.30997/qh.v3i2.826

Abstract

Tujuan pelaksanaan pelatihan Bioinformatika untuk guru-guru Biologi di DKI Jakarta khususnya di Jakarta Timur dan Selatan adalah meningkatkan kompetensi guru biologi dalam bidang teknologi, informasi dan komputer. Pelaksanaan pelatihan Bioinformatika dilaksanakan sebanyak dua kali tatap muka yaitu pada tanggal 8 dan 15 Agustus 2017. Pelatihan berlangsung selama 8 jam untuk sekali tatap muka yaitu pada pukul 08.30-16.30 WIB, bertempat di aula SMA N 39 Jakarta Timur. Materi yang diberikan pada tatap muka pertama adalah pengenalan terkait ilmu Bioinformatika, penjelasan NCBI, penggunaan BLAST, teori aplikasi Mega 7.0, dan Chromas Pro. Sedangkan pada tatap muka kedua, peserta berlatih menggunakan aplikasi Mega 7.0 dan Chromas Pro. Pada akhir tatap muka, tim pelaksana pelatihan mengadakan evaluasi berupa test untuk mengetahui ketercapaian belajar peserta. Berdasarkan hasil evaluasi dari 40 peserta, maka dapat dinyatakan bahwa ada 5 peserta dikategorikan memiliki nilai kurang, 18 peserta dikategorikan cukup, 15 peserta baik dan 2 peserta sangat baik. Kata Kunci : bioinformatika, biologi, guru, BLAST, Chromas Pro
Metode Pembelajaran “Make A Match” Dan Pengaruhnya Terhadap Hasil Belajar IPA Pratiwi, Rina Hidayati
Florea : Jurnal Biologi dan Pembelajarannya Vol 5, No 1 (2018)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (575.808 KB) | DOI: 10.25273/florea.v5i1.2291

Abstract

Almost of unspecifically studying methods have been applied teacher for teaching activities. That methods have effected unefficiency for knowledge transferring to student. That is the reason how we need studying methods that efficient, creative and innovative. The purpose of this study is for knowing the studying methods  ?Make A Match? and how the impact to result study specifically for natural science. We use purpose sampling technics to definite research class and simple random sampling to definite part of sample of each class. The average score of experiment class are higher than control class. The different of both class is three point with normal distribution for each class and from homogeneity test showed that F hit = 1,163. Both of them have homogeneous varians. The average point of experiment class are higher than control class too. T-test showed  t hit > t table (3,614 > 1,69). Thus, the studying methods  ?Make a Match? could raised the study results better than conventional methods. As the result, the quality of education can be more improved agree with contain and the purpose of studying in the school.
APLIKASI CHEM DRAW SEBAGAI MEDIA INOVASI GURU DALAM PENGAJARAN IPA TERPADU Pratiwi, Rina Hidayati; Suistyaningsih, Endang; Septianzah, Kevin
Bioedusiana: Jurnal Pendidikan Biologi Vol 4, No 1 (2019): Bioedusiana
Publisher : LP3MPM Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34289/285228

Abstract

The teacher is one of person who determines successful in learning student at the school. Thus, the teacher is demanded giving some innovations of learning creatively to reach comprehension for the student. The aim of this study is to know the respond of each teacher for Chem Draw application that one of media for a teacher to innovate in integrated natural science learning. Chem Draw is one of application in Chem Office. Many teachers gave the good responses and showed enthusiasm while was given learning of Chem Draw application. The teacher showed innovation after was given that practice. Although Chem Draw is more use for senior high school about learning of chemistry than another student, Chem Draw that was given MI and MTs teacher is successful for teachers show innovation. Features and facilities from Chem Draw applications are used by a teacher more in media of natural science learning. They argued that features and facilities in Chem Draw application are not only for Chemistry but also for mathematics and another science. Thus, the teacher of natural science at MI and MTs were more imaginate by using Chem Draw application, with the result that all of their task can be finished as soon as easy.
PENINGKATAN KOMPENTENSI GURU BIOLOGI MELALUI PELATIHAN PENGGUNAAN APLIKASI BIOINFORMATIKA Pratiwi, Rosa Dewi; Pratiwi, Rina Hidayati; Noer, Shafa
QARDHUL HASAN: MEDIA PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 3, No 2 (2017): OCTOBER
Publisher : Universitas Djuanda Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (114.923 KB) | DOI: 10.30997/qh.v3i2.826

Abstract

Tujuan pelaksanaan pelatihan Bioinformatika untuk guru-guru Biologi di DKI Jakarta khususnya di Jakarta Timur dan Selatan adalah meningkatkan kompetensi guru biologi dalam bidang teknologi, informasi dan komputer. Pelaksanaan pelatihan Bioinformatika dilaksanakan sebanyak dua kali tatap muka yaitu pada tanggal 8 dan 15 Agustus 2017. Pelatihan berlangsung selama 8 jam untuk sekali tatap muka yaitu pada pukul 08.30-16.30 WIB, bertempat di aula SMA N 39 Jakarta Timur. Materi yang diberikan pada tatap muka pertama adalah pengenalan terkait ilmu Bioinformatika, penjelasan NCBI, penggunaan BLAST, teori aplikasi Mega 7.0, dan Chromas Pro. Sedangkan pada tatap muka kedua, peserta berlatih menggunakan aplikasi Mega 7.0 dan Chromas Pro. Pada akhir tatap muka, tim pelaksana pelatihan mengadakan evaluasi berupa test untuk mengetahui ketercapaian belajar peserta. Berdasarkan hasil evaluasi dari 40 peserta, maka dapat dinyatakan bahwa ada 5 peserta dikategorikan memiliki nilai kurang, 18 peserta dikategorikan cukup, 15 peserta baik dan 2 peserta sangat baik. Kata Kunci : bioinformatika, biologi, guru, BLAST, Chromas Pro