Ratna Pratiwi
Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Published : 4 Documents
Articles

Found 4 Documents
Search

ESTIMASI PARAMETER REGRESI TERPOTONG KIRI DENGAN METODE MAKSIMUM LIKELIHOOD Pratiwi, Ratna; Ispriyanti, Dwi
MATEMATIKA Vol 9, No 2 (2006): JURNAL MATEMATIKA
Publisher : MATEMATIKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (71.575 KB)

Abstract

Left truncated regression model is a regression model which the parameters prevailed for the dependent variable values y > a, with a is a left truncation point that is choosen according to the experiment goals, and a is also the observation object itself at once. Thus, truncated regression model is more correct if it is used for the experiment that oriented on a specific characteristic of the observation object, that is dependent variable. The distribution that is used for this regression model is normal left truncated distribution. Estimation of regression parameters used Maksimum Likelihood method with Newton’s iteratif method.
PENURUNAN INTENSITAS NYERI AKIBAT LUKA POST SECTIO CAESAREA SETELAH DILAKUKAN LATIHAN TEKNIK RELAKSASI PERNAPASAN MENGGUNAKAN AROMATERAPI LAVENDER DI RUMAH SAKIT AL ISLAM BANDUNG Pratiwi, Ratna
Student e-Journal Vol 1, No 1 (2012): Wisuda Agustus 2012
Publisher : Student e-Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (71.575 KB)

Abstract

ABSTRAK Persalinan dengan sectio caesarea dapat menimbulkan dampak setelah operasi yaitu nyeri. Adapun teknik penurunan nyeri yang dapat dilakukan yaitu dengan latihan teknik relaksasi pernapasan menggunakan aromaterapi lavender. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh latihan teknik relaksasi pernapasan menggunakan aromaterapi lavender. Sampel penelitian ini berjumlah 30 ibu post sectio caesarea hari pertama yang diambil dengan teknik purposive sampling. Pengambilan data dilakukan di ruang nifas Rumah Sakit Al Islam, dengan menggunakan lembar observasi menggunakan skala VAS pada bulan mei – juni 2012. Analisa data menggunakan uji Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan intensitas skala nyeri sebelum dilakukan intervensi adalah 6.6 dimana nilai tersebut masuk dalam kategori nyeri berat tertahankan. Sedangkan sesudah dilakukan adalah 3.6 dimana nilai tersebut masuk dalam kategori sedang. Hasil analisis lebih lanjut didapatkan bahwa p= 0.000 dengan taraf signifikan < 0.05, yang berarti ada perbedaan yang signifikan dari intensitas nyeri sebelum dan setelah dilakukan latihan teknik relaksasi pernapasan menggunakan aromaterapi lavender. Kata Kunci : Sectio Caesarea, Nyeri, Relaksasi Pernapasan, Aromaterapi ABSTRACT Parturition by sectio Caesarea may cause effects including pain after surgery. The pain reduction techniques that can be done is to practice relaxation breathing techniques using lavender aromatherapy. The aim this research is to determine the effect of breathing exercises relaxation techniques using lavender aromatherapy. The sample consists of 30 mother post sectio caesarea first day taken by purposive sampling technique. Data is collected in the puerperal Hospital Al Islam, using the observation sheet and VAS scale at may – june 2012. Data analysis using Wilcoxon test. The results showed the average pain scale before intervention 6.63 where the value is in the category of controlled severe pain. Whereas after the relaxation breathing techniques exercise using lavender aromatherapy is 3.6 where the value is in the category of moderate. The analysis further found that p=0000 with <0.05 significant level, which means there is a significant difference of pain intensity before and after breathing relaxation techniques exercise using lavender aromatherapy. Key words : Sectio Caesarea, Pain, Breathing Relaxation, Aromatheray
Analisis Intervensi untuk Evaluasi Pengaruh Bencana Lumpur Lapindo dan Kebijakan Pembukaan Arteri Porong Terhadap Volume Kendaraan di Jalan Tol Waru-Gempol Pratiwi, Ratna; Widodo, Dwiatmono Agus; Suhartono, Suhartono
Jurnal Sains dan Seni ITS Vol 3, No 2 (2014)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (446.241 KB)

Abstract

Jalan tol Surabaya-Gempol merupakan salah satu jalur transportasi yang sangat vital bagi kehidupan perekonomian di Jawa Timur. Sebuah fenomena semburan lumpur panas Lapindo Brantas di kecamatan Porong menyebabkan ruas jalan tol Porong tergenang dan harus ditutup. Untuk mengatasi kemacetan yang diakibatkan oleh peristiwa tersebut, PT. Jasa Marga meresmikan pembukaan jalan arteri Porong. Untuk mengevaluasi dampak dari peristiwa tersebut dilakukan pemodelan terhadap volume kendaraan di jalan tol Waru-Gempol menggunakan model intervensi. Berdasarkan model dari data volume kendaraan dari bulan Januari 2003 sampai dengan Desember 2013, ada empat kejadian yang berpengaruh terhadap volume kendaraan, yaitu kenaikan harga BBM, bencana lumpur Lapindo, jebolnya tanggul lumpur dan pembukaan arteri Porong. Hasil analisis menunjukkan bahwa empat kejadian tersebut memberikan dampak pada beberapa gerbang tol dan golongan kendaraan tertentu. Besarnya peramalan volume kendaraan di jalan tol Waru-Gempol untuk satu tahun kedepan adalah 29.782.711 kendaraan. Sehingga prediksi pendapatan untuk periode satu tahun kedepan adalah Rp. 156.214.426.500.
Inventarisasi Tumbuhan Paku di Jalur Ciwalen Taman Nasional Gunung Gede Pangrango Jawa Barat Fatahillah, Ibrahim; Fajar Lestari, Indri; Salsabila, Khairunnisa; Pratiwi, Ratna; Amalia, Tasya; Septiyaningsih, Ari; Kulsum, Umi; Hendi Ristanto, Rizhal; Sedayu, Agung
Biogenesis: Jurnal Ilmiah Biologi Vol 6, No 1 (2018)
Publisher : Jurusan Biologi UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1052.53 KB) | DOI: 10.24252/bio.v6i1.4023

Abstract

After being observed as a whole, Gunung Gede Pangrango National Park has a high diversity of Ferns. This research aims to describe Ferns in the Ciwalen Gunung Gede Pangrango National Park, so it is hopefully could describe the diversity of ferns in that path. The Inventory of ferns is done by using exploration method with random sampling technique which then identified with General Key to Malayan Fern referral. The results of this research showed that there are ten types of ferns that have been founded in the Ciwalen Gunung Gede Panggrango National Park, such as Sphaerostephanos sp., Asplenium truncata, Nephrolepis davallioides, Botrychium daucifolium, Selaginella opaca, Huperzia phlegmaria, Equisetum ramosissimum, Didymochlaena truncatula, Hymenophyllum sp., and Diplazium poliferum. Features any distinctive Ferns can be seen from the form such as  rhizome, type of  frond, an accessory, the sorus, habitats that were found, and others.